Berat

Sorotan terbaru dari Tag # Berat

Robot Quadruped Unitree: Dari Riset AI hingga Operasi Industri Berat Tekno
Tekno
Minggu, 03 Mei 2026 | 09:07 WIB

Robot Quadruped Unitree: Dari Riset AI hingga Operasi Industri Berat

Jakarta, katakabar.com - Dengan lebih dari 50.000 unit quadruped yang sudah beroperasi secara aktif di berbagai negara dan 70 persen pangsa pasar global di segmen ini, lini quadruped Unitree dibangun dari pengalaman lapangan, bukan hanya spesifikasi di atas kertas. Ada pekerjaan di lingkungan industri yang terlalu berbahaya, terlalu sempit, atau terlalu tidak beraturan untuk dijangkau kendaraan konvensional. Bukan karena tidak ada teknologinya, melainkan karena sebagian besar robot yang ada belum benar-benar dirancang untuk kondisi nyata di lapangan. Unitree hadir dengan tiga lini quadruped yang masing-masing menjawab kebutuhan yang berbeda, dari riset hingga operasi industri kelas berat. Platform Riset Siap untuk AI Go2 adalah titik masuk ke ekosistem quadruped Unitree. Dengan bobot 15 kg dan sistem 4D LiDAR untuk pemetaan 3D real-time, Go2 digunakan secara luas oleh universitas dan pusat riset untuk mengembangkan kemampuan AI robotik di lingkungan nyata. Yang membedakan Go2 dari platform riset lainnya adalah varian EDU-nya, yang hadir sebagai platform terbuka dengan dukungan NVIDIA Jetson Orin. Tim riset bisa mengembangkan dan menguji algoritma AI langsung di hardware yang sama dengan yang digunakan di lapangan industri, bukan di simulator yang terpisah dari realita. Kapabilitas Industri Ukuran Kompak Quadruped Unitree As2 menjawab kebutuhan yang berbeda. Platform ini menggabungkan ukuran yang relatif kompak dengan kapabilitas yang jauh melampaui kelasnya. Dengan bobot 18 kg, torsi sendi maksimum 90 Nm, dan kecepatan hingga 5 m/s, As2 mampu membawa payload hingga 15 kg saat bergerak dan 65 kg dalam posisi statis. Rating IP54 menjadikan As2 tahan terhadap debu dan hujan untuk operasi outdoor berkepanjangan. Daya tahan baterai lebih dari 4 jam tanpa beban memungkinkan misi inspeksi dan patroli yang panjang tanpa interupsi. As2 bisa dikonfigurasi dengan kamera termal, sensor gas, hingga scanner 3D. Kelas Industri Medan Paling Ekstrem A2 berada di ujung lain spektrum. Platform kelas industri ini mampu membawa beban hingga 25 kg dengan daya tahan baterai lebih dari 5 jam, dan dirancang khusus untuk medan yang tidak bisa dilalui platform lain: tangga, lereng curam, permukaan tidak rata, dan area dengan risiko tinggi. Di sektor energi, quadruped Unitree sudah digunakan untuk patroli gardu listrik dengan pemindaian termal dan deteksi kebocoran gas secara otonom. Di sektor keselamatan publik, tim pemadam kebakaran mengoperasikan robot Unitree yang dilengkapi kamera 360 derajat dan sensor gas untuk menilai kondisi zona berbahaya sebelum personel masuk. Tersedia di Indonesia Seluruh lini quadruped Unitree kini tersedia di Indonesia melalui Halo Robotics, distributor resmi dan eksklusif Unitree di Indonesia, dengan dukungan lokal penuh mulai dari konsultasi, integrasi sistem, pelatihan operasional, hingga layanan purna jual resmi.

