Green Policing

Sorotan terbaru dari Tag # Green Policing

Sambut Hari Bhayangkara ke 80 2026, Polres Kepulauan Meranti Gelar Baksos dan Green Policing di Pasar Modern Hukrim
Hukrim
Jumat, 19 Juni 2026 | 21:05 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke 80 2026, Polres Kepulauan Meranti Gelar Baksos dan Green Policing di Pasar Modern

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Sempena memperingati Hari Bhayangkara ke 80 Tahun 2026, Polres Kepulauan Meranti gelar kegiatan bakti sosial (Baksos), dan Gerakan Indonesia Asri di kawasan Pasar Modern, yang berada di kawasan Jalan Pelabuhan Tanjung Harapan, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Jumat (19/6). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.30 WIB, menurut Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., kegiatan ini sebagai bentuk nyata komitmen Polri dalam meningkatkan kepedulian sosial dan menjaga kelestarian lingkungan. Turut mendampingi Kapolres di kegiatan tersebut Wakapolres Kepulauan Meranti, Kompol Detis Mayer Silitonga, S.H., Kabag Ops, Kabag SDM, Kabag Log, Kasat Reskrim, Kasat Lantas, Kapolsek Tebing Tinggi, Kasi Humas, para perwira, personel Polres Kepulauan Meranti, serta personel Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Kepulauan Meranti. Rangkaian kegiatan diawali dengan apel gabungan personel Polres Kepulauan Meranti bersama personel Dinas Perkim di Mapolsek Tebing Tinggi. Setelah itu, seluruh peserta melaksanakan foto bersama sebelum bergerak menuju kawasan Pasar Modern untuk melaksanakan gotong royong dan pembersihan lingkungan. Aksi bersih-bersih yang dilakukan di area pasar menjadi bagian dari bakti sosial Hari Bhayangkara ke 80 sekaligus dukungan terhadap program Gerakan Indonesia Asri. Kegiatan tersebut bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat, sekaligus mengedukasi masyarakat agar semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan. Selain melaksanakan gotong royong, Polres Kepulauan Meranti juga implementasikan program Green Policing melalui penanaman tiga bibit pohon kopi di sekitar kawasan Pasar Modern. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap pelestarian lingkungan hidup serta dukungan terhadap pembangunan berkelanjutan. Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, menambahkan peringatan Hari Bhayangkara ke 80 tidak hanya menjadi momentum refleksi pengabdian Polri kepada bangsa dan negara, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan yang memberikan manfaat langsung. “Melalui bakti sosial dan program Green Policing ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan. Sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan lingkungan yang sehat, aman, dan nyaman,” harapnya. Kegiatan ini mencerminkan kuatnya sinergitas antara Polres Kepulauan Meranti dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti dalam mendukung berbagai program sosial kemasyarakatan. Kolaborasi tersebut diharapkan semakin memperkuat soliditas antarinstansi dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif menjelang puncak peringatan Hari Bhayangkara ke 80. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 08.30 WIB dan berlangsung keadaan aman, tertib, serta kondusif.

Green Policing di Pelalawan: Kapolda Riau dan Menteri LH Seru Semua Pihak Jaga Gambut Tetap Basah Nasional
Nasional
Kamis, 18 Juni 2026 | 18:15 WIB

Green Policing di Pelalawan: Kapolda Riau dan Menteri LH Seru Semua Pihak Jaga Gambut Tetap Basah

