Segera Hadir! Pameran Kerja Sama Sustainability dan Inovatif China dan Indonesia
Jakarta, katakabar.com - Untuk semakin memperdalam kerja sama dan pertukaran ekonomi-perdagangan antara China dan Indonesia, sekaligus mendorong manfaat bersama, serta pembangunan yang terkoordinasi di berbagai bidang, China Council for the Promotion of International Trade (CCPIT), atas persetujuan Dewan Negara Republik Rakyat China, bakal gelar 2026 China-Indonesia Green and Innovative Cooperation Exhibition (selanjutnya disebut Indonesia Innovative Exhibition) di Jakarta, Indonesia, pada 3 hingga 5 September 2026 mendatang. China Council for the Promotion of International Trade Commercial Sub-council (CCPIT Commercial Sub-council) bertindak sebagai penyelenggara pameran. Indonesia Innovative Exhibition rencananta digelar di Jakarta International Expo dengan area pameran seluas 1.500 meter persegi. Ruang lingkup pameran mencakup kecerdasan buatan, logistik cerdas, informasi dan komunikasi, kendaraan energi baru beserta aksesori, produk energi baru, teknologi pencegahan dan mitigasi bencana, produk keselamatan darurat, perlengkapan medis, peralatan rumah tangga dan produk elektronik, barang konsumsi harian, dan sektor terkait lainnya. Selama pameran, berbagai kegiatan pendukung juga akan digelar, termasuk forum kerja sama ekonomi dan perdagangan serta pertemuan penjajakan dan negosiasi antarperusahaan. Di saat yang sama, Indonesia Innovative Exhibition tahun ini akan menghadirkan area pameran "China Opportunity Hub" untuk menampilkan capaian pembangunan keterbukaan tingkat tinggi China, memperkenalkan secara menyeluruh keunggulan iklim bisnis di berbagai wilayah China, memperdalam hubungan ekonomi dan perdagangan kedua pihak secara berkelanjutan, serta mendukung kerja sama pragmatis kedua negara agar mencapai perkembangan baru. The Entrepreneurs Society (TES) yang didirikan oleh Kak Klemens Rahardja sejak tahun 2017, TES sudah menginspirasi, membangun dan mempersatukan lebih dari 12ribu pengusaha di seluruh Indonesia, yang berpartisipasi sebagai Strategic Community Partner dalam kolaborasi ini, dengan peran untuk memperkuat jejaring komunitas wirausaha, membuka akses koneksi bisnis, serta mendukung terciptanya ruang kolaborasi lintas sektor antara pelaku usaha Indonesia dan China.
Pasar Preloved Luxury Makin Panas, deGaiya Hadir Ekosistem Baru Barang Mewah Original di Indonesia
Jakarta, katakabar.com - Luxury goods sekarang mulai diperlakukan seperti collectible assets. Orang membeli bukan hanya untuk dipakai, tetapi juga mempertimbangkan value retention dan liquidity Tren pasar preloved luxury di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat kelas menengah atas dan affluent. Barang-barang seperti tas Hermès, Chanel, Dior, hingga jam tangan Rolex dan Patek Philippe kini tidak lagi dipandang sekadar simbol gaya hidup, tetapi mulai dianggap sebagai bagian dari alternative asset yang memiliki nilai ekonomi nyata. Fenomena ini terjadi seiring meningkatnya harga retail barang mewah di boutique resmi, waiting list yang semakin panjang, serta terbatasnya akses terhadap produk-produk tertentu. Tidak sedikit kolektor dan pecinta luxury kini mulai melihat barang mewah sebagai aset yang memiliki potensi mempertahankan nilai bahkan mengalami apresiasi. Di tengah kondisi tersebut, pasar preloved luxury justru mengalami peningkatan aktivitas yang cukup agresif, baik secara global maupun di Indonesia. Barang-barang luxury original dengan kondisi baik kini semakin dicari karena dianggap lebih realistis dibanding membeli baru dengan harga retail yang terus meningkat. Pengamat industri luxury menyebut perubahan ini bukan lagi sekadar tren sementara. “Luxury goods sekarang mulai diperlakukan seperti collectible assets. Orang membeli bukan hanya untuk dipakai, tetapi juga mempertimbangkan value retention dan liquidity,” ujar seorang pengamat pasar luxury di Jakarta. Perubahan pola pikir