Sosialisasi Program di Sumut, BPDP: Perkuat Sinergi Pengembangan Perkebunan Sawit
Sawit
Kemarin

Sosialisasi Program di Sumut, BPDP: Perkuat Sinergi Pengembangan Perkebunan

Medan, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sumatera Utara gelar Sosialisasi Program BPDP di Aula Gedung Keuangan Negara Medan, Sumatera Utara. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman para pemangku kepentingan terhadap berbagai program BPDP sekaligus memperkuat sinergi dalam mendukung pengembangan sektor perkebunan yang berkelanjutan. Perwakilan pemerintah daerah, instansi vertikal, pelaku usaha, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan sektor perkebunan di Provinsi Sumatera Utara turut hadir. Melalui forum ini, peserta memperoleh informasi mengenai peran BPDP mendukung pembangunan sektor perkebunan nasional melalui berbagai program strategis yang mencakup sektor hulu hingga hilir. Dalam keynote speech-nya, Kepala Kantor Wilayah DJPb Provinsi Sumatera Utara, Indra Soeparjanto, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mengoptimalkan pelaksanaan program pemerintah guna mendukung pembangunan ekonomi daerah, termasuk sektor perkebunan yang menjadi salah satu sektor strategis di Sumatera Utara. Di kegiatan tersebut, Direktur Keuangan, Manajemen Risiko, dan Umum BPDP, Zaid Burhan Ibrahim, menyampaikan berbagai program yang dikelola BPDP untuk mendukung pengembangan komoditas perkebunan. Program tersebut meliputi Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), penyediaan sarana dan prasarana, pengembangan sumber daya manusia, beasiswa, pelatihan, penelitian dan pengembangan, dan promosi komoditas perkebunan. “BPDP terus berkomitmen mendukung pengembangan sektor perkebunan yang produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan melalui berbagai program yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, pemerintah daerah, pelaku usaha, maupun pemangku kepentingan lainnya,” kata Zaid Burhan Ibrahim dalam pemaparannya. Selain paparan mengenai program BPDP, peserta juga memperoleh informasi mengenai kondisi fiskal daerah dan perkembangan pelaksanaan APBN Tahun 2026 di Provinsi Sumatera Utara yang disampaikan Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran (PPA) II Kanwil DJPb Provinsi Sumatera Utara, Edy Purwanto. Materi tersebut memberikan gambaran mengenai peran APBN dalam mendukung pembangunan daerah dan pertumbuhan ekonomi regional. Antusiasme peserta terlihat pada sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Berbagai pertanyaan disampaikan terkait mekanisme pelaksanaan program BPDP, peluang pemanfaatan program oleh pemerintah daerah dan pelaku usaha, serta isu-isu pengembangan sektor perkebunan di Sumatera Utara. Melalui sesi tersebut, peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai peran BPDP dan berbagai dukungan yang tersedia untuk pengembangan komoditas perkebunan. BPDP berharap pemanfaatan berbagai program yang tersedia dapat semakin optimal serta mendorong terbangunnya kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung pengembangan komoditas perkebunan yang berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat kontribusi sektor perkebunan terhadap perekonomian daerah dan nasional.

Program Semarak Riau PHR Dorong Pemuda Adat Suku Bonai Perkuat Kapasitas Peternakan Riau
Riau
Jumat, 26 Juni 2026 | 11:15 WIB

Program Semarak Riau PHR Dorong Pemuda Adat Suku Bonai Perkuat Kapasitas Peternakan