Pelalawan, katakabar.com - Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Moh. Jumhur Hidayat, didampingi Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, tinjau sejumlah infrastruktur pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Pelalawan, Kamis (18/6). Kunjungan tersebut difokuskan pada pengecekan fungsi sekat kanal sebagai salah satu upaya menjaga kelembapan lahan gambut, dan mengurangi risiko terjadinya kebakaran saat musim kemarau. Selain meninjau kondisi lapangan, rombongan juga melakukan penanaman pohon aren sebagai bagian dari program rehabilitasi lingkungan dan penguatan ekosistem gambut yang berkelanjutan. Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, mengatakan upaya pengendalian karhutla membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, menjaga kawasan gambut tetap basah merupakan langkah strategis untuk mencegah munculnya titik api yang berpotensi memicu bencana asap. "Pengendalian karhutla tidak dapat dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, TNI-Polri, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat untuk menjaga ekosistem gambut tetap basah serta mencegah bencana asap sejak dini," kata Irjen Pol Herry. Peninjauan sekat kanal dilakukan untuk memastikan sarana pengelolaan tata air di kawasan gambut berfungsi optimal. Infrastruktur tersebut dinilai memiliki peran penting dalam mempertahankan tinggi muka air gambut sehingga potensi kebakaran dapat ditekan secara maksimal. Di kegiatan sama, Menteri Lingkungan Hidup bersama Kapolda Riau dan para pemangku kepentingan melakukan penanaman pohon aren sebagai simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan. Tanaman aren dipilih karena memiliki manfaat ekologis dalam mendukung konservasi lahan sekaligus berpotensi memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat. Irjen Pol Herry menegaskan pendekatan pencegahan harus menjadi prioritas utama dalam penanganan karhutla. Prinsip tersebut, kata dia, sejalan dengan konsep Green Policing yang menempatkan perlindungan lingkungan sebagai bagian penting dari tugas kepolisian. "Green Policing mengajarkan bahwa mencegah lebih baik daripada memadamkan. Karena melindungi lingkungan berarti melindungi kehidupan, kesehatan, dan masa depan generasi yang akan datang," tegasnya. Kabupaten Pelalawan yang memiliki hamparan lahan gambut luas menjadi salah satu wilayah strategis dalam upaya pencegahan karhutla di Provinsi Riau. Oleh karena itu, penguatan pengelolaan tata air, rehabilitasi lingkungan, dan keterlibatan aktif masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menjaga ekosistem gambut tetap lestari. Kegiatan ini sekaligus mempertegas komitmen bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat keamanan, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat dalam membangun sistem pencegahan karhutla yang berkelanjutan demi menjaga lingkungan dan kualitas hidup masyarakat.

Dari PMII untuk Lingkungan: Gerakan Santri Hijau Bersama Kapolres Inhu di Ponpes Nurul Hikmah Riau
Riau
Rabu, 04 Maret 2026 | 10:00 WIB

Dari PMII untuk Lingkungan: Gerakan Santri Hijau Bersama Kapolres Inhu di Ponpes Nurul Hikmah

Indragiri Hulu, katakabar.com - Semangat kepedulian pada lingkungan menggema di halaman Pondok Pesantren Nurul Hikmah, Selasa (3/3) sore kemarin. Dalam suasana Ramadhan penuh keberkahan, Kapolres Indragiri Hulu, AKBP Eka Ariandy Putra pimpin langsung kegiatan penanaman pohon, dan silaturahmi bersama tokoh agama, serta mahasiswa dalam rangka Gerakan Santri Hijau di Kecamatan Rengat Barat. Kegiatan dimulai sekira pukul 17.30 WIB di Jalan Lintas Timur Desa Talang Jerinjing itu dihadiri Waka Polres Indragiri Hulu, Kompol Lassarus Sinaga, S.H., M.H., para Pejabat Utama Polres Indragiri Hulu, Kapolsek Rengat Barat, Kompol Amriadi, SH, pimpinan Ponpes Nurul Hikmah, Natiqul Khoir, SH, serta perwakilan mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang dipimpin Fadil Irsandi bersama sembilan anggota. Sedang total 180 santri turut ambil bagian di kegiatan tersebut. Rangkaian acara diawali dengan penanaman pohon sebagai simbol komitmen menjaga kelestarian alam. Ketua PMII, Fadil Irsandi, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polres Indragiri Hulu yang menghadirkan konsep Green Policing hingga menyentuh kalangan pesantren dan mahasiswa. Ia menegaskan gerakan menjaga lingkungan bukan hanya isu global, tetapi juga tanggung jawab moral umat beragama. “Mahasiswa dan santri memiliki peran strategis sebagai agen perubahan. Menjaga lingkungan adalah bagian dari ibadah dan wujud kecintaan kita terhadap ciptaan Allah SWT. Kami siap bersinergi bersama Polres Inhu dalam mengampanyekan gerakan hijau ini,” jelasnya. Sementara, Kapolres Indragiri Hulu, AKBP Eka, menegaskan tugas kepolisian tidak hanya sebatas penegakan hukum, tetapi memiliki tanggung jawab sosial dan ekologis melalui program Green Policing yang dicanangkan Polda Riau. “Green Policing adalah pendekatan kepolisian terhadap isu lingkungan. Jika kita menjaga alam, maka alam akan menjaga kita,” kata Kapolres melalui Kasi Humas Polres Indragiri Hulu, Aiptu Misran.SH Kapolres Indragiri Hulu mengajak para santri untuk menanam minimal 25 pohon selama masa hidupnya sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap kelestarian alam, khususnya di Riau yang kerap menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan. Selain itu, ia mengingatkan para santri agar menjauhi penyalahgunaan narkoba dan pergaulan bebas, serta memanfaatkan waktu untuk menuntut ilmu demi masa depan yang gemilang. Pimpinan Ponpes Nurul Hikmah Natiqul Khoir, SH dalam tausiyahnya turut mengutip hadis dan dalil Al Qur'an tentang larangan merusak bumi. Ia menekankan menjaga lingkungan adalah amanah yang harus dijalankan bersama. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan salat Magrib berjamaah, mempererat ukhuwah antara kepolisian, mahasiswa, dan para santri, acarapun berakhir sekira pukul 19.00 WIB. Melalui Gerakan Santri Hijau ini, Polres Indragiri Hulu berharap lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, dan spiritual, tetapi memiliki kepedulian tinggi akan kelestarian lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.

