Buka Akses Saham NVIDIA hingga SpaceX Lewat Kripto, Tokocrypto: Investor Indonesia Bisa Ikut Masuk! Ekonomi
Ekonomi
Kemarin

Buka Akses Saham NVIDIA hingga SpaceX Lewat Kripto, Tokocrypto: Investor Indonesia Bisa Ikut Masuk!

Jakarta, katakabar.com - Tokocrypto perluas pilihan aset digital bagi pengguna di Indonesia melalui peluncuran deretan aset kripto terbaru berupa Tokenized Stocks. Produk ini merepresentasikan saham perusahaan-perusahaan ternama dunia, seperti SpaceX, Tesla, Circle Internet Group, Micron Technology, SanDisk, hingga NVIDIA, dengan Proof-of-Collateral yang dapat diakses langsung secara onchain dan rasio 1:1 terhadap saham acuan. Kehadiran Tokenized Stocks menjadi langkah strategis Tokocrypto memperkenalkan pemanfaatan tokenisasi aset dunia nyata atau Real World Assets (RWA) kepada investor kripto Indonesia. Melalui produk ini, pengguna dapat memperoleh eksposur terhadap aset saham global dalam bentuk token kripto, sehingga akses terhadap perusahaan-perusahaan besar dunia menjadi lebih mudah, transparan, dan selaras dengan perkembangan teknologi blockchain. CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menuturkan Tokenized Stocks salah satu bentuk nyata dari evolusi industri kripto yang kini bergerak menuju fase utilitas yang lebih luas. “Tokenized Stocks membuka babak baru bagi investor kripto Indonesia untuk mengenal aset global melalui teknologi blockchain. Produk ini bukan hanya tentang menghadirkan pilihan aset baru, tetapi juga tentang bagaimana tokenisasi dapat menjembatani pasar keuangan tradisional dengan ekosistem aset digital,” jelasnya. Calvin menambahkan, hadirnya Tokenized Stocks juga mencerminkan arah perkembangan industri kripto global yang semakin dekat dengan aset dunia nyata. Menurutnya, tokenisasi dapat menjadi salah satu fondasi penting bagi masa depan industri keuangan digital, terutama ketika regulasi semakin matang dan adopsi investor semakin luas. Potensi Tokenized Stocks “Industri kripto sedang bergerak dari fase spekulatif menuju fase yang lebih produktif dan berbasis utilitas. Tokenisasi saham, obligasi, komoditas, hingga aset riil lainnya akan menjadi bagian penting dari transformasi ini. Kami ingin memastikan pengguna Indonesia dapat mengenal inovasi tersebut lebih awal, dengan tetap memperhatikan aspek kepatuhan, transparansi, dan edukasi,” ucap Calvin. Secara global, minat terhadap tokenized stocks terus meningkat. Laporan Allium Research mencatat bahwa tokenized equities telah mencapai sekitar US$1 miliar dalam supply sejak mulai berkembang pada pertengahan 2025. Sementara itu, Kraken menyebut produk xStocks telah melampaui US$25 miliar dalam total transaction volume per Februari 2026, menunjukkan tingginya minat investor terhadap aset saham yang direpresentasikan dalam bentuk token digital. Potensi jangka panjangnya juga dinilai besar. Citi Institute memperkirakan pasar tokenized assets dapat mencapai US$5,5 triliun pada 2030 dalam skenario dasar, dengan potensi meningkat hingga US$8,2 triliun dalam skenario bullish. Citi menilai public market securities dan aset likuid seperti saham AS serta treasury berpeluang menjadi pendorong awal adopsi tokenisasi secara global. Keunggulan Tokenized Stocks Keunggulan utama Tokenized Stocks di Tokocrypto terletak pada kemudahan akses bagi investor kripto di Indonesia untuk mendapatkan eksposur terhadap saham perusahaan global tanpa harus melewati proses yang kompleks seperti pembukaan rekening sekuritas luar negeri. Selain itu, keberadaan Proof-of-Collateral secara onchain memberikan lapisan transparansi tambahan karena pengguna dapat melihat bukti jaminan aset yang mendasari token tersebut. Produk Tokenized Stocks yang tersedia di Tokocrypto juga telah diatur secara compliance di Uni Emirat Arab atau UAE. Hal ini menjadi salah satu aspek penting karena tokenisasi aset memerlukan struktur kepatuhan yang jelas agar dapat berkembang secara berkelanjutan dan diterima oleh pasar yang lebih luas. Dari sisi industri nasional, peluncuran Tokenized Stocks juga sejalan dengan arah pengembangan regulasi aset digital di Indonesia. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) saat ini tengah menyiapkan Peraturan OJK terkait tokenisasi aset dunia nyata atau Real World Assets yang ditargetkan terbit paling lambat pada Kuartal III-2026. Regulasi ini diproyeksikan menjadi langkah penting untuk memperluas pemanfaatan teknologi blockchain di sektor keuangan Indonesia. OJK Melirik Proyek RWA Tokocrypto menyambut positif langkah OJK tersebut. Menurut Calvin, regulasi yang jelas akan menjadi katalis penting bagi inovasi tokenisasi aset di Indonesia, sekaligus memberikan kepastian bagi pelaku industri dan perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat. “Kami melihat roadmap OJK terhadap RWA sebagai sinyal positif bagi masa depan industri aset digital Indonesia. Ketika regulasi semakin jelas, inovasi seperti tokenisasi saham dan aset dunia nyata lainnya dapat berkembang dengan lebih sehat. Kami mendukung penuh upaya regulator dalam membangun ekosistem yang aman, transparan, dan kompetitif,” imbuh Calvin. Dengan peluncuran Tokenized Stocks, Calvin berharap investor kripto Indonesia dapat mulai memahami peluang besar dari tokenisasi aset global. Inovasi ini tidak hanya memperluas pilihan aset di platform Tokocrypto, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk mengenal bagaimana blockchain dapat digunakan sebagai infrastruktur baru dalam kepemilikan, perdagangan, dan transparansi aset keuangan. “Ke depan, tokenisasi diperkirakan akan menjadi salah satu tren utama dalam industri keuangan digital. Dengan dukungan regulasi, infrastruktur teknologi, serta edukasi yang berkelanjutan, pasar kripto Indonesia berpeluang memasuki fase baru yang lebih matang, di mana aset digital tidak lagi hanya dipandang sebagai instrumen perdagangan, tetapi juga sebagai teknologi yang mampu menghadirkan akses keuangan yang lebih inklusif dan global,” tandas Calvin.

