Presisi

Sorotan terbaru dari Tag # Presisi

Apel Bersama Komunitas, Kapolres Kepulauan Meranti Lepas Ekspedisi Merah Putih Presisi Hukrim
Hukrim
Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:57 WIB

Apel Bersama Komunitas, Kapolres Kepulauan Meranti Lepas Ekspedisi Merah Putih Presisi

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Semangat menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81 menggema di 'Tanah Jantan' nama lain dari Kabupaten Kepulauan Meranti. Puluhan komunitas dan kelompok organisasi masyarakat turut ambil bagian pada kegiatan Ekspedisi Merah Putih Presisi (EMPP) yang digelar Polres Kepulauan Meranti, Minggu (16/8). Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang berkumpul, tetapi menjadi ruang untuk memperkuat rasa kebersamaan serta menumbuhkan semangat kebangsaan melalui keterlibatan berbagai elemen masyarakat. Kegiatan diawali dengan apel kesiapan sekaligus penyambutan peserta ekspedisi di halaman Mapolres Kepulauan Meranti, Jalan Raya Gogok Darussalam, sekitar pukul 07.00 WIB. Apel dipimpin Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., didampingi Wakapolres, Kompol Detis Mayer Silitonga, S.H. serta jajaran pejabat utama Polres Kepulauan Meranti. Sejumlah komunitas dari berbagai latar belakang hadir di kegiatan tersebut, meliputi ESI (Esport Indonesia) Kabupaten Kepulauan Meranti, SKC (Satuan Komunitas CRF), Gen-Re (Generasi Berencana), LSM EKA (Lembaga Swadaya Masyarakat Ekonomi Kreatif Andalan), KOPIAH (Komunitas Film Daerah), PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia), DEMA STAI, IMM, HWM (Himpunan Wanita Meranti), UI Selatpanjang (United Indonesia), Komunitas 2 Stroke Meranti, PWI Meranti, Meranti Rebon Bird Club Kicau Mania, Cerita Puan, Suara Meranti, Komunitas Fotografer Meranti, Barongsai Panca Jernih, serta Karang Taruna Meranti. Kehadiran kelompok-kelompok tersebut menunjukkan semangat kemerdekaan dapat dirayakan bersama tanpa melihat perbedaan latar belakang komunitas maupun organisasi. Selepas apel, sekitar pukul 07.15 WIB, peserta ekspedisi bersama sejumlah komunitas menikmati sarapan pagi di Mapolres Kepulauan Meranti. Suasana kebersamaan semakin terasa ketika jajaran Polres Meranti berbaur dengan para peserta sebelum melanjutkan perjalanan. Momen berikutnya diisi dengan pembagian Bendera Merah Putih oleh Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita bersama jajaran pejabat utama kepada perwakilan komunitas. Pembagian bendera tersebut menjadi bagian dari pesan kebangsaan yang dibawa dalam rangkaian Ekspedisi Merah Putih Presisi. Setelah penyerahan bendera dan foto bersama, Kapolres Meranti secara langsung melepas keberangkatan tim ekspedisi dan rombongan untuk melanjutkan perjalanan menuju titik kegiatan berikutnya. Sekitar pukul 08.20 WIB, Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi bersama rombongan bergerak menggunakan sepeda motor menuju Pelabuhan Kempang di kawasan Pasar Sei Juling, Kecamatan Tebing Tinggi. Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya membangun kedekatan antara kepolisian dengan masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat persatuan melalui momentum kemerdekaan. "Ekspedisi ini menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan, membangun semangat persatuan dan mengajak masyarakat mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang positif," ujar AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita. Keterlibatan komunitas pada kegiatan menjadi gambaran semangat Merah Putih tidak hanya tumbuh di lingkungan pemerintahan maupun aparat, tetapi juga hidup di tengah masyarakat. Dengan membawa semangat persatuan dan bendera Merah Putih, rombongan melanjutkan perjalanan sebagai bagian dari rangkaian Ekspedisi Merah Putih Presisi Polres Kepulauan Meranti.