Polri Hadir Untuk Bumi, Green Policing Polres Kepulauan Meranti Sasar Perusahaan dan Pelajar Hukrim
Hukrim
Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:19 WIB

Polri Hadir Untuk Bumi, Green Policing Polres Kepulauan Meranti Sasar Perusahaan dan Pelajar

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti terus menunjukkan komitmen dorong pelestarian lingkungan hidup melalui implementasi program Green Policing, sejalan dengan kebijakan Kapolda Riau. Kegiatan tersebut dilaksanakan serentak di sejumlah lokasi, Sabtu (31/1) fokus edukasi peduli lingkungan dan penanaman pohon. Salah satu kegiatan utama berlangsung di PT National Sago Prima (NSP), Desa Kepau Baru, Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti. Di kegiatan ini, jajaran Polres Kepulauan Meranti memberikan sosialisasi dan edukasi kepada karyawan perusahaan mengenai pentingnya menjaga lingkungan hidup, dimulai dari lingkungan kerja dan kehidupan sehari-hari. Kanit Binmas Polsek Tebing Tinggi Barat, Ipda Ito Hermanto, yang melaksanakan giat bersama Bhabinkamtibmas Desa Kepau Baru, Brigadir Hendri Sudrajat dan Bhabinkamtibmas Desa SDI, Brigadir Ismail H. Selain paparkan materi edukatif dan diskusi interaktif, kegiatan diisi dengan penanaman bibit pohon mangga dan durian di lingkungan PT NSP. Menurut Ipda Ito Hermanto, mewakili Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H, Green Policing pendekatan strategis dan humanis Polri menjaga ketertiban sosial sekaligus keberlanjutan lingkungan hidup. “Konsep Green Policing ini jawaban atas tantangan zaman, seperti krisis lingkungan, perubahan iklim, serta potensi kebakaran hutan dan lahan. Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai penggerak kesadaran masyarakat,” ujarnya. Di waktu yang sama, jajaran Polsek Merbau melaksanakan kegiatan Green Policing di SMP Negeri 2 Meranti Bunting, Kecamatan Merbau. Kegiatan penghijauan ini berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB dan dihadiri oleh pihak sekolah, para guru, serta seluruh siswa. Kapolsek Merbau yang diwakili Bhabinkamtibmas, Aipda Rinaldo, menyampaikan kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran cinta lingkungan sejak usia dini. Rangkaian kegiatan meliputi sambutan kepala sekolah, sambutan perwakilan Polsek Merbau, penyerahan bibit pohon durian, penanaman pohon bersama, serta foto bersama guru dan siswa. “Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri serta mewujudkan program Polri Untuk Masyarakat dengan kehadiran langsung di tengah-tengah masyarakat,” jelas Aipda Rinaldo. Seluruh rangkaian kegiatan Green Policing di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti berakhir dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Program ini diharapkan menjadi langkah nyata Polri dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan menjaga kelestarian lingkungan di Provinsi Riau, khususnya Kabupaten Kepulauan Meranti.