tersebut membuat ekosistem luxury resale di Indonesia berkembang lebih modern. Masyarakat kini semakin memperhatikan aspek autentikasi, histori barang, hingga kredibilitas seller sebelum melakukan transaksi. Hal ini juga mendorong munculnya platform-platform yang lebih fokus pada curated luxury ecosystem, salah satunya melalui kehadiran deGaiya, unit preloved luxury ecosystem yang merupakan mitra dari deGadai. Berbeda dengan marketplace biasa, deGaiya hadir dengan pendekatan yang lebih eksklusif dan terkurasi. Produk-produk yang tersedia berasal dari barang luxury original dengan proses seleksi dan pengecekan tertentu sebelum dipasarkan kembali. Menariknya, sebagian barang yang tersedia di deGaiya berasal dari aset luxury yang sebelumnya berada dalam sistem gadai dan tidak ditebus kembali oleh pemiliknya atau dikenal sebagai gagal tebus. Kondisi ini membuat deGaiya mampu menghadirkan berbagai luxury items original dengan harga yang dinilai lebih kompetitif dibanding pasar retail. Di tengah naiknya harga barang mewah global, kondisi tersebut justru membuka peluang baru bagi masyarakat yang ingin mulai masuk ke dunia luxury dengan harga yang lebih rasional. Tas-tas seperti Chanel Classic Flap, Louis Vuitton, hingga berbagai jam tangan Swiss kini semakin diminati di pasar preloved karena ketersediaannya yang semakin terbatas di boutique resmi. Selain faktor harga, banyak pembeli kini juga mulai melihat barang luxury preloved sebagai bentuk smart luxury consumption. “Sekarang orang lebih realistis. Selama barang original, kondisinya bagus, dan value-nya masih kuat, preloved justru semakin menarik,” timpal seorang kolektor tas luxury di Jakarta Selatan. Tidak hanya menjadi tempat jual beli barang mewah original, ekosistem seperti deGaiya juga dinilai memperlihatkan bagaimana luxury market di Indonesia mulai bergerak ke arah yang lebih matang. Masyarakat affluent kini tidak lagi sekadar membeli luxury untuk konsumsi, tetapi mulai memahami aspek asset value, resale market, hingga liquidity dari barang yang mereka miliki. Fenomena ini juga berkaitan erat dengan meningkatnya penggunaan layanan financial flexibility berbasis aset luxury seperti gadai barang mewah. Alih-alih menjual koleksi secara permanen ketika membutuhkan cashflow jangka pendek, sebagian pemilik aset kini memilih menggunakan layanan gadai luxury agar ownership tetap terjaga. Pada konteks tersebut, deGadai dan deGaiya dinilai membentuk kemitraan yang saling melengkapi. Di satu sisi, deGadai memberikan solusi likuiditas berbasis aset luxury secara privat dan cepat. Di sisi lain, deGaiya menjadi bagian dari luxury resale ecosystem yang terus berkembang. Di tengah market yang semakin dinamis, luxury goods kini tidak lagi hanya berbicara soal prestige dan gaya hidup. Bagi sebagian masyarakat, tas dan jam tangan mewah telah berubah menjadi bagian dari strategi pengelolaan aset modern. Dan ketika akses terhadap barang luxury semakin sulit serta harga retail terus meningkat, pasar preloved luxury tampaknya akan menjadi salah satu sektor yang terus tumbuh dalam beberapa tahun ke depan.
Sambut Piala Dunia 2026: Tiga Destinasi Hospitality Hadirkan Pengalaman Nonton Bersama di Samosir, Jakarta dan Bali
Inggris vs Kroasia - 03.00 WIB Ghana vs Panama - 06.00 WIB Uzbekistan vs Kolombia - 09.00 WIB Republik Ceko vs Afrika Selatan - 23.00 WIB Jumat, 19 Juni 2026 Swiss vs Bosnia dan Herzegovina - 02.00 WIB Kanada vs Qatar - 05.00 WIB Meksiko vs Korea Selatan - 08.00 WIB Sabtu, 20 Juni 2026 Belanda vs Swedia - 00.00 WIB Amerika Serikat vs Australia - 02.00 WIB Skotlandia vs Maroko - 05.00 WIB Brasil vs Haiti - 07.30 WIB Turki vs Paraguay - 11.00 WIB Minggu, 21 Juni 2026 Jerman vs Pantai Gading - 03.00 WIB Ekuador vs Curaçao - 07.00 WIB Tunisia vs Jepang - 11.00 WIB Spanyol vs Arab Saudi - 23.00 WIB Senin, 22 Juni 2026 Belgia vs Iran - 02.00 WIB Uruguay vs Tanjung Verde - 05.00 WIB Selandia Baru vs Mesir - 08.00 WIB