Indonesia Timur
Sorotan terbaru dari Tag # Indonesia Timur
Lewat Fasilitas Pengemasan Baru di Surabaya Holding PTPN Percepat Distribusi Migor ke Intim
Surabaya, katakabar.com - Pasokan minyak goreng ke kawasan Indonesia Timur (Intim) diproyeksikan jadi lebih cepat dan efisien setelah PT Industri Nabati Lestari (INL), anak usaha PTPN IV PalmCo yang merupakan Subholding Perkebunan Nusantara, operasikan fasilitas pengemasan minyak goreng di kawasan Pelabuhan Kalimas, Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (5/6) lalu. Keberadaan fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan rantai pasok dan hilirisasi industri sawit nasional yang dijalankan PalmCo bersama Holding Perkebunan Nusantara. Fasilitas ini memperpendek rantai distribusi minyak goreng menuju Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua yang selama ini dilayani dari pabrik pengolahan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Sumatera Utara. Melalui skema baru tersebut, minyak goreng dikirim dalam bentuk curah ke Surabaya untuk kemudian dikemas dan didistribusikan ke berbagai wilayah tujuan di Indonesia bagian tengah dan timur. Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menerangkan langkah tersebut merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk mendekatkan titik distribusi ke pasar utama di Indonesia bagian tengah dan timur. Menurutnya, Surabaya dipilih karena memiliki konektivitas pelabuhan yang kuat dengan berbagai wilayah di Indonesia Timur, sehingga mampu mempercepat arus barang sekaligus meningkatkan efisiensi rantai pasok. "Selama ini produk dikirim dalam bentuk kemasan dari Sumatera Utara. Dengan pengemasan dilakukan di Surabaya, distribusi menjadi lebih efisien dan biaya logistik dapat ditekan hingga 40 persen," jelas Jatmiko saat peresmian fasilitas tersebut. Efisiensi tersebut dinilai penting mengingat biaya logistik masih menjadi salah satu tantangan utama dalam distribusi pangan nasional. Untuk komoditas kebutuhan pokok seperti minyak goreng, tingginya biaya pengiriman kerap berdampak pada harga jual di tingkat konsumen, terutama di wilayah kepulauan yang berjarak jauh dari pusat produksi. Sebagai salah satu pelabuhan terbesar di Indonesia, Tanjung Perak selama ini menjadi simpul distribusi barang ke kawasan timur Indonesia. Posisi geografis Surabaya yang lebih dekat dengan pasar tujuan dibandingkan Sumatera Utara memungkinkan waktu pengiriman menjadi lebih singkat dan pasokan lebih terjaga. Bagi INL, fasilitas baru ini juga menjadi langkah strategis untuk memperkuat penetrasi pasar minyak goreng di luar Pulau Jawa. Seiring meningkatnya kebutuhan konsumsi rumah tangga dan industri makanan di Indonesia Timur, perusahaan melihat potensi pertumbuhan permintaan yang terus berkembang. Jatmiko menambahkan, penguatan jaringan distribusi merupakan bagian dari transformasi PalmCo yang tidak lagi hanya berfokus pada produksi minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO), tetapi juga memperbesar porsi bisnis hilir yang menghasilkan nilai tambah lebih tinggi. "PTPN mendapat tugas untuk menjadi instrumen negara yang dapat diandalkan dalam menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas industri sawit nasional. Karena itu, kami terus memperkuat hilirisasi dan distribusi agar produk bisa menjangkau masyarakat secara lebih efektif," ujarnya. Operasional fasilitas pengemasan di Surabaya dilakukan melalui kerja sama dengan PT Lestari Jaya Indonesia Maju (LJIM). Komisaris PT LJIM, Mayjen TNI (Purn) Gamal Haryo Putro, mengatakan bahwa distribusi awal dari fasilitas tersebut telah berjalan dan mendapat respons positif dari pasar. Menurutnya, kapasitas distribusi akan ditingkatkan secara bertahap mengikuti pertumbuhan permintaan di wilayah sasaran. Fokus utama pada tahap awal adalah memastikan kelancaran pasokan ke berbagai daerah di Indonesia bagian tengah dan timur. "Kami melihat kebutuhan pasar yang cukup besar. Karena itu, distribusi akan terus diperkuat seiring meningkatnya kapasitas operasional dan daya serap pasar," timpal Gamal. Di tengah meningkatnya kebutuhan pangan dan tantangan logistik nasional, kehadiran fasilitas pengemasan di Surabaya diharapkan tidak hanya mempercepat distribusi minyak goreng ke Indonesia Timur, tetapi juga memperkuat ketahanan rantai pasok nasional melalui sistem distribusi yang lebih dekat dengan pasar tujuan. Bagi PalmCo, skema pengiriman minyak goreng dalam bentuk curah dari Sumatera Utara untuk kemudian dikemas di Surabaya juga memberikan manfaat bisnis yang signifikan. Perusahaan memperkirakan langkah tersebut mampu menekan biaya logistik hingga 40 persen dibandingkan pola distribusi sebelumnya, sehingga meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat daya saing produk minyak goreng di pasar Indonesia bagian tengah dan timur. Langkah ini sejalan dengan komitmen PalmCo dan Holding Perkebunan Nusantara dalam memperkuat hilirisasi industri sawit nasional, meningkatkan efisiensi rantai pasok, serta memastikan ketersediaan produk pangan strategis yang terjangkau dan mudah diakses masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.
