Doha, katakabar.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sekaligus Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, perhelatan FIFA World Cup Qatar 2022 bakal dimanfaatkan Kemenparekraf sebagai peluang Indonesia untuk melakukan promosi pariwisata dan produk ekonomi kreatif. 

“Indonesia In Shaa Allah memanfaatkan momentum World Cup yang menarik begitu banyak pengunjung dan penonton dari seluruh dunia untuk promosikan destinasi wisata dan produk ekonomi kreatif, ujar Sandiaga seperti dilansir dari website resmi Kemenparekraf RI, pada Minggu (4/12).

Kami berharap ujar mantan Cawapres ini, Piala Dunia FIFA sukses dan membawa banyak peluang serta potensi kolaborasi dan kerja sama antara kedua negara. Kita bisa ikut andil dalam menyiapkan produk-produk kreatif anak bangsa dan mempromosikannya kepada dunia.

Bentuk promosi tersebut dalam bentuk mengkampanyekan “It’s Time for Bali”, “Kick-off Your Wonderful Journey in Indonesia”, “Your Next Ultimate GOAL: Indonesia” dan “DIVE All The Excitement of Indonesia” dilengkapi dengan Bahasa Arab dan latar belakang Bali dan 5 Destinasi Super Prioritas, yakni Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang, bebernya.

Kampanye ini dilakukan sambungnya, melalui publikasi media luar ruang (DOOH) di tiga titik strategis berdekatan dengan stadium World Cup di Lusail Gateways, The Torch, Al Amiri Interchange & Bus Advertising dengan total estimasi viewer sebanyak 2,3 juta viewer. 

Aktivitas promosi ini diharapkan dapat meningkatkan awareness masyarakat internasional terhadap Indonesia dan memperkuat branding Indonesia sebagai destinasi unggulan dan penghasil produk ekonomi kreatif berkualitas yang wajib dikunjungi. 

Selain monitoring promosi branding Wonderful Indonesia pada media luar ruang yang dapat dilihat oleh seluruh wisatawan dunia yang datang ke Qatar dalam rangka FIFA World Cup 2022, Menparekraf juga melakukan business meeting dengan Qatar Airways, Qatar Investment Authority (QIA), Power International Holding (PIH), para travel agent dan tour operator Timur Tengah, serta pertemuan dengan diaspora dan para mahasiswa dan pelajar Indonesia di Doha, Qatar.

“Berbagai pertemuan bisnis yang dilakukan di Qatar ini diharapkan dapat mendatangkan minat para investor dan stakeholder terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia serta dapat menjalin kerja sama dengan mitra bisnis pariwisata di Qatar untuk mendukung kebangkitan ekonomi dan terbukanya lapangan kerja yang ditargetkan sebanyak 1,1 juta tahun ini dan 4,4 juta di tahun 2024,” jelasnya.

Pertemuan bisnis ini dilaksanakan sebagai upaya mewujudkan resiliensi sektor pariwisata dengan semangat 3G dari Menparekraf yaitu Gerak Cepat (Gercep), Gerak Bersama (Geber), dan Garap Semua Potensi Online (Gaspol).

Di Qatar, Menparekraf bakal berdiskusi dengan para diaspora pelaku ekonomi kreatif, terutama sektor kuliner untuk terus mendorong kuliner Indonesia hadir di mancanegara dan memberi nilai tambah bagi Indonesia. 

Banyaknya diaspora Indonesia di Qatar tentu dapat membantu tercapainya program Indonesia Spice Up the World. 

“Indonesia Spice Up the World memiliki target hingga 2024 mendatang, yakni hadirnya 4 ribu restoran Indonesia di luar negeri dan juga peningkatan nilai ekspor bumbu dan rempah menjadi 2 miliar dolar AS,” sebutnya.