pembangunan
Sorotan terbaru dari Tag # pembangunan
Kolaborasi Abpednas dan Sucofindo Kick Off Pembangunan 70 Sumur Air Bersih Aceh hingga Merauke
Banda Aceh, katakabar.com - Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) bersama PT Sucofindo (Persero) resmi melakukan kick off pembangunan sumur air bersih di Meunasah Gampong Lambleut, Kecamatan Darul Kamal, Aceh Besar. Kegiatan ini menjadi titik awal pembangunan 70 sumur air bersih di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Aceh hingga Merauke, sekaligus bagian dari rangkaian menyambut HUT ke 70 PT Sucofindo (Persero) pada 22 Oktober 2026 mendang. Program penyediaan air bersih bagi masyarakat ini implementasi Asta Cita Presiden RI, H Prabowo Subianto mewujudkan ketahanan dan kedaulatan air nasional guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui program bertajuk “Jaga Air Bersih untuk Desa”, pembangunan sarana air bersih akan dilakukan di 70 titik wilayah operasional PT Sucofindo (Persero) yang tersebar di Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua. Inisiatif ini diproyeksikan memberikan manfaat langsung bagi sekitar 3.500 hingga 7.000 masyarakat desa, khususnya di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan akses air bersih. Ketua Umum Abpednas, sekaligus Wakil Ketua Bidang Pendidikan Persatuan Wartawan Indonesia DKI Jakarta (PWI Jaya), Indra Utama, menyampaikan kolaborasi ini merupakan bentuk nyata sinergi dalam mendukung kebutuhan dasar masyarakat desa sekaligus memperkuat pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. “Air bersih bukan hanya kebutuhan dasar, tetapi juga fondasi kesehatan, produktivitas, dan kualitas hidup masyarakat desa. Melalui kolaborasi ini, Abpednas bersama PT Sucofindo (Persero) ingin memastikan pembangunan hadir hingga ke desa yang membutuhkan. Program ini juga menjadi kontribusi nyata terhadap pencapaian SDGs dan pembangunan desa yang lebih merata,” ujarnya. Ia menambahkan inisiatif tersebut sejalan dengan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan ke 6 Clean Water and Sanitation, yang berfokus pada penyediaan akses air bersih dan sanitasi layak bagi masyarakat secara berkelanjutan. Ketua Dewan Pengawas Abpednas, Prof. Dr. Reda Manthovani, menekankan pentingnya tata kelola dan akuntabilitas dalam pelaksanaan program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. “Kolaborasi lintas sektor menjadi penting untuk memastikan program berjalan tepat sasaran, transparan, dan memberikan dampak nyata. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan dalam program ini diharapkan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus mempercepat pemerataan akses layanan dasar di pedesaan,” kata Prof. Dr. Reda Manthovani. Direktur Utama PT Sucofindo (Persero), Sandry Pasambuna, menyampaikan pembangunan sumur air bersih ini bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan kebermanfaatan sosial yang sejalan dengan prinsip keberlanjutan dan penerapan ESG (Environmental, Social, and Governance). “Memasuki usia ke 70 tahun, PT Sucofindo (Persero) ingin terus memperkuat kontribusi nyata bagi masyarakat Indonesia. Kami berharap kehadiran Sucofindo tidak hanya dirasakan melalui layanan bisnis, tetapi juga melalui dampak sosial yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Program ini sekaligus menjadi wujud dukungan perusahaan terhadap pencapaian SDGs, khususnya akses air bersih dan pembangunan desa berkelanjutan,” beber Sandry. Sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC), PT Sucofindo (Persero) berperan memastikan aspek kualitas, keselamatan, keberlanjutan, dan kepatuhan terhadap standar pada berbagai sektor pembangunan, termasuk mendukung penyediaan akses air bersih yang aman dan berkelanjutan bagi masyarakat. Program pembangunan sumur air bersih ini akan dilaksanakan secara bertahap dan ditargetkan selesai pada momentum HUT ke 70 PT Sucofindo (Persero) pada 22 Oktober 2026. “Kami berharap kolaborasi antara PT Sucofindo (Persero) dan Abpednas dapat memperkuat sinergi antara BUMN, organisasi desa, dan para pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan desa yang inklusif, sehat, dan berkelanjutan,” harap Sandry Pasambuna.
