Mata

Sorotan terbaru dari Tag # Mata

Barantum: CRM Lokal Kalahkan Produk Global di Mata Pelanggan Teknologi
Teknologi
Kamis, 18 Juni 2026 | 13:36 WIB

Barantum: CRM Lokal Kalahkan Produk Global di Mata Pelanggan

Jakarta, katakabar.com - Barantum satukan CRM, AI Agent, Omnichannel, dan WhatsApp Business API satu dashboard, guna memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Di mana hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal. Kebutuhan akan Customer Relationship Management (CRM) di Indonesia terus mengalami peningkatan seiring semakin masifnya transformasi digital di berbagai sektor industri. Jika sebelumnya CRM lebih banyak digunakan oleh perusahaan besar, kini teknologi ini juga mulai dimanfaatkan oleh UMKM untuk mengelola pelanggan, meningkatkan efektivitas penjualan, dan memberikan layanan yang lebih baik. Laporan kenresearch.com menunjukkan bahwa perubahan ekspektasi konsumen menjadi salah satu pendorong utama tren tersebut. Sebanyak 76 persen konsumen Indonesia menginginkan pengalaman yang lebih personal ketika berinteraksi dengan sebuah brand, sehingga perusahaan dituntut untuk memahami kebutuhan pelanggan secara lebih mendalam. Situasi ini mendorong bisnis untuk memanfaatkan data pelanggan, automation, dan teknologi digital guna meningkatkan customer engagement sekaligus menjaga kualitas layanan di tengah persaingan yang semakin ketat. Di tengah perkembangan tersebut, solusi CRM lokal mulai mendapat perhatian lebih besar dari kalangan bisnis. Salah satunya adalah Barantum, yang dinilai mampu menghadirkan sistem yang lebih sesuai dengan kebutuhan operasional perusahaan di Indonesia dibandingkan banyak solusi global yang tersedia di pasar. Mengapa Banyak Perusahaan Pilih Barantum Dibanding CRM Lain? Lebih dari 1.000 bisnis dan badan usaha di Indonesia telah mempercayakan pengelolaan sales, customer service, dan komunikasi pelanggan mereka kepada Barantum. Solusi ini juga telah digunakan oleh berbagai perusahaan dari beragam industri, mulai dari BRI Insurance, Adira Finance, Total Bangun Persada, AnterAja, Sekolah.mu, Pusat Gadai Indonesia, Bakmi GM, Orang Tua, hingga Kimia Farma. Salah satu alasan banyak perusahaan memilih Barantum dibanding CRM lain adalah karena sistemnya dirancang agar mudah digunakan dan dapat menyesuaikan kebutuhan operasional bisnis di Indonesia. Selain menghadirkan platform yang terintegrasi, Barantum juga dikenal melalui layanan implementasi dan dukungan pelanggan yang responsif sehingga membantu proses adopsi sistem berjalan lebih lancar. Melalui ekosistem all-in-one solution, Barantum menghadirkan berbagai solusi bisnis terintegrasi mulai dari CRM, Omnichannel, WhatsApp API, hingga Call Center untuk membantu perusahaan meningkatkan produktivitas dan kualitas layanan pelanggan. Sebagai partner resmi Meta untuk layanan WhatsApp Business API, Barantum membantu perusahaan mengelola komunikasi pelanggan secara lebih efektif sekaligus menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih konsisten di berbagai channel. Tingginya Rating Mencerminkan Kepercayaan Pelanggan Dengan rating 4,9/5 dari 1.221 ulasan di Google Business per 12 Juni 2026, Barantum menjadi CRM Indonesia dengan tingkat kepuasan pelanggan tertinggi. Penilaian tersebut mencerminkan pengalaman pengguna yang positif terhadap sistem, layanan, dan dukungan implementasi yang diberikan.  Berikut beberapa ulasan pengguna mengenai pengalaman mereka menggunakan Barantum: "We love using Barantum! It really helps us with marketing and reservation broadcasts. Sending promotions and managing customer responses can be done easily in one place. The system makes our daily operations faster and more organized. Their support team is always helpful and quick to respond. Totally recommended!" Admin Jittlada Group "Saya sangat puas dengan pengalaman menggunakan aplikasi Barantum. Aplikasi ini memiliki fitur yang lengkap dan intuitif, sehingga sangat membantu meningkatkan efisiensi kerja serta memperlancar komunikasi, baik di dalam tim maupun dengan pelanggan," ujar Finance Accounting Tax Dearbutter Berbagai ulasan tersebut menunjukkan bahwa pelanggan tidak hanya merasakan manfaat dari sisi teknologi, tetapi juga dari kualitas layanan yang mereka terima selama menggunakan sistem Barantum. Itu sebabnya, Barantum menempatkan kualitas layanan dan customer support sebagai bagian penting dalam membantu perusahaan mengoptimalkan penggunaan CRM sesuai kebutuhan operasional bisnis mereka.  Sebagai partner resmi Meta untuk WhatsApp Business API, Barantum memungkinkan bisnis menggunakan WhatsApp Business API resmi untuk mengelola komunikasi pelanggan secara lebih aman dan profesional. Selain itu, seluruh ekosistem platform telah terhubung secara terintegrasi sehingga memudahkan perusahaan memonitor aktivitas pelanggan, tim sales, dan layanan customer service dalam satu dashboard. Keunggulan lain yang banyak dipertimbangkan perusahaan adalah dukungan layanan lokal yang lebih mudah dijangkau. Sebagai produk asli Indonesia, Barantum menghadirkan proses implementasi, onboarding, serta layanan purna jual yang lebih cepat dan responsif sesuai kebutuhan bisnis di pasar Indonesia. Barantum CRM Hadir Mitra Dukung Pertumbuhan Bisnis Melalui Solusi All-in-One CRM, Barantum menghadirkan ekosistem terintegrasi yang membantu perusahaan mengelola penjualan, layanan pelanggan, dan komunikasi bisnis secara lebih efisien, sekaligus mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan berbasis data. “Penyedia CRM tidak cukup hanya menawarkan fitur lengkap. Yang terpenting adalah bagaimana pelanggan merasakan pelayanan dan pendampingan yang membantu bisnis mereka berkembang. Karena itu, Barantum hadir bukan hanya sebagai software, tetapi sebagai partner yang membantu perusahaan memaksimalkan penggunaan sistem sesuai kebutuhan operasional bisnis,” kata Handri Kosada, CEO Barantum. Seiring meningkatnya adopsi CRM di Indonesia, kebutuhan akan solusi yang mampu menggabungkan teknologi, layanan, dan pendampingan implementasi diperkirakan akan terus bertumbuh. Kondisi ini membuka peluang bagi perusahaan untuk memanfaatkan CRM secara lebih optimal dalam mendukung produktivitas, layanan pelanggan, dan pertumbuhan bisnis jangka panjang.

