Pemadaman Listrik Berulang di Selatpanjang, Mahasiswa Desak PLN Terbuka Penyebab dan Beri Solusi Jangka Panjang Riau
Riau
Jumat, 14 Agustus 2026 | 07:33 WIB

Pemadaman Listrik Berulang di Selatpanjang, Mahasiswa Desak PLN Terbuka Penyebab dan Beri Solusi Jangka Panjang

Kepulajan Meranti, katakabar.com -  Pemadaman listrik kembali terjadi berulang di Selatpanjang, dan sejumlah wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, menuai sorotan dari mahasiswa dan masyarakat. Kondisi tersebut dinilai perlu mendapat perhatian serius sebab berdampak terhadap aktivitas warga, pelayanan publik hingga operasional pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), Kamis (13/8). Aspirasi tersebut disuarakan Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kepulauan Meranti bersama Ikatan Pemuda Pemudi Selatpanjang (IPPS), mahasiswa STKIP Kepulauan Meranti serta mahasiswa Universitas Terbuka (UT). Mereka mempertanyakan kesiapan sistem kelistrikan sekaligus transparansi informasi dari PLN ULP Selatpanjang setiap kali terjadi pemadaman. Mahasiswa menilai masyarakat sebagai pelanggan berhak mendapatkan informasi yang jelas mengenai penyebab gangguan, wilayah terdampak, estimasi waktu pemulihan hingga langkah yang dilakukan PLN agar gangguan serupa tidak terulang lagi ke depan. Persoalan pemadaman listrik di Kepulauan Meranti sendiri bukan hal baru. Pada Oktober 2025 lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti pernah melakukan rapat koordinasi bersama pihak PLN setelah masyarakat mendatangi Kantor ULP PLN Selatpanjang untuk meminta kejelasan terkait pemadaman yang terjadi berulang. Memasuki 2026, keluhan serupa kembali muncul. Pemadaman yang terjadi dari waktu ke waktu membuat masyarakat mempertanyakan apakah gangguan tersebut hanya bersifat teknis atau berkaitan dengan persoalan yang lebih mendasar pada sistem kelistrikan. Mahasiswa berharap PLN memberikan informasi secara terbuka kepada masyarakat setiap kali terjadi gangguan. Menurut mereka, informasi yang perlu disampaikan antara lain penyebab pemadaman, cakupan wilayah terdampak, estimasi waktu listrik kembali menyala serta tindakan penanganan yang sedang dilakukan. Pemadaman tanpa pemberitahuan yang memadai dinilai menyulitkan masyarakat, terutama pelaku usaha yang sangat bergantung pada pasokan listrik. Bagi UMKM, listrik bagian penting kegiatan operasional. Sejumlah usaha menggunakan mesin produksi, lemari pendingin, freezer, komputer, mesin kasir dan berbagai perangkat elektronik lainnya. Pemadaman mendadak, dan berlangsung dalam waktu yang tidak pasti dapat menyebabkan aktivitas usaha terhenti, produktivitas menurun hingga berpotensi menimbulkan kerugian, khususnya bagi usaha yang menyimpan bahan atau produk yang membutuhkan suhu tertentu. Lantaran itu, masyarakat berharap peningkatan keandalan pasokan listrik berjalan beriringan dengan keterbukaan informasi kepada pelanggan. Mahasiswa dan masyarakat meminta Manager PLN ULP Selatpanjang, Roni Saputra, memberikan penjelasan terbuka mengenai sejumlah persoalan. Pertama, penyebab pemadaman yang terjadi berulang dari pagi, siang hingga malam. Kedua, kepastian perbaikan dan stabilisasi jaringan agar pemadaman tidak terus