Cara Pilih Besi Siku Tebal Kuat untuk Struktur Penopang Beban Berat Lifestyle
Lifestyle
Selasa, 17 Februari 2026 | 15:49 WIB

Cara Pilih Besi Siku Tebal Kuat untuk Struktur Penopang Beban Berat

Jakarta, katakabar.com - Pada proyek konstruksi dan industri, memilih besi siku tidak bisa dilakukan secara asal. Struktur penopang beban berat seperti rak gudang, rangka mesin, mezzanine, hingga platform kerja membutuhkan spesifikasi yang tepat agar aman digunakan dalam jangka panjang. Kesalahan memilih ketebalan atau kualitas material bisa menyebabkan lendutan, retak sambungan, bahkan kegagalan struktur. Karena itu, berikut panduan praktis agar Anda tidak salah pilih. 1. Pahami Beban Akan Ditopang Sebelum membeli, tentukan dulu jenis bebannya: - Beban mati (struktur permanen - Beban hidup (barang keluar masuk) - Beban dinamis (getaran mesin atau aktivitas produksi) Semakin besar dan semakin sering beban berubah, semakin tinggi spesifikasi besi siku yang dibutuhkan. Untuk proyek industri, jangan gunakan asumsi. Gunakan hitungan teknis atau konsultasikan dengan pihak yang berpengalaman. 2. Fokus pada Ketebalan, Bukan Hanya Ukuran Sisi Ukuran seperti 50x50 mm belum tentu kuat jika ketebalannya hanya 4 mm. Ketebalan sangat memengaruhi daya tahan terhadap beban lentur. Sebagai gambaran umum: - 40x40x4 mm → beban ringan - 50x50x5–6 mm → beban menengah - 65x65x6 mm ke atas → beban berat - 75x75x8 mm → struktur heavy duty Untuk proyek gudang atau struktur penopang utama, lebih aman memilih spesifikasi sedikit di atas kebutuhan minimum. 3. Pilih Jenis Material Sesuai Lingkungan Tidak semua proyek cocok menggunakan besi siku hitam biasa. Jika digunakan untuk: Area indoor kering → baja hitam dengan finishing cat sudah cukup Area lembap atau outdoor → sebaiknya gunakan galvanis agar tahan korosi Pemilihan jenis material yang tepat akan menghemat biaya perawatan di masa depan. 4. Pastikan Standar dan Berat Sesuai Spesifikasi Besi siku berkualitas memiliki standar mutu yang jelas. Hindari produk tanpa informasi spesifikasi. Perhatikan juga berat per batang. Dua besi dengan ukuran sama bisa memiliki kualitas berbeda jika beratnya tidak sesuai standar. Cara aman: bandingkan harga per kilogram, bukan hanya harga per batang. Tempat Pembelian Besi Siku Tebal Terpercaya di Semarang Jika Anda berada di Semarang dan sekitarnya, pembelian material sebaiknya dilakukan melalui supplier yang: 1. Menyediakan ukuran lengkap 2. Memiliki stok stabil 3. Memberikan informasi spesifikasi jelas 4. Bisa melayani kebutuhan proyek skala kecil hingga besar Material Inovasi Industri Semarang menjadi salah satu pilihan tepat untuk kebutuhan besi siku tebal berkualitas industri. Keunggulan pembelian di sana antara lain: 1. Tersedia berbagai ukuran dan ketebalan besi siku 2. Material sesuai standar industri 3. Harga kompetitif untuk pembelian proyek 4. Bisa melayani kebutuhan kontraktor, pabrik, maupun workshop Pengiriman area Semarang dan Jawa Tengah Bagi Anda yang sedang mengerjakan proyek gudang, konstruksi rangka mesin, atau struktur penopang berat lainnya, melakukan pembelian langsung melalui supplier terpercaya seperti Material Inovasi Industri Semarang akan membantu memastikan material sesuai spesifikasi dan proyek berjalan tanpa kendala stok. Tips Memilih besi siku untuk struktur penopang beban berat membutuhkan perhitungan dan ketelitian. Ketebalan, standar mutu, jenis material, serta kecocokan dengan lingkungan kerja harus dipastikan sebelum membeli. Jangan hanya fokus pada harga murah. Fokuslah pada keamanan, ketahanan, dan efisiensi jangka panjang. Jika Anda membutuhkan besi siku tebal dengan spesifikasi jelas dan siap kirim untuk proyek di Semarang dan sekitarnya, Anda dapat menghubungi Material Inovasi Industri Semarang untuk mendapatkan penawaran dan konsultasi kebutuhan material sesuai proyek Anda.

