Kalahkan
Sorotan terbaru dari Tag # Kalahkan
Barantum: CRM Lokal Kalahkan Produk Global di Mata Pelanggan
Jakarta, katakabar.com - Barantum satukan CRM, AI Agent, Omnichannel, dan WhatsApp Business API satu dashboard, guna memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Di mana hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal. Kebutuhan akan Customer Relationship Management (CRM) di Indonesia terus mengalami peningkatan seiring semakin masifnya transformasi digital di berbagai sektor industri. Jika sebelumnya CRM lebih banyak digunakan oleh perusahaan besar, kini teknologi ini juga mulai dimanfaatkan oleh UMKM untuk mengelola pelanggan, meningkatkan efektivitas penjualan, dan memberikan layanan yang lebih baik. Laporan kenresearch.com menunjukkan bahwa perubahan ekspektasi konsumen menjadi salah satu pendorong utama tren tersebut. Sebanyak 76 persen konsumen Indonesia menginginkan pengalaman yang lebih personal ketika berinteraksi dengan sebuah brand, sehingga perusahaan dituntut untuk memahami kebutuhan pelanggan secara lebih mendalam. Situasi ini mendorong bisnis untuk memanfaatkan data pelanggan, automation, dan teknologi digital guna meningkatkan customer engagement sekaligus menjaga kualitas layanan di tengah persaingan yang semakin ketat. Di tengah perkembangan tersebut, solusi CRM lokal mulai mendapat perhatian lebih besar dari kalangan bisnis. Salah satunya adalah Barantum, yang dinilai mampu menghadirkan sistem yang lebih sesuai dengan kebutuhan operasional perusahaan di Indonesia dibandingkan banyak solusi global yang tersedia di pasar. Mengapa Banyak Perusahaan Pilih Barantum Dibanding CRM Lain? Lebih dari 1.000 bisnis dan badan usaha di Indonesia telah mempercayakan pengelolaan sales, customer service, dan komunikasi pelanggan mereka kepada Barantum. Solusi ini juga telah digunakan oleh berbagai perusahaan dari beragam industri, mulai dari BRI Insurance, Adira Finance, Total Bangun Persada, AnterAja, Sekolah.mu, Pusat Gadai Indonesia, Bakmi GM, Orang Tua, hingga Kimia Farma. Salah satu alasan banyak perusahaan memilih Barantum dibanding CRM lain adalah karena sistemnya dirancang agar mudah digunakan dan dapat menyesuaikan kebutuhan operasional bisnis di Indonesia. Selain menghadirkan platform yang terintegrasi, Barantum juga dikenal melalui layanan implementasi dan dukungan pelanggan yang responsif sehingga membantu proses adopsi sistem berjalan lebih lancar. Melalui ekosistem all-in-one solution, Barantum menghadirkan berbagai solusi bisnis terintegrasi mulai dari CRM, Omnichannel, WhatsApp API, hingga Call Center untuk membantu perusahaan meningkatkan produktivitas dan kualitas layanan pelanggan. Sebagai partner resmi Meta untuk layanan WhatsApp Business API, Barantum membantu perusahaan mengelola komunikasi pelanggan secara lebih efektif sekaligus menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih konsisten di berbagai channel. Tingginya Rating Mencerminkan Kepercayaan Pelanggan Dengan rating 4,9/5 dari 1.221 ulasan di Google Business per 12 Juni 2026, Barantum menjadi CRM Indonesia dengan tingkat kepuasan pelanggan tertinggi. Penilaian tersebut mencerminkan pengalaman pengguna yang positif terhadap sistem, layanan, dan dukungan implementasi yang diberikan. Berikut beberapa ulasan pengguna mengenai pengalaman mereka menggunakan Barantum: "We love using Barantum! It really helps us with marketing and reservation broadcasts. Sending promotions and managing customer responses can be done easily in one place. The system makes our daily operations faster and more organized. Their support team is always helpful and quick to respond. Totally recommended!" Admin Jittlada Group "Saya sangat puas dengan pengalaman menggunakan aplikasi Barantum. Aplikasi