Transformasi Limbah Sawit dan Peternakan: Tangan Dingin Suparman Bangun KEBJ Sawit
Sawit
Rabu, 06 Mei 2026 | 15:16 WIB

Transformasi Limbah Sawit dan Peternakan: Tangan Dingin Suparman Bangun KEBJ

Bengkalis, katakabar.com - “Kita hidup dikelilingi raksasa industri sawit, pantang rasanya bila kita cuma diam tanpa berproses. Dengan akal dan tekad, limbah yang dulunya terbuang sia-sia kini menjadi kunci untuk memutus rantai ketergantungan.” Kalimat menggugah itu meluncur tegas dari Suparman Amir 48 tahun, sosok penggerak Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Bangko Jaya Sejahtera. Di tengah kepungan industri kelapa sawit yang masif, kelompok ini berhasil mentransformasi limbah sawit dan peternakan menjadi sumber daya bernilai tinggi bagi perikanan dan pertanian. Sebelum inovasi ini berkembang, aktivitas budidaya ikan dan pertanian di Desa Bangko Jaya berada dalam tekanan berat. Tingginya harga pakan pabrikan dan pupuk kimia membuat biaya operasional membengkak, bahkan menggerus hampir seluruh hasil panen. Di sisi lain, potensi limbah seperti solid sawit, abu boiler, dan kotoran ternak yang melimpah belum mampu dimanfaatkan akibat keterbatasan pengetahuan dan teknologi. Berangkat dari kegelisahan tersebut, Suparman bersama anggota Pokdakan mulai menggagas solusi berbasis potensi lokal. Inisiatif cemerlang warga ini kemudian disambut baik PT Pertamina Hulu Rokan (PHR). Perusahaan hulu migas ini hadir sinergikan langkah warga dengan program Desa Energi Berdikari (DEB). Melalui program pendampingan ini, Pokdakan Bangko Jaya Sejahtera mendapatkan pelatihan pembuatan pakan mandiri, manajemen keuangan, hingga produksi probiotik. Hadirnya fasilitas seperti mesin pencacah pakan, alat penepung, serta fasilitas Solar Dryer House turut mempercepat proses produksi pakan yang lebih higienis dan efisien. Dengan memanfaatkan limbah sawit sebagai bahan utama, kelompok ini berhasil memproduksi pakan ikan mandiri dengan formulasi yang teruji. Sebagai langkah turunan, mereka turut mengembangkan pupuk kompos organik berbasis bio slurry dari reaktor biogas yang diproses secara optimal menggunakan energi surya. Perubahan nyata pun dirasakan. Biaya pakan ikan berhasil ditekan hingga 40 persen, dari sebelumnya Rp15-16 ribu per kilogram menjadi sekitar Rp8-9 ribu per kilogram. Dari 10 kolam bioflok aktif, produksi lele kini mencapai ±537 kilogram per siklus panen. Tercatat total keuntungan mencapai Rp64,4 juta dan peningkatan pendapatan rata-rata anggota sebesar Rp6,4 juta per siklus. Di sektor pertanian, penggunaan pupuk organik mandiri mampu mengurangi biaya pembelian pupuk kimia hingga 50%, sekaligus meningkatkan kesuburan tanah dan hasil panen. Manager CID PHR Regional 1, Iwan Ridwan Faizal, mengatakan keberhasilan ini menjadi contoh nyata bagaimana inisiatif akar rumput dapat menjadi katalis perubahan yang berkelanjutan. “PHR percaya kekuatan pembangunan desa terletak pada inisiatif masyarakatnya. Melalui kolaborasi erat dengan kelompok masyarakat, kami memfasilitasi inovasi berbasis potensi lokal yang meningkatkan nilai ekonomi sejalan dengan prinsip penguatan kemandirian serta ketahanan lingkungan masyarakat,” ujar Iwan. Ke depan, Pokdakan Bangko Jaya Sejahtera berkomitmen untuk terus mengembangkan inovasi mereka, termasuk membuka peluang komersialisasi produk pakan dan pupuk mandiri setelah memenuhi standar regulasi. Transformasi ini menjadi bukti bahwa dari desa, lahir solusi nyata untuk kemandirian ekonomi sekaligus pelestarian lingkungan. Tentang PHR Zona Rokan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah  Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018. Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021. Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan WK Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041. Daerah operasi WK Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). WK Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina. Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan.

