Raksasa

Sorotan terbaru dari Tag # Raksasa

B2B Tech Asia Expo 2026 Satukan Raksasa Teknologi Global Dorong Otomatisasi Efisiensi dan ROI Korporasi Teknologi
Teknologi
Kamis, 18 Juni 2026 | 15:06 WIB

B2B Tech Asia Expo 2026 Satukan Raksasa Teknologi Global Dorong Otomatisasi Efisiensi dan ROI Korporasi

Jakarta, katakabar.com - Lanskap bisnis modern regional tengah menghadapi titik balik krusial. Ketergantungan pada alur kerja manual yang lambat, pembengkakan biaya software overhead, serta munculnya silo data antar-departemen kini menjadi hambatan utama yang membatasi skala pertumbuhan perusahaan. Menjawab tantangan tersebut, B2B Tech Asia Expo 2026 resmi mengumumkan penyelenggaraan pergelaran pameran dan konferensi ekosistem perangkat lunak (software) serta kecerdasan buatan (AI) B2B paling komprehensif di Indonesia. Mengusung misi strategis untuk menjembatani visi eksekutif dengan implementasi teknologi yang terukur, B2B Tech Asia Expo 2026 akan berlangsung pada 1 hingga 2 Juli 2026 di AXA Tower - Kuningan City Ballroom, Jakarta. Acara ini diproyeksikan menarik lebih dari 3.000 profesional tingkat tinggi, jajaran direksi, C-Suites, IT Director, hingga pemilik bisnis dari berbagai sektor industri. Pameran tahun ini dirancang secara terstruktur lewat pembagian zona operasional khusus (Specialized Enterprise Zones) guna membantu para pelaku bisnis menemukan solusi teknologi spesifik demi mendongkrak ROI (Return on Investment) operasional mereka, antara lain: ERP dan Enterprise Solutions Zone: Menampilkan inovasi sistem tata kelola sumber daya korporasi, integrasi SAP, dan SuperApp kolaborasi modern untuk mengeliminasi duplikasi kerja, yang dipelopori oleh perusahaan global seperti SCSK Indonesia, Lark (Virtuenet by Prasetia), Rekadia, dan BEST Inc. Finance dan Core Banking Zone: Menyajikan arsitektur API keuangan dan infrastruktur pembayaran tanpa friksi untuk memotong biaya rekonsiliasi manual melalui raksasa fintech seperti Midtrans, M2P Fintech, dan IntiCorp. AI dan Process Automation Zone: Berfokus pada penuntasan kendala keterbatasan talenta teknis serta pengapusan human error lewat teknologi Robotic Process Automation (RPA) mutakhir dari IDSTAR. Cloud, Infrastructure dan Telecom Zone: Memperkuat fondasi runtime data enterprise dari risiko keterbatasan jaringan dan downtime sistem bersama titan teknologi global SoftBank Corp. dan Metrodata. HR, Sales dan Support Zones: Menyediakan perangkat otomatisasi kalkulasi kepatuhan pajak lokal (PPh 21/BPJS) serta sistem akselerasi kecepatan pipa penjualan (revenue velocity) lewat Gaji.id dan Salesmania. "B2B Tech Asia Expo 2026 bukan sekadar pameran teknologi biasa. Ini adalah sebuah ekosistem solusi tertutup di mana para pemimpin perusahaan dapat berinteraksi langsung dengan para arsitek teknologi global untuk merancang cetak biru digitalisasi yang adaptif," kata perwakilan Komite Penyelenggara B2B Tech Asia Expo 2026. "Kami fokus membawa teknologi yang mampu memotong jam administrasi yang tidak perlu, meminimalkan operational risk, dan secara nyata memberikan kontribusi positif terhadap bottom-line profit perusahaan," tambahnya. Selain pameran produk, B2B Tech Asia Expo 2026 juga akan menghadirkan panggung konferensi tingkat tinggi yang diisi oleh rangkaian seminar intensif dan panel diskusi dari para praktisi dan pionir digital terkemuka di Asia, termasuk sesi berbagi strategi dari SoftBank Corp, Zoho Indonesia, Qiscus, hingga transformasi digital berbasis kecerdasan buatan dari AI Domino's Pizza. Registrasi kunjungan untuk menghadiri B2B Tech Asia Expo 2026 telah resmi dibuka dan disediakan secara 100% Gratis (Complimentary All-Access Pass) bagi para profesional, pelaku industri, dan eksekutif bisnis melalui situs resmi. Mengingat kapasitas area ballroom yang dikelola secara ketat demi kenyamanan networking, para calon pengunjung diimbau untuk melakukan pendaftaran awal secara daring. Untuk informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran, daftar lengkap eksibitor, dan jadwal konferensi, silakan mengunjungi situs resmi di www.b2btechasia.com.