Tokocrypto Bergabung ke ICEx Group, Perkuat Ekosistem Aset Digital Indonesia Ekonomi
Ekonomi
Rabu, 24 Juni 2026 | 11:15 WIB

Tokocrypto Bergabung ke ICEx Group, Perkuat Ekosistem Aset Digital Indonesia

Jakarta, katakabar.com  - Tokocrypto resmi bergabung ke dalam ekosistem ICEx Group sebagai bagian dari langkah strategis untuk memperkuat infrastruktur pasar aset keuangan digital di Indonesia. Bergabungnya Tokocrypto ke dalam ekosistem ini menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung penuh pertumbuhan industri aset digital nasional serta memperluas kontribusi terhadap ekosistem keuangan digital yang semakin matang. Langkah ini berlangsung di tengah pertumbuhan industri aset keuangan digital nasional yang terus menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jumlah akun konsumen aset keuangan digital dan aset kripto di Indonesia mencapai 21,70 juta per April 2026, meningkat dari 21,37 juta pada Maret 2026. Dari sisi aktivitas perdagangan, nilai transaksi aset kripto di pasar spot tercatat sebesar Rp22,98 triliun pada April 2026. Secara kumulatif, transaksi spot aset kripto sepanjang Januari hingga April 2026 telah mendekati Rp99 triliun. Capaian ini menunjukkan minat masyarakat terhadap aset digital tetap kuat, seiring meningkatnya kebutuhan terhadap platform perdagangan yang mampu menghadirkan layanan yang lengkap, mudah diakses, dan relevan dengan perkembangan pasar. ICEx Group merupakan ekosistem infrastruktur aset keuangan digital terintegrasi di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ekosistem ini terdiri dari Indonesia Crypto Exchange (ICEx) sebagai bursa aset keuangan digital, Crypto Asset Clearing International (CACI) sebagai lembaga kliring, serta International Crypto Custodian (ICC) sebagai pengelola tempat penyimpanan aset digital. Pengembangan Pasar Aset Kripto Melalui keikutsertaan Tokocrypto dalam ekosistem ICEx Group, perusahaan berharap dapat memperluas kontribusinya terhadap pengembangan pasar aset digital nasional yang sehat, kompetitif, dan berkelanjutan. Kolaborasi ini juga diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pasar aset digital dengan potensi pertumbuhan terbesar di kawasan. CEO ICEX Group, Kai Hamza, menyampaikan bergabungnya Tokocrypto semakin memperkuat komitmen bersama industri dalam membangun ekosistem aset keuangan digital yang teregulasi dan berstandar tinggi. "Kami menyambut baik bergabungnya Tokocrypto ke dalam ekosistem ICEX Group. Dengan telah bergabungnya lima PAKD hingga saat ini, kami melihat momentum positif bagi penguatan infrastruktur pasar aset keuangan digital Indonesia. Fokus kami tetap pada pembangunan ekosistem yang mengedepankan integritas pasar, efisiensi operasional, perlindungan investor, dan kepatuhan terhadap regulasi," jelasnya. Sebagai salah satu exchange aset kripto terkemuka di Indonesia, Tokocrypto terus memperkuat posisinya melalui pertumbuhan pengguna, pengembangan produk, serta perluasan ekosistem layanan. Tokocrypto telah dipercaya oleh lebih dari 5 juta pengguna dan menyediakan akses perdagangan lebih dari 400 aset kripto berbasis rupiah. Perusahaan juga terus mendorong kinerja bisnis yang solid dan berorientasi pada profitabilitas, dengan fokus pada pertumbuhan berkelanjutan, inovasi produk, serta peningkatan pengalaman pengguna. CEO Tokocrypto Calvin Kizana, mengatakan, bergabungnya Tokocrypto ke ICEx Group merupakan milestone penting bagi perusahaan untuk memperluas kontribusinya dalam pengembangan industri aset digital Indonesia. Langkah ini diharapkan menjadi awal dari peluang yang lebih besar bagi Tokocrypto ke depan. “Tokocrypto menyambut positif bergabungnya kami ke dalam ekosistem ICEx Group. Langkah ini sejalan dengan komitmen kami untuk mendukung penuh pertumbuhan industri aset keuangan digital nasional dan memperkuat ekosistem pasar yang semakin terintegrasi. Kami percaya kolaborasi antar pelaku industri, dukungan infrastruktur pasar, serta inovasi berkelanjutan akan menjadi fondasi penting bagi perkembangan ekosistem aset digital Indonesia ke depan,” ujar Calvin. Perkuat Pertumbuhan Tokocrypto menghadirkan berbagai layanan yang dirancang untuk menjawab kebutuhan pengguna aset digital, mulai dari perdagangan spot, Staking, hingga Pembelian Berkala atau Dollar Cost Averaging (DCA) yang membantu pengguna melakukan pembelian aset kripto secara terencana dan konsisten. Selain itu, Tokocrypto juga mengembangkan fitur Gift Card, Chatroom sebagai ruang interaksi komunitas, serta elemen gamification melalui berbagai program dan pengalaman berbasis komunitas yang lebih interaktif. Tidak hanya berfokus pada perdagangan aset digital, Tokocrypto juga memperkuat peran edukasi dan literasi melalui Tokonews dan Tokocrypto Academy. Kedua inisiatif ini menjadi bagian penting dari ekosistem Tokocrypto dalam menyediakan informasi pasar, wawasan industri, serta materi edukasi seputar blockchain, aset kripto, investasi, dan trading bagi masyarakat luas. Pertumbuhan jumlah konsumen, peningkatan nilai transaksi, serta hadirnya infrastruktur pasar yang semakin terintegrasi menunjukkan bahwa industri aset keuangan digital Indonesia memiliki peluang besar untuk terus berkembang. Dengan dukungan regulasi, inovasi produk, edukasi berkelanjutan, dan kolaborasi ekosistem, aset digital diharapkan dapat menjadi bagian penting dari transformasi jasa keuangan nasional.

Tokocrypto Dukung Satgas OJK Ingatkan Masyarakat Waspadai Platform Kripto Ilegal Ekonomi
Ekonomi
Senin, 22 Juni 2026 | 07:05 WIB