PTPN Group Rescep Bangun Gedung Sekolah di Rohul Pasca Terbakar Riau
Riau
Minggu, 26 April 2026 | 17:13 WIB

PTPN Group Rescep Bangun Gedung Sekolah di Rohul Pasca Terbakar

Rokan Hulu, katakabar.com - Holding Perkebunan Nusantara melalui entitasnya, yakni PTPN IV PalmCo Regional III, menunjukkan respons cepat (Rescep) membantu pemulihan sarana pendidikan yang terdampak musibah kebakaran di Kabupaten Rokan Hulu, Riau. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PTPN IV PalmCo Regional III menyalurkan bantuan sebesar Rp199 juta untuk mendukung pembangunan kembali SDN 011 Desa Langkitin yang sebelumnya terbakar. Bantuan tersebut diserahkan Region Head PTPN IV Regional III, Bambang Budi Santoso, didampingi Business Support Head, Achmedi Akbar, kepada Wakil Bupati Rokan Hulu, Syafarudin Poti. Wakil Bupati Rokan Hulu, Syafarudin Poti, menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan respons cepat PTPN IV PalmCo membantu masyarakat, khususnya di sektor pendidikan. “Kami sangat mengapresiasi PTPN yang telah membantu membangun kembali sekolah yang terbakar. Jika menunggu biaya dari APBD, tentu harus melalui proses pengajuan dan pembahasan yang memerlukan waktu. Alhamdulillah PTPN dapat membantu lebih cepat,” jelasnya. Menurutnya, hubungan antara PTPN IV dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu selama ini terjalin dengan baik. Sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha menjadi faktor penting dalam mempercepat pembangunan daerah. “Sekali lagi terima kasih telah membantu pembangunan kampung kita ini dan memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat di Rokan Hulu. Bukan hanya di bidang pendidikan, tetapi juga keagamaan, kesehatan, dan kegiatan sosial lainnya. Daerah kita masih membutuhkan dukungan pembangunan, termasuk pembangunan infrastruktur,” ucap Wabup Rokan Hulu. Region Head PTPN IV Regional III, Bambang Budi Santoso, menegaskan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap dunia pendidikan serta komitmen untuk hadir bersama masyarakat di sekitar wilayah operasional. “Kami turut prihatin atas musibah kebakaran yang menimpa SDN 011 Desa Langkitin. Untuk itu, atas arahan Dirut PalmCo, kami bergerak cepat, dan melalui bantuan ini kami berharap proses pembangunan kembali sekolah dapat berjalan lebih cepat sehingga anak-anak dapat kembali belajar dengan nyaman. PTPN IV PalmCo berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan,” sebut Bambang.

Right System, Right Expert: Peran Strategis Sistem Informasi Bangun Proses Bisnis Berkelanjutan Pendidikan
Pendidikan
Sabtu, 18 April 2026 | 20:10 WIB

Right System, Right Expert: Peran Strategis Sistem Informasi Bangun Proses Bisnis Berkelanjutan

Jakarta, katakabar.com - Di tengah percepatan transformasi digital, kebutuhan akan sistem yang terintegrasi dan talenta yang kompeten semakin menjadi prioritas bagi organisasi. Proses bisnis modern kini tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kehadiran ahli Sistem Informasi yang mampu mengelola dan mengoptimalkan teknologi tersebut secara strategis. Sistem informasi memainkan peran penting memastikan proses bisnis berjalan secara efisien, akurat, dan adaptif. Dengan sistem yang tepat, organisasi dapat mengelola data secara real-time, meningkatkan kualitas pengambilan keputusan, serta mengintegrasikan berbagai fungsi bisnis dalam satu ekosistem yang terhubung. Tetapi, implementasi teknologi yang optimal membutuhkan dukungan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi yang relevan. Ahli Sistem Informasi hadir sebagai penghubung antara kebutuhan bisnis dan solusi teknologi, mulai dari analisis proses bisnis hingga perancangan sistem yang sesuai dengan kebutuhan industri. Seiring dengan meningkatnya kompleksitas kebutuhan bisnis, sertifikasi profesional menjadi salah satu indikator penting dalam menjamin kualitas kompetensi. Sertifikasi seperti Business Analysis, IT Service Management, IT Governance, Enterprise Resource Planning (ERP), hingga Project Management menjadi nilai tambah yang menunjukkan kesiapan profesional dalam menghadapi tantangan dunia kerja. Menjawab kebutuhan tersebut, Binu University melalui School of Information Systems menghadirkan program pendidikan yang dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kombinasi pengetahuan bisnis dan teknologi. Sebagai bagian dari School of Information Systems Binus University, mahasiswa mendapatkan pembelajaran yang berfokus pada pengembangan kompetensi digital yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Kurikulum yang diterapkan mengintegrasikan berbagai bidang strategis, seperti: Business Intelligence Enterprise Resource Planning (ERP) Digital Automation Technology User Experience (UX) Cloud Computing IT Governance Selain itu, School of Information Systems juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman nyata melalui Enrichment Program, yang mencakup magang, proyek industri, serta pembelajaran berbasis praktik. Pendekatan ini memastikan lulusan dari School of Information Systems BINUS University tidak hanya memiliki pemahaman teoritis, tetapi juga kesiapan praktis yang dibutuhkan di dunia kerja. “Dalam era digital, keberhasilan bisnis ditentukan oleh kemampuan dalam mengintegrasikan sistem yang tepat dengan talenta yang kompeten. Oleh karena itu, peran institusi pendidikan seperti School of Information Systems menjadi sangat penting dalam mencetak profesional yang siap menghadapi tantangan industri,” ujar perwakilan Binus University. Dengan komitmen untuk terus menghadirkan pendidikan yang inovatif dan adaptif, Binus University melalui School of Information Systems berperan dalam mempersiapkan generasi profesional yang mampu mendukung transformasi digital di berbagai sektor industri.