berulang. Ketiga, pemberitahuan kepada pelanggan apabila pemadaman merupakan bagian dari pemadaman terencana. Keempat, informasi mengenai estimasi waktu pemulihan ketika terjadi gangguan. Kelima, evaluasi terhadap kualitas pelayanan kelistrikan di Selatpanjang dan wilayah sekitarnya. Keenam, kemungkinan kompensasi atau bentuk pertanggungjawaban pelayanan apabila kondisi pemadaman memenuhi ketentuan yang berlaku. Ketujuh, jaminan tindak lanjut dan solusi konkret, bukan sekadar pemberitahuan bahwa sedang terjadi gangguan. Kedelapan, penyediaan saluran pengaduan yang responsif bagi pelanggan. Menanggapi kondisi tersebut, Manager PLN ULP Selatpanjang, Roni Saputra, mengatakan pihaknya masih melakukan penelusuran terhadap penyebab gangguan. “Sistem black out, penyebab masih ditelusuri,” kata Roni saat memberikan keterangan terkait kondisi kelistrikan. Roni menjelaskan, pihak PLN Selatpanjang saat ini juga tengah melakukan evaluasi dan perbaikan secara menyeluruh di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti. Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui penyebab gangguan sekaligus meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di wilayah tersebut. Meski demikian, mahasiswa dan masyarakat berharap proses evaluasi dan perbaikan tersebut disertai informasi yang terbuka sehingga masyarakat mengetahui perkembangan penanganan gangguan listrik. Pimpinan Cabang IMM Kepulauan Meranti bersama mahasiswa STKIP Meranti dan UT menyatakan masih menunggu klarifikasi resmi dari PLN ULP Selatpanjang. Sebagai bentuk keterbukaan dan memberikan ruang hak jawab kepada pihak PLN, mereka meminta PLN menyampaikan video klarifikasi resmi paling lambat Senin, 17 Agustus 2026. Klarifikasi tersebut diharapkan dapat menjawab sejumlah pertanyaan masyarakat, mulai dari penyebab pemadaman, kondisi sistem kelistrikan, kesiapan kapasitas pembangkit dan jaringan, langkah penanganan yang telah dilakukan hingga solusi jangka panjang. Mahasiswa menegaskan permintaan klarifikasi tersebut bukan bertujuan untuk menghakimi PLN, melainkan sebagai upaya memperoleh informasi dan kepastian mengenai pelayanan listrik yang diterima masyarakat. Mahasiswa dan masyarakat mengakui gangguan teknis dapat terjadi dalam sistem kelistrikan. Namun, pemadaman yang berulang dan berlangsung tanpa informasi yang memadai dinilai perlu mendapatkan evaluasi lebih serius. Masyarakat tidak hanya membutuhkan penjelasan setiap kali listrik padam, tetapi juga membutuhkan kepastian bahwa terdapat langkah nyata untuk mencegah persoalan serupa terus berulang. Itu sebabnya, mereka berharap PLN dapat menghadirkan solusi jangka panjang untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik di Kepulauan Meranti. Pemerintah Kabupaten (Pemka Kepulauan Meranti juga diharapkan ikut mengawal aspirasi masyarakat dan mendorong adanya koordinasi bersama PLN terkait peningkatan kualitas pelayanan kelistrikan. Pada akhirnya, masyarakat berharap persoalan pemadaman listrik tidak lagi menjadi masalah yang berulang dari tahun ke tahun. Keandalan pasokan listrik dinilai penting bukan hanya untuk kenyamanan warga, tetapi untuk menjaga aktivitas ekonomi dan keberlangsungan usaha masyarakat di Kepulauan Meranti.

