Catatan

Sorotan terbaru dari Tag # Catatan

Tutup Catatan Buruk: PT SSM Normalisasi Sungai Bawak, Tebar Bibit Ikan dan Bantu Yayasan Lingkungan
Lingkungan
Jumat, 26 Juni 2026 | 09:45 WIB

Tutup Catatan Buruk: PT SSM Normalisasi Sungai Bawak, Tebar Bibit Ikan dan Bantu Yayasan

Pasir Pengaraian, katakabar.com  - Setelah sekian lama tertutup kabut masalah pencemaran yang membuatnya nyaris 'mati', kini Sungai Bawak di Desa Koto Tandun mulai menunjukkan harapan baru. Langkah konkret pemulihan ekosistem akhirnya terwujud berkat sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan pihak perusahaan, khususnya PT SSM yang telah merealisasikan berbagai kesepakatan hasil mediasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rokan Hulu. Kesepakatan yang dicapai tersebut kini bukan sekadar wacana di atas kertas. Erwinsyah Siregar, tokoh masyarakat setempat, membenarkan perusahaan telah menjalankan amanah sesuai arahan yang ditetapkan. Dua program utama menjadi fokus perhatian, yakni penebaran bibit ikan sebanyak 1.500 ekor untuk mengembalikan kehidupan perairan, serta kegiatan normalisasi sungai yang bertujuan memperbaiki aliran dan struktur sungai yang selama ini terganggu. "Apa yang selama ini disampaikan dan dituntut oleh masyarakat sudah direalisasikan oleh PT SSM. Semuanya sesuai dengan apa yang sudah disepakati bersama dalam proses mediasi di kantor DLH Rohul. Mulai dari penaburan bibit ikan hingga penormalisasian Sungai Bawak sudah berjalan," ungkap Erwin dengan penuh harap, Jumat (26/6). Tetapi, perusahaan tidak hanya berhenti pada pemulihan alam. PT SSM juga menunjukkan sisi tanggung jawab sosialnya dengan membantu dunia pendidikan. Perusahaan dikabarkan turun tangan membantu pembangunan fasilitas di Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK), salah satunya dengan melakukan penimbunan lahan untuk pembuatan tujuh ruang kelas baru. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas belajar mengajar bagi generasi muda di wilayah tersebut. Bayang-bayang Masa Lalu dan Sorotan Pengawasan Langkah positif ini tidak lepas dari latar belakang permasalahan pelik yang pernah terjadi. Belum lama ini, nama PT SSM sempat terseret dalam kasus pencemaran lingkungan yang cukup serius. Aktivitas pabrik kelapa sawit (PKS) diduga kuat menjadi penyebab utama kerusakan ekologis di Sungai Bawak. Pada masa puncak masalah, sungai ini kehilangan fungsinya; air berubah warna dan bau, hingga nyaris tidak ada lagi kehidupan biota air di dalamnya. Sungai itu benar-benar 'mati'. Kondisi ini menjadi tamparan keras bagi dunia industri di wilayah tersebut. Terungkap bahwa PT SSM bukan satu-satunya perusahaan yang menjadi sorotan. Terdapat tiga nama besar lainnya yang juga masih menyimpan catatan merah terkait persoalan lingkungan hidup, yakni PT KCN, PT Era Sawita, dan PT RSM. Keempat perusahaan ini menjadi perhatian khusus publik dan pemerintah karena dampak operasionalnya yang dinilai meresahkan. Melihat realitas tersebut, muncul harapan besar dari berbagai kalangan agar Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Rokan Hulu beserta seluruh dinas teknis terkait dapat bekerja lebih keras dan profesional. Pengawasan yang ketat mutlak diperlukan, tidak hanya terhadap PT SSM, tetapi juga terhadap grup-grup perusahaan lainnya, agar kasus pencemaran yang sama tidak terulang kembali di masa depan. Bukan Sekadar "Cuci Nama" Sikap tanggung jawab yang ditunjukkan PT SSM saat ini mendapat apresiasi, namun juga disertai catatan kritis dari pengamat dan aktivis lingkungan. F Hasibuan, seorang aktivis lingkungan, menegaskan bahwa segala bentuk tanggung jawab sosial dan pemulihan lingkungan semestinya bukan hanya menjadi agenda seremonial atau sekadar upaya branding untuk membersihkan citra perusahaan pasca masalah. "Tanpa adanya masalah pun, sesungguhnya mereka wajib mengeluarkan tanggung jawab tersebut untuk wilayah dan masyarakat yang berada di sekitar teritorial operasional mereka. Jangan sampai hal ini hanya terkesan menjadi ajang seremoni pencucian masalah semata," tegas Hasibuan. Lebih jauh, ia menekankan peran pemangku kebijakan sangat vital. Mulai dari level Bupati, dinas perizinan, DLH Rohul, DLHK Provinsi, hingga Kementerian Lingkungan Hidup pusat, dituntut untuk lebih peka dan berani mengambil sikap. "Para pemangku kepentingan harus benar-benar hadir dan bersikap tegas. Jika di kemudian hari ditemukan pelanggaran, sanksi tegas harus segera ditindaklanjuti tanpa ragu-ragu demi kelestarian alam dan kesejahteraan masyarakat Rokan Hulu," harapnya. Semoga langkah yang diambil PT SSM ini menjadi awal yang baik dan menjadi contoh bagi perusahaan lain untuk senantiasa menjaga keseimbangan antara keuntungan bisnis dan kelestarian lingkungan hidup.

