Kelimpungan

Sorotan terbaru dari Tag # Kelimpungan

Harga MinyaKita Melonjak Para IRT dan Pedagang Kelimpungan di Daerah Sentra Sawit Ekonomi
Ekonomi
Minggu, 03 Mei 2026 | 11:15 WIB

Harga MinyaKita Melonjak Para IRT dan Pedagang Kelimpungan di Daerah Sentra Sawit

Bengkalis, katakabar.com - Harga Eceran Tertinggi (HET) MinyaKita di pasar tradisional Simpang Padang di Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau melonjak dari sebelumnya Rp15.700 kini Rp21.000 hingga Rp23.000 per Liter. Harga eceran MinyakKita melonjak sudah berlangsung hampir dua pekan terakhir, yakni dari pertengahan April hingga awal Mei 2026 ini. Melonjaknya HET minyak goreng berbasis kelapa sawit tersebut mulai berdampak kepada masyarakat, terutama para ibu rumah tangga (IRT) dan pedagang gorengan kaki lima, dan pinggir jalan yang mengais rezeki di kawasan perkotaan Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis, Riau, merupakan daerah sentra kelapa sawit. Salah seorang pemilik toko barang-barang harian kebutuhan pokok masyarakat, di kawasan perkotaan Duri, Rustam 53 tahun, kepada katakabar.com, Sabtu (2/5) kemarin, mengatakan MinyakKita dijual di toko Rp23.000 per liter awal Mei 2026 ini. "Kalau pekan keempat April 2026 lalu, MinyakKita dijual masih kisaran Rp21.000 per liter. Tetapi modalnya naik terus sehingga MinyakKita dijual Rp23.000 per liter," ujarnya. Selain itu, tambahnya, harga minyak goreng curah juga naik. Kalau sebelumnya harga eceran kisaran Rp20.000 ribu per liter saat ini harganya naik Rp21.000 hingga Rp22.000 per liter. Sumber katakakabar.com lainnya awal Mei 2026 ini menyebutkan saat ini harga eceran minyak goreng kemasan berbagai merk toko-toko penjual barang harian di kawasan pasar tradisional  Simpang Padang Duri, Kecamatan Mandau tidak ada lagi menjual di bawah Rp20.000 per liter. Bisa jadi melonjak harga disebabkan berbagai faktor, seperti naiknya harga plastik, dan mulai langkanya pasokan barang-barang menjelang hari raya Idul adha 1447 hijriah tahun 2026 masehi. Masyarakat, khusus para IRT dan pedagang gorengan kaki lima dan pinggir jalan kepada pemerintah dan dinas terkait agar mencari solusi melonjaknya harga minyak gereng merk MinyaKita secepat normal kembali ke HET yang telah ditetapkan pemerintah.

Bupati Inhu Minta Data Aset, BPKAD Kelimpungan Mendata Riau
Riau
Jumat, 18 April 2025 | 17:39 WIB

Bupati Inhu Minta Data Aset, BPKAD Kelimpungan Mendata

Indragiri Hulu, katakabar.com - Tim pendataan aset pemerintah daerah atau Pemda Indragiri Hulu, Riau, belum rampung melaksankan tugas dalam waktu yang diberikan. Kendati demikian Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah atau BPKAD meminta tempo sepekan lagi untuk melanjutkan pendataan aset tersebut. Bupati Indragiri Hulu, Ade Agus Hartanto membenarkan pihak BPKAD meminta waktu selama sepekan. “Benar, BPKAD meminta waktu soal aset dan permohonannya dipenuhi,” jelasnya kepada wartawan. Dia mengatakan, memang pendataan aset yang dilakukan BPKAD sesuai intruksinya selama sepekan. Waktu sepekan itu, lanjutnya, terhitung sejak pelaksanaan sidak saat masuk kantor pertama usai libur panjang perayaan hari raya Idul Fitri. Pendataan aset itu sebut bupati, sebagai upaya untuk mengetahui jumlah aset milik Pemkab Indragiri Hulu. "Di awal kami memimpin, tentu harus tahu jumlah aset milik Pemkab Inhu. Sehingga pertanggung jawabannya jelas," tegasnya.