STAI Nurul Hidayah Selatpanjang Gelar AKSARA 2026, Libatkan Mahasiswa dan Pelajar se Kepulauan Meranti Pendidikan
Pendidikan
Senin, 19 Januari 2026 | 12:00 WIB

STAI Nurul Hidayah Selatpanjang Gelar AKSARA 2026, Libatkan Mahasiswa dan Pelajar se Kepulauan Meranti

Selatpanjang, katakabar.com - Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Nurul Hidayah Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, gelar kegiatan akhir semester Tahun Ajaran 2025-2026 bertajuk Ajang Kompetisi Seni, Sains, dan Olahraga (AKSARA) 2026. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat (16/1) hingga Minggu (18/1). AKSARA 2026 tidak hanya diikuti mahasiswa STAI Nurul Hidayah, tetapi juga melibatkan siswa dan siswi SMA, MAN maupun swasta sebagai perwakilan dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kepulauan Meranti. Partisipasi lintas jenjang pendidikan tersebut menjadi daya tarik tersendiri dan menambah semarak pelaksanaan kegiatan. Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) STAI Nurul Hidayah Selatpanjang sekaligus Ketua Panitia Pelaksana AKSARA 2026, M. Subhi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. “Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, pihak yayasan, dan civitas akademika kampus atas dukungan penuh yang diberikan. Terima kasih juga kepada Bupati Kepulauan Meranti serta para donatur dari berbagai instansi dan institusi. Semoga kegiatan ini membawa manfaat dan kebaikan bagi kita semua,” ujarnya. Apresiasi serupa disampaikan Ketua STAI Nurul Hidayah Selatpanjang, Dr. Isnaini, M.Pd. Ia mengaku bangga atas kinerja DEMA dan panitia yang dinilai mampu menyelenggarakan kegiatan dengan baik dan meriah. “Kegiatan AKSARA tahun ini patut kita apresiasi. Harapannya, melalui ajang ini dapat lahir bakat-bakat terpendam, baik dari mahasiswa STAI Nurul Hidayah maupun para peserta didik yang ikut berkompetisi,” tuturnya. Selama pelaksanaan AKSARA 2026, berbagai cabang perlombaan digelar. Untuk kategori mahasiswa, lomba yang dipertandingkan meliputi Badminton Ganda Campuran, Fashion Show, Ceramah, Kebersihan Kelas, Tari Kreasi, Voli Putra dan Putri, serta Mini Vlog. Sementara itu, untuk kategori siswa/siswi SMA/MA, cabang perlombaan yang dilombakan adalah Syarhil Qur'an dan Hadroh. Adapun hasil perlombaan tingkat SMA, dan MA, meliputi: Cabang Syarhil Qur'an - Juara I: MAN 2 Sungai Cina, Rangsang Barat - Juara II: MAN 1 Tebing Tinggi - Juara III: SMA Darul Fikri Tebing Tinggi Cabang Hadroh - Juara I: MAN 1 - Juara II: MAN 2 - Juara III: SMA Darul Fikri Kegiatan penutupan AKSARA 2026 yang digelar pada Minggu (18/1) pagu kemarin berlangsung meriah. Pihak Yayasan STAI Nurul Hidayah melalui Bu Haji memberikan kejutan dengan menambahkan hadiah berupa satu unit kulkas serta sejumlah peralatan rumah tangga untuk kegiatan jalan santai. Rangkaian acara penutupan diakhiri dengan makan bersama seluruh peserta dan panitia, sebagai simbol kebersamaan dan rasa syukur atas suksesnya kegiatan. Salah seorang senior mahasiswa STAI Nurul Hidayah, Herman Wahyudi, turut menyampaikan rasa haru dan bangganya terhadap pelaksanaan kegiatan akhir semester tersebut. Menurutnya, AKSARA 2026 mengingatkan kembali pada semangat dan kebersamaan DEMA di masa lalu, sekaligus menjadi momen membahagiakan berkat dukungan penuh dari pihak yayasan. Dengan suksesnya pelaksanaan AKSARA 2026, STAI Nurul Hidayah Selatpanjang berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wadah pengembangan minat, bakat, dan prestasi generasi muda di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Bupati Kepulauan Meranti Minta Layanan Paspor Dipermudah Imigrasi Siap Bangun Pos Pelayanan Riau
Riau
Selasa, 13 Januari 2026 | 16:00 WIB

Bupati Kepulauan Meranti Minta Layanan Paspor Dipermudah Imigrasi Siap Bangun Pos Pelayanan

