Toboali, katakabar.com - Gubernur Langsung Eksekusi Kerja Bersama Membangu Bangka Belitung disingkat Gule Kabung.

Itulah nama program Suganda Pandapotan Pasaribu, Penjabat Gubernur Bangka Belitung menyasar hingga ke pelosok desa.

Memasuki pekan kedua September 2023, Gule Kabung  bertandang ke sejumlah desa di Kecamatan Tukak Sadai, Kabupaten Bangka Selatan.

Di sana, Penjabat (Pj) Gubernur Bangka Belitung (Babel), Suganda Pandapotan Pasaribu secara simbolis menyerahkan sejumlah bantuan sarana dan prasarana Pertanian Holtikultura dan Perkebunan, penyerahan sertifikat tanah, bantuan kepada lansia dan penyandang disabilitas, dan penyerahan bantuan alat ekonomi produktif.

Bantuan itu diantaranya 1.000 bibit kelapa sawit berkualitas kepada Kelompok Tani Maju di Desa Pongok.

"Mudah-mudahan bisa membantu petani kelapa sawit mengembangkan usaha perkebunan guna meningkatkan kesejahteraan keluarga," ujarnya.

Selain itu, Suganda serahkan pupuk organik tanaman lada sebanyak 2.000 kilogram, power thresher untuk Gapoktan Terap Berjaya, bantuan peternakan tahun 2023 buat Kelompok Tani Sido Rukun Desa Pasir Putih berupa 8 ekor sapi bali betina dan 1 ekor sapi bali jantan.

Gapoktan Mekar Jaya Desa Jelutung 2 Kecamatan Simpang Rimba terima bantuan sebanyak 400 bibit durian. Untuk UMKM hortikultura Kelompok Tani Bikang Ceria ada pupuk organik 2.000 kilogram, dolomit 800 kilogram, NPK 200 kilogram, paranet 4 gulung.

Gapoktan Jaya Bersama Desa Malik terima bantuan pula, berupa bibit alpukat 1.400 batang, KRC Payung, pupuk organik 7.000 kilogram, dan dolomit 3.000 kilogram.

Ada pula bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni kepada masyarakat senilai Rp20 juta, kursi roda dan penyerahan Life Jacket untuk kapal penyebrangan sekitar Desa Pongok sebanyak 50 unit.

Paling seru di program Gule Kabung kali ini layanan kepada masyarakat, meliputi pasar murah, Samsat keliling, perpustakaan keliling, puskesmas untuk deteksi dini penyakit gigi dan mulut, pelayanan kesehatan hewan dan vaksin rabies, labkesda, BPJS Keliling, pelayanan SIM keliling, serta bazar.

"Gule Kabung bukti pemerintah hadir memberikan pelayanan publik yang kolaboratif secara langsung ke tengah-tengah masyarakat," jelasnya.

Cerita Suganda, untung ada program Gule Kabung, sebab banyak sekali hal yang kita ketahui, kita lakukan dan langsung kita atasi. Misalmya, masyarakat yang sakit, rumah tidak layak huni dan kemarin ada warga yang mengidap ODGJ (gangguan jiwa) yang terkurung 25 tahun. Kita turun membantu, termasuk  permasalahan stunting.

Program Gule Kabung sejalan dengan Program Aik Bakung milik Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid menimpali.

"Saya ngantor di desa, menyediakan pengobatan gratis dengan hanya menunjukan KTP, membantu perlengkapan dan seragam sekolah bagi siswa kurang mampu dan UMKM. Dan terserah orang bicara apa, yang penting kita memberikan bantuan tepat sasaran," tegasnya.

Program Gule Kabung sangat didambakan masyarakat. Ini tampak antusias masyarakat Pj Gubenur datang walau berpanas-panasan di bawah terik matahari, kata Kepala Desa Terap, Affandi wakili penerima bantuan.

"Kami sangat bahagia sekali, sebab program ini sangat diharapkan masyarakat. Ini program benar-benar menyentuh langsung masyarakat, dan mereka sudah melihat semua kesiapan pelayanan yang dilaksanakan," terangnya.

Affandi bilang adanya program ini pemerintah melihat langsung kebutuhan yang sangat diharapkan masyarakat, baik itu sarana infrastruktur, pertanian, perkebunan, hingga fasilitas pendidikan dan kesehatan.

"Mudah-mudahan dengan kedatangan bapak dapat memberi manfaat bagi masyarakat," harapnya.