Ditlantas Polda Riau Taja Police Goes To School dan Green Policing di SDN 36 Pekanbaru Default
Default
Selasa, 27 Januari 2026 | 15:30 WIB

Ditlantas Polda Riau Taja Police Goes To School dan Green Policing di SDN 36 Pekanbaru

Pekanbaru, katakabar.com – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau terus menunjukkan komitmen membangun budaya tertib berlalu lintas, serta kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Police Goes To School dan Green Policing yang digelar di SD Negeri 36 Pekanbaru, Jalan Hangtuah, Selasa (27/1) pagi. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 WIB hingga 09.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, didampingi Kasubditkamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril, bersama jajaran Subdit Kamsel Ditlantas Polda Riau. Sebanyak 21 orang guru dan sekitar 800 siswa siswi SD Negeri 36 Pekanbaru mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh antusias. Edukasi keselamatan berlalu lintas disampaikan secara komunikatif dan interaktif, meliputi pemahaman tentang keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), serta pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas sejak usia dini. Pantauan di lokasi, Dirlantas Polda Riau turut membagikan berbagai sarana edukasi dan keselamatan kepada para siswa siswi, berupa helm berstandar SNI, bibit pohon, tumbler, serta buku panduan tertib berlalu lintas. Kegiatan juga diisi dengan kuis seputar keselamatan berlalu lintas yang disambut antusias oleh para siswa. Sebagai bagian dari Program Green Policing Polda Riau, Ditlantas Polda Riau juga menyerahkan bibit pohon berbuah kepada Kepala Sekolah SD Negeri 36 Pekanbaru sebagai simbol ajakan untuk menjaga kelestarian lingkungan dan menumbuhkan kepedulian terhadap alam sejak dini. Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, menegaskan kegiatan ini merupakan langkah strategis membentuk karakter generasi muda. “Keselamatan berlalu lintas harus ditanamkan sejak usia dini. Anak-anak adalah generasi penerus bangsa yang perlu dibekali pemahaman, disiplin, dan kesadaran agar kelak tumbuh menjadi pelopor keselamatan di lingkungannya masing-masing,” ujarnya. Ia menambahkan, melalui program Green Policing, Polri tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai penggerak kepedulian lingkungan. “Keselamatan dan kelestarian lingkungan adalah satu kesatuan. Melalui program ini, kami mengajak dunia pendidikan untuk bersama-sama menjaga alam demi masa depan generasi mendatang,” ucapnya. Sementara, Kepala Sekolah SD Negeri 36 Pekanbaru, Doli Susmita, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi keselamatan berlalu lintas dan kepedulian lingkungan sangat bermanfaat dalam membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab siswa sejak usia dini. Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan ini diakhiri dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Keselamatan Berlalu Lintas antara Ditlantas Polda Riau dan pihak SD Negeri 36 Pekanbaru sebagai langkah berkelanjutan dalam menanamkan budaya tertib berlalu lintas di lingkungan sekolah. Di kegiatan tersebut, Ditlantas Polda Riau juga memberikan apresiasi kepada dua orang siswa yang berhasil menjawab pertanyaan kuis keselamatan lalu lintas dengan baik. Kedua siswa tersebut menerima hadiah berupa boneka maskot Domang dan Tari. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Melalui program Police Goes To School, Ditlantas Polda Riau berharap nilai kepatuhan, disiplin, keselamatan berlalu lintas, serta kepedulian terhadap lingkungan dapat tertanam kuat sejak dini, sehingga terwujud generasi penerus bangsa yang patuh hukum, berkarakter, dan berbudaya tertib berlalu lintas.

Lagi, Polres Kepulauan Meranti ke Sekolah Galakkan Tanam Pohon dan Edukasi Green Policing Default
Default
Selasa, 27 Januari 2026 | 09:03 WIB

Lagi, Polres Kepulauan Meranti ke Sekolah Galakkan Tanam Pohon dan Edukasi Green Policing