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, terima silaturahmi dan kunjungan kerja Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Selatpanjang di Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (13/1). Kunjungan tersebut membahas peningkatan pelayanan keimigrasian, khususnya pengurusan paspor elektronik bagi masyarakat. Di pertemuan itu, H Asmar menyambut baik kehadiran pihak Imigrasi Selatpanjang dan menekankan pentingnya pelayanan yang cepat, mudah, serta berpihak kepada masyarakat Meranti. Ia menilai, kemudahan pengurusan administrasi keimigrasian sangat dibutuhkan, mengingat banyak masyarakat Kepulauan Meranti yang bekerja di luar daerah bahkan ke luar negeri demi meningkatkan kondisi sosial dan ekonomi keluarga. “Apa lagi masyarakat kita banyak bekerja di luar daerah. Saya berharap pengurusan administrasi, khususnya paspor, dapat dipermudah,” ujar H Asmar. Ia berharap terjalin kolaborasi yang kuat antara Kantor Imigrasi Selatpanjang dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam memberikan pelayanan publik sesuai dengan visi dan misi kepala daerah. “Kalau kita bekerja sesuai tupoksi masing-masing dan saling berkolaborasi, pasti hasilnya akan baik. Prinsip ini harus kita terapkan di mana pun berada,” jelasnya. Ia menegaskan komitmennya untuk mendukung setiap pihak yang memiliki niat membangun daerah. Menurutnya, pembangunan Kabupaten Kepulauan Meranti tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan kebersamaan dan sinergi. “Saya membuka lebar siapa pun yang datang dengan niat membangun Meranti. Kita harus bersama-sama menyatukan pola pikir dan ide-ide cemerlang,” terangnya. Sementara,, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Selatpanjang, Dendi Surya Agung Nugraha, S.E., M.Si., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas sambutan Bupati Kepulauan Meranti. “Kami ucapkan terima kasih kepada Bupati Meranti yang telah menerima kami dengan baik. Semoga silaturahmi ini menjadi awal yang baik untuk kemajuan Kabupaten Kepulauan Meranti,” kata Dendi. Ia juga berharap dukungan pemerintah daerah terhadap kinerja Imigrasi Selatpanjang dalam memberikan pelayanan keimigrasian, khususnya paspor elektronik di wilayah Kepulauan Meranti. Di kegiatan tersebut, Dendi mengungkapkan rencana pihaknya untuk membangun pos layanan pembuatan paspor di wilayah Tanjung Samak guna mempermudah masyarakat yang hendak bepergian ke luar daerah. “Kami berharap pemerintah daerah dapat mendukung rencana ini agar pelayanan keimigrasian semakin dekat dan mudah dijangkau masyarakat,” tuturnya. Silaturahmi tersebut turut dihadiri jajaran Kantor Imigrasi Kelas II TPI Selatpanjang, di antaranya Zadi LalintasKim, Pison selaku Kabag Imigrasi, unsur Intelijen Imigrasi, serta Kasubsi Tikim. Pertemuan itu diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan Kantor Imigrasi Selatpanjang dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik demi kemajuan daerah.

Polres Kepulauan Meranti Tanam Pohon dan Edukasi Lingkungan di Sekolah Hukrim
Hukrim
Selasa, 13 Januari 2026 | 11:53 WIB