Argentina vs Austria - 00.00 WIB Selasa, 23 Juni 2026 Prancis vs Irak - 04.00 WIB Norwegia vs Senegal - 07.00 WIB Yordania vs Aljazair - 10.00 WIB Portugal vs Uzbekistan - 00.00 WIB Rabu, 24 Juni 2026 Inggris vs Ghana - 03.00 WIB Panama vs Kroasia - 06.00 WIB Kolombia vs Republik Demokratik Kongo - 09.00 WIB Kamis, 25 Juni 2026 Swiss vs Kanada - 02.00 WIB Bosnia dan Herzegovina vs Qatar - 02.00 WIB Skotlandia vs Brasil - 05.00 WIB Maroko vs Haiti - 05.00 WIB Republik Ceko vs Meksiko - 08.00 WIB Afrika Selatan vs Korea Selatan - 08.00 WIB Jumat, 26 Juni 2026 Curaçao vs Pantai Gading - 03.00 WIB Ekuador vs Jerman - 03.00 WIB Jepang vs Swedia - 06.00 WIB Tunisia vs Belanda - 06.00 WIB Turki vs Amerika Serikat - 09.00 WIB Paraguay vs Australia - 09.00 WIB Sabtu, 27 Juni 2026 Norwegia vs Prancis - 02.00 WIB Ghana vs Irak - 02.00 WIB Uruguay vs Spanyol - 07.00 WIB Tanjung Verde vs Arab Saudi - 07.00 WIB Mesir vs Iran - 10.00 WIB Selandia Baru vs Belgia - 10.00 WIB Minggu, 28 Juni 2026 Panama vs Inggris - 04.00 WIB Kroasia vs Ghana - 04.00 WIB Kolombia vs Portugal - 06.30 WIB Republik Demokratik Kongo vs Uzbekistan - 06.30 WIB Yordania vs Argentina - 09.00 WIB Aljazair vs Austria - 09.00 WIB
Dupoin Futures Jadi Pialang Berjangka Perdana Hadir di Pekan Raya Jakarta 2026
Jakarta, katakabar.com - PT Dupoin Futures Indonesia perusahaan pialang berjangka pertama dan satu-satunya yang hadir di Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2026 pada 11 Juni hingga 12 Juli 2026 di Jakarta International Expo. Ini menjadi langkah untuk memperkenalkan industri perdagangan berjangka secara umum dan Dupoin Futures secara khusus sebagai perusahaan pialang berjngka kepada masyarakat. Gunawan, Direktur Utama PT Dupoin Futures Indonesia, mengatakan Dupoin Futures hadir pada booth yang berlokasi di Hall C1,2 Nomor 26, dengan berbagai aktivitas edukatif dan interaktif bagi pengunjung selama satu bulan penuh. Pengunjung dapat mengenal lebih dekat layanan perusahaan, memahami konsep perdagangan berjangka, serta memperoleh informasi mengenai pentingnya bertransaksi melalui perusahaan yang legal dan teregulasi. "Dupoin Futures menjadi pialang berjangka pertama yang hadir di Pekan Raya Jakarta dengan memperkenalkan industri perdagangan berjangka dengan cara yang lebih terbuka, mudah dipahami, dan dekat dengan masyarakat." ujar Gunawan. Dia mengatakan minat masyarakat terhadap investasi cukup tinggi. Tetapi, industri perdagangan berjangka masih kalah populer dibandingkan dengan industri keuangan lainnya seperti kripto dan pasar modal. Lantaran itu, ulas Gunawan, kesempatan ini menjadi cara efektif untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap industri perdagangan berjangka. Dupoin Futures memperkenalkan transformasi perusahaan yang mengedepankan teknologi, transparansi, dan kemudahan akses bagi pengguna dengan berinteraksi langsung bersama para pengunjung PRJ. Head of Marketing PT Dupoin Futures Indonesia, Taufan, menjelaskan kehadiran Dupoin Futures di PRJ merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas. "Berlokasi di Hall C1,2 Nomor 26, kami menghadirkan berbagai aktivitas interaktif seperti Roda Cuan Dupoin, Dupoin Match Challenge, dan Ngobrol Cuan 1-on-1 Session yang dirancang untuk memberikan pengalaman edukasi yang lebih menyenangkan bagi pengunjung. Kami mengajak masyarakat untuk datang dan merasakan langsung bagaimana perdagangan berjangka dapat dipelajari dengan cara yang sederhana, interaktif, dan mudah dipahami selama Pekan Raya Jakarta berlangsung," kata Taufan. Dupoin Futures berharap dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap industri perdagangan berjangka yang legal dan teregulasi. Masyarakat dapat mengunjungi Booth Dupoin Futures di Hall C1.2 Nomor 26 selama 11 Juni hingga 12 Juli 2026 untuk mengikuti berbagai aktivitas interaktif, memperoleh edukasi seputar trading, serta berkesempatan mendapatkan hadiah dan merchandise menarik.