Binus @Medan Perkuat Peran Penggerak Pengembangan Talenta Kota Medan
Medan, katakabar.com - Perkembangan sektor ekonomi kreatif yang kian pesat tempatkan generasi muda sebagai penggerak utama inovasi dan kewirausahaan di berbagai daerah. Tetapi, potensi tersebut menuntut kesiapan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pola pikir adaptif, inovatif, dan mampu mengelola ide secara sistematis agar berdampak nyata bagi masyarakat. Guna menghadapi dinamika tersebut, penguatan entrepreneurial mindset menjadi salah satu kunci penting agar generasi muda dapat beradaptasi dan menciptakan peluang di masa depan. Sebagai bentuk komitmen mendukung pengembangan kapabilitas generasi muda, Binus University melalui Binus @Medan sebagai Global Digitalpreneur Campus gelar kegiatan Studium Generale bertajuk “Entrepreneurial Mindset for Young Innovators”, di penghujung April 2026 lalu, di Xperience Space, Kampus Binus@Medan. Kegiatan ini bagian dari sinergi Binus sebagai institusi pendidikan dan pemangku kepentingan di pemerintahan Kota Medan. Mengawali rangkaian kegiatan Studium Generale, Rektor Binus University, Dr. Nelly, S.Kom., M.M., CSCA yang diwakili Tri Juniarty, S.Kom., M.M., Direktur Kampus Binus @Medan, menekankan pendidikan tinggi memiliki peran strategis tidak hanya dalam mentransfer pengetahuan, tetapi juga membentuk pola pikir adaptif bagi generasi muda. “Kehadiran Binus @Medan bukan hanya sebagai institusi pendidikan, tetapi sebagai bagian dari ekosistem yang ingin bertumbuh bersama, bersama pemerintah daerah, mitra industri, institusi pendidikan, media, serta seluruh masyarakat Medan yang telah menyambut kehadiran BINUS dengan keterbukaan dan kehangatan,” ujarnya. Acara ini menghadirkan Wali kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, sebagai narasumber yang membagikan pandangan mengenai perkembangan ekonomi kreatif serta pentingnya membangun pola pikir kewirausahaan sejak dini. “Generasi muda harus berani berpikir berbeda, berani mencoba, dan mampu melihat peluang di tengah perubahan. Di era ekonomi kreatif dan digital seperti sekarang, mindset menjadi kunci utama agar kita tidak hanya mengikuti perkembangan, tetapi juga bisa menciptakan inovasi,” jelas Rico. Dari sudut pandang institusi, Tri Juniarty, S.Kom., M.M., Direktur Kampus Binus @Medan, mengatakan kolaborasi kegiatan ini memperkuat peran kampus sebagai mitra strategis pembangunan sumber daya manusia daerah. “Kami senantiasa berupaya menghadirkan program-program yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat. Kami berkomitmen menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, kreativitas, serta jiwa kewirausahaan, sehingga mampu menciptakan inovasi dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah," ucapnya. Dengan semangat yang diusung pada pergelaran ini Binus @Medan terus berkomitmen membangun ekosistem pembelajaran yang tidak hanya mencetak lulusan, tetapi juga melahirkan generasi Global Digitalpreneur yang siap berinovasi dan menciptakan dampak nyata di masa depan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan lima Program Studi di Binus @Medan, yakni Computer Science, Information Systems, Desain Komunikasi Visual, Digital Business, serta International Trade, yang secara terintegrasi mendukung penguatan entrepreneurial mindset.