Pandum Fraksi DPRD Kepulauan Meranti Penyampaian RPJMD 2025-2029, Ini Catatan dan Rekom PDI-P Riau
Riau
Selasa, 05 Agustus 2025 | 14:30 WIB

Pandum Fraksi DPRD Kepulauan Meranti Penyampaian RPJMD 2025-2029, Ini Catatan dan Rekom PDI-P

Selatpanjang, katakabar.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti gelar rapat paripurna Pandangan Umum atau Pandum Fraksi-fraksi Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah Tentang Pembangunan Jangka Menengah Daerah atau RPJMD Kabupaten Kepulauan Meranti tahun 2025-2029. Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Kepulauan Meranti, H Khalid Ali, SE yang pimpin paripurna diikuti sejumlah anggota DPRD lainnya, di Balai Sidang DPRD Kepulauan Meranti, Jalan Terpadu Selatpanjang, Senin (4/8) kemarin siang. Ketua DPRD Kepulauan Meranti, H Khalid Ali menyatakan, rapat paripurna dilaksanakan atas Keputusan Badan Musyawarah DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti Nomor 12/Kpts-DPRD/Kbm/VIII/2025, Tentang Penetapan Perubahan Jadwal Kegiatan DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti. "Telah kita maklumi bersama, pada pagi tadi, saudara bupati telah menyampaikan pidatonya, ataels RPJMD Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2025-2029. Setelah dipelajari dan dicermati secara seksama pidato tersebut oleh seluruh Anggota DPRD, dan kemudian dibahas secara bersama di masing-masing Fraksi di DPRD, guna dirumuskan ke dalam pandangan umum fraksi," ujarnya. Pandum fraksi dimulai dari Fraksi PDI-Perjuangan menunjuk juru bicara Nina Surya Fitri, SH MKn. Kami sampaikan catatan dan rekomendasi: 1. Detail Program dan Anggaran: Fraksi PDI Perjuangan meminta agar Raperda RPJMD lebih detail menjelaskan program-program akan dijalankan untuk mencapai target-target yang telah ditetapkan. Uraian program perlu dilengkapi dengan rencana anggaran yang jelas dan terukur. Transparansi anggaran sangat penting untuk memastikan akuntabilitas dan efektivitas penggunaan dana pembangunan.

Catatan Dahlan Iskan, Anak Desa Jadi 'Raja' Pengusaha Ekonomi
Ekonomi
Selasa, 09 Juli 2024 | 19:17 WIB

Catatan Dahlan Iskan, Anak Desa Jadi 'Raja' Pengusaha

Jakarta, katakabar.com - Dahlan Iskan, seorang tokoh fenomenal yang berhasil membangun kerajaan bisnis dari titik terendah. Dahlan yang semula tumbuh dalam kemiskinan, berhasil mengubah nasibnya dengan kerja keras dan inovasi yang tak kenal lelah. Mengapa bisnis yang dulu hampir bangkrut bisa menjadi ratusan cabang dengan omzet miliaran?

BRI-MI Kian Kokoh di Top 3, Kok Bisa! Ekonomi
Ekonomi
Selasa, 18 Juni 2024 | 09:28 WIB

BRI-MI Kian Kokoh di Top 3, Kok Bisa!