Dukung Ekosistem MBG Krakatau Steel dan Kemendes PDT Bangun Desa Tematik Nusantara
Nusantara
Sabtu, 18 April 2026 | 18:11 WIB

Dukung Ekosistem MBG Krakatau Steel dan Kemendes PDT Bangun Desa Tematik

Jakarta, katakabar.com - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk atau Krakatau Steel Group (KRAS) perkuat komitmen dukung program prioritas nasional melalui audiensi strategis dengan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Yandri Susanto. Pertemuan ini membahas integrasi industri baja dengan pengembangan desa tematik yang diproyeksikan sebagai pilar pendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Integrasi Desa Tematik Ketahanan Pangan Direktur Utama Krakatau Steel, Dr. Akbar Djohan, menyampaikan bahwa perusahaan siap menyelaraskan langkah dengan rencana Kementerian Desa dalam membangun ekosistem desa di wilayah Serang. Menteri Desa mengarahkan agar desa-desa tersebut memiliki fokus komoditas spesifik atau tematik, seperti pusat produksi telur ayam dan sektor pertanian, guna menjamin ketersediaan pasokan pangan bagi program MBG di masa depan "Sinergi ini langkah nyata dalam memastikan industri nasional dan pembangunan perdesaan berjalan beriringan. Kami berkomitmen mendukung penuh inisiatif Bapak Menteri dalam menjadikan desa di sekitar area operasional sebagai sentra produksi pangan yang mandiri," ujar Dr. Akbar Djohan yang juga menjabat sebagai Chairman IISIA dan ALFI/ILFA. Percepatan Infrastruktur Sosial dan Aksesibilitas Selain fokus pada ketahanan pangan, Krakatau Steel dan Kemendes PDTT juga menyepakati percepatan rehabilitasi Jembatan Cigedung – Cikolelet sebagai prioritas infrastruktur sosial. Proyek ini merupakan manifestasi misi TJSL Krakatau Steel dalam membangun konektivitas di wilayah penyangga, guna mengatasi hambatan geografis serta mempererat keterhubungan antara pusat industri dengan pemukiman warga. Perbaikan jembatan ini menjadi krusial untuk menjamin keamanan mobilitas harian, khususnya bagi anak sekolah dan kendaraan roda dua. Selain meningkatkan keselamatan di jalur vital, penguatan aksesibilitas ini diharapkan memperlancar distribusi hasil bumi dari desa-desa tematik, sehingga keberadaan industri memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat sekitar secara berkelanjutan. Pengembangan Kawasan dan Komitmen Berkelanjutan Dalam aspek pengembangan kawasan, Mendes PDTT Yandri Susanto menyatakan dukungannya terhadap percepatan pembebasan lahan seluas 425 hektar dengan potensi perluasan hingga 2.000 hektar di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) 3. Selain itu, pertemuan ini turut membahas pengembangan Pelabuhan Kramat sebagai pusat pemrosesan kapal bekas (scrap ships), di mana material besi bekasnya akan diserap kembali sebagai bahan baku produksi Krakatau Steel yang lebih efisien. Melalui penguatan kolaborasi ini, Krakatau Steel dan Kementerian Desa berkomitmen untuk terus mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam menciptakan nilai tambah bagi masyarakat melalui integrasi sektor industri, logistik, dan pemberdayaan ekonomi desa yang berkelanjutan bagi kemajuan nasional.