ini memiliki fitur yang lengkap dan intuitif, sehingga sangat membantu meningkatkan efisiensi kerja serta memperlancar komunikasi, baik di dalam tim maupun dengan pelanggan," ujar Finance Accounting Tax Dearbutter Berbagai ulasan tersebut menunjukkan bahwa pelanggan tidak hanya merasakan manfaat dari sisi teknologi, tetapi juga dari kualitas layanan yang mereka terima selama menggunakan sistem Barantum. Itu sebabnya, Barantum menempatkan kualitas layanan dan customer support sebagai bagian penting dalam membantu perusahaan mengoptimalkan penggunaan CRM sesuai kebutuhan operasional bisnis mereka. Sebagai partner resmi Meta untuk WhatsApp Business API, Barantum memungkinkan bisnis menggunakan WhatsApp Business API resmi untuk mengelola komunikasi pelanggan secara lebih aman dan profesional. Selain itu, seluruh ekosistem platform telah terhubung secara terintegrasi sehingga memudahkan perusahaan memonitor aktivitas pelanggan, tim sales, dan layanan customer service dalam satu dashboard. Keunggulan lain yang banyak dipertimbangkan perusahaan adalah dukungan layanan lokal yang lebih mudah dijangkau. Sebagai produk asli Indonesia, Barantum menghadirkan proses implementasi, onboarding, serta layanan purna jual yang lebih cepat dan responsif sesuai kebutuhan bisnis di pasar Indonesia. Barantum CRM Hadir Mitra Dukung Pertumbuhan Bisnis Melalui Solusi All-in-One CRM, Barantum menghadirkan ekosistem terintegrasi yang membantu perusahaan mengelola penjualan, layanan pelanggan, dan komunikasi bisnis secara lebih efisien, sekaligus mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan berbasis data. “Penyedia CRM tidak cukup hanya menawarkan fitur lengkap. Yang terpenting adalah bagaimana pelanggan merasakan pelayanan dan pendampingan yang membantu bisnis mereka berkembang. Karena itu, Barantum hadir bukan hanya sebagai software, tetapi sebagai partner yang membantu perusahaan memaksimalkan penggunaan sistem sesuai kebutuhan operasional bisnis,” kata Handri Kosada, CEO Barantum. Seiring meningkatnya adopsi CRM di Indonesia, kebutuhan akan solusi yang mampu menggabungkan teknologi, layanan, dan pendampingan implementasi diperkirakan akan terus bertumbuh. Kondisi ini membuka peluang bagi perusahaan untuk memanfaatkan CRM secara lebih optimal dalam mendukung produktivitas, layanan pelanggan, dan pertumbuhan bisnis jangka panjang.
Kejutan di Tengah Perang: Bitcoin Kalahkan Emas, Ini Penyebabnya!
Jakarta, katakabar.com - Dinamika pasar global kembali menunjukkan pergeseran signifikan preferensi aset lindung nilai (safe haven), di mana Bitcoin (BTC) mulai mengungguli emas di tengah ketidakpastian akibat konflik geopolitik di Timur Tengah. Data terbaru mencatat Bitcoin mengalami kenaikan sekitar 7% hingga 10% sejak akhir Februari, sementara emas justru terkoreksi hingga 19% dari level tertingginya. Perubahan ini turut tercermin dari arus dana institusional. Produk exchange-traded fund (ETF) berbasis emas mencatat outflow hingga US$7,9 miliar, sedangkan Bitcoin menarik inflow lebih dari US$1,1 miliar hanya dalam dua pekan awal konflik. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh kenaikan yield obligasi global dan lonjakan harga minyak, yang mengurangi daya tarik emas sebagai aset non-yielding. CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menilai pergeseran ini menandai evolusi peran Bitcoin dalam lanskap keuangan global. “Bitcoin kini semakin dilihat sebagai alternatif safe haven modern. Di tengah ketidakpastian global, investor membutuhkan aset yang tidak hanya aman, tetapi juga likuid dan dapat diakses kapan saja. Karakteristik ini yang membuat Bitcoin semakin relevan dibandingkan instrumen tradisional seperti emas,” ujar Calvin. Dalam jangka pendek, pergerakan Bitcoin masih