Brusels, katakabar.com - Komisi Uni Eropa telah umumkan panduan tambahan untuk mendukung implementasi Peraturan Deforestasi Uni Eropa (EUDR).
Di samping itu, Komisi tersebut usulkan perpanjangan waktu pelaksanaan untuk perusahaan besar hingga 30 Desember 2025, dan bagi perusahaan mikro, serta kecil hingga 30 Juni 2026 mendatang.
Usulan ini dibuat berdasarkan masukan dari para pemangku kepentingan global yang menyatakan kekhawatiran tentang kesiapan mereka menghadapi aturan baru tersebut.
Panduan tambahan ini diharapkan dapat memberikan kejelasan bagi perusahaan dan otoritas penegak hukum dalam menerapkan peraturan tersebut.
Meski secara teknis perangkat implementasi sudah siap, Komisi Eropa mencatat beberapa mitra global, termasuk negara-negara anggota, belum sepenuhnya siap.
“Perpanjangan 12 bulan ini bakal memberikan waktu untuk memastikan implementasi yang efektif dan tepat,” kata Komisi Eropa melalui keterangan resmi, dilansir dari laman website resmi BPDPKS, Jumat (4/10) sore.
Panduan baru ini terdiri dari 11 bab yang mencakup berbagai isu penting, seperti definisi hukum, kewajiban ketertelusuran, serta aturan bagi perusahaan mikro dan kecil.
Terus, panduan ini mencakup pembaruan hukuman serta klarifikasi tentang konsep ‘degradasi hutan’ dan ‘operator’ dalam konteks hukum EUDR.
Tidak hanya itu, Komisi Uni Eropa perkenalkan kerangka kerja strategis untuk kerja sama internasional guna mendukung negara-negara yang terlibat dalam rantai pasokan pertanian bebas deforestasi.
Dalam kerangka ini, lima area tindakan prioritas, termasuk dukungan bagi petani kecil, bakal menjadi fokus utama.
Kerangka tersebut soroti delapan prinsip utama, termasuk pendekatan berbasis hak asasi manusia, untuk mendorong transisi yang adil dan inklusif.
Sebagai bagian dari implementasi, sistem IT khusus untuk pendaftaran uji tuntas oleh perusahaan akan mulai beroperasi pada November 2024.
Sistem ini dirancang untuk mempermudah perusahaan dan pedagang dalam mendaftarkan pernyataan uji tuntas mereka sebelum undang-undang resmi berlaku.
Komisi Eropa berharap Parlemen Eropa dan Dewan dapat menyetujui usulan perpanjangan waktu pelaksanaan ini sebelum akhir tahun, sehingga semua pemangku kepentingan dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik untuk menghadapi tantangan besar terkait deforestasi global.
Dengan panduan tambahan dan perpanjangan waktu yang diusulkan, Komisi Eropa optimis implementasi EUDR akan berjalan lancar.
Negara-negara mitra dan perusahaan diharapan memanfaatkan waktu tambahan ini untuk menyempurnakan persiapan mereka.
Di sisi lain, Komisi Eropa terus melakukan dialog dengan negara-negara terkait untuk memastikan kepatuhan, dan pelaksanaan yang efektif di masa datang.
Komisi UE Usulkan Penundaan Pelaksanaan Kebijakan EUDR Hingga Penghujung 2025
Diskusi pembaca untuk berita ini