PTPN I Hadirkan 'Ruang Tenang' Lewat Aset Agrowisata di Jawa Tengah
Semarang, katakabar.com - Aroma daun teh di lereng yang menguapkan embun dijerang matahari, udara sejuk hingga menembus angka empat derajat, dan panorama gunung yang spektakuler menjadi rindu setiap jiwa. Di berbagai aset yang dikelola PT Perkebunan Nusantara I (Persero), Subholding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) keindahan lanskap tersebut hadir sebagai “ruang tenang” yang menyatu dengan aktivitas perkebunan. Di Jawa Tengah, kebun-kebun yang dikelola PTPN I (Persero) Regional 3 juga menyimpan pengalaman serupa yang kini dikembangkan sebagai bagian dari optimalisasi aset non-kebun. Bagi warga kota-kota besar, istilah “macet” dan “polusi” telah menjadi bagian dari rutinitas harian. Lantaran itu, setiap jeda waktu libur menjadi kemewahan tersendiri. Bukan sekadar staycation di hotel, melainkan pengalaman tinggal di kabin kayu di tengah perkebunan yang menawarkan ketenangan alami yang sulit ditemukan di kawasan urban. Firman 30 tahun, seorang pekerja kreatif asal Jakarta, menuturkan bahwa aset wisata milik PTPN I (Persero) Regional 3 menjawab kebutuhan ruang pemulihan bagi masyarakat urban. Ia mengaku terkesan saat berkunjung ke Kawasan Agrowisata Jollong, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. “Bangun tidur, kalau biasanya sudah bising kendaraan, di sini kita disambut kicau burung. Udara sejuk dan suasananya memang menenteramkan hati. Keluar ke teras, serasa ada terapi deep cleaning paru-paru. Seger banget,” kata dia. Pengalaman tersebut mencerminkan upaya Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui PTPN I (Persero) dalam mengoptimalkan aset melalui diversifikasi usaha berbasis agrowisata. Profesionalitas pengelolaan menjadi bagian dari strategi menjadikan aset perkebunan sebagai sumber pendapatan berkelanjutan. Agrowisata Jollong Perjalanan menuju ketenangan dapat dimulai dari Agrowisata Jollong di lereng Gunung Muria, Desa Sitiluhur, Kabupaten Pati. Berada di ketinggian hingga 900 mdpl, kawasan ini menghadirkan ikon tugu cangkir kopi raksasa sebagai simbol sentra kopi bersejarah sejak era kolonial. Dengan tiket masuk Rp20.000, pengunjung dapat menikmati kopi lokal langsung dari sumbernya, mengunjungi Bukit Naga untuk memetik buah segar, hingga merasakan terapi ikan di kolam alami. Air Terjun Grenjengan menjadi salah satu daya tarik yang memberikan pengalaman alam yang menenangkan. Kampoeng Karet Di Kabupaten Karanganyar, PTPN I (Persero) Regional 3 juga mengembangkan Kampoeng Karet sebagai destinasi wisata edukasi berbasis kebun karet. Lokasinya yang berada di kaki Gunung Lawu menghadirkan suasana teduh dari kanopi pohon karet yang rimbun. Kawasan ini dikembangkan sebagai ruang rekreasi keluarga dengan konsep camping “no ribet”, di mana fasilitas telah disiapkan oleh pengelola. Pengunjung juga dapat menikmati playground, kolam renang, hingga gazebo di tengah kawasan hijau. Agrowisata Kaligua Agrowisata Kaligua di Kabupaten Brebes menjadi destinasi unggulan di dataran tinggi dengan ketinggian hingga 2.050 mdpl. Berada di kaki Gunung Slamet, kawasan ini menghadirkan suhu ekstrem hingga 4°C serta panorama kebun teh peninggalan Belanda tahun 1889. Dengan tiket Rp20.000, pengunjung dapat menikmati Puncak Sakub untuk menyaksikan matahari terbit, Gua Jepang sebagai wisata sejarah, serta mata air Tuk Bening yang terkenal dengan kesegarannya. Banaran Sky View Sebagai penutup perjalanan, Banaran Sky View di Bawen, Semarang, menawarkan pengalaman kuliner dengan panorama Danau Rawa Pening dan tujuh gunung di sekitarnya. Lokasinya yang strategis dekat pintu tol Bawen menjadikannya destinasi singgah yang mudah dijangkau. Selain restoran dengan menu berbasis kopi, kawasan ini juga menyediakan fasilitas Banaran Coffee Camp untuk pengalaman glamping di tengah kebun kopi. Libur panjang menjadi momentum jeda dari rutinitas perkotaan. Aset-aset yang dikelola Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui PTPN I (Persero) Regional 3 membuktikan bahwa pengalaman rekreasi berkualitas dapat hadir dari lanskap perkebunan yang dikelola secara profesional dan berkelanjutan.