Tokocrypto Dukung Satgas OJK Ingatkan Masyarakat Waspadai Platform Kripto Ilegal

Jakarta, katakabar.com - Tokocrypto mendukung langkah Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) yang menghentikan kegiatan sejumlah Key Opinion Leader (KOL) di Indonesia terkait penawaran Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) tidak berizin atau ilegal. Langkah tersebut dilakukan setelah Satgas PASTI memanggil sejumlah KOL untuk meminta penjelasan dan klarifikasi atas dugaan keterkaitan dengan promosi PAKD tidak berizin. Sebagai tindak lanjut, beberapa KOL telah melakukan penghapusan atau takedown serta penyesuaian terhadap konten yang memuat penawaran platform aset keuangan digital ilegal. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menetapkan daftar PAKD berizin sebagai rujukan utama bagi masyarakat dan pelaku industri. Pihak yang tidak tercantum dalam daftar tersebut bukan merupakan entitas yang berizin dan/atau diawasi oleh OJK, sehingga berpotensi menimbulkan risiko kerugian bagi masyarakat. CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, mengatakan langkah Satgas PASTI merupakan upaya penting dalam memperkuat tata kelola industri aset kripto nasional. Menurutnya, penggunaan PAKD berizin menjadi fondasi utama untuk memastikan perlindungan konsumen, transparansi layanan, dan kepatuhan terhadap regulasi. “Kami mendukung langkah tegas Satgas PASTI dan OJK dalam menghentikan promosi PAKD tidak berizin. Keberadaan PAKD berlisensi sangat penting untuk meningkatkan perlindungan konsumen, karena masyarakat mendapatkan akses ke platform yang diawasi regulator, memiliki standar kepatuhan, serta menjalankan praktik bisnis yang lebih transparan dan bertanggung jawab,” ujar Calvin. Menjaga Aktivitas Ekonomi Dalam Negeri Calvin menambahkan, bertransaksi melalui platform kripto berizin juga dapat membantu menjaga aktivitas ekonomi digital tetap berada dalam ekosistem nasional. Hal ini penting untuk mencegah potensi capital flow ke platform luar negeri atau entitas tidak berizin yang tidak berada dalam pengawasan regulator Indonesia. “Ketika masyarakat menggunakan PAKD berizin di dalam negeri, aktivitas transaksi dapat tercatat, diawasi, dan memberikan kontribusi bagi pertumbuhan industri nasional. Ini dapat membantu mencegah aliran dana keluar ke platform ilegal atau tidak berizin, sekaligus mendorong peningkatan transaksi aset kripto di Indonesia,” kata Calvin. Satgas PASTI juga mengimbau KOL untuk melakukan analisis dan riset yang memadai sebelum menyampaikan informasi terkait produk atau layanan keuangan. KOL diminta memastikan legalitas pihak, platform, dan produk yang dipromosikan, termasuk memastikan bahwa PAKD telah berizin dan produknya diperkenankan untuk diperdagangkan di Indonesia. Selain itu, KOL diharapkan menyampaikan informasi secara jelas, benar, dan tidak menyesatkan, termasuk memberikan penjelasan yang seimbang mengenai potensi keuntungan dan risiko. Satgas PASTI juga mengingatkan agar KOL tidak menggunakan klaim menyesatkan, seperti janji keuntungan tinggi, bebas risiko, maupun testimoni fiktif. Peran Penting KOL dalam Industri Kripto Tokocrypto menilai peran KOL dan kreator konten keuangan digital semakin penting seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap aset kripto. Karena itu, edukasi publik harus dilakukan secara bertanggung jawab, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Industri kripto yang sehat membutuhkan kolaborasi bersama. Regulator, pelaku industri, KOL, komunitas, dan masyarakat perlu bergerak dalam satu visi untuk membangun ekosistem kripto yang ramah, aman, dan berkelanjutan. Edukasi yang benar dan kepatuhan terhadap regulasi harus menjadi prioritas agar kepercayaan publik terus meningkat,” ujar Calvin. Dalam rangka meningkatkan perlindungan konsumen, OJK saat ini juga sedang menyiapkan pengaturan terkait influencer keuangan atau Fininfluencer yang akan segera ditetapkan. Aturan tersebut diharapkan dapat memperjelas batasan, tanggung jawab, serta standar penyampaian informasi keuangan di ruang digital. Sebagai tindak lanjut, Satgas PASTI telah melakukan pemblokiran akses terhadap konten media sosial dan/atau tautan yang memuat penawaran PAKD tidak berizin. Satgas PASTI juga akan terus meningkatkan koordinasi antaranggota dan instansi terkait untuk menghentikan kegiatan PAKD ilegal. Calvin turut mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap penawaran platform aset kripto ilegal dan hanya bertransaksi melalui platform yang telah berizin. Masyarakat diharapkan menerapkan prinsip Legal dan Logis atau 2L, yaitu memastikan pelaku usaha dan produk jasa keuangan telah berizin atau terdaftar di OJK, serta mewaspadai penawaran investasi yang menjanjikan keuntungan tinggi, pasti, dan dalam waktu singkat. “Pengawasan yang semakin kuat, peningkatan literasi, serta kolaborasi lintas pemangku kepentingan, optimistis industri aset kripto Indonesia dapat berkembang lebih aman, inklusif, dan memberikan manfaat nyata bagi ekonomi digital nasional,” sebut Calvin.

Rayakan Piala Dunia 2026, Tokocrypto Hadirkan Game Interaktif Berhadiah Rp1 Miliar Olahraga
Olahraga
Selasa, 16 Juni 2026 | 10:48 WIB

Rayakan Piala Dunia 2026, Tokocrypto Hadirkan Game Interaktif Berhadiah Rp1 Miliar

Jakarta, katakabar.com - Tokocrypto menghadirkan fitur permainan terbaru bertajuk World Cup Pick’em 2026 untuk menyambut euforia Piala Dunia 2026. Melalui fitur ini, pengguna dapat ikut merasakan keseruan turnamen sepak bola terbesar dunia dengan cara yang lebih interaktif, mulai dari menyelesaikan misi, mendukung tim favorit, hingga berkesempatan mendapatkan bagian dari total hadiah hingga Rp1 miliar. World Cup Pick’em 2026 berlangsung pada 12 Juni hingga 20 Juli 2026. Untuk mengikuti aktivitas ini, pengguna perlu memiliki akun yang telah terverifikasi dan memperbarui aplikasi ke versi terbaru. CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, mengatakan fitur ini dihadirkan sebagai bentuk inovasi dalam menggabungkan euforia olahraga, komunitas, dan edukasi aset digital ke dalam satu pengalaman yang lebih dekat dengan keseharian pengguna. “Piala Dunia selalu menjadi momentum yang menyatukan banyak orang melalui antusiasme terhadap sepak bola. Melalui World Cup Pick’em 2026, kami ingin membawa euforia tersebut ke dalam pengalaman kripto yang lebih interaktif dan mudah diikuti. Ini bukan hanya tentang memilih tim favorit, tetapi juga tentang bagaimana pengguna dapat mengenal ekosistem aset digital melalui cara yang lebih menyenangkan,” ujar Calvin. Cara Baru Mengenal Kripto Lewat Gamifikasi Dalam World Cup Pick’em 2026, pengguna dapat mengumpulkan poin melalui berbagai aktivitas di aplikasi, kemudian menggunakannya untuk mendukung tim pilihan selama periode event. Jika tim yang didukung menang, pengguna berpeluang memperoleh tambahan poin, sementara peserta yang tetap berpartisipasi juga masih memiliki kesempatan mendapatkan reward sesuai ketentuan campaign. Total prize pool yang disiapkan untuk aktivitas ini mencapai 38.000.000 PUMP atau setara sekitar 50.000 USDT. Reward akan didistribusikan dalam bentuk token PUMP kepada pengguna yang memenuhi syarat selama periode campaign. Calvin menambahkan, pendekatan gamifikasi menjadi salah satu cara untuk memperluas edukasi kripto kepada masyarakat. Menurutnya, edukasi aset digital tidak harus selalu disampaikan melalui format yang kompleks, tetapi bisa dikemas melalui pengalaman yang relevan dengan tren dan minat publik. “Bagi banyak orang, kripto masih terasa sebagai hal yang teknis. Karena itu, kami ingin menghadirkan pendekatan yang lebih ringan dan engaging. Melalui aktivitas seperti World Cup Pick’em 2026, pengguna dapat mulai memahami konsep partisipasi, reward, komunitas, dan aset digital melalui pengalaman langsung di dalam aplikasi,” jelas Calvin. Fan Token dan Meme Coin Berpotensi Jadi Sorotan Momentum Piala Dunia 2026 juga dinilai dapat mendorong meningkatnya perhatian terhadap aset kripto yang berkaitan dengan sepak bola dan budaya komunitas digital. Kategori seperti Fan Token dan Meme Coin yang terhubung dengan narasi pemain, negara peserta, maupun komunitas penggemar berpotensi menjadi salah satu tema yang banyak diperbincangkan selama turnamen berlangsung. Menurut Calvin, fenomena tersebut menunjukkan bahwa pasar kripto semakin dipengaruhi oleh tren global, percakapan komunitas, dan momentum budaya populer. Namun, ia mengingatkan bahwa pengguna tetap perlu memahami risiko sebelum berpartisipasi di pasar aset digital. “Fan Token dan Meme Coin sering kali bergerak mengikuti sentimen komunitas dan momentum tertentu, termasuk event olahraga besar seperti Piala Dunia. Ini menjadi fenomena yang menarik untuk diamati, tetapi pengguna tetap perlu melakukan riset mandiri, memahami risiko, dan tidak hanya mengikuti tren sesaat,” kata Calvin. Rangkaian Aktivitas untuk Komunitas Selain World Cup Pick’em 2026, pengguna juga dapat mengikuti rangkaian aktivitas lain dalam perayaan Piala Dunia bersama pengguna Tokocrypto dan komunitas kripto Indonesia. Beberapa di antaranya adalah Console Football Tournament, yaitu turnamen permainan console sepak bola bersama KOL favorit dengan total hadiah hingga Rp20 juta, serta World Cup Final Watch Party sebagai acara nonton bareng final Piala Dunia bersama komunitas. Melalui rangkaian aktivitas ini, perusahaan berharap dapat menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dengan pengguna, sekaligus memperluas literasi kripto melalui pendekatan yang relevan dengan gaya hidup, hiburan, dan komunitas digital. “Kami ingin terus menjadi platform yang tidak hanya menyediakan akses terhadap aset kripto, tetapi juga membangun pemahaman yang lebih luas tentang ekosistem digital. Kami percaya, semakin mudah masyarakat memahami kripto melalui konteks yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, semakin sehat pula pertumbuhan industri aset digital di Indonesia,” sebut Calvin.