Akselerasi Ketahanan Pangan, PTPN I Bangun Ekosistem Terintegrasi di Bone Nusantara
Nusantara
Minggu, 12 April 2026 | 15:13 WIB

Akselerasi Ketahanan Pangan, PTPN I Bangun Ekosistem Terintegrasi di Bone

Bone, katakabar.com – PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), subholding dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), terus perkuat perannya dukung ketahanan pangan nasional melalui pengembangan hilirisasi terintegrasi di wilayah Indonesia Timur. Upaya tersebut ditandai dengan kegiatan site visit lahan sekaligus penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang dilaksanakan di Kebun Camming, Kabupaten Bone, di awal April 2026 lalu. Inisiatif ini menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem industri peternakan ayam terintegrasi yang modern dan berkelanjutan. Kerja sama strategis ini melibatkan tiga entitas utama, yakni PTPN I, PT Berdikari, dan PT UGI Agri Harapan Indonesia. Kolaborasi tersebut dirancang untuk mengintegrasikan kekuatan aset lahan perkebunan, teknologi peternakan, serta akses pasar dalam satu rantai pasok yang terstruktur dan efisien. Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, menegaskan inisiatif ini tidak hanya berorientasi pada pengembangan bisnis, tetapi juga merupakan bagian dari kontribusi BUMN dukung kedaulatan pangan nasional. "Kerja sama ini adalah bentuk sinergi murni untuk kemaslahatan bersama. Kami memberikan dukungan penuh agar target pembangunan infrastruktur krusial seperti Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU), fasilitas cold storage, hingga unit feedstock, dapat berdiri kokoh dan mulai beroperasi dalam satu tahun ke depan," ujar Teddy. Dukungan terhadap percepatan program ini juga datang dari Pemerintah Pusat. Direktur Hilirisasi Hasil Peternakan Kementerian Pertanian RI, Dr. drh. Makmun, MSc, menjelaskan proyek di Bone menjadi perhatian langsung Menteri Pertanian, sehingga proses perizinan diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan efektif. "Kami sepakat untuk bergerak cepat. Peresmian kerja sama langsung di lokasi ini adalah instrumen hukum penting bagi kami untuk mengakselerasi segala perizinan yang dibutuhkan, sehingga manfaat program ini dapat segera dirasakan oleh masyarakat luas," kata Makmun. Dari sisi mitra, PT Berdikari, menyatakan kesiapan dukung implementasi proyek, khususnya pada aspek teknologi dan distribusi. Direktur Keuangan & SDM PT Berdikari, M. Kaspiyah, menilai sinergi antara pemanfaatan lahan PTPN dan keunggulan teknis Berdikari menjadi faktor kunci dalam keberhasilan program hilirisasi ini. Rangkaian kegiatan ditutup dengan peninjauan lapangan guna memastikan kesiapan lahan sebagai fondasi utama pelaksanaan program. Dengan dukungan berbagai pihak, termasuk PT Tiran Nusantara Grup dan PT UGI Agri Harapan Indonesia, proyek ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan industri peternakan terintegrasi yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan. Sejalan dengan arah transformasi Holding Perkebunan Nusantara, penguatan hilirisasi dan integrasi bisnis menjadi salah satu strategi utama dalam menciptakan nilai tambah serta memperluas kontribusi perusahaan terhadap ketahanan pangan nasional.

Kementerian PU Bangun 245 Unit Huntara di Batangtoru Fasilitas Lengkap Layak Huni Nasional
Nasional
Jumat, 03 April 2026 | 22:05 WIB

Kementerian PU Bangun 245 Unit Huntara di Batangtoru Fasilitas Lengkap Layak Huni