Rokan Hulu, katakabar.com - Beternak sapi bukan sekadar aktivitas sehari-hari bagi Kafrizal, Ketua Kelompok Barisan Pemuda Adat Suku Bonai di Desa Bonai, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, tetapi ternak sapi aset berharga sekaligus harapan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat adat di kampungnya. Tetapi, harapan tersebut selama ini dihadapkan pada berbagai tantangan. Kelompok peternak masih mengandalkan pakan alami berupa pelepah sawit dan rumput gajah yang diberikan secara langsung tanpa pengolahan maupun perhitungan kebutuhan nutrisi yang tepat. Kondisi tersebut berpotensi mempengaruhi pertumbuhan ternak dan membuat peternak kesulitan memastikan kebutuhan nutrisi sapi terpenuhi secara optimal. Selain itu, keterbatasan pengetahuan mengenai kesehatan ternak juga menjadi tantangan tersendiri bagi dirinya beserta kelompok. Sebagian besar anggota kelompok belum memahami jenis obat-obatan, vitamin, maupun suplemen yang dibutuhkan sapi pada setiap fase pertumbuhan. Ketika ternak mengalami penurunan kondisi fisik atau menunjukkan gejala sakit, para peternak sering kali merasa bingung menentukan langkah penanganan yang tepat. "Kami sering merasa khawatir ketika melihat sapi tidak berkembang sesuai harapan. Saat ada yang sakit atau nafsu makannya menurun, kami juga bingung harus melakukan apa," cerita Kafrizal. Melihat kondisi tersebut, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) melalui Program Sejahterakan Masyarakat Kampung Riau (Semarak Riau) memfasilitasi pelatihan perawatan sapi bagi Kelompok Barisan Pemuda Adat Suku Bonai. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas peternak dalam memahami komposisi pakan yang tepat, pengelolaan kesehatan ternak, serta pengembangan usaha peternakan yang lebih berkelanjutan. Selain pelatihan, kelompok juga menerima dukungan sarana dan prasarana berupa tiga ekor anakan sapi betina jenis Bali, mesin pencacah pakan, paket pakan ternak, nutrisi fermentasi pakan, obat-obatan, suplemen, alat penunjang pembuatan pakan, serta plang nama kelompok. Berbekal pengetahuan dan fasilitas yang diterima melalui Program Semarak Riau, anggota Kelompok Barisan Pemuda Adat Suku Bonai mulai mempersiapkan langkah-langkah perbaikan dalam pengelolaan usaha peternakan mereka. Melalui pelatihan yang diberikan, anggota kelompok memperoleh pemahaman baru mengenai penyusunan pakan yang lebih seimbang, pengolahan bahan pakan, serta pentingnya menjaga kesehatan ternak secara terencana. Mesin pencacah pakan yang diterima diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mengolah rumput gajah dan bahan pakan lainnya sehingga lebih mudah dikonsumsi ternak. Selain itu, bantuan obat-obatan, suplemen, dan nutrisi fermentasi pakan menjadi sarana pendukung yang akan digunakan kelompok untuk meningkatkan kualitas pemeliharaan sapi ke depannya. Pengetahuan dan sarana yang diperoleh tersebut diharapkan dapat membantu anggota kelompok menerapkan praktik peternakan yang lebih baik dibandingkan sebelumnya. Dengan bekal tersebut, kelompok optimistis dapat meningkatkan kualitas pemeliharaan ternak secara bertahap, sehingga mendukung pertumbuhan sapi yang lebih optimal dan memperkuat keberlanjutan usaha peternakan yang mereka jalankan. Bagi Kafrizal dan anggota kelompok lainnya, program ini menjadi awal dari harapan baru untuk mengembangkan usaha peternakan yang lebih baik dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat adat di Desa Bonai. "Dulu, kami sering dihampiri rasa bingung dan khawatir kalau sapi kami tidak berkembang. Kini, secercah harapan mulai tumbuh. Rasanya bangga memiliki pengetahuan dan peralatan yang dapat membantu kami merawat ternak dengan lebih baik kedepannya," ujar Kafrizal. Sedang, Manager Community Involvement & Development PT Pertamina Hulu Rokan Regional 1, Iwan Ridwan Faizal, mengatakan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan, tetapi juga peningkatan kapasitas masyarakat agar mampu mengelola potensi yang dimiliki secara mandiri. "Melalui Program Semarak Riau, kami berupaya mendorong peningkatan kapasitas masyarakat melalui transfer pengetahuan, penguatan kelembagaan kelompok, serta penyediaan sarana pendukung yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Kami berharap program ini dapat menjadi langkah awal bagi Kelompok Barisan Pemuda Adat Suku Bonai untuk mengembangkan usaha peternakan yang produktif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar," imbuh Iwan. Program Semarak Riau merupakan salah satu wujud komitmen PHR dalam mendukung pengembangan masyarakat di sekitar wilayah operasi melalui berbagai program pemberdayaan yang berorientasi pada peningkatan kapasitas, kemandirian ekonomi, serta keberlanjutan manfaat bagi masyarakat. Tentang PHR Zona Rokan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah  Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018. Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021. Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan WK Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041. Daerah operasi WK Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). WK Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina. Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan.

Hingga Juni 2026, KAI Bandara Edukasi Puluhan Ribu Masyarakat Lewat Program Edutrain Nasional
Nasional
Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Hingga Juni 2026, KAI Bandara Edukasi Puluhan Ribu Masyarakat Lewat Program Edutrain

