Regional VII

Sorotan terbaru dari Tag # Regional VII

Perkuat Kompetensi SDM, PTPN IV Regional VII Taja Pelatihan dan Sertifikasi Mandor Panen Nasional
Nasional
Minggu, 21 Juni 2026 | 17:05 WIB

Perkuat Kompetensi SDM, PTPN IV Regional VII Taja Pelatihan dan Sertifikasi Mandor Panen

Lampung, katakabar.com - Sebagai bagian dari komitmen Holding Perkebunan Nusantara meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mendukung operasional perkebunan yang semakin profesional, PTPN IV Regional VII taja Pelatihan dan Sertifikasi Mandor Panen yang diikuti oleh 25 mandor panen dari berbagai unit kerja. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan para mandor panen memiliki kompetensi yang terstandarisasi, terukur, dan diakui secara resmi sesuai kebutuhan industri perkebunan modern. Mandor panen memiliki peran penting dalam operasional perkebunan. Sebagai ujung tombak pengawasan di lapangan, mandor panen bertanggung jawab memastikan seluruh kegiatan operasional berjalan sesuai standar, mulai dari pengelolaan tenaga kerja, pelaksanaan pemeliharaan tanaman, panen, hingga pengawasan kualitas pekerjaan. Lantaran itu, peningkatan kompetensi mandor panen menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung produktivitas dan keberhasilan perusahaan. Kegiatan pelatihan dan sertifikasi ini menghadirkan tim asesor dan tenaga ahli yang memiliki kompetensi di bidang sertifikasi perkebunan, yakni Rendy Dwi Hartanto, S.ST selaku Asesor Kementerian Pertanian, Habib Prayitno selaku Kasubbag Learning & Certification LPP, Tiara Syafa Maulidza selaku Staf Learning LPP, Roni Mulyawan selaku Ketua TUK Tim Asesor LSP Kementerian Pertanian, Ahmad selaku Pendamping Asesor Kementerian Pertanian, serta Royan Albab dari Tim TUK Kementerian Pertanian. Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya mendapatkan pembekalan materi mengenai aspek teknis pekerjaan mandor panen, tetapi juga mengikuti proses asesmen kompetensi untuk memastikan kemampuan yang dimiliki telah sesuai dengan standar yang ditetapkan. Sertifikasi yang diperoleh nantinya diharapkan menjadi pengakuan resmi atas kompetensi para mandor panen sekaligus meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas sehari-hari. Region Head PTPN IV Regional VII, Denny Ramadhan, menegaskan pengembangan kompetensi sumber daya manusia merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting bagi keberlangsungan perusahaan. “Keberhasilan perusahaan tidak hanya ditentukan oleh teknologi, sarana, atau fasilitas yang dimiliki, tetapi sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya. Mandor panen merupakan garda terdepan yang mengawal pelaksanaan operasional di lapangan. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi melalui pelatihan dan sertifikasi seperti ini menjadi sangat penting agar setiap mandor panen memiliki kemampuan, pengetahuan, dan standar kerja yang semakin baik,” kata Denny. Ia menambahkan sertifikasi bukan sekadar memenuhi persyaratan administratif, melainkan menjadi bukti bahwa seorang mandor panen memiliki kompetensi yang diakui dan mampu menjalankan tugas secara profesional. “Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, menyerap ilmu sebanyak mungkin, serta memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kapasitas diri. Ketika kualitas SDM meningkat, maka kualitas pengelolaan kebun juga akan meningkat, dan pada akhirnya akan berdampak positif terhadap produktivitas serta kinerja perusahaan secara keseluruhan,” jelasnya. Menurut Denny, di tengah tantangan industri perkebunan yang semakin dinamis, perusahaan membutuhkan insan perkebunan yang adaptif, kompeten, dan terus belajar untuk menjadi lebih baik. “Kita harus terus membangun budaya belajar di seluruh lini organisasi. Setiap peningkatan kompetensi yang dimiliki karyawan akan menjadi modal penting bagi perusahaan untuk menghadapi tantangan dan mencapai target-target yang semakin tinggi di masa depan,” tegasnya. Selama pelaksanaan kegiatan, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai standar kompetensi mandor panen perkebunan, pengelolaan tenaga kerja, pengawasan kegiatan operasional, penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), pengelolaan administrasi lapangan, hingga aspek kepemimpinan dalam mengelola tim kerja. Seluruh materi dirancang untuk memperkuat kemampuan teknis maupun manajerial para mandor panen dalam menjalankan tugasnya. Selain itu, proses asesmen yang dilakukan oleh tim asesor bertujuan untuk mengukur kompetensi peserta secara objektif berdasarkan standar yang telah ditetapkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dan Kementerian Pertanian. Dengan adanya sertifikasi ini, para mandor panen diharapkan mampu menjalankan tugas secara lebih profesional, efektif, dan sesuai dengan praktik terbaik di industri perkebunan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung transformasi dan peningkatan daya saing sektor perkebunan melalui penguatan kualitas sumber daya manusia. PTPN IV Regional VII meyakini bahwa keberhasilan perusahaan dalam mencapai target produksi dan produktivitas tidak terlepas dari kemampuan para pemimpin lapangan dalam mengelola sumber daya secara optimal. Melalui Pelatihan dan Sertifikasi Mandor Panen ini, PTPN IV Regional VII kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program pengembangan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan operasional perusahaan. Dengan SDM yang semakin kompeten, profesional, dan tersertifikasi, perusahaan optimistis mampu menghadapi berbagai tantangan industri serta terus memberikan kontribusi terbaik bagi PalmCo, Holding Perkebunan Nusantara, dan pembangunan sektor perkebunan nasional. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud implementasi nilai-nilai AKHLAK dalam membangun insan perkebunan yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing, sejalan dengan semangat transformasi perusahaan menuju pengelolaan perkebunan yang modern, produktif, dan berkelanjutan.

