Kapolres Kepulauan Meranti Anjangsana ke SLB Selatpanjang, Serahkan Alat Bantu Dengar dan Kursi Roda Hukrim
Hukrim
10 jam yang lalu

Kapolres Kepulauan Meranti Anjangsana ke SLB Selatpanjang, Serahkan Alat Bantu Dengar dan Kursi Roda

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepedulian terhadap anak-anak berkebutuhan khusus ditunjukkan Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K. dengan mengunjungi Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Selatpanjang, Jalan Banglas, Kecamatan Tebing Tinggi, Selasa (18/8). Kunjungan tersebut tidak sekadar menjadi agenda silaturahmi. Kapolres bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Meranti Ny. Widya Gede Adi hadir langsung untuk melihat aktivitas pembelajaran sekaligus memberikan dukungan kepada para siswa, guru dan pihak sekolah. Setibanya di lingkungan SLB Negeri Selatpanjang sekitar pukul 09.00 WIB, Kapolres dan Ketua Bhayangkari disambut pihak sekolah. Keduanya kemudian didampingi Kepala SLB Negeri Selatpanjang, Ison Mirza meninjau sejumlah ruang kelas serta berinteraksi dengan guru dan siswa. Suasana kunjungan berlangsung hangat. Kapolres tidak hanya melihat proses belajar mengajar dari luar, tetapi juga menyempatkan diri berkomunikasi langsung dengan para siswa untuk mengetahui aktivitas mereka di lingkungan sekolah. "Kami ingin hadir bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang peduli dan memberikan dukungan kepada anak-anak serta para guru di SLB," kata AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita. Kehadiran rombongan Polres Kepulauan Meranti semakin mencair ketika Kapolres, Ketua Bhayangkari dan sejumlah personel ikut terlibat dalam perlombaan Bocce bersama para siswa. Kegiatan tersebut menjadi momen kebersamaan yang penuh keceriaan, khususnya bagi siswa Down Syndrome yang mengikuti permainan. Melalui kegiatan itu, pendekatan antara polisi dan lingkungan sekolah dibangun dengan suasana yang lebih dekat, santai dan humanis. Para siswa pun terlihat mendapatkan perhatian serta semangat tambahan dalam mengikuti kegiatan. Selain berinteraksi dan bermain bersama siswa, Kapolres juga membawa kepedulian dalam bentuk bantuan yang diharapkan dapat memberikan manfaat secara langsung. Sebanyak dua unit alat bantu dengar dan dua unit kursi roda diserahkan kepada siswa SLB Negeri Selatpanjang yang membutuhkan. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang aktivitas belajar, mobilitas serta kegiatan sehari-hari para penerima. "Semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan membantu anak-anak dalam menjalani aktivitasnya, baik di sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari," ucapnya. Tak hanya siswa, perhatian juga diberikan kepada para guru. Kapolres bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Meranti menyerahkan bingkisan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para tenaga pendidik yang setiap hari mendampingi dan memberikan pendidikan kepada anak-anak berkebutuhan khusus. Bagi lingkungan SLB, dukungan tersebut dinilai memiliki arti penting. Kehadiran pimpinan kepolisian secara langsung menunjukkan bahwa perhatian terhadap pendidikan inklusif dan kelompok berkebutuhan khusus menjadi bagian dari kepedulian sosial di tengah masyarakat. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasat Lantas Polres Kepulauan Meranti, AKP Sardianto, S.E., Kasi Propam AKP Daniel Bakkara, Kasat Binmas, AKP Aguslan, S.H., Wakapolsek Tebing Tinggi, Ipda Yosef Hendrawan, S.H., Kepala Desa Banglas, Abdul Zaid, Ps. Kanit Binmas Polsek Tebing Tinggi, Aiptu Djoko Susilo, Bhabinkamtibmas Desa Banglas Brigadir Rozi Fernanda, S.E., serta personel Polres Kepulauan Meranti dan Polsek Tebing Tinggi. Guru dan siswa SLB Negeri Selatpanjang juga turut mengikuti rangkaian kegiatan hingga ditutup dengan foto bersama. Kunjungan tersebut menjadi salah satu bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui pendekatan yang lebih humanis. Tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, kepolisian juga berupaya membangun hubungan yang lebih dekat dengan berbagai kelompok masyarakat, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus. Bagi Kapolres, kedekatan dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan. Interaksi langsung di lingkungan sekolah juga diharapkan dapat memperkuat komunikasi antara kepolisian, tenaga pendidik dan masyarakat. "Kami berharap silaturahmi dan komunikasi seperti ini terus terjalin. Polri ingin menjadi sahabat bagi masyarakat dan hadir ketika masyarakat membutuhkan," tutur AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan kondusif. Bantuan yang diserahkan diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi siswa yang menerima, sementara kebersamaan yang tercipta menjadi penguat hubungan antara Polri dan lingkungan pendidikan di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Cara Gadai Barang Biar Aman: Ini Tujuh Hal Wajib Dicek Sebelum Serahkan Aset Ekonomi
Ekonomi
Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:11 WIB