Jakarta, katakabar.com - PT Railink (KAI Bandara) terus tunjukkan komitmen meningkatkan literasi transportasi publik dan keselamatan perjalanan kereta api melalui program Edutrain. Sepanjang tahun 2026, program edukasi tersebut telah menjangkau sebanyak 96.389 peserta yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, komunitas, hingga masyarakat umum di berbagai wilayah operasional KAI Bandara. Dari total peserta tersebut, wilayah Yogyakarta mencatat jumlah peserta tertinggi dengan 61.852 peserta, sementara wilayah Medan berhasil menjangkau 34.537 peserta. Program Edutrain menjadi salah satu sarana bagi KAI Bandara untuk memperkenalkan layanan transportasi perkeretaapian, budaya keselamatan, serta pentingnya penggunaan transportasi publik yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan. Lewat kegiatan ini, peserta memperoleh kesempatan untuk mengenal lebih dekat operasional kereta api, fasilitas stasiun, prosedur keselamatan perjalanan, hingga peran transportasi berbasis rel dalam mendukung mobilitas masyarakat dan pembangunan berkelanjutan. Direktur Utama KAI Bandara, Porwanto Handry Nugroho, menyampaikan Edutrain merupakan bentuk kontribusi perusahaan membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan dan pemanfaatan transportasi publik sejak dini. "Program Edutrain tidak hanya menjadi sarana edukasi mengenai transportasi perkeretaapian, tetapi juga menjadi upaya kami dalam menanamkan budaya keselamatan, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap transportasi publik kepada generasi muda. Kami bersyukur sepanjang tahun 2026 program ini mendapat antusiasme yang sangat baik dari masyarakat di Medan maupun Yogyakarta," kata Porwanto. Porwanto menambahkan KAI Bandara akan terus mengembangkan program-program edukatif yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat serta memperkuat peran perusahaan sebagai penyedia layanan transportasi publik yang berorientasi pada keselamatan dan pelayanan prima. "Kami percaya edukasi merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan ekosistem transportasi yang lebih baik. Melalui Edutrain, kami berharap semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya keselamatan perjalanan dan menjadikan kereta api sebagai pilihan transportasi yang aman, nyaman, dan berkelanjutan," terangnya. Ke depan, KAI Bandara akan terus memperluas jangkauan program Edutrain melalui kolaborasi dengan sekolah, perguruan tinggi, komunitas, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya guna meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai dunia perkeretaapian dan transportasi publik. KAI Bandara juga mengimbau penumpang untuk menjaga barang bawaan selama perjalanan. Apabila terdapat barang yang tertinggal atau ditemukan oleh petugas, perusahaan telah menyiapkan layanan lost and found. Selain itu, penumpang diharapkan datang lebih awal ke bandara, yakni 3 jam sebelum keberangkatan internasional dan 2 jam sebelum keberangkatan domestik. Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tarif, dan pemesanan tiket KAI Bandara, masyarakat dapat mengakses situs resmi PT Railink di www.railink.co.id, atau melalui media sosial resmi di Instagram @kabandararailink, Facebook @KABandaraRailink, Twitter @KAIBandara, serta melalui email di [email protected]

Akreditasi Program Studi Internasional Kariermu Penting! Pendidikan
Pendidikan
Sabtu, 13 Juni 2026 | 09:10 WIB

Akreditasi Program Studi Internasional Kariermu Penting!