Bitcoin Meroket ke Rekor Tertinggi Baru di $118.000, Altseason di Depan Mata? Ekonomi
Ekonomi
Sabtu, 12 Juli 2025 | 19:08 WIB

Bitcoin Meroket ke Rekor Tertinggi Baru di $118.000, Altseason di Depan Mata?

Jakarta, katakabar.com - Bitcoin cetak rekor baru lagi pada 10 Juli 2025 lalu, tembus level $113.000 hingga $118.600 per BTC. Bitcoin kini memiliki kapitalisasi pasar lebih dari $2 triliun, sejajar dengan aset paling berharga di dunia. Beberapa faktor penggerak utama meroketnya harga Bitcoin kali ini adalah arus dana institusional dari perusahaan-perusahaan ternama seperti BlackRock, Fidelity, serta ARK Invest yang makin gencar melalui produk ETF Bitcoin. Kebijakan pro-kripto di Amerika Serikat, serta dukungan yang vokal dari presiden AS, Donald Trump untuk Bitcoin Strategic Reserve juga menjadi pemicu sentimen positif di pasar. Kenaikan cepat yang disertai likuidasi yang besar pada posisi short Bitcoin telah menghasilkan short squeeze yang mendorong harga lebih tinggi. Data dari CoinGlass menunjukkan ribuan akun mengalami margin call, yang mempercepat momentum naiknya BTC. Beli Bitcoin dan aset crypto lainnya di platform jual beli aset kripto Bybit dengan mudah dan aman. Jika melihat pola historisnya, harga Bitcoin yang naik digabung dengan menurunnya dominance, biasanya menjadi indikator yang menunjukkan permulaan dari “Altseason” atau Altcoin Season. Altseason adalah kondisi di mana harga aset kripto selain Bitcoin meroket. Beberapa tanda-tanda bahwa Altcoin dirumorkan semakin mendekat adalah: 1. Turunnya Bitcoin Dominance dari 66 persen ke sekitar 64,5 persen hingga 65 persen, yang membuka peluang aliran dana ke altcoin. 2. Kapitalisasi pasar altcoin yang mendekati angka $1.2 triliun dan banyaknya altcoin yang mengalami kenaikan harga di atas 25% dalam 90 hari terakhir. 3. Performa Ethereum yang solid dan rebound menembus $2.900 dengan potensi melaju ke $3.000-$3.500. Beberapa pakar menilai dengan dominasi Bitcoin yang masih berkisar di 60 persen, Altseason kali ini mungkin akan terjadi secara bertahap dan lebih selektif dari sebelumnya. Dengan Altseason yang dirumorkan akan segera tiba, tentunya menyiapkan strategi investasi yang baik dapat menjadi prioritas untuk mendukung aktivitas trading para investor. Berikut adalah beberapa tips yang dapat diterapkan pada strategi investasi dalam altseason: 1. Lakukan diversifikasi aset kripto. Alokasikan dana tidak hanya pada BTC, namun juga ke altcoin lain yang memiliki fundamental kuat. 2. Pantau indikator-indikator kunci untuk dapat memahami pola yang biasanya terjadi pada altseason sebelumnya. 3. Hati-hati terhadap hype yang tidak valid. Lakukan terus DYOR pada semua aset, tidak terkecuali pada aset-aset kripto yang baru bermunculan pada cycle ini agar tidak terjerumus pada proyek yang tidak aman. Didorong oleh semakin besarnya kepercayaan dari institusi serta melonjaknya adopsi aset kripto dunia, kenaikan harga Bitcoin ke rekor tertinggi ini tidak mengherankan.