Cara Gadai Barang Biar Aman: Ini Tujuh Hal Wajib Dicek Sebelum Serahkan Aset

Jakarta, katakabar.com - Ingin menggadaikan barang? Jangan hanya mencari pencairan tertinggi. Periksa legalitas OJK, biaya, penyimpanan, nilai appraisal, jatuh tempo, dan Surat Bukti Gadai. Ketika membutuhkan dana dalam waktu relatif cepat, gadai menjadi salah satu alternatif yang dapat dipertimbangkan karena dana diperoleh dengan menjadikan aset tertentu sebagai jaminan. Jangan Pilih Tempat gadai Berdasarkan Besar Dana Ditawarkan Keamanan aset, legalitas perusahaan, struktur biaya, hingga mekanisme apabila terjadi keterlambatan sama pentingnya. Berikut tujuh hal yang sebaiknya diperiksa. 1. Pastikan Perusahaan Pergadaian Berizin OJK Ini adalah pemeriksaan pertama. OJK menganjurkan masyarakat memilih perusahaan pergadaian yang terdaftar dan berizin. Jangan hanya percaya kepada tulisan “terpercaya”, “aman”, atau “resmi” dalam sebuah iklan. Verifikasi perusahaan dan informasi izinnya. Sebagai contoh, PT deGadai Solusi Digital memperoleh izin usaha perusahaan pergadaian berdasarkan Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-31/D.05/2023 tanggal 10 Mei 2023. 2. Ketahui Nilai Pasar Barang Anda Sebelum datang, lakukan riset sederhana. Jika barangnya mobil, cari harga kendaraan dengan tahun, tipe, kilometer dan kondisi yang sebanding. Jika berupa jam tangan atau tas mewah, lihat transaksi di pasar preloved untuk model serupa. Harga beli tidak selalu sama dengan nilai gadai. Nilai sebuah aset dapat berubah karena depresiasi, kondisi, likuiditas pasar, kelengkapan, keaslian, model hingga permintaan. 3. Tanyakan Cara Barang Dinilai Perusahaan pergadaian perlu menilai barang karena aset tersebut menjadi jaminan atas dana yang diberikan. Untuk barang luxury, faktor keaslian menjadi sangat penting. Pada tas branded, pemeriksaan dapat meliputi material, jahitan, hardware, serial atau date code, kondisi, model hingga bukti autentikasi. deGadai juga menyediakan pemeriksaan tas branded menggunakan Entrupy, teknologi autentikasi yang melakukan analisis terhadap karakteristik fisik produk. 4. Jangan Hanya Bertanya “Bunganya Berapa?” Tanyakan total biaya, bukan hanya bunga. Dalam layanan pergadaian dapat terdapat komponen biaya yang relevan dengan transaksi, sehingga konsumen perlu memahami angka rupiah keseluruhan yang harus dibayar. Pertanyaan yang lebih tepat: “Jika saya menerima dana Rp50 juta dan menebus pada tanggal X, berapa total uang yang harus saya bayarkan?”  5. Pastikan Cara Penyimpanan Barang Barang bernilai tinggi seperti mobil, Rolex, Hermès, Chanel, laptop atau perhiasan memerlukan perlakuan yang sesuai. OJK mewajibkan perusahaan pergadaian memiliki tempat penyimpanan yang memenuhi persyaratan keamanan dan keselamatan serta mengasuransikan barang jaminan sebagai bagian dari mitigasi risiko. ·       Di mana barang saya disimpan? ·       Apakah barang diasuransikan? ·       Bagaimana prosedur pengamanannya? 6. Baca Surat Bukti Gadai Sebelum Menandatangani Jangan terburu-buru. Perhatikan jumlah pinjaman, periode gadai, biaya, tanggal jatuh tempo, mekanisme pelunasan, ketentuan perpanjangan dan konsekuensi apabila kewajiban tidak diselesaikan. Setelah menerima Surat Bukti Gadai, simpan dokumen tersebut dengan baik. 7. Pastikan Sudah Punya Exit Plan Sebelum menggadaikan aset, tanyakan: “Uang untuk menebus barang ini nanti berasal dari mana?” Sumbernya bisa berupa invoice klien yang cair dua minggu lagi, bonus tahunan, pembayaran proyek, hasil penjualan stok, atau sumber dana lain yang sudah cukup terukur. Jika jawabannya hanya “nanti cari lagi”, sebaiknya hitung ulang kemampuan pembayaran. Gadai Bukan Sekadar Mendapatkan Dana Cepat Gadai yang sehat bukan tentang mendapatkan dana sebesar-besarnya. Tujuannya adalah memperoleh likuiditas sesuai kebutuhan dengan biaya dan risiko yang sudah dipahami, kemudian mendapatkan kembali aset setelah kewajiban diselesaikan. Karena itu, legalitas, transparansi dan kemampuan melunasi harus datang sebelum pencairan. PT deGadai Solusi Digital merupakan perusahaan pergadaian yang telah memperoleh izin usaha OJK KEP-31/D.05/2023. Langkah Selanjutnya Punya aset dan ingin mengetahui estimasi nilainya? Konsultasikan lebih dulu di deGadai.com sebelum mengambil keputusan.