Jakarta, katakabar com - Memilih tempat dan jurusan kuliah adalah keputusan besar yang akan sangat menentukan arah hidup kamu ke depannya. Lantas, bagaimana cara memilih program studi yang berkualitas? Salah satunya, perhatikan akreditasi program studi tersebut. Jurusan Computer Studies di Binus International memahami kebutuhan ini dengan sangat baik. Itulah sebabnya program international di Indonesia ini sudah mengantongi akreditasi program studi dari ABET dan IABEE. Kehadiran dua akreditasi bergengsi tersebut akan sangat menunjang pembelajaran dan kariermu dalam jangka panjang. Bagaimana bisa? Yuk, simak selengkapnya di sini! Apa Itu ABET & IABEE? ABET (Accreditation Board for Engineering and Technology) adalah lembaga akreditasi non-profit asal Amerika Serikat yang menjadi standar emas global untuk program teknik dan komputer. Jika sebuah kampus memiliki label ABET, berarti kualitasnya setara dengan universitas ternama di AS. Sementara, IABEE (Indonesian Accreditation Board for Engineering Education) merupakan lembaga akreditasi mandiri di Indonesia yang juga berorientasi pada standar internasional. IABEE memastikan program studi ilmu komputer di Indonesia memenuhi kriteria Seoul Accord. Baik akreditasi program studi ABET maupun IABEE menilai tujuan pendidikan sebuah program studi, kurikulum yang diterapkan, fasilitas di institusi, hasil pengukuran performa mahasiswa, dan upaya peningkatan berkelanjutan program studi tersebut. Manfaat Akreditasi Program Studi ABET dan IABEE bagi Mahasiswa Selama menjadi mahasiswa, kamu akan merasakan dampak langsung standar ketat dari akreditasi ABET dan IABEE. Berikut adalah tiga manfaat utama yang bisa kamu rasakan: 1. Kurikulum sesuai standar industri global Dunia teknologi bergerak sangat cepat, jadi kamu tentu tidak mau belajar teknologi yang sudah tidak terpakai lagi di kantor nanti. Maka dari itu, ABET dan IABEE mewajibkan program studi untuk selalu memperbarui kurikulum mereka. Jadi, pihak kampus harus memastikan materi kuliah relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Di Binus International, kamu belajar memecahkan masalah nyata dengan metode yang paling baru. Kurikulum ini melatih kamu berpikir kritis dan inovatif, sehingga kamu siap menghadapi tantangan teknis apa pun setelah lulus. 2. Pengakuan internasional Pernahkah kamu membayangkan ijazah kamu dianggap setara dengan lulusan dari Amerika atau Eropa? Itulah yang terjadi jika kamu masuk ke jurusan yang memiliki akreditasi program studi ABET. Karena standar penilaiannya sama di seluruh dunia, gelar kamu berguna untuk masuk ke mana saja, termasuk untuk kuliah ke luar negeri di jenjang S2 atau menjalani program double degree saat kuliah S1. 3. Kualitas pembelajaran terjamin ABET dan IABEE melakukan audit berkala terhadap cara dosen mengajar, fasilitas laboratorium, hingga hasil karya mahasiswa. Fokus utamanya adalah Outcome-Based Education (OBE). Artinya, selain nilai ujian, kampus juga memperhatikan kompetensi atau keahlian nyata yang benar-benar kamu kuasai. Untuk mewujudkannya, kamu akan mendapatkan fasilitas terbaik dan dukungan penuh agar bisa berkembang secara maksimal. Manfaat Akreditasi ABET dan IABEE untuk Karier Setelah lulus, manfaat jangka panjang dari akreditasi program studi ini akan semakin terasa saat kamu memasuki dunia kerja, yaitu: 1. Lebih mudah bekerja di luar negeri Bekerja di pusat teknologi dunia seperti Silicon Valley atau Singapura adalah impian banyak orang. Namun, perusahaan luar negeri sering kali selektif dalam melihat latar belakang pendidikan pelamar. Jika program studi kamu memiliki akreditasi ABET dan IABEE, proses verifikasi ijazah kamu akan jauh lebih lancar. Beberapa negara bahkan memberikan kemudahan dalam pengurusan lisensi profesional atau visa kerja bagi lulusan dari program yang terakreditasi secara internasional. Dengan begitu, kamu bisa memiliki mobilitas karier yang sangat luas tanpa batasan negara. 2. Diakui oleh perusahaan global Perusahaan multinasional (MNC) besar seperti Google, Microsoft, Amazon, dan lainnya sangat menghargai standar kualitas. Mereka tahu bahwa lulusan dari jurusan kuliah program international terakreditasi ABET memiliki disiplin kerja yang baik dan kemampuan teknis yang mumpuni. Saat kamu melamar pekerjaan, nama kampus yang memiliki akreditasi program studi bereputasi akan langsung menaikkan nilai jual kamu di mata rekruter. Kamu akan tampil lebih unggul dibandingkan kandidat lainnya karena perusahaan sudah percaya pada sistem pendidikan yang membentuk kamu. Dengan adanya akreditasi program studi level internasional seperti ABET dan IABEE, kamu bisa mendapatkan pendidikan kelas dunia di program studi Computer Science BINUS International tanpa harus meninggalkan Indonesia terlebih dahulu. Sebab, akreditasi tersebut akan meningkatkan kualitas pembelajaran yang kamu dapatkan agar semakin sesuai dengan kebutuhan industri, dan kamu pun juga memiliki pengakuan global. Siap meraih karier impian di panggung internasional dunia teknologi? Ayo mulai langkah pertamamu sekarang! Bergabunglah dengan program Computer Science di BINUS International, eksplor peluang program double degree, dan rasakan bedanya belajar dengan standar world-class!

PHR Buka Magang Batch 9: Komitmen Kembangkan SDM Unggul Sektor Energi Nasional
Nasional
Kamis, 11 Juni 2026 | 15:05 WIB