BlackRock Suntik Lebih dari $3 Miliar ke Proyek Data Center Raksasa Meta di Louisiana Internasional
Internasional
Rabu, 29 Oktober 2025 | 10:00 WIB

BlackRock Suntik Lebih dari $3 Miliar ke Proyek Data Center Raksasa Meta di Louisiana

Jakarta, katakabar.com - Raksasa manajemen aset global BlackRock dilaporkan telah mengucurkan dana lebih dari US$3 miliar untuk mendanai pembangunan pusat data (data center) raksasa milik Meta Platforms Inc. di Louisiana, Amerika Serikat. Investasi ini menandai salah satu langkah pendanaan infrastruktur digital terbesar tahun ini, serta menegaskan meningkatnya minat investor institusional terhadap proyek yang menopang pertumbuhan Artificial Intelligence (AI). Proyek data center yang berlokasi di Kawasan Jefferson Parish itu akan menjadi salah satu fasilitas terbesar dalam jaringan global Meta. Fasilitas ini dirancang untuk mendukung lonjakan kebutuhan daya komputasi yang dibutuhkan model AI generatif serta pemrosesan data berskala besar bagi platform seperti Facebook, Instagram, dan Threads. Menurut laporan dari Bloomberg, BlackRock menyalurkan pendanaan melalui anak usahanya, Transition Infrastructure, yang berfokus pada proyek digital dan energi bersih. Skema pembiayaan dilakukan dalam bentuk private credit model pendanaan non-bank yang semakin populer di kalangan investor besar karena menawarkan imbal hasil yang lebih tinggi dibanding obligasi tradisional. Langkah ini mempertegas bagaimana industri keuangan global kini memusatkan perhatian pada infrastruktur AI. Meta, yang tengah gencar berinvestasi dalam pengembangan model bahasa besar (large language models), menghadapi kebutuhan energi dan ruang server yang meningkat drastis. Dengan suntikan dana dari BlackRock, proyek ini diperkirakan mampu mempercepat pembangunan fasilitas yang diklaim akan mengonsumsi daya listrik lebih dari 400 megawatt, menjadikannya salah satu pusat data paling canggih dan efisien di Amerika Serikat. Selain Meta, sejumlah perusahaan teknologi besar lain seperti Microsoft, Amazon, dan Google juga tengah memperluas jaringan data center mereka, dengan fokus pada machine learning, cloud computing, dan layanan AI. Sementara itu, investor seperti BlackRock melihat sektor ini sebagai peluang strategis jangka panjang kombinasi antara potensi keuntungan tinggi dan kontribusi pada transformasi digital global. “Permintaan akan infrastruktur digital dan daya komputasi akan terus meningkat seiring perkembangan AI. Ini adalah kesempatan untuk membangun fondasi ekonomi baru,” ujar salah satu analis teknologi di Morningstar. Dorongan bagi Ekonomi Lokal dan Energi Hijau Proyek Meta di Louisiana ini juga disebut-sebut akan memberikan dampak ekonomi signifikan bagi wilayah tersebut. Pemerintah setempat memperkirakan pembangunan data center ini akan menciptakan lebih dari 2.000 lapangan kerja konstruksi dan ratusan posisi teknis permanen setelah beroperasi. Selain itu, proyek ini dirancang dengan fokus pada energi terbarukan, sejalan dengan komitmen Meta dan BlackRock terhadap keberlanjutan. Sebagian besar kebutuhan listrik fasilitas ini akan disuplai dari pembangkit tenaga surya dan angin di kawasan selatan AS. Tren investasi di sektor digital dan teknologi kini tidak hanya menarik bagi investor institusional seperti BlackRock, tetapi juga semakin mudah diakses oleh masyarakat umum. Bagi kamu yang ingin mulai berinvestasi di sektor teknologi global, salah satu platform terpercaya di Indonesia adalah Nanovest — aplikasi investasi yang memungkinkan kamu untuk membeli Saham Amerika Serikat, Aset Kripto, dan Emas Digital hanya dalam satu aplikasi. Melalui Nanovest, investor bisa ikut merasakan potensi pertumbuhan dari perusahaan besar seperti Meta, Microsoft, dan Nvidia tanpa harus membuka akun di luar negeri. Aset kamu juga terlindungi oleh Asuransi Sinarmas, memastikan keamanan dari risiko kejahatan siber.