Terima Santunan, Total 303 Anak Yatim di Lingkungan Masjid Besar Arafah Mandau Sumringah Riau
Riau
Jumat, 13 Maret 2026 | 21:31 WIB

Terima Santunan, Total 303 Anak Yatim di Lingkungan Masjid Besar Arafah Mandau Sumringah

Mandau, katakabar.com - Total 303 anak yatim di lingkungan Masjid Besar Arafah Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, sumringah dan bahagia saat menerima santunan, Jumat (13/3). Ketua Dewan Kemakmuran Masjid Besar (DKMB) Arafah, Riki Rihardi, sekaligus Camat Mandau yang menyerahkan santunan kepada para anak yatim. "Ramadhan momentum yang tepat untuk saling berbagi," ujarnya saat melaksanan kegiatan penyerahan santunan kepada Anak Yatim di Lingkungan Masjid Besar Arafah, Kecamatan Mandau. Menurutnya, seluruh infak anak yatim yang diberikan Jemaah Masjid Besar Arafah langsung disalurkan untuk yang berhak menerimanya. Penyerahan santunan anak yatim ini bentuk perhatian Jemaah Masjid Besar Arafah guna meringankan beban anak yatim yang berada di Lingkungan Masjid Besar Arafah. "Memperhatikan anak yatim memiliki banyak faedah dan hikmah bakal didapatkan, apalagi menyantuni anak yatim di bulan suci Ramadhan, berapapun yang kita infaqkan, Insya Allah akan diganti sebanyak 10 hingga 70 kali lipat kebaikan. Semoga santunan yang diberikan Jemaah Masjid Besar Arafah kali ini bermanfaat bagi Anak yatim yang menerimanya," harap Camat Mandau. Totalnya 303 orang anak yatim di Lingkungan Masjid Besar Arafah Kecamatan Mandau yang menerima santunan pada Ramadan 1447 Hijriah Tahun 2026 Masehi.