Kami Hidup dari Sungai Mata Pencaharian Terancam, Nelayan Tiga Desa Tolak Proyek Kanal di Inhil Lingkungan
Lingkungan
Kamis, 05 Juni 2025 | 20:11 WIB

Kami Hidup dari Sungai Mata Pencaharian Terancam, Nelayan Tiga Desa Tolak Proyek Kanal di Inhil

Indragiri Hilir, katakabar.com - Rencana pembangunan kanal sebagai solusi banjir di Desa Lahang Hulu, Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir, tuai penolakan dari masyarakat tiga desa sekitar, Teluk Merbau, Batang Tumu, dan Sepakat Jaya. Kekhawatiran utama warga mengenai pencemaran lingkungan, dan hilangnya mata pencaharian nelayan akibat masuknya limbah sawit ke perairan mereka. Sosialisasi proyek digelar Senin (2/6) lalu di Aula Dusun Simpang Buluh, Desa Teluk Merbau, dihadiri Camat Gaung, Ns. Matzen, Kapolsek Gaung, Iptu Andrianto, Kepala Desa, Bhabinkamtibmas, Kanit Intelkam, tokoh masyarakat, serta ratusan warga. Camat Gaung, Ns. Matzen menyampaikan, proyek kanal tindak lanjut rapat bersama Bupati Inhil pada 26 Mei 2025 terkait penanganan banjir di Lahang Hulu. Dua titik kanal direncanakan di Parit 9 dan Parit 14 yang akan disambungkan ke Parit Basian Desa Teluk Merbau, dilengkapi tanggul di kedua sisi. Meski sudah melalui kajian teknis oleh Dinas PUPR, DLHK, Perkebunan, dan Satgas Banjir, warga tetap menolak rencana tersebut. Arsyad, nelayan asal Batang Tumu yang hadir langsung menyuarakan keresahan kolektif nelayan Menurut Arsyad, air sungai Batang Tumu akan menjadi tawar atau payau. Ikan dan udang akan hilang. Kami ini hidup dari sungai. Kalau sungai tercemar, apa yang kami makan? Apakah perusahaan siap bertanggung jawab kalau kami kehilangan mata pencaharian? Ia lantas mempertanyakan kebijakan pemerintah dan perusahaan. Mengapa pembuangan kanal diarahkan ke wilayah mereka? Kata Arsyad, Kamis (5/6) kepada wartawan, Apakah tidak ada solusi lain? Mengapa harus ke sungai daerah sini? Mengapa tidak ke daerah Gaung saja? Dijelaskan Arsyad, kasus serupa pernah terjadi di Desa Belaras, Desa Bantayan, dan Concong, yang ekosistemnya rusak akibat limbah kanal perusahaan. Nelayan Sepakat Jaya menyampaikan, arus kanal saat hujan deras akan menghanyutkan ikan, dan tanggul di atas tanah gambut rawan jebol. “Kami ini tidak punya kebun, laut dan sungai adalah kebun kami. Kalau air asin bercampur tawar karena kanal, semua ikan dan udang habis," terang seorang warga.

Menang Gugatan Sawit di WTO, Ini Bukti Indonesia Berdaulat di Mata Dunia Sawit
Sawit
Selasa, 21 Januari 2025 | 23:02 WIB

Menang Gugatan Sawit di WTO, Ini Bukti Indonesia Berdaulat di Mata Dunia

Jakarta, katakabar.com - Perjuangan Republik Indonesia dari 2019 lalu melawan diskriminasi Uni Eropa terhadap komoditas kelapa sawit berhasil. Melalui Panel Report (Laporan Hasil Putusan Panel) pada 10 Januari 2025 lalu, World Trade Organization (WTO) memutuskan Uni Eropa telah melakukan diskriminasi dengan memberikan perlakuan yang tidak adil, dan merugikan bagi minyak sawit, serta biofuel berbahan baku sawit produksi Indonesia. Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno apresiasi putusan Panel WTO tersebut. Ia menilai kemenangan Indonesia pada sengketa dagang dengan Uni Eropa menunjukkan diplomasi internasional Presiden RI, H Prabowo Subianto mulai memberikan hasil positif. “Kemenangan di WTO itu berkaitan dari terobosan diplomasi presiden beberapa waktu terakhir. Kepala berhasil memperkuat posisi Indonesia dalam dinamika politik global, termasuk bargaining position Indonesia di tengah semakin meningkatnya eskalasi perang dagang Amerika Serikat dengan China dan sekutunya,” jelasnya lewat keterangan tertulis, dilansir dari laman EMG, Selasa (21/1).