Pasar Kripto Melemah, Tokocrypto Perkuat Akses Deposit Lewat Nobu Bank Ekonomi
Ekonomi
Sabtu, 06 Juni 2026 | 08:30 WIB

Pasar Kripto Melemah, Tokocrypto Perkuat Akses Deposit Lewat Nobu Bank

Jakarta, katakabar.com - Pasar aset kripto global bergerak dalam tekanan setelah Bitcoin turun ke bawah level US$70.000 pada awal Juni 2026. Pelemahan ini membuat pelaku pasar semakin berhati-hati, terutama investor ritel yang masih mencermati arah pergerakan harga dan menunggu momentum yang lebih jelas untuk kembali bertransaksi. Tekanan terhadap Bitcoin dipicu sejumlah sentimen negatif di pasar global. Salah satunya adalah perpindahan sekitar 10.422 BTC senilai sekitar US$739 juta dari dompet Mt. Gox ke alamat baru. Meski belum terlihat adanya deposit besar ke bursa maupun aksi jual langsung, pergerakan tersebut tetap memicu kekhawatiran pasar karena berkaitan dengan proses distribusi kreditur Mt. Gox yang masih berlangsung. Sentimen pasar juga dipengaruhi oleh aksi jual 32 BTC oleh Strategy pada periode 26 hingga 31 Mei 2026 untuk mendanai distribusi saham preferen. Walaupun jumlah tersebut relatif kecil dibandingkan total kepemilikan Bitcoin perusahaan, aksi tersebut tetap menjadi perhatian karena terjadi di tengah kondisi pasar yang rapuh dan likuiditas yang cenderung tipis. Di Indonesia, aktivitas transaksi aset kripto juga menunjukkan perlambatan. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), nilai transaksi aset kripto pada Maret 2026 tercatat sebesar Rp22,24 triliun, turun dibandingkan Februari 2026 yang berada di kisaran Rp24,31 triliun–Rp24,33 triliun. Sementara, jumlah akun konsumen aset kripto tetap meningkat menjadi 21,37 juta per Maret 2026. Minat Investor Tetap Terjaga CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, mengatakan kondisi tersebut menunjukkan minat masyarakat terhadap aset kripto masih terjaga, meskipun aktivitas transaksi bergerak lebih selektif.  “Dengan tekanan pasar yang berlanjut dan sikap investor yang cenderung wait and see, transaksi aset kripto pada April 2026 berpotensi kembali bergerak terbatas apabila sentimen global belum menunjukkan perbaikan signifikan,” jelasnya. Di tengah kondisi pasar tersebut, Tokocrypto memperkuat kemudahan akses transaksi bagi investor Indonesia melalui pembukaan channel deposit baru bekerja sama dengan Nobu Bank. Melalui kanal ini, pengguna dapat melakukan deposit rupiah dengan lebih mudah, aman, dan nyaman. Tokocrypto juga menghadirkan program cashback deposit sebesar Rp50.000 bagi pengguna yang melakukan deposit melalui Nobu Bank sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku. Selain itu, Tokocrypto menyesuaikan minimum deposit menjadi mulai dari Rp10.000 untuk seluruh channel deposit, baik melalui bank maupun e-wallet. Calvin menjelaskan langkah ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk menjaga akses investasi aset kripto tetap inklusif, terutama ketika pasar sedang berada dalam fase koreksi dan investor cenderung menunggu kepastian arah harga. “Di tengah kondisi pasar yang fluktuatif, banyak investor mengambil posisi wait and see. Karena itu, kami terus berupaya memberikan kemudahan akses transaksi, termasuk melalui pembukaan channel deposit Nobu Bank dan penyesuaian minimum deposit mulai dari Rp10.000 di seluruh channel. Kami ingin memastikan investor Indonesia tetap memiliki fleksibilitas untuk masuk ke pasar sesuai strategi dan profil risikonya,” ujar Calvin. Calvin menambahkan, kerja sama dengan Nobu Bank serta program cashback deposit Rp50.000 diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi pengguna sekaligus mendorong aktivitas transaksi secara bertahap di tengah pasar yang masih bergerak hati-hati. Ruang Pertumbuhan “Kolaborasi dengan Nobu Bank menjadi salah satu upaya kami memperluas opsi pembayaran yang aman dan nyaman. Dengan adanya cashback deposit Rp50.000, kami berharap pengguna dapat semakin mudah memanfaatkan momentum pasar, baik untuk akumulasi bertahap maupun diversifikasi aset,” tambahnya. Ke depan, Calvin memandang prospek aset kripto di Indonesia masih memiliki ruang pertumbuhan yang besar. Peningkatan jumlah akun konsumen menunjukkan bahwa aset kripto tetap menjadi salah satu instrumen investasi yang diminati masyarakat, meskipun nilai transaksi dapat berfluktuasi mengikuti dinamika pasar global. Menurutnya fase koreksi pasar dapat menjadi momentum bagi investor untuk memperkuat literasi, mengevaluasi strategi investasi, dan menerapkan manajemen risiko yang lebih disiplin. Investor juga dinilai perlu menghindari keputusan impulsif dan memahami bahwa aset kripto memiliki volatilitas tinggi. “Kami melihat minat masyarakat terhadap aset kripto masih kuat. Tantangannya adalah bagaimana industri dapat terus membangun kepercayaan, meningkatkan edukasi, dan menyediakan akses yang mudah serta aman. Kami akan terus berfokus pada pengembangan layanan yang mendukung investor mengambil keputusan secara lebih bijak, terutama dalam menghadapi kondisi pasar yang dinamis,” sebut Calvin.

