Original

Sorotan terbaru dari Tag # Original

Pasar Preloved Luxury Makin Panas, deGaiya Hadir Ekosistem Baru Barang Mewah Original di Indonesia Ekonomi
Ekonomi
Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:15 WIB

Pasar Preloved Luxury Makin Panas, deGaiya Hadir Ekosistem Baru Barang Mewah Original di Indonesia

Jakarta, katakabar.com - Luxury goods sekarang mulai diperlakukan seperti collectible assets. Orang membeli bukan hanya untuk dipakai, tetapi juga mempertimbangkan value retention dan liquidity Tren pasar preloved luxury di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat kelas menengah atas dan affluent. Barang-barang seperti tas Hermès, Chanel, Dior, hingga jam tangan Rolex dan Patek Philippe kini tidak lagi dipandang sekadar simbol gaya hidup, tetapi mulai dianggap sebagai bagian dari alternative asset yang memiliki nilai ekonomi nyata. Fenomena ini terjadi seiring meningkatnya harga retail barang mewah di boutique resmi, waiting list yang semakin panjang, serta terbatasnya akses terhadap produk-produk tertentu. Tidak sedikit kolektor dan pecinta luxury kini mulai melihat barang mewah sebagai aset yang memiliki potensi mempertahankan nilai bahkan mengalami apresiasi. Di tengah kondisi tersebut, pasar preloved luxury justru mengalami peningkatan aktivitas yang cukup agresif, baik secara global maupun di Indonesia. Barang-barang luxury original dengan kondisi baik kini semakin dicari karena dianggap lebih realistis dibanding membeli baru dengan harga retail yang terus meningkat. Pengamat industri luxury menyebut perubahan ini bukan lagi sekadar tren sementara. “Luxury goods sekarang mulai diperlakukan seperti collectible assets. Orang membeli bukan hanya untuk dipakai, tetapi juga mempertimbangkan value retention dan liquidity,” ujar seorang pengamat pasar luxury di Jakarta. Perubahan pola pikir tersebut membuat ekosistem luxury resale di Indonesia berkembang lebih modern. Masyarakat kini semakin memperhatikan aspek autentikasi, histori barang, hingga kredibilitas seller sebelum melakukan transaksi. Hal ini juga mendorong munculnya platform-platform yang lebih fokus pada curated luxury ecosystem, salah satunya melalui kehadiran deGaiya, unit preloved luxury ecosystem yang merupakan mitra dari deGadai. Berbeda dengan marketplace biasa, deGaiya hadir dengan pendekatan yang lebih eksklusif dan terkurasi. Produk-produk yang tersedia berasal dari barang luxury original dengan proses seleksi dan pengecekan tertentu sebelum dipasarkan kembali. Menariknya, sebagian barang yang tersedia di deGaiya berasal dari aset luxury yang sebelumnya berada dalam sistem gadai dan tidak ditebus kembali oleh pemiliknya atau dikenal sebagai gagal tebus. Kondisi ini membuat deGaiya mampu menghadirkan berbagai luxury items original dengan harga yang dinilai lebih kompetitif dibanding pasar retail. Di tengah naiknya harga barang mewah global, kondisi tersebut justru membuka peluang baru bagi masyarakat yang ingin mulai masuk ke dunia luxury dengan harga yang lebih rasional. Tas-tas seperti Chanel Classic Flap, Louis Vuitton, hingga berbagai jam tangan Swiss kini semakin diminati di pasar preloved karena ketersediaannya yang semakin terbatas di boutique resmi. Selain faktor harga, banyak pembeli kini juga mulai melihat barang luxury preloved sebagai bentuk smart luxury consumption. “Sekarang orang lebih realistis. Selama barang original, kondisinya bagus, dan value-nya masih kuat, preloved justru semakin menarik,” timpal seorang kolektor tas luxury di Jakarta Selatan. Tidak hanya menjadi tempat jual beli barang mewah original, ekosistem seperti deGaiya juga dinilai memperlihatkan bagaimana luxury market di Indonesia mulai bergerak ke arah yang lebih matang. Masyarakat affluent kini tidak lagi sekadar membeli luxury untuk konsumsi, tetapi mulai memahami aspek asset value, resale market, hingga liquidity dari barang yang mereka miliki. Fenomena ini juga berkaitan erat dengan meningkatnya penggunaan layanan financial flexibility berbasis aset luxury seperti gadai barang mewah. Alih-alih menjual koleksi secara permanen ketika membutuhkan cashflow jangka pendek, sebagian pemilik aset kini memilih menggunakan layanan gadai luxury agar ownership tetap terjaga. Pada konteks tersebut, deGadai dan deGaiya dinilai membentuk kemitraan  yang saling melengkapi. Di satu sisi, deGadai memberikan solusi likuiditas berbasis aset luxury secara privat dan cepat. Di sisi lain, deGaiya menjadi bagian dari luxury resale ecosystem yang terus berkembang. Di tengah market yang semakin dinamis, luxury goods kini tidak lagi hanya berbicara soal prestige dan gaya hidup. Bagi sebagian masyarakat, tas dan jam tangan mewah telah berubah menjadi bagian dari strategi pengelolaan aset modern. Dan ketika akses terhadap barang luxury semakin sulit serta harga retail terus meningkat, pasar preloved luxury tampaknya akan menjadi salah satu sektor yang terus tumbuh dalam beberapa tahun ke depan.