Tapanuli Selatan, katakabar.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus selesaikan pembangunan hunian sementara (Huntara) bagi masyarakat terdampak bencana banjir di wilayah Sumatra. Salah satu fokus utama percepatan pembangunan ini adalah proyek Huntara Batangtoru yang berlokasi di Desa Napa, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara. Hingga saat ini, progres fisik pembangunan telah menembus angka lebih dari 70 persen. Upaya percepatan ini dilakukan agar masyarakat terdampak dapat segera meninggalkan tenda darurat dan beralih ke hunian yang lebih layak, selaras dengan arahan Presiden RI, H Prabowo Subianto. Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan penyelesaian huntara menjadi prioritas utama pemerintah dalam fase pemulihan pascabencana. “Yang terpenting masyarakat bisa masuk ke rumah, keluar dari tenda. Kita dorong percepatan pembangunan hunian-hunian sementara di beberapa tempat, agar masyarakat bisa tinggal dengan aman dan layak,” kata Menteri PU, di penghujunga Februari 2026. Di Kecamatan Batangtoru, Kementerian PU membangun sebanyak 245 unit huntara yang terbagi ke dalam 21 blok untuk menampung sekitar 245 Kepala Keluarga (KK) terdampak bencana. Dalam pelaksanaannya, proyek ini menerapkan pendekatan teknis yang efektif dan efisien melalui penggunaan sistem modular. Bangunan huntara menggunakan struktur rangka baja ringan yang dirancang kokoh sehingga dapat dibangun dengan cepat tanpa mengurangi standar mutu konstruksi. Untuk mengakselerasi pekerjaan di lapangan, sejumlah alat berat seperti excavator, concrete mixer (car mix), dump truck, bulldozer, dan vibro roller turut dikerahkan secara optimal. Seluruh pelaksanaan pekerjaan ini dilakukan secara bertahap dengan senantiasa mengedepankan kecepatan, kualitas, serta keselamatan kerja. Selain membangun hunian, Kementerian PU juga memastikan kawasan Huntara Batangtoru mampu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa tinggal sementara. Lantaran itu, kawasan ini turut dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung yang terintegrasi. Fasilitas tersebut mencakup sarana ibadah berupa musala, gedung serbaguna, ruang komunal, hingga fasilitas sosial seperti lapangan futsal dan taman bermain anak. Ketersediaan utilitas dan kebersihan lingkungan juga dijamin melalui pembangunan toilet komunal, penyediaan instalasi listrik dan pencahayaan yang memadai, serta ketersediaan jaringan air bersih dan sanitasi yang layak. Kementerian PU berkomitmen kuat untuk memastikan hunian sementara ini dapat segera dihuni. Langkah strategis ini merupakan bagian tak terpisahkan dari percepatan pemulihan pascabencana yang bertujuan menjaga keberlanjutan pelayanan dasar dan kelayakan hidup lingkungan bagi seluruh warga terdampak. Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak - Berdampak” menjalankan Asta Cita dari Presiden RI, H Prabowo Subianto.

Community Engagement Berbasis Data Strategi Baru Brand Bangun Loyalitas Konsumen Ekonomi
Ekonomi
Minggu, 29 Maret 2026 | 22:15 WIB