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti terus perkuat komitmen jaga kelestarian lingkungan melalui program Green Policing. Lihat, Senin (26/1) kemarin, jajaran Polres Kepulauan Meranti melaksanakan kegiatan penghijauan dan edukasi peduli lingkungan secara serentak di sejumlah wilayah dan sekolah di Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau. Salah satu kegiatan utama dipusatkan di halaman Kantor Camat Pulau Merbau sekitar pukul 11.15 WIB. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Kepulauan Meranti, Hj Ismiatun, S.E., Camat Pulau Merbau, Hermansyah, S.H., Danramil 06 Merbau, Kapten Arh. R. Sinaga, Kapolsek Tebing Tinggi Barat, Ipda D. Turnip, S.E., Kepala KUA Pulau Merbau, H. Nurholis, M.Pdi, serta personel Polsek Tebing Tinggi Barat. Di kegiatan tersebut, dilakukan penanaman 10 batang bibit pohon ketapang sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya menjaga keseimbangan ekosistem, khususnya di wilayah pesisir. Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Binmas Polres Kepulauan Meranti, AKP Aguslan, menyampaikan Green Policing merupakan konsep pemolisian yang komprehensif dan progresif. Program ini tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga menempatkan kepolisian sebagai bagian penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup. “Green Policing adalah jawaban atas tantangan zaman, mulai dari krisis lingkungan, perubahan iklim, hingga ancaman kebakaran hutan dan lahan. Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai penggerak kesadaran ekologis masyarakat,” ujarnya. Selain di Pulau Merbau, kegiatan Green Policing juga dilaksanakan secara paralel di berbagai sekolah oleh jajaran Polsek dan satuan fungsi Polres Kepulauan Meranti. Polsek Tebing Tinggi melaksanakan edukasi lingkungan dan penanaman bibit pohon mangga di Pondok Pesantren Darul Fikri, Desa Banglas Barat. Satpolairud Polres Kepulauan Meranti menanam bibit pohon jambu di TK Islam Terpadu Ikhlas Hati Bunda, Kecamatan Tebing Tinggi. Sementara, Polsek Rangsang Barat melakukan penanaman bibit pohon rambutan di RA Al Amin, Desa Bokor. Polsek Tebing Tinggi Barat menanam bibit pohon ketapang di SDN MI Ahuda, Desa Mekong. Sat Binmas Polres Kepulauan Meranti juga menanam bibit pohon jeruk di MTs Al Istiqomah, Desa Alahair. Seluruh rangkaian kegiatan disertai dengan edukasi interaktif kepada para pelajar tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, dimulai dari lingkungan sekolah dan kehidupan sehari-hari. Kegiatan Green Policing ini berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Polres Kepulauan Meranti berharap program tersebut mampu menanamkan nilai kepedulian lingkungan sejak dini serta memperkuat peran Polri sebagai pelindung masyarakat sekaligus penjaga kelestarian lingkungan hidup.

Green Policing, Sinergi Polsek Merbau Besama Pramuka Tanam Pohon Riau
Riau
Sabtu, 24 Januari 2026 | 11:45 WIB

Green Policing, Sinergi Polsek Merbau Besama Pramuka Tanam Pohon

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Guna mendukung program pelestarian lingkungan hidup, Polsek Merbau, Polres Kepulauan Meranti, gelar kegiatan Green Policing berupa penanaman bibit pohon di Desa Bagan Melibur, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Jumat (23/1). Selain itu, Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut bentuk komitmen Polri menjaga kelestarian lingkungan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan alam di wilayah hukum Polsek Merbau. Hadir di kegiatan tersebut Camat Merbau Wan Jumiati, S.E., M.Si., Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi melalui Kapolsek Merbau yang diwakili Kanit Binmas Polsek Merbau, Ipda Efrianto, S.H., Sekcam Merbau Idrus, S.E., Wakil Ketua Majelis Pembimbing Kwartir Ranting Kecamatan Merbau, Suyatno, Kepala Kwartir Ranting Merbau M. Maksum, staf pemerintahan Kecamatan Merbau, serta personel Polsek Merbau. Rangkaian kegiatan diawali dengan penyerahan dan penanaman bibit pohon secara simbolis, kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh peserta. Kegiatan berakhir sekitar pukul 10.30 WIB. Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi di Wakili Oleh Kapolsek Merbau melalui Kanit Binmas, Ipda Efrianto, S.H., menyampaikan kegiatan Green Policing ini merupakan langkah nyata Polri dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan dan pencegahan kerusakan alam, sekaligus sarana edukasi kepada masyarakat agar semakin peduli dan mencintai lingkungan sekitar. “Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan demi keberlangsungan hidup generasi mendatang,” ujarnya. Dari pantuan, Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah kecamatan, serta unsur masyarakat dalam menjaga lingkungan hidup di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Ditlantas Polda Riau Gelar Polisi Sahabat Anak dan Green Policing di Taman Lalu Lintas Hukrim
Hukrim
Jumat, 23 Januari 2026 | 11:21 WIB