Polsek Rangsang Salurkan Paket Sembako ke Warga Terdampak Musibah Kebakaran Rumah Hukrim
Hukrim
Kamis, 12 Februari 2026 | 19:26 WIB

Polsek Rangsang Salurkan Paket Sembako ke Warga Terdampak Musibah Kebakaran Rumah

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepolisian Sektor (Polsek) Rangsang Polres Kepulauan Meranti salurkan bantuan paket sembako ke masyarakat terdampak musibah kebakaran rumah di Jalan Sidomulyo RT 01 RW 02, Dusun 1 Desa Tanjung Bakau, Kecamatan Rangsang Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis (12/2). Kapolsek Rangsang, AKP Gunawan diwakili Kanit Binmas Polsek Rangsang, Bripka Benny Surya Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Bakau, Bripka Junu Harianto, Kepala Desa Tanjung Bakau, Fathurroan, yang serahkan bantuan. "Penyerahan bantuan berupa paket sembako sedikit meringankan beban masyarakat korban kebakaran rumah di Desa Tanjung Bakau, yang dialami Jumadi dan Evri Marduansyah Putra," ujar Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, melalui Kapolsek Rangsang, AKP Gunawan. Kegiatan berakhir sekira pukul14.30 WIB, selama kegiatan berlangsung terdapat aman dan kondusif. "Dengan kegiatan pembagian paket sembako ini dapat meringankan beban masyarakat yang membutuhkan, semoga dapat dimanfatakan dengan baik," sebutnya.

Jelang Tutup 2025, PDAM Inhu Serahkan Laba Sebesar Rp150 Juta Riau
Riau
Selasa, 30 Desember 2025 | 16:00 WIB

Jelang Tutup 2025, PDAM Inhu Serahkan Laba Sebesar Rp150 Juta

Rengat, katakabar.com - Direktur perusahaan daerah air minum (PDAM) Indragiri Hulu, Indra Rubianto, menunjukkan kinerja terbaiknya kepada pemilik modal, yakni pemerintah daerah (Pemda). Di mana, menjelang tutup tahun 2025, pihaknya menyerahkan kontribusi laba sebesar Rp150 juta sebagai kewajiban badan usaha. Penyerahan duit dilaksanakan di Ruangan Narasinga Kantor Bupati Indragiri Hulu, Selasa (30/12), secara simbolis diterima Zulfahmi Adrian, Sekda Indragiri Hulu. Ia menyebutkan kontribusi ini sebagai wujud komitmen PDAM tidak hanya dalam memberikan pelayanan air minum yang berkelanjutan, akan tetapi juga dalam mendukung pembangunan daerah melalui kinerja keuangan yang sehat. Sementara, Zulfahmi Adrian, Sekda Indragiri Hulu, memberikan apresiasi atas kinerja PDAM Tirta Indra yang berdiri sejak tahun 1977. Ia berpendapat setoran laba awal ini mencerminkan profesionalisme manajemen perusahaan yang mulai membaik dari sebelumnya. "Saya berharap kontribusi ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung program pembangunan serta pelayanan publik, sekaligus menjadi motivasi bagi BUMD lainnya di Indragiri Hulu," tandasnya.

Rumah Warga Roboh Diterjang Angin Kencang, H Asmar Turun Tangan Perintahkan Pembangunan Ulang Riau
Riau
Kamis, 20 November 2025 | 16:19 WIB

Rumah Warga Roboh Diterjang Angin Kencang, H Asmar Turun Tangan Perintahkan Pembangunan Ulang

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti bergerak cepat respons musibah angin kencang yang robohkan rumah salah satu warga di Jalan Tanjung Harapan Gang Dungun, Kecamatan Tebingtinggi. Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, Kamis (20/11), turun langsung tinjau lokasi untuk memastikan penanganan darurat berjalan cepat dan tepat. Rumah milik Margono roboh setelah diterjang angin kencang pada Rabu malam. Di hadapan keluarga korban, Bupati Asmar menyampaikan empati, dan rasa duka atas kejadian yang menimpa warganya tersebut. “Hari ini kita sudah melihat langsung tempat tinggal Bapak Margono yang terkena musibah. Tentunya kita turut berduka dan berharap beliau sekeluarga diberi kesabaran,” ulas H Asmar saat berada di lokasi. Tak hanya meninjau, Bupati Kepulauan Meranti ini serahkan bantuan darurat secara simbolis dari Dinas Sosial serta BPBD Kabupaten Kepulauan Meranti. Ia menegaskan pemerintah daerah harus hadir secara cepat untuk memastikan kebutuhan dasar korban terpenuhi. Di kegiatan itu, H Asmar langsung menginstruksikan Dinas Permukiman untuk membangun ulang hunian warga terdampak. Menurutnya, percepatan rekonstruksi rumah korban merupakan bentuk komitmen Pemkab Meranti dalam menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat. “Dinas Perkim bangun kembali rumah korban. Pastikan koordinasi lintas OPD agar segera bergerak memberikan bantuan sesuai tupoksi masing-masing,” tegasnya.