Community Engagement Berbasis Data Strategi Baru Brand Bangun Loyalitas Konsumen

Jakarta, katakabar.com - Di tengah lanskap digital yang semakin kompetitif, strategi pendekatan brand dalam menjangkau audiens terus berkembang. Kalau sebelumnya brand berfokus tingkatkan eksposur, dan kampanye bersifat satu arah, kini banyak brand yang mulai membangun komunitas secara aktif. Melalui komunitas, brand dapat menciptakan keterikatan emosional, mengembangkan percakapan dua arah, serta menghadirkan interaksi yang lebih relevan dan berkelanjutan dengan audiensnya. Pendekatan ini yang menjadi fondasi kerja sama perusahaan penyedia layanan customer experience dan bisnis digital, transcosmos Indonesia (TCID) dengan salah satu perusahaan FMCG terbesar di Indonesia membangun sebuah platform digital kuliner yang lengkap dengan ekosistem komunitas untuk para pecinta kuliner dan resep masakan. Sebagai partner strategis digital perusahaan FMCG tersebut, TCID berperan merancang dan menjalankan strategi community engagement berbasis data yang mengintegrasikan teknologi Customer Data Platform (CDP) dan Customer Engagement Platform (CEP). Melalui pendekatan ini, platform digital kuliner dari perusahaan FMCG ini tidak hanya menyediakan konten resep bersifat satu arah, tetapi berkembang menjadi ruang interaksi yang dinamis dan mendorong partisipasi aktif bagi para penggunanya. Mengutip laporan “State of the CDP 2024” lalu, sekitar 91 persen pengguna CDP menilai teknologi ini penting dalam menciptakan pengalaman pelanggan yang relevan berbasis data secara real-time, sedang 79 persen perusahaan berhasil mencapai ROI waktu kurang dari 12 bulan setelah implementasi CDP. Vice President Director transcosmos Indonesia, Ardi Sudarto, menyampaikan, dii era digital saat ini, komunitas bukan lagi sekadar audiens, tetapi telah menjadi bagian penting dari pertumbuhan brand. Komunitas yang dikelola dengan pendekatan community engagement yang tepat dapat berkembang menjadi ekosistem yang memberikan nilai nyata bagi brand maupun anggotanya. "Dalam membangun ekosistem komunitas di platform kuliner digital, CDP dan CEP membantu TCID memahami perilaku, serta preferensi anggota yang telah bergabung. Teknologi Customer Data Platform (CDP) memungkinkan pengumpulan dan integrasi data anggota dari berbagai sumber, yang kemudian diolah untuk mengidentifikasi preferensi, pola interaksi, hingga minat spesifik tiap anggota," ujar Ardi. Selanjutnya, kata Ardi, melalui Customer Engagement Platform (CEP), data tersebut dimanfaatkan untuk merancang strategi komunikasi dan aktivitas engagement yang lebih relevan dan personal, mulai dari penyajian konten yang dipersonalisasi hingga pengelolaan kampanye yang lebih terarah. "Implementasi teknologi ini sangat efektif pengembangan ekosistem komunitas yang fokus pada kontribusi anggota komunitas dalam pembuatan konten. Melalui berbagai kampanye tematik berbasis user-generated content (UGC), anggota didorong untuk membagikan kreasi resep mereka sebagai bagian dari interaksi di dalam platform," jelasnya. Sepanjang kuartal ketiga tahun lalu, cerita Ardi, tercatat peningkatan konten resep yang diunggah oleh member sebesar 45 persen jika dibandingkan pada periode sebelumnya. Kontribusi ini tidak hanya memperkaya konten, tetapi juga memperkuat keterikatan anggota komunitas terhadap platform. Selain itu, ucapnya, TCID juga menambahkan fitur dalam platform digital tersebut untuk anggota komunitas berupa kanal informasi yang melibatkan ahli gizi profesional. Melalui fitur ini, anggota dapat memperoleh edukasi terkait komposisi makanan, nutrisi, hingga pola hidup sehat yang disesuaikan dengan preferensi dan kebutuhan individu. Pendekatan ini menghadirkan pengalaman yang lebih relevan bagi semua anggota. Tidak hanya melalui aktivitas digital, strategi community engagement ini juga diperluas melalui berbagai kegiatan offline di beberapa kota di Indonesia. Kegiatan tersebut meliputi kelas memasak dan sesi berbagi inspirasi kuliner yang melibatkan member komunitas secara langsung. Hal ini tidak hanya memperkuat koneksi antar member, tetapi juga menghadirkan pengalaman komunitas yang lebih nyata. Pendekatan community engagement yang terintegrasi ini berkontribusi pada pertumbuhan platform secara keseluruhan. Jumlah member baru di Q3 tahun 2025 lalu tercatat meningkat hingga 149 persen. Aktivitas digital platform juga menunjukkan tren positif dengan peningkatan website traffic sebesar 31 persen dan hampir 10 persen returning visitors. Di sisi aplikasi, tercatat Monthly Active Member (MAM) rate yang stabil di 77 persen, mencerminkan tingkat keterlibatan anggota yang berkelanjutan, mencerminkan keterlibatan audiens yang berkelanjutan. Selain fokus pada engagement, TCID juga mengakomodasi kebutuhan brand dalam memperhatikan aspek loyalitas pelanggannya. Hal ini diwujudkan melalui program loyalty point sebagai bagian dari inovasi teknologi serta pemberian penghargaan kepada pelanggan setia sebagai bentuk apresiasi nyata. Lebih jauh, dampak dari strategi keseluruhan juga tercermin pada performa bisnis. Tercatat adanya konversi transaksi di e-commerce, yang meningkat sebesar 30 persen. Hal ini menunjukkan komunitas tidak lagi berperan sebatas sebagai kanal interaksi, tetapi juga menjadi penggerak nilai bisnis. “Keunggulan strategi community engagement terletak pada keseimbangan antara pemanfaatan teknologi dan sentuhan manusia. Dalam pelaksanaannya, kami menggabungkan kekuatan data, platform digital, serta kapabilitas tim yang memahami dinamika perilaku komunitas. Kombinasi antara people and technology inilah yang menjadi pembeda TCID dalam membantu brand membangun komunitas yang aktif, sehat, dan berkelanjutan,” tambah Ardi. transcosmos Indonesia penyedia layanan customer experience dan bisnis digital yang merupakan anak perusahaan dari transcosmos Inc., perusahaan yang berpusat di Jepang dan berdiri sejak tahun 1966. transcosmos Indonesia menghadirkan layanan terpadu untuk mendukung berbagai aspek bisnis klien, termasuk teknologi CX. Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi website transcosmos Indonesia, Instagram transcosmos Indonesia, dan LinkedIn transcosmos Indonesia.