Ekspedisi Merah Putih Presisi: Kapolres Inhil Gelar Apel Pergeseran 150 Personel Menuju Kuala Selat Hukrim
Hukrim
Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:09 WIB

Ekspedisi Merah Putih Presisi: Kapolres Inhil Gelar Apel Pergeseran 150 Personel Menuju Kuala Selat

Indragiri Hilir, katakabar.com - Kepolisian Resor (Polres) Indragiri Hilir gelar Apel Pergeseran Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi menuju Desa Kuala Selat, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir, Kamis (13/8) pagi. Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Donny Eko Listianto, yang pimpin kegiatan di halaman Mako Polres Indragiri Hilir, Jalan Gajah Mada, Kecamatan Tembilahan, sekitar pukul 07.30 WIB. Di kegiatan tersebut hadir Wakapolres Indragiri Hilir, Kompol Maitertika, Wadannyon Batalyon C Polda Riau, AKP Ary Yudha Kurniawan, Kabagops, AKP Dr. Irwanto, Kabagren, AKP Buha Raindah Munthe, serta para pejabat utama Polres Inhil, personel Brimob Polda Riau, dan personel Polres Indragiri Hilir. Total 150 personel dilibatkan dalam pergeseran menuju Kuala Selat. Personel tersebut meliputi unsur Brimob Polda Riau, Polres Inhil, Bhabinkamtibmas, Polwan, Satintelkam, Satreskrim, Satlantas, Dokkes, Humas, TIK, Provost, Tim Raga, serta insan pers. Dalam pelaksanaannya, tim diberangkatkan menggunakan tiga unit speed boat, yakni SB Sea Wolf 01 sebagai kapal pimpinan, SB Papadaan 01, dan SB Papadaan 05, dengan rute Tembilahan menuju Kuala Selat. Kapolres Indragiri Hili menegaskan Ekspedisi Merah Putih bukan sekadar perjalanan menuju suatu wilayah, tetapi bagian dari semangat pengabdian Polri kepada masyarakat, bangsa, dan negara. "Kegiatan ini menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa nasionalisme, mempererat kebersamaan, serta menunjukkan Polri senantiasa hadir di tengah masyarakat, termasuk di wilayah yang memiliki tantangan geografis dan akses yang tidak mudah,” tegas AKBP Donny Eko Listianto. Ia menekankan kepada seluruh personel agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan disiplin. Keselamatan selama perjalanan menjadi perhatian utama, disertai dengan menjaga kesehatan, kekompakan, serta komunikasi antaranggota. Selain itu, imbau AKBP Donny, personel diminta mengedepankan pendekatan humanis selama berada di tengah masyarakat. "Kehadiran personel di Kuala Selat diharapkan dapat membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, menghormati adat istiadat dan kearifan lokal, serta memberikan pelayanan dan kepedulian secara nyata. Jadikan kehadiran kita sebagai bentuk pelayanan dan kepedulian Polri kepada masyarakat. Jaga nama baik institusi dan laksanakan seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh tanggung jawab,” terangnya. Apel pergeseran tersebut juga bertujuan memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, perlengkapan serta logistik, sekaligus menyamakan persepsi dan pembagian tugas sebelum tim melaksanakan kegiatan di wilayah Kuala Selat. Tujuan Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau 2026 adalah merupakan bagian dari upaya menghadirkan negara dan Polri secara nyata hingga wilayah pesisir, pulau-pulau terluar dan kawasan 3T (tertinggal, terdepan dan terluar). Selain memperkuat rasa nasionalisme menjelang HUT ke 81 Kemerdekaan Republik Indonesia, ekspedisi ini diarahkan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat melalui pelayanan kepolisian, bantuan sosial dan kemanusiaan, pemberdayaan masyarakat, dukungan bagi nelayan, serta kegiatan pelestarian lingkungan melalui penanaman mangrove sebagai implementasi Green Policing. Kapolres Indragiri Hilir berharap seluruh rangkaian Ekspedisi Merah Putih Presisi dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kuala Selat dan sekitarnya serta memperkuat persatuan dan kesatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. "Semoga kegiatan ini berjalan aman dan lancar, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta semakin mempererat hubungan Polri dengan masyarakat di wilayah pesisir,” tandasnya.