Hari Santri Nasional 2025, Ketua DPRD Inhu Salurkan Bantuan Riau
Riau
Rabu, 22 Oktober 2025 | 14:44 WIB

Hari Santri Nasional 2025, Ketua DPRD Inhu Salurkan Bantuan

Indragiri Hulu, katakabar.com - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Indragiri Hulu, Sabtu P Sinurat, hadiri upacara peringatan Hari Santri Nasional 2025, di Pondok Pesantren Nurul Huda, Desa talang Jerinjing, Kecamatan Rengat Barat, Rabu (22/10). Di kegiatan itu, Ia memberi bantuan kepada anak santri yang menjadi pemenang dalam perlombaan musik adrok. "Ini bentuk apresiasi, semoga seni musik dan budaya islami ini bisa berkembang, diminati seluruh kalangan masyarakat mengalahkan musik-musik konfesional yang cenderung merusak akhlak generasi muda," ujarnya saat dikonfirmasi katakabar.com. Selamat memperingati Hari Santri Nasional, ucap Sabtu P Sinurat, semoga santri kita diharapkan tumbuh berkembang generasi muda Indragiri Hulu untuk mengisi pembangunan daerah nantinya.

Resmi! Mahkota Group Serahkan 68,33 Hektare Lahan Sawit ke Satgas PKH Sawit
Sawit
Senin, 13 Oktober 2025 | 15:00 WIB

Resmi! Mahkota Group Serahkan 68,33 Hektare Lahan Sawit ke Satgas PKH

Jakarta, katakabar.com - PT Mahkota Group Tbk (MGRO) resmi serahkan lahan perkebunan kelapa sawit seluas 68,33 hektare yang berada di Desa Danau Rambai, Kecamatan Batang Gangsal, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, kepada Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH). Penyerahan perkebunan kelapa sawit itu bagian dari komitmen perusahaan dalam menyelesaikan persoalan keterlanjuran kegiatan perkebunan di kawasan hutan, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Cipta Kerja, dan peraturan turunannya. Informasi ini disampaikan Mahkota Group melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 Oktober 2025 lalu. Menurut Direktur PT Mahkota Group, lahan dimaksud telah diserahkan kepada Kelompok Kerja (Pokja) Penegakan Hukum Satgas PKH pada 4 Agustus 2025. “Perusahaan telah mengajukan permohonan penyelesaian kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui Direktorat Penegakan Hukum sejak 1 Maret 2022. Hingga kini, kami belum menerima surat sanksi administratif maupun denda dari instansi terkait,” cerita Usli, dilansir dari laman EMG, Senin (13/10). Dari sisi nilai, aset lahan yang diserahkan memiliki estimasi Rp 2,72 miliar, atau sekitar 2,36 persen dari total aset tetap Mahkota Group yang mencapai Rp 115,43 miliar. Jadi, dampak finansialnya terhadap kelangsungan usaha dinilai tidak signifikan. Pasca penyerahan, Mahkota Group berencana mengajukan Kerja Sama Operasional (KSO) dengan PT Agrinas Palma Nusantara untuk mengelola lahan tersebut secara legal dan produktif. Skema ini diharapkan menjadi solusi win-win antara kepatuhan hukum dan optimalisasi aset perusahaan. “Melalui kerja sama operasional, kami ingin memastikan lahan tetap produktif dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat serta perusahaan, dengan tetap mematuhi ketentuan lingkungan dan kehutanan,” kata Usli. Secara umum, Mahkota Group menilai langkah ini tidak akan berpengaruh besar terhadap fundamental bisnis maupun pergerakan saham perusahaan. Potensi kerugian yang timbul dianggap kecil dibandingkan kapitalisasi pasar MGRO saat ini.