Hadirkan Booth 'MINERALive' di Invirotech 2026, MIND ID Demonstrasikan Pengelolaan Limbah Terintegrasi
Jakarta, katakabar.com - Holding Industri Pertambangan Indonesia, MIND ID, menghadirkan booth bertajuk 'MINERALive': Tambang yang Menghidupkan' di ajang Invirotech 2026 yang dihelat Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Menteri Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat, mengatakan dunia usaha memiliki peran penting dalam mendorong penerapan teknologi bersih dan mempercepat ekonomi sirkular sebagai bagian dari upaya menjawab berbagai tantangan lingkungan hidup. “Dunia usaha memiliki peran penting dalam menerapkan teknologi bersih, meningkatkan kepatuhan lingkungan, dan mempercepat ekonomi sirkular,” kata Jumhur dalam pembukaan Invirotech 2026, Kamis (11/6). Menurut Jumhur, teknologi dan inovasi perlu terus dikembangkan agar mampu memberikan solusi nyata bagi persoalan lingkungan sekaligus membantu industri menjalankan tanggung jawabnya. “INDO ENVIROTECH merupakan ruang yang mempertemukan gagasan dengan kebutuhan, teknologi dengan persoalan lapangan, inovasi dengan kebijakan, serta komitmen dengan implementasi,” jelasnya. Ia menambahkan teknologi harus memberikan manfaat yang konkret bagi sektor industri maupun masyarakat. “Teknologi harus membantu industri memenuhi kewajiban lingkungannya,” jelas Jumhur. Booth ini turut dikunjungi Menteri Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat, yang meninjau langsung berbagai program pengelolaan lingkungan berbasis ekonomi sirkular yang ditampilkan oleh MIND ID bersama anggota grupnya. Kehadiran Grup MIND ID melalui booth ini bagian dari upaya untuk menunjukkan praktik nyata pengelolaan limbah yang berorientasi pada pengelolaan dampak lingkungan, serta menciptakan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat. MIND ID memperlihatkan limbah yang dikelola dengan tepat dapat menjadi sumber daya yang memberi manfaat lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Pada booth tersebut, MIND ID menampilkan tiga area utama yang merepresentasikan pendekatan pengelolaan limbah terintegrasi. Di area pertama, ditampilkan program pengolahan sampah organik berbasis maggot yang telah dijalankan di berbagai wilayah operasional. Selama penyelenggaraan Invirotech 2026, sampah organik yang dikumpulkan dari pengunjung diolah secara langsung menggunakan maggot, dengan hasil pengolahan seperti volume sampah terurai dan pupuk organik yang dihasilkan disampaikan secara terbuka. Dari aktifasi ini, pengunjung mendapat pupuk yang merupakan ajakan untuk bersama memulihkan kelestarian alam sekitar. Di area kedua, MIND ID menghadirkan demonstrasi pengelolaan sampah plastik melalui alat plastic press dan plastic crusher yang merepresentasikan implementasi program bank sampah di masyarakat. Pengunjung dapat berpartisipasi dengan menyetorkan sampah plastik yang kemudian diolah dan ditampilkan sebagai bagian dari proses daur ulang. Ditampilkan pula teknologi 3D printer yang menjadi representasi bahwa sampah anorganik di Grup MIND ID mampu menghasilkan produk kerajinan tangan yang bermanfaat dan bernilai tambah ekonomi. Inovasi ini menunjukkan bahwa dengan inovasi yang tepat maka limbah dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku bernilai ekonomi sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat. Di bagian atas booth, MIND ID menghadirkan instalasi bertema “awan mendung dan awan cerah” sebagai simbol komitmen perusahaan dalam mendukung lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan. Instalasi ini merepresentasikan tujuan jangka panjang dari berbagai program pengelolaan limbah yang dijalankan, yakni menciptakan kualitas lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang. MIND ID meyakini pengelolaan limbah menjadi bagian penting dalam transformasi industri pertambangan menuju praktik yang lebih berkelanjutan. Harapannya, semakin banyak pula dukungan publik terhadap penguatan praktik pengelolaan lingkungan berbasis inovasi dan teknologi. Bagi MIND ID, pertambangan tidak hanya tentang menghasilkan mineral, tetapi juga memastikan bahwa setiap prosesnya memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat. Selaras dengan hal tersebut, Jumhur menegaskan pembangunan dan perlindungan lingkungan tidak perlu dipertentangkan. “Membangun Indonesia bukan berarti mengabaikan lingkungan. Memelihara lingkungan juga bukan berarti melupakan pembangunan. Jangan mempertentangkan pembangunan dengan lingkungan,” tegasnya.