Polres Kepulauan Meranti Tanam Pohon dan Edukasi Lingkungan di Sekolah

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti terus menunjukkan komitmen dukung program Green Policing yang dicanangkan Kapolda Riau. Di antara program itu diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi edukasi peduli lingkungan, dan penanaman pohon di lingkungan sekolah. Kegiatan Green Policing tersebut dilaksanakan Senin (12/1) sekitar pukul 09.00 WIB di SDS Patria Dharma Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti. Dihadiri Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H, melalui Kasat Binmas, AKP Aguslan, S.H., didampingi Kapolsek Tebing Tinggi, AKP J.A. Lubis, S.H., M.H., serta sejumlah pejabat dan personel Polres Kepulauan Meranti. Selain itu, hadir pula Koordinator Pendidikan Patria Dharma, Riza Tanzil, S.H., Kepala Sekolah SDS, Patria Dharma Budi Yuono, S.Ag., majelis guru, serta para siswa SDS Patria Dharma. Di rangkaian kegiatan, jajaran Polres Kepulauan Meranti memberikan edukasi kepada para siswa mengenai pentingnya kepedulian terhadap lingkungan sejak dini, baik di rumah maupun di lingkungan sekolah. Kegiatan juga dikemas secara interaktif melalui kuis berhadiah bertema peduli lingkungan dan Green Policing. Sebagai bentuk aksi nyata, dilakukan pula penanaman dua bibit pohon, yakni pohon mangga dan pohon nangka, di lingkungan sekolah SDS Patria Dharma. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama. Menurut AKP Aguslan, Green Policing merupakan pendekatan strategis dan humanis Polri dalam menjaga ketertiban sosial sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan hidup. “Konsep Green Policing hadir sebagai jawaban atas tantangan zaman, seperti krisis lingkungan, perubahan iklim, hingga ancaman kebakaran hutan dan lahan. Polres Kepulauan Meranti menerjemahkan kebijakan Kapolda Riau ini melalui kegiatan edukasi dan penanaman pohon di sekolah-sekolah,” ujarnya. Ia menambahkan, melalui kegiatan tersebut diharapkan tumbuh kesadaran generasi muda untuk lebih peduli terhadap lingkungan sejak usia dini.

Hujan Deras Rendam Selatpanjang, BPBD Kepulauan Meranti Tinjau Lokasi Banjir Riau
Riau
Senin, 15 Desember 2025 | 17:24 WIB

Hujan Deras Rendam Selatpanjang, BPBD Kepulauan Meranti Tinjau Lokasi Banjir

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Meranti tinjau sejumlah titik banjir pasca hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak Minggu (14/12) malam hingga Senin siang. Peninjauan dilakukan di beberapa ruas jalan utama di Kota Selatpanjang, di antaranya Jalan Imam Bonjol dan Jalan Kartini, yang terpantau tergenang air cukup tinggi, Senin (15/12). Pejabat BPBD Kabupaten Kepulauan Meranti, Ardath, S.IP, menyampaikan hujan dengan intensitas tinggi mulai terjadi sekitar pukul 24.00 WIB dan berlangsung hingga siang hari, picu genangan air di sejumlah lokasi, khususnya di Jalan Imam Bonjol dengan panjang genangan mencapai sekitar 600 meter. “Akibat banjir ini, aktivitas masyarakat cukup terganggu. Terutama para pedagang kecil dan pelaku usaha kaki lima yang tidak dapat berjualan seperti biasanya,” ujar Ardath. Ia menjelaskan peninjauan lapangan dilakukan jajaran BPBD meskipun Kepala BPBD Kepulauan Meranti, M. Khadafi, SE, M.IP, berhalangan hadir karena agenda lain. Tim tetap turun langsung untuk memastikan kondisi lapangan dan potensi risiko yang ditimbulkan. Menurut Ardath, selain Jalan Imam Bonjol, genangan juga terjadi di Jalan Kartini. Namun, kondisi yang paling mengkhawatirkan berada di Jalan Imam Bonjol karena ketinggian air dan pencahayaan yang minim. “Kami mengimbau masyarakat, khususnya anak-anak, agar tidak bermain atau berenang di genangan air, terutama di lokasi yang gelap. Hal ini berisiko membahayakan keselamatan,” tegasnya. Sebagai langkah penanganan, BPBD Kepulauan Meranti akan segera melakukan upaya penyedotan air dan normalisasi saluran drainase. Tim BPBD dijadwalkan menurunkan mesin pompa serta selang untuk membersihkan parit-parit yang tersumbat oleh sampah. “Parit-parit yang tersumbat akan kami semprot menggunakan mesin agar sampah dapat terlepas dan aliran air kembali lancar,” pungkas Ardath. BPBD Kepulauan Meranti juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, dan turut menjaga kebersihan lingkungan guna meminimalkan risiko banjir susulan.

