F&B

Sorotan terbaru dari Tag # F&B

Sepuluh Aplikasi Kasir Terbaik di Indonesia 2026 untuk Retail dan F&B Ekonomi
Ekonomi
8 jam yang lalu

Sepuluh Aplikasi Kasir Terbaik di Indonesia 2026 untuk Retail dan F&B

Jakarta, katakabar.com - Seiring berkembangnya bisnis, memilih aplikasi kasir tidak lagi hanya soal harga, tetapi juga fitur, kemudahan penggunaan, dan kemampuan mendukung operasional yang lebih efisien. Digitalisasi membuat semakin banyak pelaku usaha retail dan F&B beralih menggunakan aplikasi kasir (Point of Sale/POS) untuk mengelola operasional bisnis. Jika sebelumnya kasir hanya berfungsi mencatat transaksi, kini sistem POS mampu mengelola stok, menerima pembayaran digital, memantau performa penjualan, hingga menyajikan laporan bisnis secara real-time dalam satu platform. Banyaknya pilihan aplikasi kasir di Indonesia membuat pelaku usaha perlu lebih cermat sebelum menentukan solusi yang digunakan. Selain harga, faktor seperti kemudahan penggunaan, dukungan QRIS, kemampuan offline, pengelolaan multi-outlet, serta kualitas laporan menjadi pertimbangan penting agar sistem yang dipilih dapat mendukung pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Berikut adalah 10 aplikasi kasir terbaik di Indonesia tahun 2026 yang banyak digunakan oleh bisnis retail maupun F&B. 1. POST POST merupakan aplikasi POS yang dirancang untuk membantu bisnis retail, restoran, kafe, dan berbagai jenis usaha mengelola operasional dalam satu platform. Sistem ini menyediakan manajemen stok otomatis, laporan penjualan real-time, pembayaran QRIS, manajemen karyawan, hingga pengelolaan multi-outlet. Salah satu keunggulan POST adalah kemampuannya tetap beroperasi saat koneksi internet tidak stabil melalui mode offline, serta model harga berbasis paket (tier) yang memudahkan bisnis berkembang tanpa biaya tambahan per outlet. Cocok untuk: UMKM, retail, restoran, kafe, dan bisnis multi-cabang. 2. Moka POS Moka POS dikenal sebagai salah satu aplikasi kasir yang banyak digunakan oleh bisnis retail dan F&B. Sistem ini menawarkan antarmuka yang mudah dipahami, laporan penjualan, manajemen inventaris, serta integrasi pembayaran digital. Cocok untuk: retail dan restoran skala kecil hingga menengah. 3. Majoo Majoo menghadirkan solusi bisnis yang menggabungkan aplikasi kasir dengan manajemen inventaris, keuangan, CRM, hingga pengelolaan karyawan dalam satu ekosistem. Cocok untuk: UMKM yang membutuhkan fitur bisnis lebih lengkap. 