PHR Buka Magang Batch 9: Komitmen Kembangkan SDM Unggul Sektor Energi

Jakarta, katakabar.com - Sebagai komitmen perusahaan kembangkan sumber daya manusia (SDM) unggul di sektor energi, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) buka lagi Program Magang Kerja Batch 9. Program ini menghadirkan ruang belajar dan pengembangan diri bagi para lulusan terbaik, khususnya putra-putri Riau, untuk berkontribusi dalam perjalanan transformasi energi nasional. Lewat program sudah berjalan sejak 2022 lalu, peserta magang berkesempatan melihat dan terlibat langsung dengan berbagai aktivitas operasional dan bisnis perusahaan. Selama enam bulan masa magang, mereka mendapatkan pengalaman kerja nyata, pendampingan dari para profesional PHR, serta berkesempatan berkontribusi dalam berbagai proyek strategis yang mendukung operasional perusahaan. “Program ini salah satu bentuk investasi perusahaan dalam pengembangan sumber daya manusia. Kami ingin memberikan pengalaman belajar yang relevan, memperluas wawasan peserta mengenai industri hulu migas, sekaligus membuka peluang bagi mereka untuk mengembangkan potensi dan kompetensi yang dimiliki,” ujar Vice President Human Capital PHR Regional 1 Sumatra, Sanon R.A. Sitanggang, lewat keterangan resmi, Kamis siang. Peserta nanti bakal ditempatkan di berbagai fungsi, mulai dari teknik produksi, geologi, kesehatan, keselamatan, keamanan, dan lingkungan (HSE), keuangan, komunikasi, hingga pengembangan teknologi dan digitalisasi operasional migas. Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperkaya wawasan sekaligus meningkatkan kesiapan mereka memasuki dunia kerja profesional. Program magang ini terbuka bagi lulusan D3, D4, dan S1 yang telah menyelesaikan pendidikan dan belum bekerja. Pendaftar berasal dari perguruan tinggi dengan akreditasi minimal Baik Sekali atau setara, serta memiliki indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 3,00. Bagi peserta yang lolos nanti akan ditempatkan di seluruh Zona Rokan dan Jakarta, sesuai lokasi pilihan magang. Untuk penempatan di Riau, peserta harus memenuhi minimal salah satu kriteria berikut, yakni lahir di Riau, atau berdomisili di Riau, atau lulusan perguruan tinggi yang berada di wilayah Riau. Sedang, kesempatan magang di Jakarta terbuka bagi pelamar dari seluruh Indonesia. Pendaftaran Program Magang Kerja Batch 9 akan berlangsung pada 15 hingga 19 Juni 2026 melalui laman magangphr.id. Setelah proses pendaftaran, peserta akan mengikuti rangkaian seleksi yang meliputi tes potensi akademik dan wawancara pada periode 21 Juni hingga 10 Juli 2026. Peserta yang lolos akan mengikuti onboarding dan orientasi pada 31 Agustus 2026 sebelum memulai masa magang pada 1 September 2026. Program berlangsung hingga Februari 2027. Selama mengikuti program, peserta akan memperoleh uang saku, perlindungan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, serta sertifikat magang. Sejak pertama kali diluncurkan pada 2022, Program Magang Kerja PHR telah melibatkan lebih dari 825 putra-putri Riau dari berbagai disiplin ilmu. Dari delapan batch sebelumnya, para alumni program tersebut kini meniti karier di berbagai perusahaan energi, melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, maupun membangun usaha secara mandiri. Melalui program ini, PHR terus memperkuat perannya dalam membangun talent pipeline yang berkelanjutan guna mendukung kebutuhan sumber daya manusia sektor energi Indonesia di masa depan. Tentang PT Pertamina Hulu Rokan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018. Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021. Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan Zona Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041. Daerah operasi Zona Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). Zona Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina. Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan.

Lagi, Polsek Mandau Survei Lahan Program Gerakan Penanaman Jagung Seuas 1 Juta Hektar Polri Hukrim
Hukrim
Rabu, 20 Mei 2026 | 07:00 WIB

Lagi, Polsek Mandau Survei Lahan Program Gerakan Penanaman Jagung Seuas 1 Juta Hektar Polri

Bathin Solpan, katakabar.com - Kepolisian Sektor (Polsek) kembali melaksanakan survei sekaligus pengecekan pengelolaan lahan program Gerakan penanaman jagung seluas 1 juta hektar Polri, sekaligus program 100 Hari Asta Cita Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto, "Lokasi pengelolaan lahan yang tersebut di Jalan Rejosari RT 03 RW 03 Dusun Sukamaju, Desa Air Kulim, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis seluas dua hektar," ujar Kapolsek Mandau, Kompol Primadona, lewat Kasi Humas Polsek Mandau, Betty Dumauli S, kepada wartawan melalui siaran pers, Selasa (19/5) malam Di kegiatan tersebut, ulas Kasi Humas Polsek Mandau, Kapolsek Mandau yang inisiasi didukung Pj Kades Air Kulim, Suryati, Bhabinkamtibmas Desa Air Kulim, Brigadir Polisi Bambang Siregar, personel, Faizunsyah, Ketua Kelompok Tani Berkah, Aditya Kurniawan, Ketua Bumdes Desa Air Kulim, di mana Kelompok Pengelola Tani Berkah bekerja sama dengan BumDes Air Kulim, serta pemilik lahan Sumadi aliad Akong. "Bibit untuk Ketahanan Pangan (Ketapang) jenis jagung pipil," terangnya. Kegiatan tersebut merupakan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, H, Prabowo Subianto, sebut Betty, di mana Polri mendorong kelompok masyarakat, BumDes Air Kulim, dan pemilik kebun untuk memanfaatkan lahan kebun kelapa sawit tumpang sari tanaman jagung pipil. "Total luas lahan sementara 2 hektar yang memasuki usia tanam kurang lebih 1 minggu dan sedang dilakukan pemupukan oleh Kelompok Tani Berkah," tandasnya.