Polres Kepulauan Meranti, TNI dan Satpol PP Gelar Patroli Sinergitas Jaga Harkamtibmas Hukrim
Hukrim
Kamis, 30 Oktober 2025 | 16:00 WIB

Polres Kepulauan Meranti, TNI dan Satpol PP Gelar Patroli Sinergitas Jaga Harkamtibmas

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Polres Kepulauan Meranti, TNI, dan Satpol PP gelar patroli sinergitas jaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) Rabu (29/10) tadi malam. Patroli ini dipimpin oleh Kanit Dalmas I Sat Samapta Polres Kepulauan Meranti, Ipda Umar Al Akhtar SH. Kegiatan diawali dengan apel konsolidasi di halaman Mapolsek Tebing Tinggi, Jalan Pembangunan I Selatpanjang. "Patroli sinergitas ini bentuk kolaborasi lintas instansi menjaga situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif, sekaligus memperkuat kekompakan antara Polri, TNI dan Satpol PP di lapangan,” kata Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK MH, melalui Ipda Umar Al Akhtar. Rute patroli, ujar Ipda Umar, sasar sejumlah ruas jalan utama dan objek vital di seputaran Kota Selatpanjang, Kecamatan Tebing Tinggi, diantaranya Jalan Merdeka, Imam Bonjol, Kartini, Ahmad Yani, Banglas, Dorak, Yos Sudarso, Pembangunan I, hingga Tanjung Harapan dan Tebing Tinggi. Objek vital yang dipantau, ucapnya, meliputi Kantor Bupati dan DPRD Kepulauan Meranti, RSUD, kantor perbankan, pusat perbelanjaan, Lapas Kelas IIB Selatpanjang, kantor PLN, serta Pelabuhan Tanjung Harapan. "Patroli menggunakan dua unit mobil double cabin dan satu unit sepeda motor. Selama kegiatan berlangsung, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar ikut menjaga keamanan lingkungan," jelasnya. Menurut Ipda Umar, pelaksanaan patroli berjalan lancar tanpa hambatan. Tidak ditemukan adanya potensi gangguan Kamtibmas di wilayah yang disisir Kegiatan seperti ini, sambungnya, terus dilakukan secara rutin sebagai langkah preventif untuk mencegah tindak kriminalitas sekaligus meningkatkan rasa aman di tengah masyarakat.

Pria 63 Tahun Ditemukan Tewas Gantung Diri di Bekas Gudang Bengkel Selatpanjang Riau
Riau
Senin, 13 Oktober 2025 | 18:44 WIB

