Belawan, Katakabar – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara memperkuat sinergi pemberantasan narkoba dengan menggandeng tokoh masyarakat dan tokoh agama di Medan Belawan, Rabu (6/5/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Muara Seafood itu dipimpin langsung Kepala BNNP Sumut, Brigjen Pol. Tatar Nugroho, didampingi Kombes Pol. Dr. Josua NAM Tampubolon. LA
Hadir pula tokoh masyarakat Haji Sailendra Damanik, Ustadz Muhammad Nabawi, serta pengurus Lembaga Asli Anak Belawan (LAAB).
Dalam diskusi tersebut, Brigjen Pol. Tatar Nugroho menegaskan bahwa penanganan narkoba di kawasan pesisir tidak cukup hanya mengandalkan penegakan hukum.
Menurutnya, keterlibatan tokoh agama dan masyarakat menjadi kunci penting untuk membangun kesadaran warga sejak dini.
“Belawan memiliki posisi strategis sebagai pintu gerbang ekonomi Sumatera Utara melalui jalur laut. Namun, wilayah ini juga rawan dimanfaatkan untuk penyelundupan narkoba. Karena itu, kolaborasi dengan masyarakat harus diperkuat,” ujarnya.
Pertemuan itu membahas sejumlah langkah strategis, mulai dari penguatan ketahanan keluarga, edukasi bahaya narkoba melalui kegiatan keagamaan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir agar tidak terjerat jaringan narkotika.
Kombes Pol. Josua NAM Tampubolon menambahkan, sinergi lintas sektor menjadi bagian penting dalam menciptakan keamanan lingkungan berbasis masyarakat atau community policing.
Sementara itu, Haji Sailendra Damanik dan Ustadz Muhammad Nabawi menyatakan kesiapan mendukung program BNNP Sumut demi menciptakan lingkungan Belawan yang bersih dari narkoba.
“Kami siap menjadi mitra BNNP untuk menjaga generasi muda pesisir agar terhindar dari bahaya narkoba,” tegas Haji Sailendra.
Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat koordinasi lapangan dan mendukung program rehabilitasi berbasis masyarakat di wilayah Medan Belawan.
BNNP Sumut Gandeng Tokoh Belawan Perkuat Perang Melawan Narkoba
Diskusi pembaca untuk berita ini