Odol

Sorotan terbaru dari Tag # Odol

Perkuat Kolaborasi: Korlantas Polri dan Jasa Marga Bahas Digitalisasi, Nataru hingga Penertiban ODOL Nasional
Nasional
Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:15 WIB

Perkuat Kolaborasi: Korlantas Polri dan Jasa Marga Bahas Digitalisasi, Nataru hingga Penertiban ODOL

Jakarta, katakabar.com - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Wibowo bersama Pejabat Utama (PJU) Korlantas Polri menerima audiensi Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono beserta jajaran Direksi di Gedung NTMC Polri, Jakarta, Senin (3/8) lalu. Pertemuan tersebut membahas koordinasi tata kelola lalu lintas, persiapan menghadapi libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), penerapan kebijakan Implementasi Over Dimension Over Loading (ODOL), hingga akselerasi integrasi teknologi operasional di lajur tol. Kakorlantas Polri, Irjen Pol Wibowo mengatakan kolaborasi Korlantas Polri dan Jasa Marga perlu terus diperkuat, terutama dalam mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat pada momentum libur nasional seperti Operasi Lilin atau Natal dan Tahun Baru (Nataru). "Dua potensi libur besar ini tentunya akan memunculkan pergerakan masyarakat yang juga pasti akan meningkat, khususnya di jalur-jalur wisata," ujar Irjen Pol Wibowo. Di pertemuan tersebut, Irjen Pol Wibowo juga meminta pembaruan informasi terkini mengenai progres pembangunan serta kesiapan operasional jalan tol baru, khususnya ruas di wilayah Jawa Tengah hingga Yogyakarta, serta akses pendukung di Jawa Timur. Kehadiran jaringan tol baru tersebut diproyeksikan efektif memecah konsentrasi kepadatan kendaraan, termasuk mempermudah arus distribusi menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Selain kesiapan Nataru, fokus pembahasan juga tertuju pada rencana penerapan kebijakan Zero ODOL yang ditargetkan mulai berjalan pada awal tahun depan. Irjen Pol Wibowo menyampaikan penanganan kendaraan ODOL harus mempertimbangkan keseimbangan ekonomi masyarakat dan tidak hanya berfokus pada penegakan hukum di hilir. Penyelesaian masalah dari sektor hulu, seperti keterlibatan sisi pengusaha dan transporter juga menjadi kunci agar kebijakan ini memberikan hasil yang efektif dan tidak menimbulkan dampak kontraproduktif di lapangan. "Korlantas kan selalu bekerja di hilir. Pekerjaan hulu sangat berdampak pada pekerjaan hilir. Kalau semuanya dilempar ke hilir, tanpa ada pertimbangan yang cukup matang malah nanti hasilnya akan kontraproduktif dengan yang diinginkan," terang Irjen Pol Wibowo. Sebagai bagian dari solusi teknis, Jasa Marga memperkuat pengawasan kendaraan berat melalui optimalisasi teknologi deteksi dini. Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menjelaskan kendaraan ODOL berisiko terhadap keselamatan dan mempercepat kerusakan struktur jalan tol. Untuk mendukung kebijakan Zero ODOL, Jasa Marga menambah fasilitas Weigh In Motion (WIM) dari 2 titik menjadi 8 titik. Fasilitas ini terintegrasi dengan kamera pengawas dan teknologi Light Detection and Ranging (LIDAR) untuk mendeteksi berat dan dimensi kendaraan secara real-time. Data tersebut kemudian disinkronkan langsung ke sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Korlantas Polri. Jasa Marga juga mendorong integrasi data digital melalui aplikasi Travoy yang dilengkapi teknologi Radio Frequency Identification (RFID). Data RFID ini akan diselaraskan dengan data Registrasi dan Identifikasi (Regident) Korlantas Polri serta data uji berkala Kementerian Perhubungan untuk memperkuat pemantauan dan pengawasan kelaikan kendaraan angkutan barang. "Penguatan sistem juga dilakukan melalui Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) yang siap dimanfaatkan bersama di titik-titik krusial. Integrasi command center ini diharapkan mempercepat respons penanganan insiden dan memperkuat koordinasi lintas sektor," ucap Rivan. Komitmen Jasa Marga mendukung agenda pembangunan nasional diwujudkan secara nyata melalui modernisasi layanan operasional dan pengembangan infrastruktur berbasis teknologi. Seluruh inovasi digital ini selaras dengan Asta Cita ketiga Pemerintah, yaitu memperkuat konektivitas nasional dan melanjutkan pembangunan infrastruktur guna memperlancar mobilitas masyarakat, meningkatkan efisiensi logistik, serta memacu pertumbuhan ekonomi. Selain itu, langkah Jasa Marga dalam mendukung penertiban kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) serta menerapkan digitalisasi manajemen lalu lintas di jalan tol sejalan dengan Asta Cita keempat Pemerintah untuk mewujudkan layanan transportasi jalan tol yang aman, selamat, dan berkelanjutan. "Kolaborasi dan pemanfaatan sistem data bersama ini menjadi kunci. Jasa Marga dan Korlantas Polri memiliki tugas yang saling terkait dalam menjamin kelancaran dan keselamatan di jalan tol," sebut Rivan. Kerja sama ini menegaskan komitmen berkelanjutan Korlantas Polri dan Jasa Marga dalam menghadirkan sistem pelayanan jalan tol nasional yang aman, lancar, modern, dan berorientasi pada kenyamanan pengguna jalan.