Merawat Tanaman Ketapang Bersama Poktan: AKP I Made: Jagung Pipil Tumbuh Presisi di Bathin Betuah Hukrim
Hukrim
Jumat, 17 Juli 2026 | 13:53 WIB

Merawat Tanaman Ketapang Bersama Poktan: AKP I Made: Jagung Pipil Tumbuh Presisi di Bathin Betuah

Mandau, katakabar.com - Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Mandau dan jajaran, melalui Bhabinkamtibmas terus perkuat kolobarasi guna mewujudkan program Ketahanan Pangan (Ketapang) di Desa Bathin Betuah, Kecamatan Mandau, Bengkalis, Riau. Sinergi mewujudkan program Ketapang tersebut Bhabinkamtibmas Desa Bathin Betuah, Brigadir Maula Salsabila, S.H, bersama Kelompok Tani (Poktan) Rakyat Mandiri Bathin Betuah dengan melakukan pengecekan sekaligus perawatan tanaman jagung pipil usia tanam 25 hari, Selasa (14/7) lalu. Kapolsek Mandau, AKP I Made Pasek, diteruskan Kasi Humas Polsek Mandau, Betty Dumauli S, kepada wartawan lewat siaran persnya, Jumat (17/7) siang, mengatakan perawatan program Ketahanan Pangan (Ketapang) jagung pipil di Desa Bathin Betuah perwujudan sekalogus bukti nyata sinergi antara Polri dan masyarakat. "Kolaborasi pengolahan lahan tanaman jagung pipil dilaksanakan secara gotong royong melakukan pengecekan perkembangan tanaman di lahan perkebunan Kelompok Tani (Poktan) Rakyat Mandiri Desa Bathin Betuah," ujarnya. Menurut Kasi Humas Polsek Mandau, hasil dari pengecekan tanaman jagung pipil tersebut umur tanam 25 hati, tinggi baru 15 hingga 20 centimeter, bagian batang kokoh dan besar, daun berwarna hijau cerah, dan akar tertanam kokoh. "Pupuk yang digunakan agar tanaman jagung pipil tumbuh presisi jenis Fertiplus Harmoni berbentuk pupuk cair Dari Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar," jelasnya. Ketika melakukan perawatan tanaman jagung pipil, ucap Betty, personel Polsek Mandau, Polres Bengkalis, Polda Riau, bersama Kelompok Tani (Poktan) melakukan perawatan tanaman dengan memberi pupuk cair ketanaman. "Dengan kegiatan perawatan tanaman jagung pipil yang berlokasi di Desa Bathin Betuah Kecamatan Mandau, Bengkalis, Riau, diharapkan tanaman tumbuh dan berkembang, serta hasil panen nanti memuaskan," imbuhnya. Kegiatan ini, tambah Betty, merupakan langkah nyata Polri dalam menjaga stabilitas, dan mendukung program Ketahanan Pangan (Ketapang) daerah.

Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Diresmikan, Polres Kepulauan Meranti: Ini Bakti Polri Buat Masyarakat Serba Serbi
Serba Serbi
Kamis, 09 Juli 2026 | 14:49 WIB

Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Diresmikan, Polres Kepulauan Meranti: Ini Bakti Polri Buat Masyarakat