Komitmen Hijau, PTPN IV Regional VII Tanam 2.200 Pohon di Hari Menanam Pohon Indonesia Default
Default
Rabu, 03 Desember 2025 | 15:00 WIB

Komitmen Hijau, PTPN IV Regional VII Tanam 2.200 Pohon di Hari Menanam Pohon Indonesia

Lampung, katakabar.com - PTPN IV Regional VII, entitas usaha di bawah Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), gelar gerakan penanaman pohon serentak sempena memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan melalui program “PalmCo Green Movement Tanam 10.000 Pohon: Menanam Hari Ini, Menumbuhkan Masa Depan”, sebagai wujud komitmen perusahaan terhadap pelestarian lingkungan, pengurangan emisi karbon, dan peningkatan kualitas ekosistem di wilayah operasional. Penanaman pohon dilakukan secara serentak di seluruh unit kebun dan pabrik Regional VII, melibatkan ratusan insan perkebunan, jajaran manajemen, hingga perwakilan masyarakat. Kegiatan ini menciptakan kolaborasi yang kuat sebagai dukungan terhadap agenda keberlanjutan perusahaan. Pada gelaran tahun ini, PTPN IV Regional VII menanam 2.200 pohon yang terdiri atas tanaman buah produktif dan tanaman kayu bernilai ekologis tinggi. Jenis yang ditanam meliputi durian, mangga, alpukat, rambutan, nangkadak, matoa, jambu mente, jambu jamaica, jambu madu, kedondong, mahoni, dan jenis tanaman lainnya. Pemilihan tanaman tersebut mempertimbangkan daya adaptasi, manfaat ekologis, serta potensi nilai tambah ekonomi bagi masyarakat di masa mendatang. Inisiatif ini merupakan langkah penting perusahaan untuk meningkatkan tutupan hijau, menekan potensi erosi tanah, serta menjaga kualitas udara di kawasan perkebunan. Kepala Bagian Sekretariat dan Hukum PTPN IV Regional VII, M. Syafi'i Ritonga, menyampaikan kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. “Gerakan penanaman pohon ini adalah bentuk nyata kontribusi perusahaan dalam menjaga kelestarian alam dan memperbaiki kualitas lingkungan di sekitar wilayah operasional. TJSL bukan lagi sekadar kewajiban, tetapi komitmen moral perusahaan untuk berkontribusi bagi keberlanjutan lingkungan dan kehidupan masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah bisnis perusahaan selalu beriringan dengan keberlanjutan,” ujar Syafi'i Ritonga. Ia menambahkan kegiatan penanaman pohon akan terus dipantau secara berkelanjutan agar manfaat ekologisnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Region Head PTPN IV Regional VII, Denny Ramadhan, menegaskan bahwa gerakan ini menjadi wujud nyata komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan lingkungan. “Menanam bukan hanya aktivitas simbolis, tetapi investasi jangka panjang bagi bumi dan generasi yang akan datang. Melalui PalmCo Green Movement, kami ingin memastikan bahwa seluruh aktivitas bisnis perusahaan selaras dengan upaya pelestarian lingkungan. Menanam hari ini berarti menumbuhkan masa depan,” ujar Denny. Ia menekankan pentingnya keterlibatan seluruh karyawan sebagai bukti bahwa nilai-nilai keberlanjutan telah menjadi bagian dari budaya kerja perusahaan. Selain insan perkebunan, kegiatan ini turut melibatkan masyarakat sekitar sebagai upaya memperkuat hubungan harmonis antara perusahaan dan lingkungan sosial. Partisipasi publik diharapkan mendorong kesadaran kolektif mengenai pentingnya penghijauan dan pelestarian alam. Gerakan ini juga selaras dengan kampanye perusahaan #TumbuhJuaraBangunNegeri, yang menekankan kontribusi berimbang terhadap pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan. Dengan terselenggaranya PalmCo Green Movement di Regional VII, PTPN IV berharap kegiatan penanaman pohon ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun dan diperluas cakupannya. Perusahaan mendorong keterlibatan berbagai pihak, mulai dari industri, masyarakat, dan pemerintah, untuk bersama menjaga kelestarian lingkungan melalui aksi nyata.