Tokocrypto Rayakan Bitcoin Pizza Day Lewat Roadshow 3 Kota Ekonomi
Ekonomi
Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:05 WIB

Tokocrypto Rayakan Bitcoin Pizza Day Lewat Roadshow 3 Kota

Bali, katakabar.com - Bitcoin Pizza Day yang diperingati setiap 22 Mei kembali menjadi momentum penting bagi komunitas kripto global, termasuk di Indonesia, untuk merefleksikan perjalanan panjang Bitcoin sebagai aset digital pertama di dunia. Tahun ini, Tokocrypto turut merayakan momen bersejarah tersebut melalui rangkaian roadshow Bitcoin Pizza Day di tiga kota, yaitu Surabaya, Malang, dan Bali. Perayaan ini menjadi bagian dari komitmen Tokocrypto dalam memperluas edukasi kripto kepada masyarakat Indonesia. Melalui kegiatan yang dikemas secara interaktif dan dekat dengan komunitas, Tokocrypto menghadirkan ratusan loyang pizza serta mencatat kehadiran lebih dari 300 peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari komunitas kripto, pengguna aktif, mahasiswa, hingga masyarakat yang baru mulai mengenal aset digital. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam diskusi dan sesi edukasi yang membahas perjalanan Bitcoin dari aset digital bernilai kecil hingga menjadi salah satu instrumen investasi global. Banyak peserta menunjukkan ketertarikan saat memahami bagaimana Bitcoin, yang dulu digunakan untuk membeli dua loyang pizza, kini berkembang menjadi aset yang mampu membuka peluang finansial baru dan bahkan mengubah hidup sebagian orang yang mengenalnya sejak awal. Bitcoin Pizza Day sendiri berawal dari transaksi pada 22 Mei 2010, ketika developer asal Florida, Laszlo Hanyecz, menawarkan 10.000 BTC di forum BitcoinTalk kepada siapa pun yang bersedia memesankan dua loyang pizza untuknya. Tawaran tersebut diterima oleh pengguna bernama “jercos”, yang kemudian memesan pizza dari Papa John’s. Saat itu, nilai Bitcoin diperkirakan sekitar US$0,0041 per BTC, sehingga dua pizza tersebut setara dengan sekitar US$41. Transaksi tersebut kemudian menjadi tonggak penting dalam sejarah Bitcoin karena untuk pertama kalinya BTC digunakan sebagai alat tukar untuk memperoleh barang nyata. Momen ini membuktikan bahwa Bitcoin dapat bergerak melampaui ruang diskusi digital dan mulai digunakan dalam aktivitas ekonomi riil. CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, mengatakan Bitcoin Pizza Day bukan hanya perayaan terhadap sejarah Bitcoin, tetapi juga pengingat nilai utama aset digital terletak pada utilitas, kepercayaan, dan adopsi yang terus berkembang. “Bitcoin Pizza Day adalah simbol bagaimana sebuah teknologi baru dapat berkembang dari komunitas kecil menjadi gerakan global. Transaksi dua pizza pada 2010 mungkin terlihat sederhana, tetapi momen tersebut membuka jalan bagi Bitcoin untuk dipahami sebagai aset digital yang dapat digunakan, diverifikasi, dan dipertukarkan secara langsung. Kami melihat peringatan ini sebagai momentum untuk terus mendorong literasi, adopsi yang bertanggung jawab, serta pemahaman yang lebih luas mengenai manfaat aset digital dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Calvin. Melalui roadshow di Surabaya, Malang, dan Bali, Tokocrypto ingin menghadirkan pengalaman edukasi kripto yang lebih inklusif dan mudah diterima. Pizza dipilih bukan hanya sebagai simbol historis, tetapi juga sebagai medium untuk menciptakan suasana yang lebih santai, terbuka, dan relevan bagi masyarakat dalam memahami perkembangan aset digital. Bagi para peserta, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berkumpul komunitas, tetapi juga ruang untuk melihat bagaimana Bitcoin telah berkembang dari eksperimen teknologi menjadi bagian dari ekosistem keuangan digital global. Cerita perjalanan Bitcoin tersebut menjadi inspirasi bagi banyak peserta untuk lebih serius memahami aset digital, termasuk peluang, risiko, serta pentingnya literasi sebelum berinvestasi. Pencapaian 5 Juta Pengguna Calvin menambahkan, perayaan Bitcoin Pizza Day tahun ini terasa semakin bermakna karena bertepatan dengan pencapaian penting Tokocrypto yang telah mencapai 5 juta pengguna. Selain itu, ia juga bercerita pertumbuhan active users sebesar 75 persen, yang menunjukkan meningkatnya kepercayaan dan minat masyarakat Indonesia terhadap platform kripto yang aman, terpercaya, dan relevan dengan kebutuhan pasar lokal. “Pencapaian 5 juta pengguna menjadi tonggak bersejarah bagi kami. Ini bukan hanya tentang angka, tetapi tentang kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap platform kripto lokal yang aman, trusted, dan terus berupaya memberikan edukasi yang bertanggung jawab. Pertumbuhan active users juga menunjukkan bahwa masyarakat semakin aktif mengeksplorasi aset digital melalui platform yang kredibel dan sesuai dengan kebutuhan Indonesia,” ucap Calvin. Menurut Calvin, edukasi menjadi faktor penting dalam mendorong adopsi kripto yang sehat. Di tengah perkembangan industri yang semakin cepat, masyarakat perlu memahami bahwa aset digital bukan hanya soal pergerakan harga, tetapi juga tentang teknologi, manfaat, risiko, dan cara menggunakannya secara bijak. “Perayaan seperti Bitcoin Pizza Day memberi ruang bagi masyarakat untuk belajar dengan cara yang lebih ringan dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Kami ingin menunjukkan bahwa kripto bukan sesuatu yang jauh atau sulit dipahami. Dengan edukasi yang tepat, masyarakat dapat melihat bagaimana teknologi ini berkembang, bagaimana risikonya perlu dipahami, dan bagaimana potensinya dapat dimanfaatkan secara bertanggung jawab,” jelas Calvin. Kini, 16 tahun setelah transaksi bersejarah tersebut, Bitcoin Pizza Day terus diperingati oleh komunitas kripto global melalui berbagai kegiatan edukatif, diskusi, hingga acara bertema pizza. Bagi Tokocrypto, momentum ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat literasi aset digital di Indonesia, sekaligus mendekatkan kripto kepada masyarakat melalui pendekatan komunitas yang relevan dan mudah dipahami. Dengan rangkaian roadshow di tiga kota dan antusiasme peserta yang tinggi, Tokocrypto menegaskan posisinya sebagai platform kripto yang tidak hanya berfokus pada layanan perdagangan aset digital, tetapi juga pada pembangunan ekosistem kripto Indonesia yang aman, terpercaya, edukatif, dan berkelanjutan.

Tokocrypto Raih Lima Juta Pengguna, Apresiasi Kepercayaan Masyarakat Indonesia Ekonomi
Ekonomi
Jumat, 15 Mei 2026 | 12:11 WIB