ENSIA 2026 Hadir, Sucofindo Dorong Inovasi Berkelanjutan dan Sinergi Lintas Sektor Hadapi Perubahan Iklim
Jakarta, katakabar.com - PT Sucofindo (Persero) resmi meluncurkan Environmental and Social Innovation Award (ENSIA) 2026, sebuah ajang apresiasi yang mendorong lahirnya inovasi-inovasi terbaik di bidang lingkungan dan sosial dari berbagai sektor usaha di Indonesia. Peluncuran ENSIA 2026 menjadi bagian dari komitmen Sucofindo perkuat implementasi prinsip keberlanjutan sekaligus mendorong kontribusi dunia usaha menghadapi tantangan perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan. Usung tema “Innovation for Sustainable Business and Resilient Communities”, ENSIA 2026 diharapkan menjadi wadah bagi perusahaan untuk menghadirkan inovasi yang tidak hanya menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat, tetapi juga memperkuat daya saing dan keberlanjutan bisnis di tengah dinamika global yang semakin kompleks. Direktur Utama PT Sucofindo (Persero), Sandry Pasambuna, mengatakan bahwa peluncuran ENSIA 2026 merupakan langkah strategis untuk memperluas gerakan inovasi keberlanjutan di Indonesia. “ENSIA bentuk komitmen Sucofindo dalam mendorong dunia usaha untuk terus berinovasi dan mengambil peran aktif dalam menjawab berbagai tantangan lingkungan dan sosial. Melalui ENSIA 2026, kami ingin menghadirkan ruang kolaborasi yang mampu mempercepat lahirnya solusi-solusi inovatif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, lingkungan, dan keberlanjutan bisnis,” ujar Sandry. Menurut Sandry, saat ini dunia usaha tidak lagi hanya dituntut untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus mampu menghasilkan dampak positif yang berkelanjutan. Lantaran itu, inovasi menjadi kunci dalam menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, pelestarian lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Melalui ENSIA 2026, kami berharap semakin banyak perusahaan yang menunjukkan praktik-praktik terbaiknya pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Inovasi yang dihasilkan diharapkan dapat mendukung upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, memperkuat ketahanan masyarakat, serta menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi dunia usaha,” tambahnya. Sebagai rangkaian peluncuran ENSIA 2026, Sucofindo menyelenggarakan Cerita Bersama Sucofindo (Carbon Talk) yang menghadirkan berbagai pemangku kepentingan dari pemerintah, lembaga riset, dan sektor industri untuk membahas tantangan serta peluang dalam menghadapi perubahan iklim. Di sesi tersebut, Direktur Adaptasi Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Franky Zamzani, memaparkan perubahan iklim telah memengaruhi berbagai sektor strategis, mulai dari pangan, sumber daya air, energi, kesehatan, hingga ekosistem. Itu sebabnya, penguatan kapasitas adaptasi menjadi bagian penting dalam pembangunan berkelanjutan. Ia mengatakan pemerintah terus mendorong upaya adaptasi iklim yang terintegrasi, inklusif, dan berbasis ilmu pengetahuan untuk memperkuat ketahanan sosial, ekonomi, dan ekosistem. “Upaya tersebut dijalankan melalui berbagai program prioritas pada sektor pangan, sumber daya air, energi, kesehatan, dan ekosistem guna mengurangi risiko serta dampak perubahan iklim. Hal ini sejalan dengan pilar KLH, yaitu lima bidang prioritas adaptasi yang tertuang dalam Perpres Nomor 110 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Instrumen Nilai Ekonomi Karbon dan Pengendalian Emisi Gas Rumah Kaca Nasional,” jelas Franky. Kepala Organisasi Riset Hayati dan Lingkungan BRIN, Andes Hamuraby Rozak, memaparkan pentingnya riset dan inovasi dalam mendukung upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Menurutnya, pengelolaan ekosistem yang berkelanjutan memerlukan pendekatan berbasis sains agar menghasilkan solusi yang terukur dan berdampak. Andes Hamuraby Rozak melanjutkan bahwa Solusi Berbasis Alam (Nature-based Solutions) menjadi tren sebagai upaya perlindungan, pemanfaatan secara bijaksana, serta pemulihan ekosistem. “Restorasi tidak hanya berfokus pada penanaman, tetapi juga mengintegrasikan aspek iklim, keanekaragaman hayati, dan masyarakat. Restorasi lahan gambut yang dilakukan secara berkelanjutan dapat mendukung mitigasi perubahan iklim, pemulihan biodiversitas, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui dukungan ilmu pengetahuan, pemantauan berkelanjutan, dan partisipasi masyarakat,” ujar Andes. Di kegiatan sama, Senior Staff General Affairs & CSR PT Smelting, Rachmayani, menekankan pentingnya peran sektor usaha dalam mendukung pengendalian perubahan iklim melalui kolaborasi dengan masyarakat. Menurutnya, dunia usaha dapat berkontribusi melalui berbagai program lingkungan, mulai dari pengelolaan sampah, konservasi air, penghijauan, hingga pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan. “Pengendalian perubahan iklim bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama. Kolaborasi sektor usaha dan masyarakat menjadi kunci terciptanya masa depan yang berkelanjutan,” ulas Rachmayani.