Wapres RI Lihat Proyek BB, PTPP Percepat Pembangunan Dukung Ketahanan Air dan Pangan
Trenggalek, katakabar.com - PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia, sambut kunjungan Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, lihat progres pembangunan Bendungan Bagong di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Di kunjungan tersebut, Wapres turut didampingi Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, Wakil Bupati Trenggalek, Syah Muhammad Natanegara, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Brantas, Muhammad Noor, Kepala SNVT Pembangunan Bendungan Bagong Riwin Andono, beserta General Manager PTPP Apri Setiawan. Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur strategis guna memperkuat ketahanan air, ketahanan pangan, serta pengendalian banjir di wilayah selatan Jawa Timur. Sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto, Wakil Presiden menekankan pentingnya percepatan penyelesaian proyek agar manfaat Bendungan Bagong dapat segera dirasakan masyarakat, khususnya petani dan warga Trenggalek. Di kegiatan tersebut, Wapres menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan kelancaran pembangunan. Proyek Pembangunan Bendungan Bagong (BB) Paket III yang dikerjakan oleh PTPP memiliki nilai kontrak sebesar Rp402,31 miliar dengan masa pelaksanaan selama 1.473 hari kalender, terhitung sejak 20 Desember 2024. Hingga saat ini, progres proyek telah mencapai 59,49 persen, dari target sebesar 56,56 persen mencerminkan kinerja proyek yang berjalan lebih cepat dari rencana. Bendungan Bagong memiliki kapasitas tampung sebesar 17,4 juta meter kubik yang diproyeksikan mampu menyuplai air irigasi bagi 977 hektare lahan pertanian di Daerah Irigasi Bagong. Selain itu, bendungan ini juga akan menyediakan air baku sebesar 153 liter per detik serta berperan dalam pengendalian banjir di wilayah Kabupaten Trenggalek. Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menyampaikan progres positif proyek ini merupakan hasil dari perencanaan matang, inovasi berkelanjutan, serta kolaborasi yang solid antar seluruh pemangku kepentingan. “PTPP berkomitmen untuk menyelesaikan proyek Bendungan Bagong tepat waktu dengan tetap mengedepankan kualitas, keselamatan kerja, dan keberlanjutan. Proyek ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung ketahanan air dan peningkatan produktivitas pertanian,” ujarnya. Dalam pelaksanaannya, proyek Bendungan Bagong menghadapi tantangan teknis yang cukup kompleks, terutama karena konstruksi bendungan bertumpu pada lapisan koluvial yang memerlukan rekayasa engineering khusus untuk memastikan stabilitas dan keamanan struktur. Untuk mengatasi tantangan tersebut, PTPP mengimplementasikan berbagai inovasi konstruksi guna meningkatkan efektivitas pekerjaan serta menjaga standar keselamatan kerja. Penerapan inovasi ini turut berkontribusi terhadap capaian proyek yang membanggakan, di antaranya diraihnya Penghargaan Indonesia Construction Safety Award 2023 kategori Safety Innovation – Proyek BUMN dengan judul makalah “Tunnel Dust Buster Bendungan Bagong - Divisi Infrastruktur 2”, serta Penghargaan Konstruksi Indonesia 2024 kategori Penyedia Jasa dengan Implementasi Kebijakan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) Terbaik Bidang Sumber Daya Air dari Kementerian Pekerjaan Umum. Di kunjungannya, Wapres turut memberikan apresiasi kepada tim proyek serta menyampaikan pesan penyemangat “Semangat Terus” kepada seluruh pekerja di lapangan. Dukungan tersebut diharapkan semakin memotivasi percepatan penyelesaian proyek secara optimal. PTPP berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan infrastruktur nasional yang berkelanjutan serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan perekonomian Indonesia.