Tokocrypto Raih Lima Juta Pengguna, Apresiasi Kepercayaan Masyarakat Indonesia

Jakarta, katakabar.com - Tokocrypto umumkan pencapaian 5 juta pengguna sejak berdiri pada 2018 lalu. Capaian ini menjadi tonggak penting bagi perusahaan dalam memperkuat posisinya sebagai salah satu platform perdagangan aset kripto dengan basis pengguna dan volume transaksi terbesar di Indonesia. CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengguna yang telah mempercayakan Tokocrypto sebagai platform perdagangan aset kripto pilihan mereka. Menurutnya, pencapaian 5 juta pengguna bukan sekadar pertumbuhan dari sisi jumlah, tetapi juga menjadi bukti semakin kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan aset kripto yang aman, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna. “Kami menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh pengguna yang telah percaya dan tumbuh bersama. Capaian 5 juta pengguna ini bukan sekadar angka, tetapi cerminan dari kepercayaan masyarakat terhadap Tokocrypto. Bagi kami, yang terpenting adalah bagaimana kepercayaan ini dapat terus kami jawab dengan layanan yang semakin baik, edukasi yang berkelanjutan, serta inovasi yang relevan bagi kebutuhan pengguna,” ujar Calvin. Pertumbuhan Pengguna di Atas Rata-Rata Nasional Sejak berdiri pada 2018 lalu, Tokocrypto terus mencatat pertumbuhan pengguna secara konsisten. Di tengah pertumbuhan industri aset kripto nasional yang juga terus meningkat, Tokocrypto mencatat pertumbuhan pengguna lebih dari 5 persen per bulan, atau berada di atas rata-rata pertumbuhan nasional. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukka, jumlah akun konsumen aset kripto di Indonesia mencapai 21,37 juta akun per Maret 2026, meningkat 1,43 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang berada di angka 21,07 juta akun. Tren ini menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap aset kripto masih terus berkembang. “Minat masyarakat terhadap aset kripto terus meningkat karena kripto semakin dikenal dan lebih mudah diakses. Kami melihat penetrasi industri ini semakin luas, bukan hanya di kota besar, tetapi juga di berbagai daerah. Hal ini menunjukkan bahwa semakin banyak masyarakat yang percaya terhadap aset kripto sebagai bagian dari ekosistem finansial digital yang sesuai dengan kebutuhan mereka saat ini,” ulas Calvin. Didominasi Usia Produktif dan Kalangan Pekerja Berdasarkan data internal Tokocrypto, mayoritas pengguna platform berasal dari kelompok laki-laki sebesar 76 persen, sementara pengguna perempuan mencapai 24 persen. Dari sisi usia, pengguna didominasi oleh kelompok usia produktif, terutama usia 18 hingga 35 tahun yang mencakup lebih dari 60 persen dari total pengguna. Partisipasi dari kelompok usia lainnya juga terus berkembang, mulai dari usia 36 hingga 50 tahun hingga kelompok usia di atas 50 tahun. Hal ini menunjukkan aset kripto semakin diminati oleh berbagai kelompok usia, meskipun adopsinya masih didominasi oleh generasi muda dan masyarakat usia produktif. Dari sisi pekerjaan, pengguna Tokocrypto paling banyak berasal dari kalangan karyawan. Posisi berikutnya ditempati oleh mahasiswa, kemudian disusul oleh pengusaha. Sementara, berdasarkan sebaran wilayah, Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah pengguna Tokocrypto terbesar, diikuti Jawa Timur dan Jawa Tengah. Calvin menilai, profil pengguna tersebut menunjukkan bahwa aset kripto semakin diterima oleh masyarakat luas, terutama generasi muda, pekerja, pelajar, dan pelaku usaha yang mulai melihat aset digital sebagai bagian dari aktivitas finansial mereka. “Data ini menunjukkan penetrasi aset kripto semakin luas dan mulai menjangkau berbagai lapisan masyarakat. Ke depan, kami akan terus memperluas akses dan literasi, termasuk ke kota-kota kecil yang belum sepenuhnya tersentuh edukasi finansial digital, agar semakin banyak masyarakat dapat memahami aset kripto secara aman dan bertanggung jawab,” tegas Calvin. Hadir dalam Perjalanan Hidup Pengguna Tokocrypto juga melihat pencapaian 5 juta pengguna sebagai bukti bahwa platform tidak hanya hadir sebagai tempat transaksi, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan hidup banyak pengguna. Sejumlah pengguna disebut telah merasakan dampak positif dari aktivitas investasi maupun trading kripto. “Kami banyak mendengar cerita inspiratif dari pengguna yang merasakan dampak positif dari investasi dan trading kripto. Ada yang bisa membantu orang tua, membangun rumah, menyekolahkan anak, hingga ikut membangun rumah ibadah. Ini menunjukkan bahwa Tokocrypto hadir dalam kehidupan mereka dan ikut memberi nilai positif,” imbuhnya. Meski demikian, Tokocrypto tetap menekankan pentingnya pemahaman terhadap risiko aset kripto. Karena itu, perusahaan terus mendorong pengguna untuk melakukan riset, memahami profil risiko, dan mengambil keputusan investasi secara bijak. Fokus pada Inovasi dan Edukasi Ke depan, Tokocrypto akan terus meningkatkan kualitas layanan melalui pengembangan produk dan fitur baru. Salah satu fokus perusahaan adalah memperluas channel deposit melalui kerja sama dengan perbankan, sehingga pengguna memiliki lebih banyak pilihan transaksi yang mudah, aman, dan efisien. Tokocrypto juga menyiapkan pengembangan produk yang banyak dinantikan pengguna, termasuk Futures atau derivatif. Pengembangan ini akan dilakukan dengan tetap memperhatikan aspek keamanan, kenyamanan, dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Selain inovasi produk, edukasi tetap menjadi fondasi utama Tokocrypto dalam membangun ekosistem kripto yang sehat. Melalui Tokocrypto Academy, perusahaan menyediakan akses pembelajaran gratis bagi masyarakat untuk memperkaya pengetahuan mengenai aset kripto, Web3, dan blockchain. “Edukasi menjadi fondasi penting bagi industri ini. Kami ingin setiap pengguna, terutama pengguna baru, memiliki bekal pengetahuan yang cukup agar tidak salah langkah. kami terus mendorong literasi kripto yang mudah diakses, gratis, dan relevan dengan kebutuhan mereka,” beber Calvin. Dengan pencapaian saat ini, Tokocrypto optimistis dapat terus berkontribusi terhadap pertumbuhan industri aset kripto nasional. Perusahaan berkomitmen memperkuat ekosistem yang aman, transparan, inklusif, dan berkelanjutan. “Harapan kami, Tokocrypto dapat terus menjadi rumah bagi banyak investor kripto Indonesia. Kami ingin tumbuh bersama pengguna, menghadirkan layanan terbaik, dan menjadi bagian dari perkembangan industri aset digital yang sehat di Indonesia,” sebut Calvin.

OJK Nilai Pelemahan Kripto Wajar, Tokocrypto Soroti Peluang Bangkit Nasional
Nasional
Selasa, 12 Mei 2026 | 11:05 WIB

