LANGKAT | KATAKABAR
Fungsi gawai atau android yang sudah jadi kebutuhan tiap kalangan memang bermanfaat sebagai alat komunikasi, bahkan lebih dari itu.
Tiap sektor di berbagai lini kehidupan pun tak luput dari Smartphone sebagai sarana informasi dan berbagai fungsi lain yang kerap memudahkan kebutuhan teknologi tiap individu.
Walau demikian, dari informasi yang dihimpun, penggunaannya yang berlebihan dinilai bisa memicu dampak psikologis, terlebih bagi anak-anak yang kecanduan gawai.
Babinsa Kodim 02/03 Langkat Sertu Betah Andi Eko Septono, mengatakan tak jarang menerima keluhan para orangtua yang mengaku bahwa anak-anak mereka kecanduan Android.
"Ketika melakukan komunikasi sosial dengan masyarakat sering saya dengar orangtua mengeluhkan soal anaknya yang ketagihan Gadget hingga tak melakukan apa-apa lagi selain sibuk dengan android mereka ," ujar Betah, Rabu (6/7/202)
Betah, panggilan akrab Babinsa 02/03 Langkat, menganggap perlunya sebuah alternatif lain yang bisa mengalihkan penggunaan Gadget berlebihan bagi anak.
"Bersama rekan-rekan saya, kami berpikir untuk menciptakan suatu kegiatan positif bagi anak-anak usia dini tingkat SD-SMP agar mereka tak terlalu fokus dengan Smart Phone," pungkasnya.
Betah mengungkapkan, dikatakannya, "Alhasil kami membuka Karate Dojo yang diikuti puluhan siswa/i. Kegiatan ini mampu menumbuhkan karakteristik bagi anak," pungkas Betah.
Taufik warga Binjai, mengucapkan terimakasih karena adanya kegiatan Karate Dojo Hokaido Kodim 02/03 Langkat yang mau membina dan mengajarkan hal-hal yang lebih membentuk sikap dan karakter anak agar tak berlebihan menggunakan Gadget.
Karate Bentuk Karakter Anak Sejak Dini
Diskusi pembaca untuk berita ini