Jakarta, katakabar.com - Gagal seleksi SNBT? Tidak perlu khawatir, Binus University tawarkan program kuliah 2,5 tahun langsung gapai karier. Apa saja kelebihannya?

Setiap tahunnya, ujian tertulis untuk seleksi masuk perguruan tinggi negeri atau PTN selalu menghadirkan kompetisi yang sengit. Sayangnya tidak semua peserta bisa memasuki program studi di kampus idaman mereka.

Tapi, mereka tidak perlu berkecil hati setelah pengumuman SNBT pada Juni 2024 lalu, sebab ada solusi alternatif dari Binus University. Hanya dengan berkuliah selama 2,5 tahun saja, mereka langsung bisa menggapai karier.

Mengapa mahasiswa yang gagal SNBT bisa mempertimbangkan tawaran terbaru dari Binus hanya kuliah 2,5 tahun, langsung gapai karir.

Berikut berbagai kelebihan untuk membantu mereka langsung wujudkan karier idaman:

1. Enrichment program langsung menggapai karier

Apa pun bidang pekerjaan yang ingin ditekuni oleh mahasiswa, Binus University pastikan mereka bisa segera menggapainya setelah lulus melalui enrichment program.

Program ini terdiri dari 7 track yang dapat dipilih sesuai minat dan rencana jangka panjang, seperti penelitian, pengabdian kepada masyarakat, studi ke luar negeri, magang di perusahaan, studi independen, mengambil jenjang studi lanjutan, dan merintis startup sendiri.

Selama menjalani enrichment program tersebut, mahasiswa belajar secara praktik untuk memperoleh, dan mengaplikasikan berbagai skill yang dibutuhkan industri.

Selain itu, Binus University tawarkan banyak fasilitas canggih dan terbaru seperti lab komputer, studio desain, dan lainnya untuk menunjang pembelajaran. Dengan demikian, mahasiswa akan langsung siap berkarier di bidang pilihan mereka setelah lulus.

2. Mobility Program dan Minor program beragam serta fleksibel

Selain mempelajari jurusan utama yang dipilih di awal, mahasiswa dapat mendalami ilmu di bidang lainnya untuk semakin mendukung minat mereka. Apalagi, Binus University memiliki sistem minor program yang fleksibel.

Contohnya, mahasiswa yang berkuliah di jurusan teknologi dapat mempelajari mata kuliah komunikasi lintas budaya, pengelolaan human capital di tempat kerja digital, dan masih banyak lagi yang berkaitan dengan bidang humaniora.

Binus University tawarkan Mobility Program, sehingga bagi mahasiswa yang berkuliah di BINUS @Malang atau BINUS @Bandung atau BINUS @Semarang dapat merasakan kuliah di kampus BINUS di kota lain ataupun sebaliknya selama satu tahun. Contohnya, mahasiswa jurusan komunikasi BINUS @Malang ingin merasakan kuliah di BINUS @Kemanggisan atau BINUS @Alam Sutera atau BINUS @Bekasi.

3. Network nasional dan global yang luas

Binus University telah bermitra dengan banyak kampus luar negeri, perusahaan multinasional, dan organisasi nirlaba terkenal di Indonesia. Hal ini sangat menguntungkan mahasiswa yang ingin menjalani program study abroad, magang untuk mengumpulkan pengalaman kerja, atau melakukan kegiatan pengabdian masyarakat. 

Selain mendapatkan keterampilan teknis yang diperlukan untuk bidang karier mereka, mahasiswa bisa merasakan secara langsung kultur yang berbeda agar siap menghadapi dinamika globalisasi.

4. Akreditasi yang mumpuni

Binus University menempati posisi 951 hingga 1000 dalam pemeringkatan QS World University Rankings 2025, naik dari posisi sebelumnya di peringkat 1001 hingga 1200.

Di Indonesia, Binus menempati posisi ke 10 perguruan tinggi terbaik dan perguruan tinggi swasta terbaik nomor satu yang masuk dalam pemeringkatan ini.

QS World University Rankings tahun ini menilai 1.503 institusi di seluruh dunia dan 26 institusi di Indonesia, menggunakan metodologi yang mencakup lima metrik dalam sembilan aspek, yakni Research and Discovery (academic reputation, citations per paper), Employability and Outcomes (employer reputation, employment outcomes), Learning Experience (faculty student ratio), Global Engagement (international faculty, international research network, international students), dan Sustainability (sustainability).

Pengakuan ini bentuk apresiasi atas komitmen Binus University dalam penyelenggaraan pendidikan.

Semua program studi di BINUS University telah mendapatkan akreditasi Baik Sekali hingga Unggul dari BAN-PT. Bahkan, beberapa di antaranya seperti di bidang Computer Science telah memiliki akreditasi dari lembaga pendidikan luar negeri, yaitu ASIIN, ABET, dan IABEE.

Tak hanya itu, program studi humaniora di Binus University telah terakreditasi oleh Higher Education Evaluation and Accreditation Council of Taiwan atau HEEACT.

Semua akreditasi tersebut, baik di tingkat nasional maupun internasional, sangat mempertimbangkan keseluruhan kurikulum dan tingkat penyerapan alumninya di industri.

Jadi, meski mahasiswa hanya perlu menjalani perkuliahan yang lebih singkat, mereka tetap bisa tenang karena kualitas pendidikannya sudah terjamin. Sehingga, mereka bisa langsung terjun ke industri setelah lulus.

Binus University memahami biaya pendidikan yang tinggi bisa menyurutkan minat calon mahasiswa untuk berkuliah.

Untuk menjawab kekhawatiran tersebut, Binus University menyediakan beasiswa parsial hingga penuh untuk para calon mahasiswa yang berprestasi. Bahkan, jenis beasiswa yang tersedia pun bermacam-macam, mulai dari akademik hingga non-akademik.

Misalnya, selain beasiswa dari hasil Tes Potensi Keberhasilan Studi atau TPKS, mahasiswa dapat mengajukan beasiswa prestasi olahraga (Student Athlete Scholarship), Binusfluencer untuk influencer media sosial, beasiswa berdasarkan nilai rapor sekolah, talent scouting, dan masih banyak lagi. Sehingga, apa pun pencapaian para mahasiswa, mereka bisa menikmati pendidikan yang lebih terjangkau.

Gagal diterima di kampus negeri idaman memang bisa menimbulkan rasa putus asa. Tapi, Binus University ingin mengajak generasi muda Indonesia agar tidak berkecil hati.

Lantaran ada alternatif lain berupa kuliah 2,5 tahun dengan program yang kaya akan kegiatan praktik dan memiliki jaringan yang luas. Apalagi, tersedia beasiswa untuk meringankan beban biaya kuliah. Dengan mendaftar, anak-anak muda dapat langsung mewujudkan karier mereka setelah lulus.

Kontak: Novi Andriani [email protected]