OJK Nilai Pelemahan Kripto Wajar, Tokocrypto Soroti Peluang Bangkit

Jakarta, katakabar.com - Pasar aset kripto di Indonesia masih menghadapi tekanan seiring melemahnya harga aset digital secara global. Tetapi, minat investor terhadap industri kripto dinilai belum surut. Kondisi ini terlihat dari jumlah konsumen kripto yang masih bertambah serta sikap investor institusi mulai lebih selektif dalam mengambil posisi. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai penurunan harga aset kripto saat ini bagian dari siklus pasar yang wajar. Saat rapat Dewan Komisioner Bulanan April 2026 yang digelar di pekan peratama Mei 2026 lalu, Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Adi Budiarso, menyampaikan penurunan transaksi lebih disebabkan oleh proses normalisasi pasar setelah lonjakan harga pasca-halving Bitcoin pada 2024. "Ini menjadi high base effect, bukan pelemahan fundamental, tetapi ini sejalan dengan kondisi global, market cap kripto turun sekitar 45 persen dari all time high dari US$4,2 triliun pada Oktober 2025 menjadi sekitar US$2,3 triliun pada Maret 2026," ujar Adi. Data OJK menunjukkan transaksi kripto Indonesia pada Maret 2026 mencapai Rp28,04 triliun, terdiri dari Rp22,24 triliun di pasar spot dan Rp5,8 triliun di derivatif. Nilai perdagangan aset kripto domestik pada Maret 2026 juga tercatat turun 4,7 persen secara bulanan dari Rp24,33 triliun pada Februari 2026 menjadi Rp22,24 triliun, sementara total nilai transaksi perdagangan aset kripto sepanjang Januari hingga Maret 2026 mencapai Rp75,83 triliun. CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, mengatakan penurunan aktivitas transaksi kripto di dalam negeri tidak bisa dilepaskan dari tekanan global yang masih membayangi pasar aset berisiko. “Kami melihat perlambatan transaksi kripto pada Maret 2026 lebih dipengaruhi oleh meningkatnya sentimen risk-off global. Investor saat ini cenderung lebih berhati-hati karena volatilitas masih tinggi, ketidakpastian geopolitik meningkat, dan arah kebijakan suku bunga The Fed masih menjadi perhatian utama pasar,” kata Calvin. Menurut Calvin, kondisi tersebut tidak serta-merta menunjukkan hilangnya minat investor terhadap aset kripto. Sebaliknya, banyak pelaku pasar yang masih berada di ekosistem kripto, namun memilih strategi yang lebih defensif. “Investor tidak sepenuhnya keluar dari pasar kripto. Yang terjadi adalah pergeseran strategi. Sebagian investor mulai mengurangi eksposur pada aset yang lebih spekulatif dan memilih aset yang lebih likuid atau stabil, seperti Bitcoin, Ethereum, stablecoin, hingga aset berbasis emas. Ini lebih tepat dibaca sebagai fase wait and see,” jelasnya. Investor Kripto Terus Tumbuh OJK mencatat jumlah konsumen kripto Indonesia per Maret 2026 telah mencapai 21,37 juta akun, naik tipis dari bulan sebelumnya. Hal ini menunjukkan kepercayaan terhadap industri aset digital masih tetap terjaga meski pasar sedang berada dalam fase konsolidasi. “Masih ada kepercayaan dari masyarakat bahwa pasar kripto bisa memberikan dampak positif bagi portofolio investasi mereka. Kenaikan jumlah investor di tengah fase konsolidasi menunjukkan bahwa banyak masyarakat masih melihat kripto sebagai peluang untuk mendapatkan hasil positif dari aktivitas trading, yang pada akhirnya diharapkan dapat membantu meningkatkan kondisi ekonomi dan kualitas hidup mereka,” ulas Calvin. Calvin menilai prospek perdagangan aset kripto pada kuartal II-2026 berpotensi membaik secara bertahap, terutama setelah Bitcoin kembali menembus level psikologis US$80.000 pada awal Mei 2026. “Bitcoin masih menjadi barometer utama sentimen pasar kripto. Ketika BTC mampu bertahan di atas level penting seperti kisaran US$78.000-US$80.000, kepercayaan investor biasanya mulai membaik. Namun, pemulihan ini kemungkinan masih selektif karena pasar tetap mencermati faktor makro, inflasi, geopolitik, dan kebijakan moneter global,” ucapnya. Selain pemulihan harga aset utama, Tokocrypto melihat ada beberapa katalis yang dapat mendorong kembali aktivitas perdagangan kripto di Indonesia. Di antaranya adalah kejelasan arah suku bunga The Fed, meredanya ketegangan geopolitik, meningkatnya likuiditas global, serta kebijakan pajak kripto yang lebih kompetitif. Calvin menegaskan penyesuaian kebijakan pajak dapat menjadi faktor penting untuk memperkuat ekosistem kripto nasional. “Pajak yang lebih kompetitif akan membantu meningkatkan daya tarik transaksi melalui exchange resmi di dalam negeri. Ini penting agar aktivitas perdagangan tetap berada di platform yang diawasi regulator, sehingga perlindungan investor dan transparansi pasar tetap terjaga,” terang Calvin. Dari sisi regulasi, OJK juga terus memperkuat pengawasan terhadap industri aset kripto. Standar seperti Know Your Customer (KYC), Know Your Transaction (KYT), Customer Due Diligence (CDD), dan Enhanced Due Diligence (EDD) diterapkan untuk menjaga keamanan ekosistem. Selain itu, sistem whitelist aset kripto juga membatasi aset yang dapat diperdagangkan di Indonesia guna meminimalkan risiko bagi investor. Calvin mengimbau investor ritel untuk tetap disiplin dalam menghadapi kondisi pasar yang masih fluktuatif. “Dalam kondisi pasar yang menurun, fokus utama investor sebaiknya bukan mengejar keuntungan cepat, tetapi menjaga modal dan mengelola risiko. Hindari keputusan emosional, batasi penggunaan leverage, pahami aset sebelum bertransaksi, dan gunakan platform resmi yang diawasi regulator,” sebut Calvin.

Lewat Penguatan Edukasi Masyarakat Tokocrypto Dorong Inklusi Kripto Ekonomi
Ekonomi
Jumat, 08 Mei 2026 | 18:10 WIB

Lewat Penguatan Edukasi Masyarakat Tokocrypto Dorong Inklusi Kripto

Jakarta, katakabar.com - Tokocrypto tegaskan komitmen untuk mendorong pertumbuhan industri kripto nasional melalui penguatan edukasi masyarakat. Langkah ini menjadi fokus utama perusahaan dalam rangka Bulan Literasi Kripto (BLK) 2026. Sebagai bagian dari BLK 2026, Tokocrypto menggelar rangkaian kegiatan edukasi offline di berbagai kota, antara lain Yogyakarta, Solo, Kebumen, Klaten, hingga melakukan kegiatan di Universitas Indonesia, Depok. Seluruh kegiatan tersebut telah diikuti lebih dari 300 peserta. Melalui program ini, Tokocrypto berupaya memperluas akses masyarakat terhadap pemahaman kripto yang lebih komprehensif. Ke depan, perusahaan berencana menjangkau lebih banyak kota untuk memperkuat literasi dan inklusi kripto di Indonesia. “Industri kripto hanya bisa tumbuh secara berkelanjutan jika masyarakat memahami manfaat, risiko, dan cara menggunakannya dengan bijak. Karena itu, edukasi akan terus menjadi fokus perusahaan,” kata CEO Tokocrypto, Calvin Kizana. Calvin mengatakan edukasi menjadi prioritas paling berdampak untuk memperluas inklusi kripto saat ini. Menurutnya, pemahaman yang baik menjadi fondasi penting agar masyarakat dapat mengenal aset digital secara lebih sehat dan bertanggung jawab. “Edukasi adalah pintu masuk kepercayaan. Pengguna perlu memahami apa itu kripto, bagaimana potensinya, serta apa saja risikonya sebelum mengambil keputusan investasi,” jelas Calvin. Fokus Edukasi dan Literasi Calvin menilai regulasi dan inovasi produk tetap memiliki peran penting dalam perkembangan industri kripto. Namun, dampak keduanya akan lebih kuat apabila masyarakat memiliki tingkat literasi yang memadai. “Regulasi dan inovasi produk tetap penting, tetapi manfaatnya akan lebih optimal ketika pengguna memahami cara kerja industri ini. Edukasi bisa langsung diterjemahkan menjadi aksi, mulai dari cara mengelola risiko, menjaga keamanan aset, hingga mengambil keputusan investasi yang lebih sehat,” sebutnya. Fokus pada edukasi juga sejalan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya literasi keuangan. Hasil survei oleh tim internal Tokocrypto menunjukkan sekitar 66% responden menganggap seseorang yang memahami keuangan pribadi lebih menarik. Angka tersebut mencerminkan pergeseran preferensi dalam menilai calon pasangan, tidak hanya dari aspek emosional, tetapi juga dari sisi rasionalitas dan stabilitas keuangan. Generasi Muda Sadar Kelola keuangan Di kalangan Generasi Z dan milenial, persentase tersebut lebih tinggi, masing-masing mencapai sekitar 76% dan 75 persen. Hal ini menunjukkan bahwa generasi muda semakin menyadari pentingnya kemampuan mengelola keuangan jangka panjang, termasuk memahami berbagai instrumen investasi seperti aset kripto. Pengetahuan tentang kripto kini juga mulai dipandang sebagai bagian dari literasi digital. Aset digital berbasis blockchain tidak lagi dianggap eksklusif bagi pelaku industri teknologi, tetapi semakin masuk ke arus utama sebagai bagian dari transformasi ekonomi digital. Meski demikian, Tokocrypto menekankan bahwa kepemilikan aset kripto saja tidak cukup. Yang lebih penting adalah kemampuan memahami dan menjelaskan risiko serta potensi dari aset digital tersebut. Calvin menyebut salah satu miskonsepsi terbesar yang masih perlu diluruskan adalah anggapan bahwa kripto merupakan jalan cepat untuk menjadi kaya.