Bupati Syah Afandin Ajak Insan Pers Bersinergi Membangun Langkat Politik
Politik
Kamis, 12 Maret 2026 | 10:28 WIB

Bupati Syah Afandin Ajak Insan Pers Bersinergi Membangun Langkat

Langkat, Katakabar.com - Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH mengajak insan pers untuk terus bersinergi bersama Pemerintah Kabupaten Langkat dalam membangun daerah. Ajakan tersebut disampaikan saat kegiatan buka puasa bersama puluhan wartawan yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Kamis (12/3/2026).

Profesional Muda Bangun KAN Strategic di Batam Lifestyle
Lifestyle
Sabtu, 28 Februari 2026 | 12:00 WIB

Profesional Muda Bangun KAN Strategic di Batam

Batam, katakabar.com - KAN Strategic resmi hadir di Batam pada Agustus 2025 sebagai mitra strategis bagi pelaku usaha yang ingin bertumbuh dengan fondasi yang kuat. Didirikan oleh Khusuf Komarhana, praktisi hukum dan kepatuhan korporasi, KAN Strategic berfokus pada manajemen hukum, kepatuhan, pengembangan bisnis, dan tata kelola perusahaan. Dengan pendekatan strategis yang disesuaikan dengan tahap pertumbuhan setiap usaha, KAN Strategic mendampingi pebisnis pemula, UMKM, hingga investor regional untuk membangun struktur bisnis yang sehat, adaptif, dan siap berkembang di pasar Indonesia. Setiap bisnis selalu dimulai dari mimpi. Ada yang ingin membangun usaha keluarga, ada yang ingin membawa produknya menembus pasar regional, ada juga yang ingin membangun sesuatu yang berdampak lebih besar dari dirinya sendiri. Di Batam, mimpi-mimpi itu tumbuh cepat. Kotanya dinamis, peluangnya terbuka, dan semangat wirausahanya terasa. Tapi pertumbuhan yang sehat tetap butuh arah, struktur, dan partner yang tepat termasuk strategi legal yang disesuaikan dengan tahap pertumbuhan bisnis itu sendiri. Dari kebutuhan itulah KAN Strategic hadir. Di balik berdirinya KAN Strategic adalah Khusuf Komarhana, seorang praktisi hukum dan kepatuhan korporasi yang selama bertahun-tahun terlibat langsung dalam pengelolaan regulasi, kontrak, dan tata kelola perusahaan di berbagai sektor industri. Pengalaman tersebut membentuk satu keyakinan: tidak semua pendekatan yang digunakan perusahaan besar bisa langsung diterapkan pada bisnis yang baru tumbuh. Setiap usaha punya fase, kapasitas, dan kebutuhan strategis yang berbeda. Alih-alih melihat hukum sebagai sesuatu yang kaku dan menakutkan, Khusuf melihatnya sebagai fondasi yang bisa membantu bisnis bertumbuh lebih percaya diri dengan struktur yang cukup kuat untuk melindungi, namun tetap luwes untuk berkembang. “Saya percaya setiap usaha punya potensi besar. Tugas kami bukan hanya memastikan semuanya rapi secara legal, tapi membantu klien merasa yakin dengan langkah yang mereka ambil dengan strategi yang masuk akal untuk tahap mereka sekarang,” ujarnya. Lebih dari Sekadar Layanan KAN Strategic bukan firma hukum. Layanannya mencakup manajemen hukum dan kepatuhan usaha, pengembangan bisnis, tata kelola perusahaan, komunikasi publik, hingga branding. Tetapi pendekatannya tetap sederhana: mulai dari percakapan. Bagi KAN Strategic, hubungan dengan klien bukan transaksi jangka pendek, melainkan perjalanan bersama. Dari tahap ide, perintisan, ekspansi, hingga penguatan struktur bisnis semuanya dirancang agar selaras dengan visi jangka panjang klien, tanpa memaksakan struktur yang belum relevan bagi fase pertumbuhannya. Bertumbuh dari Batam untuk Indonesia Berbasis di Batam memberikan keunggulan tersendiri. Kota ini berada di posisi strategis, berdekatan dengan Singapura dan Malaysia, serta menjadi salah satu pintu masuk penting menuju pasar Indonesia. Momentum ini membuka banyak peluang, baik bagi pebisnis lokal maupun investor regional. KAN Strategic ingin menjadi bagian dari pertumbuhan tersebut memastikan setiap langkah ekspansi dan pengembangan bisnis ditopang oleh fondasi yang kuat dan berkelanjutan. “Kami ingin tumbuh bersama klien. Ketika bisnis mereka berkembang, di situlah keberhasilan kami juga,” kata Khusuf.