4. Pawoon Pawoon cukup populer di kalangan bisnis kuliner karena menyediakan fitur yang mendukung operasional restoran, mulai dari pencatatan pesanan, pengelolaan meja, hingga inventaris. Cocok untuk: restoran, kafe, dan usaha F&B. 5. Olsera POS Olsera menawarkan integrasi antara toko offline dan online sehingga memudahkan pelaku usaha mengelola stok dari berbagai kanal penjualan dalam satu dashboard. Cocok untuk: retail yang menjalankan penjualan omnichannel. 6. Qasir Qasir menjadi salah satu pilihan bagi UMKM karena menyediakan versi gratis dengan fitur dasar yang cukup lengkap untuk usaha yang baru berkembang. Cocok untuk: usaha mikro dan bisnis yang baru memulai digitalisasi. 7. ESB POS ESB POS berfokus pada industri F&B dengan fitur operasional restoran seperti kitchen display, manajemen meja, hingga integrasi pemesanan. Cocok untuk: restoran dan jaringan F&B. 8. iReap POS iReap POS menawarkan solusi kasir berbasis Android dengan fitur inventaris, barcode, serta laporan penjualan yang mudah digunakan oleh usaha kecil. Cocok untuk: toko retail dan minimarket. 9. Kasir Pintar Kasir Pintar menyediakan aplikasi kasir yang mudah digunakan dengan fitur pencatatan transaksi, stok, serta laporan bisnis untuk UMKM. Cocok untuk: toko kelontong dan usaha retail kecil. 10. TruePOS TruePOS menawarkan sistem kasir dengan fitur transaksi, inventaris, dan pelaporan yang dapat digunakan oleh berbagai jenis usaha retail. Cocok untuk: retail skala kecil hingga menengah. Bagaimana Memilih Aplikasi Kasir Tepat? Tidak semua bisnis membutuhkan fitur yang sama. Sebelum memilih aplikasi kasir, pertimbangkan beberapa hal berikut: - Kemudahan penggunaan oleh seluruh karyawan. - Manajemen stok otomatis dan laporan penjualan real-time. - Dukungan pembayaran digital seperti QRIS. - Kemampuan berjalan secara offline saat internet bermasalah. - Dukungan multi-outlet jika bisnis akan berkembang. - Harga yang transparan dan sesuai dengan kebutuhan operasional. Memilih sistem POS yang tepat bukan hanya membantu mempercepat transaksi, tetapi juga memberikan data yang dibutuhkan untuk mengambil keputusan bisnis secara lebih akurat. Solusi POS untuk Bisnis Ingin Bertumbuh Bagi pelaku usaha yang mencari aplikasi kasir dengan fitur lengkap namun tetap mudah digunakan, POST menjadi salah satu solusi yang layak dipertimbangkan. POST mengintegrasikan transaksi, manajemen stok, pembayaran QRIS, laporan bisnis, hingga pengelolaan banyak outlet dalam satu platform, sehingga operasional retail maupun F&B dapat berjalan lebih efisien. Dengan dukungan mode offline, dashboard real-time, serta model harga yang fleksibel, POST dirancang untuk membantu UMKM hingga bisnis multi-cabang mengelola operasional sekaligus mendukung pertumbuhan usaha di masa depan.