Referral dan Derivatif Andalan Tokocrypto Dorong Aktivitas Investor Ekonomi
Ekonomi
Sabtu, 02 Mei 2026 | 16:03 WIB

Referral dan Derivatif Andalan Tokocrypto Dorong Aktivitas Investor

Jakarta, katakabar.com - Di tengah kondisi pasar kripto yang masih fluktuatif akibat tekanan global, Tokocrypto mendorong investor untuk terapkan strategi investasi yang lebih adaptif sekaligus memperkenalkan inovasi terbaru melalui program Referral 2.0. Program ini hadir sebagai upaya memperluas adopsi aset digital sekaligus memberikan peluang tambahan bagi pengguna untuk mendapatkan manfaat dari aktivitas trading. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jumlah investor aset kripto di Indonesia telah melampaui 21 juta akun pada awal 2026. Hingga Februari 2026, jumlah investor tercatat mencapai 21,07 juta akun, meningkat dari Januari yang sebesar 20,70 juta akun. Angka ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap ekosistem kripto tetap kuat meski pasar mengalami dinamika. Tetapi, di tengah pertumbuhan jumlah investor, aktivitas perdagangan justru mengalami penurunan. Nilai transaksi kripto pada Februari 2026 tercatat sebesar Rp29,4 triliun, turun dari Januari yang mencapai Rp37,29 triliun. Penurunan juga terjadi pada kapitalisasi pasar yang menyusut sekitar 14 persen menjadi Rp23,59 triliun. Kondisi ini mencerminkan pergerakan pasar kripto masih sangat dipengaruhi oleh sentimen global. CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menjelaskan volatilitas yang terjadi saat ini tidak terlepas dari faktor makroekonomi dan geopolitik global. “Ketegangan geopolitik seperti perang dagang antara Amerika Serikat dan China serta konflik di Timur Tengah mendorong sentimen risk-off di pasar keuangan global. Ditambah dengan kebijakan suku bunga tinggi di AS, likuiditas global menjadi lebih ketat sehingga memicu tekanan di pasar kripto,” ujar Calvin. Ia menambahkan fluktuasi yang terjadi merupakan bagian dari siklus pasar yang wajar. “Jika melihat tren beberapa tahun terakhir, lonjakan aktivitas pada 2024 dipicu oleh momentum Bitcoin halving, peluncuran ETF di AS, dan efek domino terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden AS. Sementara penurunan di 2025 hingga awal 2026 lebih merupakan fase normalisasi dan konsolidasi, bukan pelemahan fundamental industri. Fluktuasi ini menunjukkan bagaimana pergerakan harga kripto sangat berkaitan dengan kondisi ekonomi global maupun domestik,” jelasnya. Minat Investor Bergeser, Strategi Perlu Disesuaikan Perubahan kondisi pasar juga diikuti dengan pergeseran perilaku investor. Penurunan volume di pasar spot mulai diimbangi dengan meningkatnya minat terhadap instrumen derivatif, yang dinilai lebih fleksibel dalam menghadapi volatilitas. Instrumen ini memungkinkan pelaku pasar untuk mengambil posisi berdasarkan pergerakan harga tanpa harus memiliki aset secara langsung. Data menunjukkan volume perdagangan di pasar spot mengalami penurunan dari Rp24,33 triliun pada Februari menjadi Rp22,2 triliun pada Maret. Sebaliknya, pasar derivatif justru mencatatkan pertumbuhan, dari Rp3,88 triliun pada Februari menjadi Rp4,36 triliun pada Maret. Tren ini mengindikasikan adanya pergeseran minat investor menuju instrumen yang lebih adaptif terhadap kondisi pasar yang tidak stabil. “Kami melihat adanya pergeseran preferensi dari spot ke derivatif karena investor mencari instrumen yang lebih fleksibel dalam menghadapi pergerakan harga yang cepat. Derivatif memberikan opsi strategi yang lebih beragam, baik saat pasar naik maupun turun,” ucap Calvin. Melihat tren tersebut, Calvin mengungkapkan rencana untuk meluncurkan produk derivatif dalam waktu dekat. Langkah ini diambil untuk menjawab kebutuhan pasar yang semakin berkembang serta memberikan lebih banyak pilihan strategi bagi pengguna. “Pertumbuhan volume derivatif ini menjadi sinyal bahwa pasar semakin matang. Ke depan, kami ingin menghadirkan produk derivatif yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga mudah diakses oleh pengguna ritel, sehingga mereka bisa mengelola risiko dengan lebih baik di tengah kondisi pasar yang dinamis,” sebut Calvin. Tokocrypto Perkuat Ekosistem Lewat Program Referral Selain pengembangan produk, Tokocrypto juga menghadirkan fitur baru Referral 2.0 sebagai bagian dari strategi memperluas partisipasi masyarakat di industri kripto. Melalui program ini, pengguna dapat memperoleh komisi hingga 20 persen seumur hidup dari trading fee referral, sekaligus berkesempatan mengumpulkan reward tambahan dengan total hingga Rp200 juta setiap bulannya. Program ini dirancang untuk memberikan insentif yang lebih kompetitif sekaligus mendorong pertumbuhan komunitas pengguna secara organik. Kuota reward yang terbatas setiap bulan juga diharapkan dapat meningkatkan partisipasi aktif pengguna dalam memanfaatkan fitur tersebut. Calvin menilai inisiatif ini menjadi bagian dari upaya Tokocrypto dalam memperkuat literasi dan adopsi kripto di Indonesia. “Kami melihat minat masyarakat terhadap aset digital terus meningkat dan mulai mendekati pasar modal. Melalui program referral 2.0 dan pengembangan produk seperti derivatif, kami ingin memberikan lebih banyak akses dan peluang bagi masyarakat untuk terlibat di ekosistem kripto secara lebih luas,” bebernya. Di tengah pasar yang masih dinamis, Tokocrypto menekankan pentingnya pendekatan investasi yang disiplin dan berbasis strategi. Dengan kombinasi edukasi, inovasi produk, serta program insentif seperti referral, perusahaan optimistis dapat mendorong pertumbuhan industri kripto yang lebih sehat dan berkelanjutan di Indonesia.