Polres Kepulauan Meranti Panen Raya Jagung dan Luncurkan Program Ketapang Polri Hukrim
Hukrim
Sabtu, 16 Mei 2026 | 20:17 WIB

Polres Kepulauan Meranti Panen Raya Jagung dan Luncurkan Program Ketapang Polri

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti gelar kegiatan Panen Raya Jagung Pipil Kuartal II Tahun 2026 di lahan milik BumDes Rumbai Lestari, Desa Sesap, Kecamatan Tebing Tinggi, Sabtu (16/5) sekitar pukul 13.30 WIB. Kegiatan tersebut dilaksanakan serentak se Indonesia guna mendukung program Ketahanan Pangan (Ketapang) Nasional pemerintah. Selain itu, kegiatan dirangkaikan dengan Zoom Meeting Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri dan Launching Operasional 166 SPPG Polri yang dipimpin oleh Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto, bersama Kapolri, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H. hadir langsung pimpin kegiatan tersebut. Turut hadir Wakapolres Kepulauan Meranti, Kompol Detis Mayer Silitonga, S.H., Kabag Ops, Kompol Wan Mantazakka, S.H., M.H., Kabag SDM, Kompol Ali Azar, S.Sos., Kabag Log, AKP Herry Juana Putra, Kasat Reskrim, AKP Roemin Putra, S.H., M.H., Kasat Lantas, AKP Sardianto, S.E., Kapolsek Tebing Tinggi, AKP Jenri Adekson Lubis, S.H., M.H., serta Kasi Humas, Iptu Iskandar Nopianto. Hadir pula Kepala Desa Sesap, Jimri, S.Pd.I., Ketua Kelompok Tani BumDes Rumbai Lestari, Ari Widianto, Ketua Ansor Kepulauan Meranti, Mutaqin, Kanit Binmas Aiptu Djoko Susilo, dan Kanit Propam, Aipda Erry Soeyeri. Rangkaian kegiatan diawali dengan mengikuti Zoom Meeting nasional bersama jajaran Polri se Indonesia. Setelah itu, Kapolres bersama unsur Forkopimda dan kelompok tani melaksanakan panen raya jagung pipil di lahan seluas satu hektare milik BumDes Rumbai Lestari. Dari lahan tersebut menghasilkan panen sekitar satu ton jagung pipil. Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, mengatakan kegiatan tersebut bentuk nyata komitmen Polri mendukung program Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan pemerintah. “Panen raya jagung ini menjadi langkah strategis dalam menjaga ketahanan pangan. Keterlibatan aktif Polres Kepulauan Meranti bersama kelompok tani diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas produksi pangan yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya. Ia menambahkan, program ketahanan pangan tersebut juga menjadi bentuk sinergi antara Polri, pemerintah daerah, BumDes, dan masyarakat dalam memanfaatkan lahan produktif guna mendukung ketahanan pangan lokal. Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 15.15 WIB itu berjalan aman, lancar, dan kondusif. Seluruh rangkaian acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi, sekaligus semangat kolaborasi mendukung swasembada pangan nasional.

Kolaborasi Polsek Mandau Dukung Asta Cita Presiden RI Tanam Jagung Pipil di Harapan Baru Hukrim
Hukrim
Selasa, 12 Mei 2026 | 16:25 WIB

Kolaborasi Polsek Mandau Dukung Asta Cita Presiden RI Tanam Jagung Pipil di Harapan Baru

Mandau, katakabar.com - Tanaman jagung pipil tumbuh subur di atas lahan seluas 2 hektar di kawasan Jalan Sinar Langkat  RT 06 RW 06 Desa Harapan Baru, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau. Program tersebut hasil kolaborasi Polres Bengkalis, Polsek Mandau dengan Kelompok Tani (Poktan) Budi Makmur, guna mendukung program Gerakan Penanaman Jagung Seluas 1 Juta Hektar, sekaligus program 100 Hari Asta Cita Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto. Kapolse Mandau, Kompol Primadona, diteruskan Kasi Humas Polsek Mandau, Betty Dumauli S, kepada wartawan lewat siaran persnya, Selasa (12/5) sore, menyatakan kegiatan pengelolaan lahan penanaman jagung untuk mendukung program Gerakan penanaman jagung seluas 1 juta hektar Polri dalam program 100 Hari Asta Cita Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto "Lahan seluas 2 hektar di kawasan Jalan Sinar langkat  RT 06 RW 06 Desa Harapan Baru, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, milik Kelompok Tani (Poktan) Budi Makmur. Di mana Bhabinkamtibmas Desa Harapan Baru, Aiptu Trismon sinergi dengan Kelompok Tani Budi Makmur sinergi dalam pengelolaan lahan," ujar Betty. Dijelaskan Kasi Humas Polsek Mandau, pengelolaan lahan menggunakan alat seperti Multivator Mini, Cangkul, dan Garpu Tanah. Tidak hanya itu, untuk proses gembur tanah pakai alat traktor, dan dilakukan penanaman jagung pipil di pertengahan Maret 2026 lalu. "Saat ini jagung pipil tumbuh subur di lahan seluas 2 hektar dengan harapan padamusim panen raya nanti hasilnya bagus,'" ucap Betty. Polres Bengkalis, Polsek Mandau, Pemkab Bengkalis, dan Desa Harapan baru, tambah Betty, terus mendorong, dan  mendukung program Gerakan penanaman jagung seluas 1 juta hektar Polri merupakan program 100 Hari Asta Cita Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto, melalui sinergi dengan kelompok masyarakat, Desa Harapan baru, dan pemilik perkebunan untuk memanfaatkan lahan untuk tanam jagung. Selama kegiatan berlangsung terdapat keadaan aman, terkendali, dan lancar di mana kehadiran Polri mendapat respons positif di tengah masyarakat