PTPP Tunjukkan Kinerja Unggul Pembangunan SR di Bengkulu
Bengkulu, katakabar.com - PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”) terus perkuat kontribusinya dalam mendukung pembangunan sektor pendidikan melalui Proyek Sekolah Rakyat di Provinsi Bengkulu yang dilaksanakan bersama Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia. Proyek ini bagian dari upaya pemerintah Indonesia perluas akses pendidikan yang merata dan berkualitas serta meningkatkan daya saing sumber daya manusia di daerah. Dalam pelaksanaannya, proyek ini memiliki tantangan tersendiri, khususnya terkait target waktu penyelesaian yang ketat serta kondisi lokasi pekerjaan yang tersebar dengan jarak tempuh yang cukup jauh. Tetapi, PTPP mampu menjaga kinerja proyek secara optimal. Hingga 23 April 2026, progres pekerjaan telah mencapai 37,11%, melampaui target dengan deviasi positif sebesar 10,81%. Proyek dengan nilai kontrak sebesar Rp501,99 miliar ini dijadwalkan berlangsung selama 240 hari kalender, dimulai sejak 10 Desember 2025. Capaian tersebut mencerminkan efektivitas pelaksanaan proyek serta kapabilitas PTPP dalam perencanaan dan penerapan strategi konstruksi yang adaptif terhadap kondisi lapangan. Sebagai bagian dari upaya meningkatkan produktivitas dan mutu pekerjaan, PTPP mengimplementasikan berbagai inovasi konstruksi yang tidak hanya meningkatkan efisiensi waktu, tetapi juga memastikan kualitas hasil pekerjaan tetap terjaga. Proyek ini dirancang untuk menghadirkan fasilitas pendidikan yang representatif, modern, dan berkelanjutan bagi masyarakat di Provinsi Bengkulu. Selain itu, proyek ini juga turut mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui penyerapan tenaga kerja serta peningkatan aktivitas ekonomi di sekitar wilayah pembangunan. Keberhasilan progres yang melampaui target ini mencerminkan kapabilitas PTPP dalam menjaga kinerja proyek secara optimal, terutama dalam pengelolaan waktu dan koordinasi pekerjaan di lokasi yang tersebar, tanpa mengesampingkan aspek kualitas dan keselamatan kerja. Komitmen ini sejalan dengan agenda nasional Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), khususnya melalui peningkatan kualitas sektor pendidikansebagai fondasi kemajuan bangsa. Melalui proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu, PTPP optimistis dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan nasional, sekaligus memperkuat posisinya sebagai perusahaan konstruksi terdepan yang menghadirkan solusi inovatif dan berkelanjutan bagi Indonesia. Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menyampaikan pencapaian progres proyek yang melampaui target ini merupakan hasil dari perencanaan yang matang serta kolaborasi seluruh pihak yang terlibat, termasuk dukungan dari Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia. “PTPP terus mengedepankan excellence dalam setiap pelaksanaan proyek. Kami berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu tepat waktu dengan tetap menjaga kualitas dan keselamatan kerja, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Kemen PU dan PTPP Bereskan Proyek Pembangunan 69 Titik SPPG di 15 Provinsi Waktu 37 Hari
Jakarta, katakabar.com - PT PP (Persero) Tbk (PTPP), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia, tunjukkan komitmen dukung program strategis nasional melalui penyelesaian Proyek Pembangunan Gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 3 Tahun Anggaran 2025, sebagai bagian dari dukungan infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Proyek dengan nilai kontrak sebesar Rp507,80 miliar ini berhasil diselesaikan dalam waktu 37 hari kalender, terhitung sejak 25 November 2025 dengan capaian progres 100 persen. Proyek ini mencakup pembangunan 69 titik lokasi yang tersebar di 15 provinsi di Indonesia, yakni Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, dan Papua. Pembangunan fasilitas SPPG ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang bertujuan menyediakan fasilitas produksi makanan yang higienis, terstandar, dan efisien. Fasilitas ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan, sehingga dapat berkontribusi dalam menurunkan angka malnutrisi dan stunting, meningkatkan konsentrasi serta prestasi belajar, sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga. Dalam pelaksanaannya, PTPP mengedepankan berbagai inovasi guna memastikan proyek