Telkom AI Center Makassar Jadi Motor Baru Inovasi Digital di Indonesia Timur
Jakarta, katakabar.com - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) perkuat pengembangan ekosistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di kawasan timur Indonesia, dengan mengoptimalkan peran AI Center Makassar sebagai pusat inovasi dan pengembangan talenta digital. Upaya ini dilakukan untuk mendorong lahirnya solusi berbasis AI yang aplikatif serta mendukung percepatan transformasi digital nasional yang merata. Dalam agenda kunjungan kerja ke AI Center Makassar beberapa waktu lalu, Direktur IT Digital Telkom, Faizal Rochmad Djoemadi meninjau langsung fasilitas serta berbagai inovasi yang dikembangkan oleh talenta digital lokal melalui sesi pameran dan pemaparan proyek. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen Telkom dalam memberikan ruang eksplorasi bagi inovator lokal untuk mengembangkan kapabilitas serta memperluas pengetahuan terkait teknologi AI. Menurutnya, AI adalah teknologi strategis yang harus membawa dampak nyata bagi layanan publik dan industri. Inovasi hebat, ujar Rochmad, selalu membutuhkan kolaborasi erat antara perusahaan teknologi, komunitas pengembang, dan institusi pendidikan untuk percepat adopsi dan menghasilkan ekosistem yang berdampak bagi kesejahteraan masyarakat. “Pemanfaatan AI bukan hanya soal teknologi, tetapi bagaimana teknologi tersebut dapat memberikan solusi nyata terhadap berbagai permasalahan yang ada di masyarakat dan industri,” kata Faizal. Sebagai bagian dari penguatan ekosistem tersebut, AI Center Makassar hadir melalui implementasi pilar AI Connect dalam inisiatif strategis Telkom AI Center of Excellence (AI CoE). Pilar ini terintegrasi dengan AI Campus, AI Playground, AI Hub, dan AI Native dalam membangun ekosistem AI yang komprehensif, mulai dari kolaborasi riset, pengembangan talenta, hingga implementasi solusi di berbagai sektor. Melalui fasilitas ini, Telkom membuka ruang kolaborasi yang inklusif bagi talenta digital lokal untuk berjejaring, mengembangkan kapabilitas, serta menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat. Sejumlah solusi yang dipresentasikan antara lain pemanfaatan machine learning untuk klasifikasi Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI), model pengelompokan sekolah berbasis unsupervised learning untuk rekomendasi bantuan operasional pendidikan, serta penggunaan deep learning dalam analisis citra endoskopi guna mendukung identifikasi penyakit lambung. Inovasi-inovasi tersebut menunjukkan potensi pemanfaatan data dan teknologi AI dalam mendukung pengambilan keputusan strategis serta peningkatan kualitas layanan di berbagai sektor. Faizal juga mengapresiasi kapabilitas talenta digital lokal yang dinilai memiliki potensi besar dalam menghadirkan inovasi yang tidak hanya bersifat eksperimental, tetapi juga siap diimplementasikan secara praktis. Penguatan kolaborasi lintas ekosistem menjadi kunci agar berbagai inovasi tersebut dapat berkembang lebih jauh di skala nasional dan memberikan nilai tambah yang berkelanjutan. “Talenta digital Indonesia memiliki potensi luar biasa untuk menghadirkan solusi berbasis AI yang relevan dan aplikatif. Dengan kolaborasi yang tepat, inovasi yang dikembangkan dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan efisiensi dan kualitas layanan di berbagai sektor,” terangnya. Kegiatan juga dilengkapi dengan diskusi interaktif bersama talenta digital dan komunitas teknologi di Makassar guna membahas peluang serta tantangan implementasi AI di lapangan. Forum ini menjadi wadah kolaborasi untuk perkuat sinergi dalam pengembangan inovasi berbasis AI. Melalui rangkaian kegiatan ini, Telkom menumbuhkan optimisme bahwa AI Center Makassar dapat terus berkembang sebagai simpul kolaborasi unggulan di kawasan timur Indonesia. Ke depan, fasilitas ini diharapkan mampu melahirkan talenta digital yang tangguh dan adaptif serta inovasi berbasis AI yang memberikan dampak nyata bagi percepatan transformasi digital nasional.