Jabat Bupati Tujuh Bulan, Ade Didesak Stop Angkutan Odol, Logika? Politik
Politik
Rabu, 24 September 2025 | 20:19 WIB

Jabat Bupati Tujuh Bulan, Ade Didesak Stop Angkutan Odol, Logika?

Indragiri Hulu, katakabar.com - Polemik angkutan Over Dimension atau Over Loading yang didominasi mobil Batubara tampaknya terus digaungkan sebagian elemen masyarakat, seakan tidak sabar menunggu perubahan dibikin pemimpin baru di Indragiri Hulu, Riau, mengenai infrakstruktur khusunya. Padahal, problem ini sedang berproses, dan diperjuangkan Ade Agus Hartanto, selaku Bupati Indragiri Hulu bersama Abdul Wahid, Gubernur Riau yakni mengkaji jalan alternatif untuk angkutan industri Batubara. “Proses ini terus kita lakukan dan diperjuangkan, jadi jangan dianggap kami diam atau tidak ada perubahan untuk mencari solusi akases yang dilintasi Odol,” tegasnya kepada katakabar.com, Rabu (24/9). Ditegaskan, lintasan badan jalan aktenatif yang akan dibuat sudah dikantongi datanya. Di mana ada dua HGU yang dilintasi belum selesai negoisasi tentang pembebasan lahan. “Panjang jalan alternatif akan dibangun sekitar 40 kilometer mulai dari Kecamatan Peranp sampai Belilas, Kecamatan Seberida,” bebernya. Ade menghargai demontrasi yang digelar masyarakat hari ini, dan berharap adanya aksi tersebut segera mendorong percepatan masalah yakni dilirik pemerintah provinsi maupun pusat. Kendati demikian perlu pemahaman secara objektif pemerintah tetap berada dipihak masyarakat ketibang cukong. “Saya baru 7 bulan menjabat Bupati, kenapa ada narasi bahwa pemerintah menjadi 'Beking'. Lihatlah, kita telah mengesekusi beberapa ruas jalan sepanjang 3,5 kilometer dan pembanunannya sedang dikerjakan, tahun 2026 akan dilanjutkan pembangunanya,” imbuhnya. Diketahui, sejumlah elemen masyarakat melakukan deklarasi meminta hentikan pengangkutan over dimension over load (Odol) yang melintas di sepanjang ruas jalan Kecamatan Peranap hingga Kecamatan Kuala Cenaku. Aksi tersebut di pusatkan simpang jalan elak Air molek, Kecamatan Pasir Penyu pada Rabu (24/9). Turun.., turun.., ke lapangan diantaranya anggota Lembaga adat Melayu (LAM ) Indragiri Hulu, anggota Badan pemberdayaan Masyarakat Seluruh Indonesia (PABPDSI) Indragiri Hulu, pengurus Forum Penyelamat Aset Negara (FPAN). Di sana mereka mendeklarasikan beberapa poin diantaranya, melarang keras khususnya angkutan Odol melintasi jalan provinsi yang ada di Indragiri Hulu mulai dari Kecamatan Peranap hingga kecamatan Kuala Cenaku dan sebaliknya.