Pukulan Berat Bagi Naker, Industri Garmen Tutup Bertahap Ekonomi
Ekonomi
Kamis, 30 Januari 2025 | 19:33 WIB

Pukulan Berat Bagi Naker, Industri Garmen Tutup Bertahap

Jawa Barat, katakabar.com - Industri garmen di Indonesia tengah menghadapi tantangan besar yang mengancam keberlangsungan sektor ini. Tekanan ekonomi global, meningkatnya biaya produksi, dan persaingan ketat dengan produk impor murah membuat banyak perusahaan garmen terpaksa menutup operasional mereka secara bertahap. Kondisi ini picu gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang berdampak langsung pada ribuan pekerja. Pandemi Covid 19 jadi faktor utama perburuk kondisi industri garmen. Selama masa pandemi, permintaan produk garmen menurun drastis akibat kebijakan pembatasan sosial di berbagai negara. Meski pandemi mulai mereda, dampak ekonominya masih terasa hingga kini. Banyak perusahaan garmen dihadapkan pada meningkatnya harga bahan baku seperti kapas dan benang, serta fluktuasi nilai tukar mata uang yang memengaruhi biaya impor. Di sisi lain, inflasi global menekan daya beli masyarakat, baik di pasar domestik maupun internasional. Produsen garmen lokal kesulitan menyesuaikan harga jual produk mereka dengan kenaikan biaya produksi, yang pada akhirnya berujung pada penurunan profitabilitas.

Musim Kemarau Bikin Berat TBS Sawit Ringan, Kok Bisa! Nasional
Nasional
Sabtu, 14 Oktober 2023 | 15:19 WIB

Musim Kemarau Bikin Berat TBS Sawit Ringan, Kok Bisa!

Bengkulu, katakabar.com - Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Provinsi Bengkulu, Arnop Wardin menuturkan, musim kemarau tidak cuma berdampak pada produktivitas tanaman tapi berpengaruh kepada berat Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit. "Sebelum musim kemarau, kita sering temukan TBS ukuran besar dengan bobot mencapai 30 hingga 40 kilogram. Tapi, bobo rata-rata itu turun di bawah 30 kilogram," ujar Arnop, dilansir dari laman elaeis.co, pada Sabtu (14/10). Penurunan berat hasil tanaman kelapa sawit ini, kata Arnop, jelas sangat merugikan para petani. Untuk itu, diminta kepada pemerintah maupun pihak terkait mencari solusi persoalan ini. "Mesti ada solusi untuk mengatasi tantangan ini dan menjaga produktivitas kebun. Tidak dapat dipungkiri memang hal ini murni karena cuaca. Tapi mesti ada solusinya," harapnya. Pemerintah daerah dan pelaku industri, ulas Arnop, mesti bekerja sama mencari solusi menghadapi perubahan cuaca. Solusi itu berkaitan dengan upaya menjaga keberlanjutan sektor kelapa sawit di Bengkulu. "Pemerintah daerah dan pelaku usaha mesti kerja sama mencari solusi menghadapi perubahan cuaca ini, misalnya dengan mendorong diversifikasi tanaman pangan yang tahan segala musim," jelasnya. Selain itu, petani harus melakukan pengelolaan kebun yang berkelanjutan dan efisien, agar biaya operasional bisa semakin ditekan. "Perlu fokus pada praktik-praktik terbaik dalam budidaya kelapa sawit untuk menghadapi tantangan di musim kemarau," tandasnya.