Pemdes Seuneubok Tuha Serahkan PAD Hasil Kebun Sawit Bagi 166 KK Fakir Miskin Sawit
Sawit
Sabtu, 11 Oktober 2025 | 18:00 WIB

Pemdes Seuneubok Tuha Serahkan PAD Hasil Kebun Sawit Bagi 166 KK Fakir Miskin

Aceh Timur, katakabar.com - Pemerintah Gampong atau Pemerintah Desa Seuneubok Tuha, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, serahkan dana dari hasil kebun sawit milik desa (Pendapatan Asli Desa/PAD) tahun anggaran 2025 kepada masyarakat kurang mampu. Total 116 Kepala Keluarga (KK) yang tergolong fakir miskin menerima manfaat bantuan tersebut, di mana masing-masing KK menerima Rp450 ribu yang dibagikan dua kali setahun, yakni di bulan ramadhan dan bulan maulid. Keuchik Gampong (Kepala Desa) Seuneubok Tuha, Nasrul, sekaligus Ketua Forum Keuchik Kecamatan Pante Bidari, mengatakan pembagian PAD ini bentuk komitmen pemerintah desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan hasil kebun sawit milik desa. “Ini bentuk perhatian pemerintah gampong terhadap warga fakir miskin. Dana yang dibagikan bersumber dari hasil kebun sawit milik desa, dan kita salurkan dua kali setahun agar manfaatnya lebih terasa, kata Keuchik Nasrul, dilansir dari laman mitramabes.com, Sabtu (11/10). Salah seorang penerima manfaat, M. Jamil 45 tahun, warga Dusun Alue Dua, mengaku sangat bersyukur atas bantuan tersebut. “Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kami, apalagi menjelang Maulid Nabi. Uang ini bisa kami gunakan untuk kebutuhan rumah tangga dan anak-anak, ceritanya. Keuchik Nasrul, menimpali keberadaan kebun sawit desa menjadi salah satu sumber PAD yang sangat membantu mendukung berbagai kegiatan sosial, dan pembangunan di tingkat gampong.

Jumat Barokah, Sahabat H Asmar Ringankan Beban Lansia di Kepulauan Meranti Riau
Riau
Jumat, 03 Oktober 2025 | 21:45 WIB

Jumat Barokah, Sahabat H Asmar Ringankan Beban Lansia di Kepulauan Meranti

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Tim Sahabat H.Asmar tunjukkan kepedulian sosial lewat program rutin bertajuk 'Jumat Barokah', salurkan bantuan paket sembako kepada warga lanjut usia di Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Jumat (3/10). Di kegiatan sosial tersebut, paket sembako diserahkan kepada tiga warga yang dinilai layak menerima dari hasil pendataan tim di lapangan. Para penerima bantuan, yakni Laili Hidayati, warga Jalan Pemuda Setia, Arfah 73 tahun, warga Jalan Perumbi Kanan Alahair Timur, dan M Nasir Samadi, warga Jalan Pembangunan III. Ijal, salah seorang anggota Tim Sahabat H Asmar, menjelaskan pembagian bantuan dilakukan secara bergilir di seluruh kecamatan di Kepulauan Meranti. “Alhamdulillah, kami dari Tim Sahabat H Asmar salurkan bantuan secara bergilir di seluruh kecamatan di Kepulauan Meranti. Harapannya dapat meringankan beban warga yang membutuhkan,” ujarnya saat menyerahkan bantuan. Para penerima menyambut dengan rasa syukur. Laili Hidayati menyampaikan doa dan apresiasi atas bantuan yang diterimanya. “Pak Asmar dan tim mudah-mudahan selalu diberikan kesehatan, dimurahkan rezeki, dan dilancarkan segala urusannya,” kata Laili. Setelah menyerahkan bantuan di titik pertama, tim melanjutkan perjalanan untuk mendistribusikan bantuan kepada penerima lainnya. Semangat berbagi dan kepedulian sosial menjadi fokus utama agar manfaat dapat langsung dirasakan oleh masyarakat. Surya, anggota tim lainnya berharap niat baik tersebut mendapat keberkahan. “Mudah-mudahan niat baik ini mendapat keberkahan dari Allah SWT,” harapnya. Afrizal, koordinator kegiatan, menegaskan program Jumat Barokah tidak hanya sekadar aksi berbagi, melainkan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas. “Kami berharap kegiatan ini menjadi contoh yang baik bagi siapa pun yang ingin berbagi rezeki dan peduli terhadap sesama, khususnya di Kepulauan Meranti,” jelasnya.