KAI Services Hadirkan Berbagai Program Layanan Buat Penumpang Selama Masa Angleb 2026 Lingkungan
Lingkungan
Minggu, 15 Maret 2026 | 11:01 WIB

KAI Services Hadirkan Berbagai Program Layanan Buat Penumpang Selama Masa Angleb 2026

Jakarta, katakabar.com - Selain perkuat sumber daya manusia, KAI Services juga siapkan berbagai program layanan tambahan untuk para penumpang di masa Angkutan Lebaran 2026. Berbagai unit bisnis menyiapkan program memberikan pelayanan terbaik untuk penumpang. Unit ResCleaning menyiapkan 18 personel khusus untuk mengkampanyekan gerakan “Sadar Sampah” di area stasiun guna menjaga kebersihan lingkungan selama masa mudik. Sementara, unit Resparking menyiapkan berbagai peningkatan layanan, meliputi perluasan lahan parkir, peningkatan kapasitas parkir, pengecatan ulang marka dan rambu parkir, pengaspalan area parkir, pembaruan sistem parkir, pemasangan kanopi di sejumlah titik strategis Resparking juga menyediakan sarung helm gratis bagi pengendara sepeda motor yang memarkirkan kendaraannya di stasiun. Fasilitas ini bertujuan melindungi helm dari hujan maupun debu selama kendaraan ditinggalkan. Selain itu, tersedia pula layanan dongkrak hidrolik dan jumper aki gratis bagi pengguna kendaraan roda empat yang membutuhkan bantuan teknis saat mengambil kendaraannya setelah melakukan perjalanan. Layanan ini tersedia di sejumlah stasiun besar, di antaranya Gambir, Pasar Senen, Bandung Utara, Kiaracondong Utara, Cirebon, Semarang Tawang, Semarang Poncol, Purwokerto, Kutoarjo, Yogyakarta Tugu, Solo Balapan, Madiun, Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi, Malang, hingga Jember. KAI Services juga melakukan penebalan personel keamanan di sejumlah stasiun besar, khususnya pada wilayah dengan volume penumpang tinggi. Di wilayah Regional Jakarta, penguatan keamanan dilakukan di beberapa stasiun seperti Gambir, Pasar Senen, Bekasi, Cikarang, Cikampek, dan Sukabumi, dengan tambahan dua personel keamanan di setiap stasiun untuk setiap shift. Khusus di Stasiun Gambir dan Pasar Senen, penambahan personel keamanan mencapai 12 personel per hari guna memastikan pengamanan selama periode arus mudik. Di sisi logistik, KAI Services memastikan ketersediaan stok barang, kelancaran distribusi, serta kesiapan gudang logistik, termasuk evaluasi kapasitas gudang dan pengaturan tata letak barang agar operasional berjalan optimal. Menurut Vice President Corporate Secretary KAI Services, Ixfan Hendri Wintoko, KAI Services akan all out dalam memberikan pelayanan kepada penumpang di masa Angkutan Lebaran 2026. Semua unit layanan akan menghadrikan program untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada penumpang dalam melakukan perjalanan mudik lebaran. “KAI Services mempersiapkan pelayanan terbaik untuk penumpang saat Angleb 2026. Sebagai central of services PT KAI (Persero), momen Angleb menjadi ajang untuk kami memberikan pelayanan maksimal kepada pelanggan. Kami memastikan perjalanan para penumpang nyaman dan aman sampai ke rumah keluarga serta kerabat dan sanak saudara di kampung untuk merayakan hari raya idul fitri," kata Ixfan.