dipengaruhi tarik-menarik antara dorongan institusional dan ketidakpastian permintaan korporasi. Sejumlah institusi besar seperti BlackRock terus memperkuat ekspansi di sektor aset digital, mencerminkan meningkatnya komitmen terhadap kripto. Tetapi, sinyal pasar menjadi lebih kompleks setelah Strategy, salah satu pembeli Bitcoin terbesar, diduga menghentikan sementara akumulasi rutinnya setelah 13 minggu berturut-turut membeli BTC. Hal ini berpotensi mengurangi salah satu sumber permintaan besar yang selama ini menopang harga. “Masuknya institusi besar tetap menjadi fondasi kuat bagi pertumbuhan jangka panjang Bitcoin. Namun, pasar juga sensitif terhadap perubahan perilaku pemain besar. Ketika salah satu pembeli utama melambat, volatilitas jangka pendek bisa meningkat,” jelas Calvin. Dari sisi fundamental, Bitcoin tetap didukung oleh mekanisme pasokan yang terbatas. Halving berikutnya yang dijadwalkan pada April 2028 akan kembali mengurangi laju suplai Bitcoin baru ke pasar. Di saat yang sama, Tim Riset Tokocrypto melihat akumulasi oleh ETF dan perusahaan publik terus meningkat, yang secara struktural memperketat ketersediaan Bitcoin di pasar. “Secara historis, siklus halving selalu menjadi katalis bullish dalam jangka menengah hingga panjang. Dengan permintaan yang tetap atau meningkat, kelangkaan pasokan akan menjadi faktor utama yang mendorong kenaikan harga Bitcoin ke depan,” jelas Calvin. Prospek Harga Bitcoin ke Depan Meski demikian, sentimen pasar saat ini masih berada dalam tekanan. Indeks Crypto Fear & Greed menunjukkan level “Extreme Fear” di angka 8/100, yang secara historis sering menjadi sinyal pembalikan arah (contrarian signal). Dengan kombinasi faktor tersebut, prospek Bitcoin ke depan diperkirakan akan tetap volatil dalam jangka pendek, namun konstruktif dalam jangka menengah hingga panjang. Pada skenario optimistis, jika arus masuk institusional berlanjut dan kondisi makro stabil, Bitcoin berpotensi kembali menguji level US$75.000 hingga US$80.000 dalam beberapa bulan ke depan. Sementara itu, dalam skenario konservatif, tekanan dari suku bunga tinggi dan volatilitas pasar dapat menahan Bitcoin di kisaran US$60.000–US$65.000. Calvin menegaskan investor perlu memahami karakteristik Bitcoin yang unik dalam menghadapi kondisi pasar saat ini. “Bitcoin sedang berada di fase transisi, dari aset spekulatif menjadi bagian penting dari sistem keuangan global. Volatilitas akan tetap ada, tetapi arah jangka panjangnya menunjukkan penguatan fundamental yang signifikan,” tandasnya. Jadi, pelaku pasar disarankan untuk tetap mencermati perkembangan geopolitik, kebijakan moneter, serta arus dana institusional dalam menentukan strategi investasi di aset kripto.
BECI Balas Kekalahan Kakaknya, Jalur Kalajengking Tersandar
Teluk Kuantan, katakabar.com - Jalur Bintang Emas Cahaya Intan atau BECI 2023 asal Desa Tanjung Hulu Kuantan, Kuantan Sengingi, Riau, sukseskan menangkan perlombaan putaran ke lima di Event Pacu Jalur, Ahad (24/8). BECI berhasil membalas kekalahan kakaknya Bintang Emas Cahaya Intan 2018 dengan mengalahkan Tuah Kalajengking muda Indragiri 2024 asal Desa Danau Baru, Kecamatan Rengat Barat, Indragiri Hulu. Diketahui, di hari ke empat Tuah Kalajengking muda Indragiri 2024 berhasil memimpin atas kekalahan BECI 2018. Alhasil BECI terpaksa bernafas panjang menerima kekalahan melaju ke final yakni hari ke lima saat ini. BECI 2023 berada pada hilir ke empat, pancang pemisah pertama ia bersama rivalnya terlihat sangat sengit berlomba hingga sampai ke garis finish. Tapi, saat pancang pemisah ke empat hingga pancang ke enam Bintang Emas Cahaya Intan tetap memimpin. Sehingga Tuah Kalajengking muda Indragiri 2024 akan tersandar di Tepian Narosa menunggu hasil keputusan dewan hakim.