dapat diselesaikan secara cepat dan berkualitas. Salah satu inovasi utama yang diterapkan adalah penggunaan sistem konstruksi modular, yang memungkinkan percepatan pembangunan di berbagai lokasi secara simultan. Selain itu, PTPP juga mengimplementasikan dashboard monitoring progress berbasis digital yang terintegrasi. Sistem ini mampu meng-generate berbagai informasi penting secara real-time, mulai dari progres di setiap titik lokasi, monitoring pengiriman material, data personel lapangan, jumlah tenaga kerja, laporan harian, hingga dokumentasi perkembangan proyek di lapangan. Keunikan proyek ini terletak pada cakupan wilayahnya yang luas dan tersebar, sehingga membutuhkan strategi manajemen proyek yang adaptif, koordinasi lintas wilayah yang kuat, serta pengendalian mutu yang konsisten di setiap titik pembangunan. Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti, turut memberikan apresiasi atas penyelesaian proyek ini. “Alhamdulillah sudah selesai rapi, selanjutnya serah terima & dimanfaatkan. Terima kasih,” ujarnya. Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menyampaikan keberhasilan ini menjadi bukti kapabilitas perusahaan dalam mengerjakan proyek berskala besar dengan waktu yang sangat terbatas. “PTPP bangga dapat berkontribusi dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Proyek ini juga sejalan dengan agenda prioritas nasional dalam Asta Cita, khususnya dalam mendorong peningkatan kualitas SDM dan pembangunan yang inklusif serta merata di berbagai wilayah," jelasnya. Pembangunan SPPG ini, harap Joko, dapat memberikan multiplier effect bagi perekonomian lokal, mulai dari penyerapan tenaga kerja, pemberdayaan UMKM, hingga peningkatan permintaan terhadap bahan pangan dari petani dan pelaku usaha setempat. "Keberhasilan penyelesaian proyek ini dalam waktu singkat tidak terlepas dari sinergi seluruh pihak serta penerapan inovasi konstruksi dan digitalisasi yang kami lakukan,” imbuhnya. Ke depan, PTPP akan terus berkomitmen untuk menghadirkan pembangunan infrastruktur yang tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga memberikan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat luas.
Musrenbang Sumut 2027, Dorong Sinkronisasi Pembangunan Daerah
Langkat, Katakabar.com - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sumatera Utara tahun 2027 yang digelar di Hotel Santika Premiere Dyandra Medan, Rabu (22/4/2026).
Tahap Awal Pembangunan Jembatan Rangka Baja di Salah Sirong Dimulai, Ini Kata Kementerian PU
Jakarta, katakabar.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah memulai pelaksanaan pembangunan jembatan permanen rangka baja di Desa Salah Sirong, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, guna perkuat konektivitas masyarakat. Menurut Menteri PU, Dody Hanggodo, pembangunan jembatan telah memasuki tahap awal konstruksi, yang ditandai dengan dimulainya kegiatan bor log sebagai bagian dari investigasi dan persiapan teknis. “Pekerjaan konstruksi sudah mulai dilaksanakan dengan kegiatan bor log di tiga titik sebagai bagian dari tahapan awal pembangunan. Ini dilakukan untuk memastikan kondisi tanah dan kesiapan teknis sebelum konstruksi utama dimulai,” kata Dody. Ia menjelaskan jembatan yang akan dibangun jembatan rangka baja tipe B dengan bentang sepanjang 80 meter. Struktur rangka baja tersebut dipilih karena dinilai efektif untuk mempercepat pemulihan konektivitas, sekaligus memberikan tingkat keamanan yang lebih baik bagi para pengguna jalan. Soal jadwal pengerjaan, desain teknis jembatan saat ini masih dalam tahap finalisasi. Setelah proses tersebut rampung, pekerjaan konstruksi utama direncanakan akan mulai dilaksanakan pada April 2026. Pembangunan jembatan permanen ini sebagai langkah lanjutan pemerintah setelah sebelumnya melakukan penanganan darurat guna menjaga kelancaran akses masyarakat setempat. Kementerian PU targetkan keseluruhan pekerjaan konstruksi jembatan akan berlangsung hingga Desember 2026. Proyek ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan konektivitas wilayah tetap terjaga, dengan mengedepankan aspek keselamatan konstruksi dan kualitas pekerjaan agar infrastruktur dapat mendukung mobilitas warga serta kelancaran distribusi logistik secara optimal. Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak - Berdampak” menjalankan Asta Cita Presiden RI, H Prabowo Subianto.