Ditlantas Polda Riau Gelar Polisi Sahabat Anak dan Green Policing di Taman Lalu Lintas

Lintas Polda Riau melalui Subdirektorat Keamanan dan Keselamatan (Subditkamsel) melaksanakan kegiatan Polisi Sahabat Anak (POLSANAK) yang dirangkaikan dengan sosialisasi Green Policing Polda Riau, bertempat di Taman Lalu Lintas Ditlantas Polda Riau, Jalan Pesisir Rumbai, Jumat (23/1). Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 WIB hingga 11.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau, AKBP Dasril, S.Pd., M.M., dan diikuti oleh guru serta murid TK Az Zuhra Simpang Tiga Pekanbaru sebanyak 120 murid dan Rumah Bilal Permata sebanyak 30 murid. Di kegiatan tersebut, personel Ditlantas Polda Riau memberikan edukasi tentang tugas dan fungsi Polisi Lalu Lintas, pengenalan rambu-rambu lalu lintas, serta pembelajaran keselamatan berlalu lintas melalui pengenalan Tugu Laka Lantas di Lapangan RSDC Ditlantas Polda Riau. Kegiatan juga dirangkaikan dengan pemberian hadiah edukatif serta pembagian bibit pohon sebagai dukungan terhadap program Green Policing Polda Riau. Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau, AKBP Dasril menyampaikan bahwa kegiatan Polisi Sahabat Anak merupakan bagian dari upaya menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia dini. “Melalui kegiatan Polisi Sahabat Anak ini, kami ingin membangun pemahaman dan kesadaran anak-anak sejak dini tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas, sekaligus menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari program Green Policing Polda Riau,” ujarnya. Ia menambahkan, edukasi yang diberikan secara berkelanjutan diharapkan mampu membentuk karakter generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, dan peduli terhadap keselamatan serta lingkungan. Sementara, pihak guru dan wali murid TK Az Zuhra Simpang Tiga Pekanbaru menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Ditlantas Polda Riau atas pelaksanaan kegiatan tersebut. “Kegiatan ini sangat positif dan bermanfaat bagi anak-anak. Materi keselamatan lalu lintas disampaikan dengan cara yang mudah dipahami dan menyenangkan, sehingga anak-anak menjadi lebih mengenal rambu-rambu serta pentingnya tertib berlalu lintas,” kata salah satu perwakilan guru. Secara terpisah, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H. menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan Polisi Sahabat Anak dan Green Policing yang dilaksanakan oleh Subdit Kamsel. “Kegiatan ini merupakan langkah strategis Ditlantas Polda Riau dalam membangun budaya tertib berlalu lintas dan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini. Kami berharap program ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” tegasnya. Kegiatan diakhiri dengan foto bersama dan berlangsung dengan aman, tertib, serta penuh antusiasme dari seluruh peserta.

Kunjungi Mapolres Kepulauan Meranti: Wakapolda Riau Tanam Pohon dan Tegaskan Komitmen GP Hukrim
Hukrim
Senin, 19 Januari 2026 | 11:18 WIB

Kunjungi Mapolres Kepulauan Meranti: Wakapolda Riau Tanam Pohon dan Tegaskan Komitmen GP