Satu-satunya di Indonesia, MMAJ Jakarta Bawa Konten Original Jepang ke GC Mei 2026 Ini Serba Serbi
Serba Serbi
Minggu, 03 Mei 2026 | 06:00 WIB

Satu-satunya di Indonesia, MMAJ Jakarta Bawa Konten Original Jepang ke GC Mei 2026 Ini

Jakarta, katakabar.com - Merah! Merah! Anime Japan!! (MMAJ) Jakarta akan hadir perdana di Indonesia pada 30 hingga 31 Mei 2026 nanti, di Gandaria City (GC), Jakarta Selatan. Pergelaran ini menghadirkan kolaborasi unik yang mempertemukan pemegang Intellectual Property (IP) resmi dari Jepang dengan pasar Indonesia. Berbeda dari acara sejenis, MMAJ Jakarta menjadi satu-satunya acara yang secara khusus memfasilitasi interaksi langsung antara pemilik lisensi asli Jepang dengan pelaku industri, komunitas, serta penggemar di Indonesia, baik dari sisi bisnis maupun komunitas. Inisiatif penting ini didukung penuh Pemerintah Indonesia melalui sektor Ekonomi Kreatif (EKRAF) serta memperoleh dukungan dari Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia dan sejumlah instansi pemerintah Jepang terkait yakni JNTO (Japan National Tourism Organization), The Japan Foundation (JF), dan JETRO (Japan External Trade Organization). Kolaborasi ini menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat pertumbuhan industri kreatif nasional dengan mendorong kolaborasi internasional tingkat tinggi. MMAJ Jakarta hadir sebagai gerbang strategis bagi ekonomi kreatif Indonesia untuk terlibat langsung dengan standar global dalam manajemen Kekayaan Intelektual (IP). Keunggulan utama MMAJ Jakarta terletak pada komitmennya terhadap keaslian konten (authenticity). Event ini menghadirkan pemegang lisensi resmi serta produk-produk original langsung dari Jepang, menjadikannya berbeda dari event anime lainnya. Melalui pendekatan ini, MMAJ Jakarta tidak hanya memberikan jaminan kualitas tinggi bagi para pengunjung, tetapi juga mendorong kesadaran akan pentingnya menghargai hak cipta dalam industri kreatif. Kehadiran IP holder resmi memberikan pengalaman yang lebih autentik sekaligus memperkuat ekosistem industri yang sehat dan berkelanjutan. Selain menjadi ruang apresiasi budaya pop Jepang, MMAJ Jakarta juga mengusung misi dalam memperkuat hubungan bisnis dan diplomasi budaya antara Indonesia dan Jepang. Salah satu fokus utama acara ini adalah program business matching yang dirancang untuk membuka peluang kolaborasi antara pengusaha lokal dengan pemilik IP Jepang. Inisiatif ini diharapkan dapat mendorong ekspansi pasar, transfer pengetahuan, serta pengembangan produk kreatif yang memiliki daya saing global. Dengan mempertemukan dua ekosistem industri, MMAJ Jakarta berperan sebagai jembatan yang mempererat hubungan ekonomi kreatif kedua negara. Dari sisi pengalaman pengunjung, MMAJ Jakarta menghadirkan berbagai aktivitas menarik yang dirancang untuk memberikan pengalaman berbeda bagi para penggemar. Pengunjung dapat menikmati pameran eksklusif, area interaktif, serta berbagai instalasi yang menghadirkan suasana khas budaya pop Jepang. Selain itu, event ini juga memberikan akses terhadap merchandise resmi yang selama ini sulit diperoleh secara langsung di Indonesia. Kehadiran produk original ini menjadi nilai tambah tersendiri bagi penggemar yang mengutamakan keaslian dan kualitas koleksi mereka. Sebagai bagian dari acara, MMAJ Jakarta juga menghadirkan perwakilan dari industri Jepang yang akan berbagi pandangan mengenai potensi kolaborasi lintas negara. MMAJ Jakarta mengundang seluruh pelaku industri, komunitas, dan penggemar budaya pop Jepang untuk menjadi bagian dari momentum penting ini. Informasi lebih lanjut mengenai rangkaian acara dan update terbaru dapat diakses melalui kanal media sosial resmi @mmaj_jakarta serta situs web mmaj-jakarta.jp MMAJ Jakarta diharapkan tidak hanya menjadi sebuah event tahunan, tetapi juga berperan sebagai katalisator dalam membangun hubungan jangka panjang antara Indonesia dan Jepang, khususnya di sektor budaya pop dan industri kreatif. Dengan mengedepankan keaslian, kolaborasi, dan pengalaman berkualitas, MMAJ Jakarta berupaya menciptakan standar baru dalam penyelenggaraan event budaya pop di Indonesia. Event Overview Nama Acara: Merah! Merah! Anime Japan!! Jakarta 2026 Tanggal dan Waktu Pelaksanaan: - Sabtu, 30 Mei 2026: 10.00 - 22.00 WIB - Minggu, 31 Mei 2026: 10.00 - 20.00 WIB Lokasi: Gandaria City Mall, Jakarta Selatan Rangkaian Kegiatan: - Pameran booth terkait anime dan eksibisi lainnya - Pemutaran film anime dan karya lainnya (sebagian sesi berbayar) - Penyelenggaraan berbagai workshop oleh perusahaan yang bergerak di bidang terkait anime - Pameran produk dan layanan dari perusahaan serta organisasi asal Jepang - Hiburan panggung, termasuk penampilan dari penyanyi lagu anime (anisong), cosplay, dan acara hiburan lainnya Tiket Masuk: Gratis Penyelenggara: Merah! Merah! Anime Japan!! Jakarta Executive Committee

