Sekayu, katakabar.com - Setahun tekuni usaha pirimg dari lidi sawit Sri Anggaraini, seorang pengrajin bersama 30 anggota raup keuntungan.
Kesuksesan Sri sapaan akrab pengrajin Piring Lidi Sawit dari KUEP Perempuan Mandiri Desa Cipta Praja Kecamatan Keluang diketahui dari podcast special menyambut Hut Muba ke 68, Dinas Komunikasi dan informatika Kabupaten Musi Banyuasin, yang hadirkan para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) berdaya saing, inovatif dan kreatif.
Bersama host Radio Gema Randik 97 FM, Elisa Aniwana, Sri Anggaraini seorang pengrajin Piring Lidi Sawit dari KUEP Perempuan Mandiri Desa Cipta Praja Kecamatan Keluang menjabarkan dirinya baru setahun tekuni usaha ini, dan mampu meraup keuntungan bersama 30 orang anggotanya.
Di tengah tantangan ekonomi, cerita Sri, dilansir dari laman Musi Banyuasin, Selasa (24/9), para pengrajin Piring Lidi Sawit telah menunjukkan ketahanan dan inovasi mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Produk piring lidi sawit, yang dihasilkan dari bahan alami dan ramah lingkungan, semakin diminati konsumen yang peduli keberlanjutan.
Diceritakan Sri, bahan yang digunakan hasil mata pencarian di daerah mereka, yakni lidi sawit yang umurnya 20 tahun.
Kegiatan ini memberikan dampak positif, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan perekonomian lokal. Ini melalui pelatihan dan dukungan dari berbagai pihak, pengrajin berupaya untuk perluas pasar, dan meningkatkan kualitas produk.
"Hasil kerajinan sudah dipasarkan di beberapa daerah hingga ke Bali. Untuk harga, dari harga Rp15000, di mana jenisnya tidak hanya Piring Lidi Sawit tapi ada beragam, seperti wadah pensil cermin dan lainnya.
Nah, ujar Sri, untuk pemesanan bisa hubungi 'WA Sri 082179822500'.
Dijelaskan Sri, dengan teknik kerajinan tradisional yang diwariskan turun-temurun, pengrajin tidak hanya menciptakan barang berkualitas, tapi memberdayakan masyarakat lokal.
:Piring ini cocok digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari hidangan sehari-hari hingga acara spesial," terangnya.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Muba, Herryandi Sinulingga AP mengutarakan, kami berharap melalui Radio Gema Randik, Muba TV dan media sosial kominfo lainnya, UMKM di Musi Banyuasin seperti pengerajin piring lidi sawit dapat lebih dikenal masyarakat luas.
"Ini salah satu upaya kami dalam mendukung kebangkitan ekonomi lokal, sekaligus memperkenalkan inovasi-inovasi UMKM yang tidak hanya kreatif, tapi sehat dan memberdayakan masyarakat," ucap Herryandi.
Program Live Podcast #BangkitUmkmMuba menjadi bukti UMKM di Muba memiliki potensi besar untuk terus berkembang, dengan kreativitas, dan dukungan penuh dari berbagai pihak.
Setahun Tekuni Usaha Piring dari lidi Sawit Sri dan 30 Anggota Raup Keuntungan
Diskusi pembaca untuk berita ini