Siak, katakabar.com - Belum genap sebulan memasuki tahun 2020, kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhula) sudah terjadi di Kabupaten Siak Provinsi Riau. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Siak mencatat, sejak awal Januari 2020, sudah 15 hektar lahan di Siak terbakar.

"Terakhir terjadi kebakaran lahan dua hari lalu seluas 4 hektar di Kampung Tumang, Kecamatan Siak dan Kampung Teluk Mesjid Kecamatan Sungai Apit labih kurang seluas 3 hektar," kata Kepala Bidang Damkar BPBD Siak, Irwan Pryatna , Minggu (19/1).

Semua yang terbakar merupakan lahan masyarakat. Kondisinya rata-rata lahan gambut.

Hingga kini, kata Irwan, dua lokasi yang terbakar tadi masih dilakukan pendinginan oleh timnya dibantu TNI/Polri dan Manggala Agni.

"Daerah yang rawan terbakar selama ini memang di dua kampung tadi. Selain itu, di wilayah Kecamatan Dayun dan Kandis. 15 hektar lahan yang terbakar itu, yang paling luas terjadi di empat daerah tersebut. Sisanya di Minas dan Sungai Mandau," ujarnya.

Kapolres Siak AKBP Doddy F Sanjata tak menampik data yang disodorkan BPBD Siak. Ia pun mengaku, Karhutla merupakan ancaman yang serius.

"Soal tersangka, masih dalam proses penyelidikan," katanya.