Bupati Langkat Tegaskan Sinergi DPRD Dan Pemkab Kunci Pembangunan
Langkat, Katakabar.com - Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antara legislatif dan eksekutif sebagai kunci utama perc...
H Asmar Lepas 75 Mubaligh Ramadhan, Siap Sebarkan Dakwah dan Pesan Pembangunan ke Masyarakat
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti secara resmi melepas para mubaligh dan mubalighah Ramadhan 1447 Hijriah Tahun 2026 Masehi di acara yang digelar di Gedung Kuning, Selatpanjang, Rabu (18/2). Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Kepulauan Meranti, Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, kepala dinas, kepala kantor, kepala badan, kepala bagian di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti, Kepala Kantor Kementerian Agama, perwakilan Kementerian Haji, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau Kepulauan Meranti, Dewan Masjid Indonesia, serta LPTQ Kepulauan Meranti. Wakil Ketua P2A (Pembina Pengamalan Agama Islam) Kepulauan Meranti, Ustadz Tito Hortanto, SHI, melaporkan mubaligh dan mubalighah yang akan bertugas selama Ramadhan berjumlah sekitar 75 orang. “Mereka terdiri dari para dai, penyuluh agama Kementerian Agama, dai 3T, para ustaz senior, khatib, serta tokoh-tokoh agama yang selama ini aktif membina umat. Selain menyampaikan ceramah Ramadhan, mereka juga mengisi khutbah Jumat dan pembinaan keagamaan di masjid dan mushala,” ujarnya. Ia menjelaskan, para mubaligh akan bertugas di puluhan masjid dan mushala di wilayah Kecamatan Tebing Tinggi dan sekitarnya. Keberadaan P2A sendiri menjadi wadah berhimpunnya para dai dalam menyusun jadwal dakwah sekaligus memperkuat pembinaan keagamaan masyarakat. Menurutnya, para mubaligh memiliki peran penting dalam pembangunan daerah, khususnya pembangunan mental dan spiritual masyarakat. “Kami berharap dukungan pemerintah daerah agar pembinaan keagamaan dapat terus berjalan, sehingga para mubaligh tetap istiqamah dalam membimbing masyarakat,” jelasnya. Sementara, Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, menyampaikan apresiasi atas pengabdian para mubaligh dan mubalighah yang selama ini konsisten memberikan pencerahan kepada masyarakat. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi para mubaligh dan mubalighah. Semoga apa yang dilakukan dilandasi keikhlasan dan menjadi amal ibadah untuk mendapatkan ridha Allah SWT,” kata H Asmar. Ia mengatakan, pemerintah daerah telah mempersiapkan berbagai kegiatan keagamaan selama Ramadhan, termasuk Safari Ramadhan yang akan melibatkan para mubaligh terbaik daerah untuk menyampaikan tausiah di masjid dan mushala. Menurutnya, kehadiran mubaligh di tengah masyarakat tidak hanya memberi pencerahan spiritual, tetapi juga membantu menyampaikan informasi pembangunan daerah kepada masyarakat. “Safari Ramadhan menjadi sarana mempererat silaturahmi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat, sekaligus menyerap aspirasi pembangunan di setiap kecamatan,” ucapnya. H Asmar berharap para mubaligh dapat menjadi penyambung pesan pemerintah daerah, baik dalam bidang pembangunan maupun pembinaan keagamaan. “Peran mubaligh sangat penting, bukan hanya menyampaikan ajaran agama, tetapi juga membangun akhlak masyarakat serta memperkuat kesadaran berbangsa dan bernegara,” tuturnya. Dalam kesempatan itu, perwakilan Kementerian Agama, Drs. H. Sulman, mengingatkan agar para penceramah menyampaikan dakwah yang menyejukkan dan menjaga kerukunan umat, terutama di tengah keberagaman masyarakat. Ia menekankan pentingnya dakwah yang menenangkan, bebas dari provokasi maupun kepentingan politik, serta mendorong persatuan menuju Indonesia Emas 2045. “Kami berharap para mubaligh dapat menyejukkan umat, menjaga persaudaraan, serta membawa pesan kedamaian dan keberkahan di tengah masyarakat,” terangnya. Acara ditutup dengan pernyataan resmi Bupati Kepulauan Meranti yang melepas para mubaligh dan mubalighah Ramadhan. “Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, mubaligh dan mubalighah Ramadhan 1447 Hijriah Tahu 2026 Masehi secara resmi saya nyatakan dilepas,” sebut H Asmar.