Pria 63 Tahun Ditemukan Tewas Gantung Diri di Bekas Gudang Bengkel Selatpanjang

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Warga Jalan Utama, Kelurahan Selatpanjang Timur, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat seorang pria tua yang diduga gantung diri di kamar bekas gudang bengkel, Senin (13/10) sekitar pukul 13.00 WIB. Korban diketahui bernama Sarmidi 63 tahun, warga asal Madiun, Jawa Timur, yang telah lama merantau, dan tinggal seorang diri di Selatpanjang. Kapolsek Tebing Tinggi melalui keterangan resmi, menyebutkan jasad korban kali pertama ditemukan oleh saksi bernama Taufik Amala, yang saat itu hendak masuk ke rumahnya dan mendapati pintu kamar korban terbuka. "Saat melihat ke dalam rumah, saksi terkejut mendapati korban sudah tergantung dengan tali warna hijau," ujarnya. Saksi kemudian, kata Kapolsek Tebingtinggi, segera memanggil tetangga sekitar untuk memastikan kondisi korban, sebelum melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian. .“Benar, telah ditemukan seorang pria gantung diri. Tim Polsek Tebing Tinggi dan Inafis Polres Kepulauan Meranti langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan evakuasi dan olah TKP,” ucap petugas kepolisian. Setibanya di lokasi, petugas menemukan korban posisi tergantung dengan tali hijau sepanjang 100 centimeter. Di bawah tubuh korban terdapat satu kursi plastik yang diduga digunakan sebagai pijakan sebelum korban mengakhiri hidupnya. Hasil pemeriksaan luar oleh tim medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kepulauan Meranti menunjukkan adanya bekas jeratan di leher, lidah terjulur, serta bercak air seni pada celana korban, dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain di tubuh korban. Sementara, pemilik rumah Tarmizi, yang juga menjadi saksi kasus ini, menyampaikan korban telah tinggal di bekas gudang bengkel miliknya selama kurang lebih tiga tahun. Korban sehari-hari bekerja sebagai pengumpul barang bekas dan hidup seorang diri. “Korban ini sudah lama cerai, tidak punya anak, dan tidak punya keluarga di Selatpanjang. Tiga bulan terakhir sering mengeluh sakit saraf, rematik, dan ginjal,” cerita Tarmizi. Pihak kepolisian menduga korban meninggal akibat gantung diri yang menyebabkan kehabisan oksigen di otak. Jenazah saat ini berada di RSUD Meranti. Mengingat korban tidak memiliki keluarga di wilayah setempat, pihak kepolisian berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kepulauan Meranti untuk proses penanganan dan pemakaman selanjutnya.

Ciptakan Harkamtibmas Timgab Polres Kepulauan Meranti Patroli Wilayah Objek Vital Selatpanjang Riau
Riau
Sabtu, 27 September 2025 | 12:00 WIB

Ciptakan Harkamtibmas Timgab Polres Kepulauan Meranti Patroli Wilayah Objek Vital Selatpanjang

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepolisian Resor atau Polres Kepulauan Meranti Gelar Patroli Sinergitas TNI, Polri dan Satpol PP untuk menjaga Hartibmas Wilayah Hukum Kepulauan Meranti Sabtu (27/9) pagi, di Halaman Polsek Tebing Tinggi Jalan Pembagunan 1 Kota Selatpanjang. Lebih dulu gelar Apel Kesiapan Pelaksanaan Kegiatan patroli Cipta Kondisi Sinergitas TNI-POLRI dan Satpol PP, sebelum gelar Patroli Cipta Kondisi di seputaran Kota Selatpanjang, serta melakukan pengecekan terhadap Kantor DPRD Kepulauan Meranti, Melakukan pengecekan terhadap Kantor Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti dan memberikan imbauan kepada masyarakat untuk selalu menjaga Kamtibmas. "Kegiatan patroli sinergitas yang dilaksanakan personel Polres Kepulauan Meranti, personel Koramil 02 Tebing tinggi dan personil Satpol PP Kabupaten Kepulauan Meranti bertujuan untuk menjaga, dan meningkatkan keamanan, serta ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Selatpanjang Kecamatan Tebingtinggi," kata Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, SH SIK MH, melalui Kanit I Dalmas Sat Samapta Polres Kepulauan Meranti, Ipda Dongan Marilutua Manalu saat pimpin Apel. Menurut Ipda Dongan berharap, tujuan utama kegiatan adalah untuk menciptakan rasa aman, mencegah potensi gangguan keamanan dan tindak kejahatan, serta meningkatkan kekompakan antarlembaga keamanan dan dengan masyarakat.

PMII Audensi Dengan ULP PLN Selatpanjang Soal Jadwal Padam Listrik Belum Kelar Riau
Riau
Sabtu, 27 September 2025 | 11:00 WIB

PMII Audensi Dengan ULP PLN Selatpanjang Soal Jadwal Padam Listrik Belum Kelar

karena terjadi tanpa perkiraan. Ia menegaskan lagi, pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan PLN wilayah agar masalah ini dapat segera teratasi. “Tidak ada unsur kesengajaan atau mencari keuntungan dari situasi ini. Kami juga ikut merasakan dampaknya,” tegasnya. Dalie menutup penjelasannya dengan permohonan maaf kepada masyarakat serta komitmen untuk meningkatkan pelayanan.