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti tunjukkan komitmen mendukung pembangunan bermanfaat bagi masyarakat melalui peresmian Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II, yang berada di Jalan Nelayan, Dusun I, Desa Mayang Sari, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Rabu (8/7) kemarin. Wakapolres Kepulauan Meranti, Kompol Detis Mayer Silitonga, S.H., mewakili Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., yang melakukan peresmian. Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, pemerintah desa, perwakilan perusahaan, personel Polri, serta masyarakat dan pelajar. Lewat Wakapolres, Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi, menyampaikan pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam penyediaan infrastruktur yang mampu menunjang aktivitas sehari-hari. "Jembatan ini wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan manfaat nyata melalui pembangunan sarana yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Kompol Detis. Ia mengatakan apresiasi kepada Kapolsek Merbau, unsur Forkopimcam, Pemerintah Desa Mayang Sari, pihak perusahaan, serta seluruh elemen masyarakat yang telah mendukung proses pembangunan hingga jembatan tersebut dapat dimanfaatkan. Menurutnya, Jembatan Merah Putih Presisi menjadi akses strategis yang menghubungkan Desa Mayang Sari, Kecamatan Merbau dengan Desa Kuala Merbau, Kecamatan Tebing Tinggi Barat. Keberadaan jembatan ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, mempermudah akses pelajar menuju sekolah, sekaligus mendorong pertumbuhan aktivitas ekonomi warga. Kepala Desa Mayang Sari, Ibrahim, mengucapkan terima kasih kepada Polri atas pembangunan jembatan yang selama ini sangat dinantikan masyarakat. Ia menuturkan, sebelum dibangun, akses penyeberangan di lokasi tersebut kurang layak sehingga menyulitkan masyarakat dalam beraktivitas. Kini, dengan hadirnya Jembatan Merah Putih Presisi, masyarakat memperoleh akses yang lebih aman, nyaman, dan representatif. "Kami mengucapkan terima kasih kepada Polri atas kepeduliannya kepada masyarakat Desa Mayang Sari. Jembatan ini memberikan manfaat besar bagi warga, terutama para pelajar dan masyarakat yang setiap hari melintasi jalur ini," ucap Ibrahim. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat jembatan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, doa bersama, sambutan, dilanjutkan dengan foto bersama serta prosesi pemotongan pita sebagai tanda diresmikannya Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi menjadi salah satu implementasi program Polri Presisi yang berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat. Selain memperkuat konektivitas antarwilayah, keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui akses transportasi yang lebih baik, aman, dan berkelanjutan.

Polsek Mandau dan Poktan Rawat Tanaman Jagung di Bathin Betuah Biar Tumbuh Presisi Hukrim
Hukrim
Rabu, 03 Juni 2026 | 13:10 WIB

Polsek Mandau dan Poktan Rawat Tanaman Jagung di Bathin Betuah Biar Tumbuh Presisi

Mandau, katakabar.com - Kepolisian Sektor (Polsek) Mandau, melalui Bhabinkamtibmas Desa Bathin Betuah, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, bersama Kelompok Tani (Poktan) melakukan perawatan jagung di kawasan Jalan Karya RT 04  RW 02 Dusun Tanjung Sari Desa, Bhatin Betuah, Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis, Riau. Kegiatan tersebut Polsek Mandau, Polres Bengkalis, sebagai pendorong pengelolaan lahan penanaman jagung, untuk mendukung Program Swasembada Ketahanan Pangan (Ketapang) Nasional, sekaligus Program Asta Cita Presiden RI, H Prabowo Subianto. Kapolsek Mandau, Kompol Primadona, melalui Bhabinkamtibmas Desa Bathin Betuah, Briptu Maula Salsabila, diteruskan Kasi Humas Polsek Mandau, Betty Dumauli S, kepada wartawan, Selasa (2/5) sore kemarin menyatakan, Polsek Mandau lewat Bhabinkamtibmas bersama Poktan Desa Bathin Betuah melakukan perawatan tanam jagung umur 15 hari dilakukan dengan cara melakukan pemupukan. "Pemupukan tanaman jagung ini dilakukan secara kombinasi dengan menggunakan pupuk jenis NPK, TSP, Urea, ZA, dan lainnya semi organik," ujarnya Betty. Manfaat pemupukan tanaman jagung secara kombinasi, kata Betty, untuk memperkuat batang, dan daun sehingga pertumbuhan tanaman jagung umur tanam jagung baru 15 hari dapat maksimal. "Perawatan dengan cara pemupukan ini dilakukan baru bulan pertama dan akan dilanjutkan pemupukan berikutnya pada bulan kedua," jelasnya. Diketahui, pengelolaan lahan penanaman jagung di beberapa lokasi wilayah hukum Polsek Mandau merupakan Program Gerakan Penanaman Jagung Seluas 1 Juta Polri, sekaligus Program 100 Hari Asta Cita Presiden RI, H Prabowo Subianto.