Start Franchise dan AKR Land Hadirkan Expo Franchise Perdana di Indonesia Timur
Surabaya, katakabar.com – Start Franchise bersama AKR Land akan menghadirkan Start Franchise International Expo Manado 2026, sebuah pameran franchise dan peluang usaha berskala nasional dan internasional yang akan berlangsung pada 15 hingga 17 Mei 2026 di Grand Kawanua K Walk City Mall, Manado, Sulawesi Utara. Event ini menjadi salah satu pameran franchise berskala besar pertama yang diselenggarakan di kawasan Indonesia Timur, dengan tujuan membuka akses yang lebih luas bagi brand nasional untuk menjangkau pasar baru serta mempertemukan mereka dengan calon investor potensial di wilayah tersebut. Start Franchise International Expo Manado 2026 ditargetkan menghadirkan lebih dari 60 brand nasional dan internasional serta menarik lebih dari 50.000 pengunjung potensial, yang terdiri dari calon investor, entrepreneur, pelaku UMKM, komunitas bisnis, hingga masyarakat yang ingin memulai usaha melalui sistem kemitraan. Penyelenggaraan event ini merupakan bagian dari komitmen Start Franchise dalam membangun ekosistem franchise terintegrasi yang menghubungkan strategi digital, marketplace franchise, edukasi bisnis, hingga pameran offline. Kolaborasi dengan AKR Land sebagai pengembang kawasan Grand Kawanua K Walk City Mall juga menjadi bagian penting dalam menghadirkan event ini. Kawasan Grand Kawanua sendiri dikenal sebagai salah satu pusat pertumbuhan komersial baru di Manado yang memiliki potensi besar untuk pengembangan aktivitas bisnis dan investasi di wilayah Indonesia Timur. Sebagai bagian dari konsep event yang mengangkat identitas lokal, penyelenggara juga akan menghadirkan maskot resmi bernama “Melisa”, yang terinspirasi dari sosok wanita khas Manado. Maskot ini merepresentasikan keramahan masyarakat lokal, semangat kewirausahaan, serta optimisme terhadap perkembangan bisnis di kawasan Indonesia Timur. Menurut Rejal Mahardika, Business Manager Start Franchise Indonesia, penyelenggaraan pameran ini memiliki misi lebih besar dari sekadar menghadirkan event bisnis. “Kami melihat Indonesia Timur memiliki potensi ekonomi yang sangat besar, tetapi masih belum banyak platform yang secara khusus mempertemukan brand nasional dengan investor di wilayah ini. Melalui Start Franchise International Expo Manado 2026, kami ingin menunjukkan bahwa Indonesia Timur memiliki peluang besar bagi pertumbuhan bisnis franchise,” ujar Rejal. Ia juga menambahkan banyak pelaku usaha memiliki produk yang kompetitif namun belum memiliki akses jaringan investor yang luas. Dengan menghadirkan pameran franchise berskala nasional di Manado, diharapkan brand-brand Indonesia dapat lebih mudah menjangkau pasar baru sekaligus mempercepat ekspansi bisnis mereka melalui sistem franchise. Selain menghadirkan pameran franchise, jelasnya, event ini juga akan diisi dengan berbagai agenda edukatif seperti seminar bisnis, talkshow bersama praktisi industri, sesi networking, serta diskusi strategi ekspansi franchise yang ditujukan bagi pelaku usaha dan calon entrepreneur. "Melalui penyelenggaraan event ini, Start Franchise berharap dapat membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara brand, investor, komunitas bisnis, serta institusi pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan Indonesia Timur. Dengan menghadirkan berbagai brand dari sektor F&B, retail, jasa, hingga peluang usaha kreatif, Start Franchise International Expo Manado 2026 diharapkan dapat menjadi salah satu agenda bisnis penting yang memperkuat posisi Manado sebagai salah satu pusat pertumbuhan bisnis baru di Indonesia," imbuhnya.