pengalaman penerima bantuan bpum

Sudah Terdaftar Online Tapi Dipersulit BRI

Medan |Katakabar.com

Ini sebuah pengalaman dari masyarakat penerima bantuan pemerintah. Sejauh ini kontrol dilakukan masih minim sehingga indikasi adanya penyimpangan acapkali terjadi. Seperti yang dialami, Sari Madonna. Ibarat sudah jatuh, malah tertimpa tangga.

Begitulah si pemilik usaha UMKM ayam penyet yang usahanya bangkrut karena dihajar pandemi. Wanita ini mengeluh karena dipersulit oleh BRI unit Serdang, Jalan HM Yamin Simpang Josua, Medan saat berusaha mencairkan bantuan pemerintah sebesar Rp1,2 juta tersebut.

Donna mengaku, dirinya datang ke bank setelah mencek melalui e-form BRI, bahwa benar dirinya mendapat bantuan produktif usaha mikro (bpum) untuk pengambilan 7 Desember selambatnya di BRI Tiga Panah, Karo. Namun dijelaska juga di e form, pengambilan bisa di unit mana saja seluruh BRI guna menghindari antrian karena masih dalam situasi covid.

“Namun anehnya saat saya ke bri unit serdang, petugas CS yg bernamaTani Gultom menyatakan dana itu sudah terblokir dan tak bisa diambil dengan berbagai alasan. Habis tenggat waktu,” kata Donna. Anehnya sambung Donna, kalau memang dananya terblokir, kenapa namanya masih terdaftar di e-form bri.

“Padahal saya tak ada mendapat pemberitahuan dari sms atau apapun. Aku pun tau pasca mendapat kabar, kalau bantuan cair. Dan di e form ada data bahwa diharapkan datang sebelum tanggal 7 Desember, ke bri tiga panah karo. Sedangkan saya sewaktu pengajuan bpum pakai alamat sesuai ktp serta mencantumkan nomor hp. Inikan aneh.. orang ktp medan kok nyasar ke bri tiga panah. Profesionalitas BRI ini bagaimana, layanan datanya bisa jadi diduga amburadul, ” terangnya.

Donna pun berharap kepada pihak berkompeten untuk membantu dirinya dan juga pelaku UMKM lain yang mungkin mengalami nasib sama.

‘Aneh kalilah, sudah terdaftar dan ada duitnya. Kok gak bisa cair…? Ada apa sebenarnya..? Apa kami diduga dipermainkan BRI atau ada unsur lainnya,” kata Donna menduga-duga.

Donna pun mengaku sedih karena merasa dipermainkan.“Padahal saya sudah ancang ancang mau buka kembali usaha ayam penyet dengan modal bantuam BPUM yang sempat tutup karena diterpa pandemi. Kemana lagi saya harus mengadu. Tolonglah kami rakyat kecil wahai pemerintah. Dengan uang segitu sangat berharga kepada kami para pedagang kecil untuk berusaha kembali,” tandasnya.

Sementara itu, bagian Costumer Service BRI unit serdang di Jalan Hm Yamin Simpang Josua, Tani Gultom yang dikonfirmasi wartawan, Senin (29/11) mengakui hal ini.

“Kita bukan mempersulit pak, cuma proseduralnya demikian. Kita tidak bisa mencairkannya,” kata Tani.Saat disinggung soal e form bri, atas nama Sari Madonna yang terdaftar, ia tak menampik.

“Memang betul pak.. cuma itu cuma sekedar penjadwalan pertanggal 7 desember. Bukan pengambilan dana. Karena dana sari madonna diblokir lantaran habis tahapan,”pungkas Tania Gultom.

Editor : Dedi

Berita Terkait