Perluas Akses Internet di Kalimantan, MyRepublic Air Hadir di Berbagai Kota dan Kabupaten
Pontianak, katakabar.com - Seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat akan konektivitas digital, MoraRepublic terus perluas jangkauan layanan MyRepublic Air di berbagai wilayah Indonesia. Kini, layanan internet berbasis Fixed Wireless Access (FWA) tersebut telah tersedia di sejumlah kota dan kabupaten di Pulau Kalimantan, meliputi Pontianak, Singkawang, Banjar, Barito Kuala, Banjarbaru, Banjarmasin, Palangkaraya, Samarinda, dan Kutai Kartanegara. Di antara wilayah dengan pertumbuhan ekonomi yang terus berkembang, Kalimantan memiliki kebutuhan internet yang semakin tinggi untuk mendukung berbagai aktivitas masyarakat. Mulai dari bekerja dan belajar secara daring, menjalankan usaha, hingga mengakses layanan digital dan hiburan, konektivitas yang andal menjadi kebutuhan yang semakin penting dalam kehidupan sehari-hari. Melalui MyRepublic Air, masyarakat kini memiliki pilihan layanan internet yang lebih mudah diakses dan praktis. Dengan layanan internet rumah dengan kualitas True 5G Fiber Quality tanpa batas kuota dan kecepatan hingga 100 Mbps, pelanggan dapat memilih skema rental modem mulai 115 ribu per 30 hari atau skema beli modem mulai 100 ribu per 30 hari, dengan harga beli modem Rp850.000. "Dengan MyRepublic Air, masyarakat kini dapat menikmati internet rumah berkualitas dengan harga yang terjangkau mulai 100 ribuan dan fleksibilitas untuk menyewa atau membeli modem. Pelanggan juga akan mendapatkan nilai tambah berupa akses Vidio multiscreen dan berbagai channel hiburan melalui aplikasi MyRep Air," ujar Iman Syahrizal, Chief Sales & Marketing Officer MoraRepublic. Pelanggan mendapatkan akses Vidio hingga 61 tayangan hiburan yang multiscreen, serta channel internasional dan nasional dari aplikasi MyRep sebagai nilai tambah untuk kebutuhan hiburan keluarga. Aplikasi “MyRep Air” yang dapat diunduh di Play Store, untuk memberikan kemudahan bagi pelanggan. Untuk pendaftaran dan informasi lengkap, dapat mengunjungi website myrepublic.co.id/air. Sejalan dengan komitmen perusahaan untuk menghadirkan dampak yang berkelanjutan, MoraRepublic meyakini bahwa akses internet yang semakin luas dapat menjadi pondasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Konektivitas yang lebih mudah dijangkau diharapkan dapat membuka akses terhadap peluang pendidikan, pengembangan usaha, serta berbagai layanan digital yang mendukung aktivitas masyarakat di berbagai wilayah Kalimantan. Kalimantan juga menjadi salah satu wilayah yang menunjukkan perkembangan pesat dalam berbagai sektor, mulai dari perdagangan, pendidikan, hingga transformasi digital. Dengan semakin luasnya akses internet, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan berbagai peluang yang tersedia di era digital, sekaligus meningkatkan produktivitas dan daya saing di tengah perkembangan ekonomi yang terus bergerak maju. Melalui perluasan jangkauan MyRepublic Air di berbagai kota dan kabupaten di Kalimantan, MoraRepublic berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta mendukung terciptanya akses konektivitas yang semakin luas di seluruh Indonesia.
KCMTKU Resmi Hadir di Surabaya, Buka Cabang ke 13 di Royal Plaza
Surabaya, katakabar.com - Kacamata kini telah berkembang menjadi bagian dari gaya hidup modern. Tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu penglihatan, eyewear juga menjadi elemen fashion yang merepresentasikan personality dan karakter penggunanya. Melihat tren tersebut, KCMTKU resmi membuka cabang terbarunya di Royal Plaza Surabaya. Surabaya dipilih bukan tanpa alasan. Sebagai salah satu kota terbesar di Indonesia dengan pertumbuhan lifestyle dan fashion yang terus berkembang, Surabaya memiliki karakter masyarakat yang aktif, modern, dan ekspresif. Hal ini menjadikan Surabaya sebagai kota yang sangat relevan dengan semangat KCMTKU dalam menghadirkan eyewear yang fashionable namun tetap accessible untuk berbagai kebutuhan sehari-hari. “Tahun 2026 menjadi tahun yang sangat exciting bagi KCMTKU karena kami memiliki banyak rencana baru untuk terus berkembang. Surabaya menjadi salah satu kota yang spesial bagi kami karena memiliki energi lifestyle yang sangat kuat, dengan masyarakat yang semakin aware terhadap fashion, personal style, dan kebutuhan visual mereka sehari-hari,” kata Founder dan CEO KCMTKU, Nathania Pandy. Dari sisi produk, ujar Pandy, KCMTKU menghadirkan berbagai koleksi frame trendy dengan harga mulai dari Rp149.000. Mulai dari daily eyewear hingga fashion statement glasses, seluruh koleksi dirancang agar tetap stylish namun mudah diakses oleh berbagai kalangan. "KCMTKU juga menghadirkan berbagai pilihan frame yang dapat disesuaikan dengan personality dan lifestyle customer, seperti Korean Style, Minimalist Look, Bold Fashion Statement, Daily Essentials, hingga Trendy Sunglasses," ulasnya. Selain itu, ucap Pandy, pelanggan juga dapat berkonsultasi langsung untuk menemukan frame yang sesuai dengan bentuk wajah dan personal style mereka, sehingga pengalaman memilih kacamata terasa lebih personal dan nyaman. Dalam rangka grand opening, imbuhnya, KCMTKU juga menghadirkan beberapa aktivitas menarik seperti Store Tour Experience, Try-On Session, hingga Content Creation Spot yang memungkinkan pengunjung mencoba berbagai frame sambil membuat konten secara lebih fun dan expressive. Experience ini dihadirkan untuk memberikan pengalaman berbeda dalam memilih kacamata, sekaligus menjadikan optical store sebagai bagian dari lifestyle modern anak muda masa kini. “Dengan semangat frame for every personality, kami ingin terus menghadirkan customer experience yang berbeda, menarik, dan nyaman. KCMTKU percaya bahwa kacamata tidak hanya harus mendukung fungsi penglihatan, tetapi juga bisa menjadi bagian dari gaya personal yang membuat penggunanya lebih percaya diri,” bebernya. KCMTKU Surabaya kini resmi hadir di Royal Plaza Surabaya lantai LG dan dapat dikunjungi setiap hari mulai pukul 10.00–22.00 WIB. Selama periode pembukaan, pelanggan juga dapat menikmati berbagai penawaran spesial seperti free sunglasses tanpa minimum purchase serta berbagai special opening deals.