Dukung Peningkatan Kualitas SDM, Kementerian PU Percepat Pembangunan SR di Jatim
Surabaya, katakabar.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah percepat pembangunan permanen Sekolah Rakyat (SR) di Provinsi Jawa Timur 1. Pembangunan SR merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam memutus mata rantai kemiskinan serta meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui penyediaan akses pendidikan yang berkualitas dan merata. Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) bagian integral dari strategi pemerintah untuk mencetak generasi penerus yang unggul. Menurutnya, ketersediaan infrastruktur pendidikan yang layak merupakan fondasi utama dalam menciptakan SDM yang berdaya saing. “Kementerian PU memastikan fasilitas pendidikan Sekolah Rakyat dibangun secara cepat, tepat, dan berkualitas agar segera dimanfaatkan masyarakat,” ujar Dody. Pembangunan permanen Sekolah Rakyat Provinsi Jawa Timur 1 dilaksanakan di lima lokasi, yakni Kabupaten Gresik, Tuban, Sampang, Jombang, serta Kota Surabaya. Proyek ini mengusung konsep kawasan pendidikan terpadu yang tidak hanya fokus pada gedung sekolah, tetapi juga dilengkapi dengan fasilitas pendukung pembelajaran dan hunian. Lingkup pekerjaan fisik mencakup pembangunan gedung sekolah untuk jenjang SD, SMP, dan SMA. Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan asrama siswa putra dan putri, asrama guru, gedung serbaguna, masjid dan gedung ibadah, lapangan olahraga, lapangan upacara, kantin, serta Ruang Terbuka Hijau (RTH). Untuk mendukung sanitasi lingkungan yang sehat, pembangunan ini juga menyertakan sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Pekerjaan konstruksi Sekolah Rakyat di Jawa Timur 1 didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025-2026 dengan total nilai kontrak mencapai Rp1,165 triliun (termasuk PPN). Pelaksanaan proyek ini dikerjakan oleh penyedia jasa Waskita–CAG KSO. Kontrak pekerjaan telah diteken secara resmi pada 28 November 2025. Kementerian PU menargetkan seluruh proses konstruksi dapat tuntas pada akhir Juni 2026. Dengan demikian, fasilitas ini diharapkan sudah siap digunakan untuk kegiatan belajar mengajar pada tahun ajaran baru 2026-2027. Secara nasional, program pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II dilaksanakan secara masif di 104 lokasi yang tersebar di 32 provinsi dan 102 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Program strategis ini ditargetkan mampu menampung sekitar 112.320 siswa dengan total kapasitas 3.744 rombongan belajar (rombel). Jumlah tersebut terdiri dari 1.872 rombel untuk jenjang SD, 936 rombel untuk jenjang SMP, dan 936 rombel untuk jenjang SMA. Melalui percepatan pembangunan infrastruktur pendidikan ini, Kementerian PU berharap dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mewujudkan pemerataan pendidikan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia. Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak - Berdampak” menjalankan Asta Cita dari Presiden RI, H Prabowo Subianto.