Lewat Program Nutrisi Sehat, Bangsa Kuat, Holding PTPN Dukung Indonesia Emas 2045 Kesehatan
Kesehatan
Jumat, 06 Maret 2026 | 16:33 WIB

Lewat Program Nutrisi Sehat, Bangsa Kuat, Holding PTPN Dukung Indonesia Emas 2045

Tanah Grogot, katakabar.com - Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo Regional V melaksanakan Program Pengentasan Stunting Tahun 2026 di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, di penghujung Februari 2026 lalu. Program ini dilaksanakan secara kolaboratif bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser, dengan menyasar langsung Keluarga Risiko Stunting (KRS) melalui intervensi gizi terpadu dan perbaikan sanitasi. Kegiatan tersebut dihadiri Region Head PTPN IV Regional V, Sudarma Bhakti Lessan, Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur, Nurizky Permanajati, Kepala Divisi TJSL PTPN IV, Ridho Syahputra Manurung, Kepala Bagian Sekretariat dan Hukum PTPN IV Regional V, Surya Xico Marpaung, Group Manager Unit Group Kalimantan Timur, Agung Kwartanto, Kepala Dinas DP2KBP3A Kabupaten Paser, Amir Faisol. Program Pengentasan Stunting ini langkah strategis dan berkelanjutan untuk menekan prevalensi stunting melalui pendekatan menyeluruh, mulai dari pemenuhan gizi anak dan ibu hamil, edukasi kesehatan, hingga peningkatan kualitas sanitasi lingkungan. Program ini juga menjadi bagian dari komitmen PTPN IV dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045 dengan mengusung tema “Nutrisi Sehat, Bangsa Kuat”. Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K Santosa, menyampaikan penanganan stunting dilakukan melalui program berkelanjutan yang berfokus pada perbaikan gizi dan sanitasi di sekitar wilayah operasional perusahaan. Penanganan stunting bukanlah inisiatif baru bagi perusahaan, melainkan komitmen berkelanjutan yang telah dijalankan secara masif dalam beberapa tahun terakhir. “Pada 2024, bantuan makanan tambahan bergizi menjangkau 1.313 anak, dan meningkat menjadi 2.077 anak pada tahun 2025. Perusahaan juga aktif menjalankan Program Bapak Asuh Anak Stunting,” jelasnya. Ia menegaskan penanganan stunting membutuhkan konsistensi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. “Generasi sehat adalah fondasi bangsa yang kuat. Kami ingin terus berkontribusi secara konkret dalam meningkatkan kualitas kesehatan balita dan ibu hamil di sekitar wilayah operasional perusahaan,” tegas Jatmiko. Sementara, Kepala Perwakilan BKKBN Kalimantan Timur, Nurizky Permanajati, mengungkapkan berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2024, prevalensi stunting di Kalimantan Timur masih berada di angka 22,2 persen, sedangkan Kabupaten Paser mencapai 23,4 persen. Angka tersebut masih berada di atas rata-rata nasional dan ambang batas WHO sebesar 20 persen. Sebagai upaya intervensi, sebanyak 936 keluarga di Kabupaten Paser ditetapkan sebagai sasaran Program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting). “Kehadiran PTPN IV sangat membantu meringankan beban pemerintah daerah dan diharapkan dapat menjadi praktik baik yang direplikasi oleh mitra usaha lainnya,” ucap Nurizky. Kepala Dinas DP2KBP3A Kabupaten Paser, Amir Faisol, aminkan Nurizky. Ia menyambut baik sinergi tersebut sebagai penguatan upaya daerah dalam mengejar target penurunan stunting. “Kami optimistis percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Paser dapat dicapai pada tahun ini,” tuturnya. Region Head PTPN IV Regional V, Sudarma Bhakti Lessan, menimpali implementasi program di Kabupaten Paser menyasar 100 keluarga KRS dengan skema pendampingan intensif selama enam bulan. Program ini dirancang untuk memastikan perbaikan status gizi keluarga berlangsung secara konsisten dan terukur. “Setiap keluarga penerima manfaat akan memperoleh paket makanan bergizi secara berkala, meliputi susu untuk ibu hamil dan balita, telur sebagai sumber protein hewani, beras, serta biskuit untuk mendukung kebutuhan pangan keluarga,” terang Sudarma. Di tahap awal, program menyasar 85 baduta dan 15 ibu hamil. Sebanyak 100 paket makanan bergizi siap saji disalurkan kepada keluarga KRS, disertai bantuan lanjutan berupa susu formula, telur, dan beras. Intervensi dilakukan melalui skema Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Pemulihan sesuai standar gizi Kementerian Kesehatan. PMT Pemulihan diberikan setiap dua minggu selama tiga bulan dan dapat diperpanjang hingga maksimal enam bulan berturut-turut. Program ini juga dilengkapi dengan kunjungan rumah, pemeriksaan kesehatan gratis, edukasi pencegahan stunting, serta dukungan perbaikan sanitasi melalui pembangunan dua unit jamban sehat. Sudarma menegaskan keterlibatan perusahaan tidak bersifat seremonial, melainkan diarahkan untuk menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat. “Program ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan dengan intervensi yang terukur, berkelanjutan, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” imbuhnya. Ke depan, Program Pengentasan Stunting Tahun 2026 akan dilaksanakan oleh seluruh regional PTPN IV PalmCo dengan mengusung tema “Nutrisi Sehat, Bangsa Kuat”, berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait sebagai kontribusi nyata perusahaan dalam mendukung program pemerintah secara berkelanjutan.