Implan Koklea Pintar Teranyar Hadir di Indonesia Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran
Jakarta, katakabar.com - Inovasi teranyar bidang kesehatan pendengaran, dan Cochlear Ltd dengan bangga menghadirkan teknologi ini ke Indonesia, yang dapat memberikan manfaat bagi para pengguna implan koklea kami selama bertahun-tahunkedepan. Apalagi implan koklea pintar terbaru, Cochlear™ Nucleus® Nexa™System, memungkinkan pengguna untuk tetap terhubung dengan perkembangan teknologi masadepan melalui pembaruan perangkat lunak langsung pada alat implan. Berbeda dengan teknologi sebelumnya, sistem ini implan koklea pertamayang dilengkapi dengan memori internal dan firmware yang dapat diperbarui. Sehingga pengguna dapat mengakses inovasi baik melalui prosesor suara maupun implanitusendiri, dan memungkinkan akses terhadap lebih banyak inovasi seiring waktu. Ashish Joshi, Marketing Director, Cochlear (Asian Growth Markets), menyampaikan Nexa System implan koklea pintar pertama dan satu-satunya di dunia yangmenghadirkan terobosan signifikan dalam solusi pendengaran. "Cochlear bangga dapat menghadirkan inovasi ini di kawasan ASEAN, termasuk Indonesia, sebagai bagiandari komitmen kami dalam memperluas akses terhadap teknologi pendengaran yang lebihcanggih dan berkelanjutan," ujarnya. Melalui inovasi ini, kata Joshi, kami berharap dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi parapengguna, sekaligus mendukung transformasi dalam penanganan gangguan pendengaran di Indonesia. ”Sebagai distributor resmi di Indonesia, Kasoem Hearing Center menyambut hadirnya inovasi ini sebagai langkah besar dalam meningkatkan layanan bagi masyarakat dengan gangguan pendengaran," jelasnya. Sedang Trista Kasoem, perwakilan dari Kasoem Hearing Center, menimpali teknologi ini lompatan besar dalam dunia implan pendengaran. Dengan adanya sistem yang dapat terus diperbarui, pasien tidak hanya mendapatkan solusi untuk saat ini, tetapi akses terhadap inovasi di masa depan. "Ini sejalan dengan komitmen kami untuk memberikan layanan terbaik dan berkelanjutan bagi pasien di Indonesia," terangnya. Salah satu keunggulan utama dari Nucleus Nexa sistem ini adalah kemampuan untuk menyimpan pengaturan prosesor suara secara personal (MAP’s) tersimpan di dalam implan sehingga pasien dapat kembali terhubung dengan cepat jika membutuhkan prosesor suara baru atau pengganti. Di Indonesia, implementasi teknologi ini telah dilakukan melalui prosedur operasi pertama di Siloam Hospitals Lippo Village. dr. Eko Teguh Prianto, Sp.THT-KL, sebagai dokter yang melakukan tindakan operasi, menjelaskan Nucleus Nexa System inovasi terbaru Implan Koklea yang dapat memberikan kualitas pendengaran yang lebih optimal untuk jangka panjang pada pasien dengan gangguan pendengaran. Hal ini tentunya dapat meningkatkan kualitas hidup para pengguna. Tidak kalah penting, sistem ini didukung oleh tingkat keandalan implanyang telah terbukti tinggi, mencapai 99,76 persen, sehingga memberikan rasa aman dan kepercayaan bagi pengguna. Sementara, perwakilan dari Siloams Lippo Village, Alexander Mutak, menuturkan sebagai rumah sakit pertama yang melakukan prosedur ini menyatakan : “Kami bangga dapat menjadi bagian dari pengenalan teknologi implan koklea pintar di Indonesia. "Inovasi ini membuka peluang lebih luas bagi pasien dengan gangguan pendengaran untuk mendapatkan penanganan yang lebih modern dan efektif," ulasnya. Secara global, gangguan pendengaran masih menjadi tantangan besar, dengan ratusan juta orang terdampak. Teknologi implan koklea berperan penting dalam membantu meningkatkan kejelasan suara dengan cara merangsang langsung saraf pendengaran, berbeda dengan alat bantu dengar yang hanya memperkuat suara.