Siap Diproduksi! Film Drama Original Perdana Lyto Pictures Angkat Fenomena 'People Pleaser' Lifestyle
Lifestyle
Sabtu, 25 April 2026 | 08:05 WIB

Siap Diproduksi! Film Drama Original Perdana Lyto Pictures Angkat Fenomena 'People Pleaser'

Jakarta, katakabar.com - Lytopictures umumkan proyek film drama original perdana segera memulai proses shooting bulan ini dan dijadwalkan tayang di bioskop pada 2026 ini. Film ini disutradarai oleh Bobby Prasetyo, ditulis oleh Evelyn Afnilia, serta diproduseri Andi Suryanto dan Marcella Daryanani. Kolaborasi ini menghadirkan karya yang memadukan pendekatan emosional, hangat, dan dekat dengan realita kehidupan modern. Mengangkat fenomena “people pleaser”, film ini terinspirasi dari keresahan tentang orang-orang yang sering merasa tidak enakan, sulit menolak, dan cenderung mengutamakan orang lain hingga melupakan dirinya sendiri.  Film ini dibintangi oleh Mawar de Jongh, bersama sejumlah artis dan komika terkenal seperti Ardit Erwandha, ⁠⁠Ummi Quary, Surya Saputra, ⁠⁠⁠Vonny Cornellya, Fatih Unru, Amel Carla, ⁠⁠Cut Mini, Taskya Namya, Femi Maringka, Fira Maringka, Marcella Daryanani, Fajar Nugra, Arif Alfiansyah, Musdalifah Basri, Yono Bakrie, Aci Resti dan ⁠⁠Sadana Agung. “Cerita ini lahir dari hal yang sangat dekat dengan banyak orang. Kami ingin mengemasnya secara hangat, jujur, dan tetap menghibur,” ungkap Andi Suryanto selaku Produser dari LYTO PICTURES. Lebih dari sekadar hiburan, film ini juga menjadi pengingat sederhana tentang pentingnya mengenali diri sendiri dan berani menetapkan batas dalam hubungan sosial. Nantikan film People Pleaser di Bioskop Indonesia, untuk berita selengkapnya bisa check di instagram @peoplepleaserfilm @lytopictures