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Riau, Brigjen Pol Dr. Hengki Haryadi SIK MH, melakukan penanaman pohon di halaman Mako Polres Kepulauan Meranti. Kegiatan ini rangkaian kunjungan kerjanya ke Kabupaten Kepulauan Meranti, Minggu (18/1). Penanaman pohon tersebut dilakukan Wakapolda Riau bersama sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Riau, Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, serta jajaran PJU Polres Kepulauan Meranti. Dua jenis tanaman produktif, yakni pohon lengkeng dan mangga super, dipilih untuk ditanam. Selain sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, tanaman tersebut juga memiliki nilai manfaat jangka panjang bagi keberlanjutan ekosistem dan masyarakat sekitar. Penanaman pohon ini bagian dari implementasi Program Green Policing yang digagas Kapolda Riau Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, sebagai upaya nyata Polri dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup. Brigjen Pol Hengki menyampaikan konsep Green Policing bukan sekadar slogan, melainkan wujud nyata komitmen Polri dalam menjaga keseimbangan antara pelaksanaan tugas pemeliharaan keamanan dan upaya pelestarian lingkungan. Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab sosial Polri kepada masyarakat serta generasi mendatang. "Polri harus hadir tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan dan kehidupan sosial masyarakat. Penanaman pohon ini diharapkan menjadi contoh dan motivasi bagi seluruh personel,” ujarnya. Sebelum kegiatan penanaman pohon, Wakapolda Riau beserta rombongan terlebih dahulu mengikuti prosesi penyambutan adat di Mako Polres Kepulauan Meranti. Kehadiran Wakapolda disambut dengan pengalungan bunga oleh Polisi Cilik (Pocil). Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemberian arahan Wakapolda Riau kepada seluruh personel Polres Kepulauan Meranti di Aula Tantya Sudhirajati. Ia menekankan pentingnya penguatan Community Policing, peningkatan profesionalisme, transparansi, serta penegakan hukum yang humanis. Wakapolda Riau juga mengapresiasi berbagai program unggulan Polres Kepulauan Meranti, termasuk implementasi Green Policing yang dinilai telah berjalan dengan baik. Ia menilai keterlibatan aktif personel dalam program lingkungan menjadi salah satu indikator Polri yang adaptif, presisi, dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.

Green Policing, Polres Kepulauan Meranti Bersama Siswa SD Yosudarso Tanam Pohon Tanam Harapan Default
Default
Selasa, 13 Januari 2026 | 16:38 WIB

Green Policing, Polres Kepulauan Meranti Bersama Siswa SD Yosudarso Tanam Pohon Tanam Harapan

Kepulauan Meranti, katakabar.com – Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti kembali menunjukkan komitmen jaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan Green Policing atau penghijauan dengan penanaman pohon. Kegiatan tersebut dilaksanakan, Selasa (11/1) sekitar pukul 08.40 WIB lalu, di SD Swasta Yosudarso, Jalan Yosudarso, Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Kepulauan Meranti, Kompol Detis, dihadiri sejumlah pejabat utama Polres Kepulauan Meranti, yakni Kasi Propam, AKP Daniel Bakara, Kasat Intelkam, Iptu Roly Irvan, S.H., M.H., Kasi Humas, Iptu Iskandar, KBO Sat Intelkam, Iptu Mada Surya, Kanit III Sat Intelkam Aiptu Bobeen J. Rikardo, S.H., serta personel Sat Intelkam Polres Kepulauan Meranti. Di kegiatan tersebut, Polres Kepulauan Meranti tanam sejumlah bibit pohon buah yang terdiri dari tiga batang pohon sawo, satu batang pohon mangga, dan satu batang pohon jambu madu di lingkungan sekolah. Wakapolres Kepulauan Meranti menyampaikan kegiatan penanaman pohon merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung program Green Policing, yakni gerakan kepolisian yang peduli terhadap kelestarian lingkungan. “Penanaman pohon ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan. Saat ini kita merasakan dampak krisis iklim global, di mana suhu semakin panas akibat berkurangnya pepohonan dan meningkatnya polusi udara. Pohon memiliki peran penting dalam menghasilkan oksigen, menyejukkan udara, serta menjaga lingkungan tetap bersih dan indah,” ujar Kompol Detis Ia menekankan pentingnya menanamkan kesadaran lingkungan sejak usia dini dengan melibatkan anak-anak sekolah dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, pohon yang ditanam bukan hanya sekadar tanaman, tetapi juga simbol harapan untuk masa depan lingkungan yang lebih baik. “Anak-anak diharapkan dapat menjaga dan merawat pohon yang ditanam hari ini. Menjaga alam adalah tanggung jawab kita bersama, bukan hanya orang dewasa,” tambahnya. Selain penanaman pohon, kegiatan diisi dengan sesi tanya jawab interaktif bersama siswa serta pemberian hadiah, yang disambut antusias oleh para pelajar. Kegiatan kemudian ditutup dengan penanaman pohon secara bersama-sama dan foto bersama. Secara keseluruhan, kegiatan Green Policing ini bertujuan menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan sekaligus membentuk karakter generasi muda yang sadar akan pentingnya menjaga kelestarian alam. Dengan pendekatan edukatif dan partisipatif, Polres Kepulauan Meranti berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar.