Binjai, katakabar.com – Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Binjai, Senin (25/8/2025), mendadak ramai. Sejumlah pejabat Pemko Binjai dipanggil penyidik terkait dugaan penyimpangan Dana Intensif Fiskal (DIF) untuk program pengentasan kemiskinan.
Kepala Inspektorat Eka datang lebih dulu dengan wajah serius, disusul Kepala BPKAD Binjai, Erwin Toga Purba, yang tampak membawa map biru tebal. Sejumlah pegawai lain juga ikut hadir dengan membawa berkas.
“Ini sudah pemanggilan kesekian kalinya. Penyidik ingin memastikan penggunaan dana fiskal benar-benar sesuai aturan,” ujar sumber internal kejaksaan.
Kasus ini mencuat usai laporan dugaan ketidaksinkronan dokumen dengan realisasi lapangan. Masyarakat menduga ada penyimpangan anggaran, bukan sekadar kesalahan administrasi.
Kasi Intelijen Kejari Binjai, Noprianto Sihombing, membenarkan pemeriksaan tersebut.“Iya, terkait DIF,” ujarnya singkat.
Kini publik menanti, apakah dana yang seharusnya membantu warga miskin benar-benar diselewengkan, atau ada alasan lain di balik kegaduhan ini.()
Kepala BPKAD Binjai Diperiksa Kejari, Terkait Dana Intensif Fiskal
Diskusi pembaca untuk berita ini