Jakarta, katakabar.com - PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI) menorehkan lagi catatan positif di sepanjang tahun 2024, melalui pertumbuhan dana kelolaan (Asset Under Management/AUM) reksa dana sebesar Rp31,97 triliun per 31 Mei 2024, tumbuh 7 persen secara tahunan (year on year/YoY). Direktur Utama BRI-MI, Tina Meilina menyatakan, catatan positif ini bukti atas meningkatnya kepercayaan investor terhadap produk reksa dana BRI-MI. "BRI Manajemen Investasi catatkan pertumbuhan dengan total dana kelolaan (AUM) reksa dana senilai Rp31,97 triliun pada Mei 2024 dibandingkan Rp30 triliun pada Mei 2023. Pangsa pasar BRI-MI menjadi 6,6% dari industri reksa dana nasional," rincinya. Tidak hanya itu, Tina menjelaskan terdapat 4 produk unggulan BRI-MI yang menjadi motor pertumbuhan pada 5 bulan pertama 2024. Keempat produk BRI-MI itu, sebutnya, mencatatkan pertumbuhan di atas 10 persen untuk periode berjalan (year to date/YTD). "Hal ini menunjukan minat investor yang terus meningkat terhadap produk-produk unggulan milik BRI-MI," tuturnya. Adapun atas kenaikan AUM tersebut, berikut empat produk unggulan BRI-MI yang mengalami kenaikan AUM di atas 10 persen sepanjang tahun 2024, yakni: 1. Reksa Dana BRI G20 Sharia Equity Fund Dollar (G20): Reksa dana G20 mengalami pertumbuhan sebesar 150,60 persen atau setara Rp58,03 miliar per 6 Juni 2024 dari sebelumnya Rp23,16 miliar pada akhir Desember 2023. Reksa dana G20 menawarkan investasi berbasis syariah dengan eksposur dolar pada pasar global. 2. Reksa Dana BRI Seruni Pasar Uang Syariah (SPUS): Reksa dana SPUS mengalami pertumbuhan AUM sebesar 112,84 persen atau senilai Rp81,02 miliar per 6 Juni 2024 dari sebelumnya Rp38,07 miliar pada akhir Desember 2023. Reksa dana SPUS menawarkan alternatif investasi yang stabil dan sesuai prinsip syariah, menjadikannya sebagai pilihan utama bagi investor yang mengutamakan keamanan dan stabilitas. 3. Reksa Dana BRI Gamasteps Pasar Uang (GamaSteps): Reksa dana GamaSteps mengalami pertumbuhan AUM sebesar 45,47 persen menjadi Rp517,03 miliar per 6 Juni 2024 dari posisi senilai RpRp355,42 miliar pada akhir Desember 2023. Reksa dana GamaSteps menawarkan likuiditas tinggi dan risiko rendah, ideal untuk investor yang mencari fleksibilitas dalam berinvestasi. 4. Reksa Dana BRI Balanced Regular Income Fund (BRIF): Reksa dana BRIF mengalami pertumbuhan AUM sebesar 14,11 persen atau menjadi sebesar Rp2,72 triliun per 6 Juni 2024 dari sebelumnya Rp2,38 triliun pada akhir Desember 2023. Reksa dana BRIF diformulasikan untuk memberikan keseimbangan antara pertumbuhan dan pendapatan dividen secara bulanan bagi para investor. Inovasi Produk dan Menjaga Kepercayaan Investor Tina melanjutkan, BRI-MI berkomitmen untuk melakukan inovasi produk untuk menjawab perkembangan pasar dan kebutuhan investor. "Fokus kami adalah memberikan solusi investasi dengan mengedepankan risk-adjusted return dan sesuai kebutuhan investor. Dengan begitu, BRI-MI senantiasa menghadirkan produk sesuai dengan profil risiko dan tentunya dengan imbal hasil yang optimal serta peningkatan pelayanan investasi bagi para investor," imbuhnya. Sebagai informasi tambahan, nasabah juga dapat melakukan pembelian produk reksa dana unggulan dan produk lainnya secara online melalui aplikasi digital InvestASIK, BRIGHTS atau di gerai APERD rekanan BRI-MI lainnya. Minimum pembelian reksa dana yang ditawarkan juga sangat terjangkau mulai dari Rp10.000. Kunjungi akun Instagram resmi BRI-MI yakni @brimanajemeninvestasi mengetahui lebih lanjut produk BRI-MI.