Sergai|Katakabar.com
Sekedar informasi buat Bupati dan kapolres. Kegiatan ini sudah lama dipantau. Produksi beras di bekas Kilang Batu, Dusun 4B Desa Pematang Sijoman, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara (Sumut).
Ada truk container seringkali keluar masuk. Diduga membawa puluhan ton beras. Katanya, lokasi bekas Kilang Batu tersebut kini berubah menjadi Kilang Padi, Namanya Batik Jaya Sukses (BJS). Pemiliknya disebut bernama Akun.
Saat disambangi dan hendak dikonfirmasi mengenai dugaan kegiatan pengoplosan beras seperti di sebut warga sekitar, justru pekerja disana mengusir wartawan.
"Pihak kilang padi mengusir kami. Usir aja mereka keluar dan tentang beras itu bukan urusan wartawan, sampaikan, saya hanya pekerja pak. Mengenai beras tersebut saya tidak tahu, jadi lebih baik keluar aja, biar kami bisa bekerja,"tutur pekerja.
Enggak mau ribut para jurnalis akhirnya pergi.Usiran itu membuat Sekjend DPC Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI), Kabupaten Sergai, Dippan Novel Hutahuruk, angkat bicara.
Katanya, tidak seharusnya pihak pekerja bersikap demikian. Dikatakan, kalau selama ini dan hasil penelusuran serta keterangan warga, kalau beras yang dibawa pakai Truck Countiner tersebut bewarna coklat dan kekuningan.
"Sudah sering curiga dengan aktifitas gudang bekas kilang batu yang kini mengaku menjadi kilang padi tersebut kata warga sijonam. Dia juga bilang kalau beras yang dibawa pakai Truck Countiner itu bewarna coklatdan kekuning - kuningan. Tapi setelah keluar dari kilang itu berasnya berubah warna menjadi putih itu diapain ya,"kata warga sekitar kilang.
Mencurigakan Produksi Beras di Bekas Kilang Batu
Diskusi pembaca untuk berita ini