H Asmar dan Danrem 031 WB Silaturahmi Bahas Pertahanan hingga FTZ Riau
Riau
Jumat, 27 Februari 2026 | 18:00 WIB

H Asmar dan Danrem 031 WB Silaturahmi Bahas Pertahanan hingga FTZ

Pekanbaru, katakabar.com - Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, melakukan silaturahmi sekaligus koordinasi dengan Komandan Korem (Danrem) 031/Wirabima, Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu, S.Sos., M.Si., M.Han, di Markas Korem 031/Wirabima, Jalan Ahmad Yani, Pekanbaru, Jumat (27/2). Pertemuan tersebut menjadi momentum perkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti dan TNI menjaga stabilitas keamanan, serta mendukung percepatan pembangunan daerah, khususnya di wilayah perbatasan. Kedatangan H Asmar beserta rombongan disambut oleh Danrem 031/WB bersama jajaran pejabat utama Korem. Di pertemuan itu, kedua pihak membahas berbagai program strategis daerah dan dukungan TNI terhadap agenda pembangunan di Meranti. Apresiasi Dukungan TNI Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar menyampaikan apresiasi atas dukungan TNI selama ini, mulai dari program cetak sawah, pembangunan tanggul, pengamanan kamtibmas, hingga percepatan pendirian Koperasi Merah Putih di 101 desa dan kelurahan di Meranti. Ia melaporkan pelaksanaan program nasional Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang telah dinikmati pelajar dari wilayah kota hingga pelosok desa. “Semua ini dapat berjalan baik berkat hubungan harmonis antara Pemda dan TNI, termasuk dukungan Dandim 0303/Bengkalis, Pabung, dan Danramil Tebing Tinggi,” kata H Asmar. Keberhasilan pengamanan Festival Perang Air (Cian Cui) yang mampu menarik puluhan ribu wisatawan dan mendongkrak perputaran ekonomi hingga Rp70 miliar turut menjadi contoh nyata sinergi TNI-Polri dan pemerintah daerah. Potensi Strategis Kepulauan Meranti Dalam paparannya, H Asmar, menyatakan potensi unggulan Meranti, di antaranya sektor migas yang dikelola PT Imbang Tata Alam (ITA) dengan sembilan sumur aktif, tambang timah berkualitas di Pulau Rangsang, serta komoditas sagu yang telah diekspor ke mancanegara dengan produksi mencapai 250 ribu ton per tahun. Selain itu, Kopi Liberika Kepulauan Meranti juga telah mengantongi sertifikat indikasi geografis dan menjadi salah satu produk unggulan daerah. Tetapi, Ia juga menyoroti persoalan abrasi yang cukup mengkhawatirkan, dengan tingkat pengikisan daratan mencapai 8–12 meter per tahun. Usulan Batalyon dan Free Trade Zone Dalam mendukung penguatan pertahanan wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia, Pemkab Kepulauan Meranti telah menyiapkan lahan untuk pembangunan batalyon di kawasan perbatasan serta lahan untuk pembangunan Kodim. Menurut H Asmar, kehadiran satuan TNI di wilayah tersebut akan menjadi langkah strategis memperkuat sistem pertahanan negara sekaligus mendukung stabilitas keamanan daerah. Selain itu, Pemkab Kepulauan Meranti juga berencana melobi pemerintah pusat agar Meranti dapat ditetapkan sebagai kawasan Free Trade Zone (FTZ), seperti yang berlaku di wilayah Kepulauan Riau, guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan kelancaran distribusi kebutuhan pokok. Komitmen Kolaborasi Menanggapi hal tersebut, Danrem 031/WB, Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu menyampaikan apresiasi atas inisiatif Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar yang proaktif menjalin komunikasi dan koordinasi. Menurutnya, posisi Kepulauan Meranti sebagai wilayah perbatasan memiliki nilai strategis yang perlu mendapatkan perhatian serius. Korem 031/WB bersama jajaran Kodim dan Koramil siap berkolaborasi menyukseskan program pembangunan daerah. “Kami siap bersinergi menjaga stabilitas dan keamanan, khususnya di kawasan pesisir dan kepulauan yang memiliki posisi strategis,” tegasnya. Sebagai langkah awal, Danrem berencana melakukan kunjungan langsung ke Kepulauan Meranti untuk meninjau kondisi wilayah perbatasan, serta melihat potensi dan tantangan yang dihadapi daerah tersebut. Pertemuan ditutup dengan pertukaran cenderamata dan foto bersama antara Bupati Kepulauan Meranti H Asmar dan Danrem 031/WB, disaksikan jajaran pejabat Korem, serta rombongan Pemkab Kepulauan Meranti.