Dukung Kebijakan Odol dan Efisiensi IN, KAI Logistik Catatkan Rekor Angkutan KA Kontainer Nasional
Nasional
Minggu, 15 Juni 2025 | 09:09 WIB

Dukung Kebijakan Odol dan Efisiensi IN, KAI Logistik Catatkan Rekor Angkutan KA Kontainer

Jakarta, katakabar.com - Moda transportasi kereta api semakin menunjukkan perannya sebagai tulang punggung logistik nasional yang andal. Guna menghadapi tantangan industri logistik yang dinamis, serta kebijakan pemerintah menuju implementasi larangan kendaraan Over Dimension Over Load atau ODOL pada 2026 mendatang, KAI Logistik mencatatkan rekor kinerja kereta api kontainer yang mempertegas peran strategis angkutan berbasis rel sebagai solusi logistik yang efisien, andal, dan berkelanjutan. Pada Mei 2025, volume angkutan kontainer kereta api mencapai 239.346 ton, capaian ini menjadi rekor capaian bulanan tertinggi sepanjang periode 2024–2025. Secara kumulatif hingga Mei 2025, total angkutan kontainer mencapai 959.139 ton dengan rerata volume bulanan mencapai 191.826 ton. Kinerja tersebut menunjukkan peningkatan volume 6% dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. Direktur Utama KAI Logistik, Fredi Firmansyah mengutarakan, kami terus mengembangkan layanan dengan strategi inovatif dalam meningkatkan daya saing moda KA. Selain hadir di kawasan strategis, KAI Logistik juga menerapkan teknologi RFID pada lebih dari 2.000 unit termasuk untuk layanan kereta api kontainer guna meningkatkan optimalisasi rantai pasok. Selain itu, ujarnya, kami menambah frekuensi perjalanan kontainer pada rute strategis Jakarta-Semarang-Surabaya, serta meningkatkan kapasitas angkut layanan KA kontainer pada relasi Klari-Semarang-Surabaya dengan penambahan 10 gerbong menjadi total 30 gerbong dengan kapasitas hingga 1.080 ton per perjalanan. Perusahaan menegaskan, angkutan kereta api menjadi moda transportasi strategis dalam mendukung keberhasilan implementasi kebijakan Over Dimension Over Load atau ODOL yang ditargetkan pemerintah pada 2026. Kerusakan jalan akibat kendaraan ODOL menyebabkan kerugian negara hingga Rp 43,5 triliun per tahun. Kerugian ini mencakup biaya perbaikan jalan nasional dan jalan tol yang rusak serta kerugian lain akibat kecelakaan dan kemacetan. Dengan mengalihkan pengangkutan barang ke moda kereta api, pemerintah tidak hanya menghemat anggaran perawatan jalan tapi meningkatkan keselamatan dan kelancaran lalu lintas serta mendorong terwujudnya ekosistem green logistics yang berdampak pada pengurangan emisi karbon. Kereta api menjadi pilihan moda yang andal dan berkelanjutan. Pada satu rangkaian KA kontainer mampu mengangkut 30 gerbong yang setara dengan 60 truk berkapasitas 20 ton. Selain unggul pada aspek kapasitas angkut, moda KA mengutamakan aspek keselamatan dan ketepatan waktu pengiriman yang akan memberikan kepastian bagi pelaku usaha dalam memastikan pengelolaan rantai pasok yang efisien dan tepat.

Gencar! Satlantas Polres Inhil Sosialisasi Larangan Kendaraan Over Loading dan Over Dimensi Hukrim
Hukrim
Kamis, 12 Juni 2025 | 18:00 WIB

Gencar! Satlantas Polres Inhil Sosialisasi Larangan Kendaraan Over Loading dan Over Dimensi

Tembilahan, katakabar.com - Satuan Lalu Lintas Polres Indragiri Hilir bersama Dinas Perhubungan gencar sosialisasi larangan kendaraan yang kelebihan muatan atau over loading, serta larangan penggunaan ukuran kendaraan yang tidak sesuai standar pabrik atau over dimensi. Kegiatan sosialisasi ini sasar pengemudi kendaraan pelaku usaha untuk dilakukan pendataan bagi kendaraan yang terindikasi. "Selain sosialisasi, Satlantas bersama Dishub melakukan pendataan kepada kendaraan yang terindikasi over dimensi. Begitu imbauan, dan sosialisasi ini kita sebarluaskan kepada para pengemudi angkutan barang, dan pengusaha jasa angkutan agar dapat dipatuhi bersama," terang Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Farouk Oktora, melalui Kasat Kasat Lantas Polres Inhil, AKP Fandri saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (12/6). Kasat Lantas menjelaskan, para sopir diberikan pemahaman mengenai batas maksimum angkutan barang sesuai dengan kendaraan yang digunakan. Ini penting demi keselamatan di jalan raya, sekaligus menjaga usia infrastruktur jalan raya sesuai dengan ketentuan Undang Undang Lalu Lintas.