FHTB 2026 Soroti Peran F&B Penggerak Utama Transformasi Hospitality di Bali Hotel
Hotel
Senin, 04 Mei 2026 | 08:56 WIB

FHTB 2026 Soroti Peran F&B Penggerak Utama Transformasi Hospitality di Bali

Bali, katakabar.com - Industri perhotelan di Bali tidak hanya mengalami pertumbuhan, tetapi mengalami pergeseran signifikan. Kalau sebelumnya akomodasi menjadi fokus utama, kini pengalaman kuliner (food and beverage/F&B) semakin berperan membentuk keputusan tamu, mulai dari pemilihan hotel hingga keseluruhan pengalaman menginap. Perubahan ini menjadi salah satu sorotan dalam penyelenggaraan Food, Hotel & Tourism Bali 2026 (FHTB 2026), yang berlangsung pada 28 hingga 30 April 2026 lalu di Bali Nusa Dua Convention Center. Menghadirkan lebih dari 200 perusahaan dari 14 negara, ajang ini menampilkan berbagai inovasi yang menunjukkan bagaimana F&B berkembang dari fungsi pendukung menjadi elemen strategis dalam bisnis perhotelan.  Tidak hanya menampilkan produk dan layanan terbaru, FHTB 2026 juga mencerminkan meningkatnya peran F&B dalam strategi bisnis hospitality. Berbagai inovasi yang ditampilkan mulai dari bahan pangan premium, teknologi dapur, hingga solusi kemasan berkelanjutan menunjukkan bahwa F&B kini tidak lagi sekadar pelengkap, melainkan bagian integral dari positioning sebuah brand.  Di destinasi seperti Bali, tren ini semakin terlihat seiring dengan berkembangnya preferensi wisata berbasis pengalaman (experiential travel). Aktivitas bersantap kini tidak lagi bersifat fungsional, tetapi menjadi bagian dari rencana perjalanan, di mana tamu mencari pengalaman yang menggabungkan rasa, suasana, dan cerita di balik setiap hidangan. Fenomena ini juga diperkuat oleh peran media sosial yang mendorong restoran hotel, beach club, hingga rooftop dining menjadi destinasi tersendiri, tidak hanya bagi tamu yang menginap, tetapi juga pasar yang lebih luas.  Perubahan tersebut mulai terlihat di berbagai properti di Bali, termasuk Swarga Suites Bali Berawa, Marclan Collection yang berlokasi di kawasan Canggu. Area ini dikenal sebagai salah satu pusat pertumbuhan gaya hidup dan kuliner di Bali, di mana batas antara perhotelan dan gaya hidup semakin menyatu. Swarga Suites mengembangkan pendekatan F&B yang tidak hanya berfokus pada variasi menu, tetapi juga pada bagaimana pengalaman bersantap menjadi bagian dari keseluruhan pengalaman tamu.  Melalui outlet seperti Ketumbar Bistro dan The Moon Rooftop Light Bar, properti ini menghadirkan kombinasi hidangan lokal dan internasional dengan pemandangan tepi pantai dan rooftop yang menonjolkan suasana destinasi. Selain itu, pengembangan menu yang lebih menonjolkan cita rasa lokal seperti hidangan khas Indonesia termasuk Nasi Goreng Kampung, Sate Ayam dan Mie Goreng Jawa, menjadi bagian dari upaya untuk menghadirkan pengalaman yang lebih kontekstual bagi wisatawan, sekaligus memperkenalkan kekayaan kuliner Indonesia secara lebih luas. “Kami melihat semakin banyak wisatawan yang datang ke Swarga Suites tidak hanya untuk menginap, tetapi juga secara khusus untuk menikmati pengalaman kuliner yang kami tawarkan,” ujar Ni Komang Juliani, Restaurant & Bar Manager Swarga Suites Bali Berawa, Marclan Collection. Dengan semakin tipisnya batas antara akomodasi, kuliner, dan gaya hidup, peran F&B dalam industri perhotelan akan semakin memegang peran penting. FHTB 2026 menunjukkan bahwa ke depan, keberhasilan sebuah properti tidak hanya ditentukan oleh fasilitas kamar, tetapi juga oleh bagaimana pengalaman kuliner dirancang dan dihadirkan secara menyeluruh.

Solusi Digital Terkini Untuk Industri F&B Tekno
Tekno
Sabtu, 10 Mei 2025 | 12:32 WIB

Solusi Digital Terkini Untuk Industri F&B

Jakarta, katakabar.com - Industri Food & Beverage (F&B) salah satu sektor bisnis yang memiliki dinamika tinggi. Proses operasional yang mencakup manajemen stok, store inspection, hingga komunikasi antar tim harus berjalan dengan baik agar bisnis tetap kompetitif. Tapi, masih banyak pemilik bisnis F&B menghadapi berbagai tantangan, seperti: - Proses persetujuan yang lambat, menyebabkan keterlambatan dalam pengadaan stok. - Penyusunan jadwal kerja yang kurang terorganisir, berpotensi menimbulkan miskomunikasi antar karyawan. - Store inspection yang tidak dilakukan secara real-time, sehingga sulit memantau kualitas operasional di setiap cabang. - Koordinasi antar outlet yang kurang efektif, akibat komunikasi yang tersebar di berbagai platform. Tapi, bagaimana jika semua proses tersebut dapat dilakukan dengan lebih cepat, mudah, dan otomatis dalam satu platform terintegrasi? Lark hadir sebagai solusi digital all-in-one yang dirancang untuk membantu bisnis F&B meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan kolaborasi tanpa hambatan. Dengan teknologi berbasis cloud, Lark memungkinkan pelaku bisnis untuk mengelola berbagai aspek operasional dalam satu ekosistem yang terintegrasi.