Dugaan 'Operasi Politik' Pengelolaan Sawit Koperasi Sentra Madani Siak
Lahan kebun kelapa sawit seluas 298.10 hektar itu kini sepenuhnya berada di tangan Koperasi Sentra Madani.
Wujudkan Generasi Muda Melek Politik, NasDem Siak kembali Gelar Program Remaja Bernegara
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Siak kembali menggelar kegiatan remaja bernegara pada Sabtu (15/8).
Ternyata! Anggota Koperasi Sentra Madani Ada Pejabat Siak, Ini Daftar Namanya
Setidaknya ada 4 orang nama pejabat eselon II masuk dalam jajaran anggota koperasi yang mengelola kebun kelapa sawit seluas 298,10 hektar di wilayah Kecamatan Koto Gasib tersebut.
Bareng GOW, PeHR Tanam Pohon Jaga Kelestarian Alam di Siak
Persatuan Hijau Riau (PeHR) Kabupaten Siak Bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Siak melakukan penanaman pohon di sepanjang jalan jalur dua Mempura - Dayun pada Jumat (14/8).
Punya Kebun Sawit 298.10 Hektar, Koperasi di Siak Hanya Terima Rp150 Juta per Bulan Dari PT KTU
Lahan seluas 298,10 hektar (ha) itu kini dikelola sepenuhnya oleh koperasi di bawah payung Yayasan Islamic Center Siak
Remaja 18 Tahun Jadi Bandar Sabu di Kandis, Barang Bukti yang Diamankan Polres Siak Bikin Geleng Kepala
Seorang remaja berusia 18 tahun di Kecamatan Kandis, Siak, Riau, ditangkap polisi karena menjadi bandar narkotika.
Ketua DPRD Siak Dampingi Robi dan Faruq Datangi Kantor Tribun Pekanbaru, Pelaku Kekerasan Jurnalis Minta Maaf
Ketua DPRD Siak Indra Gunawan mendampingi Robi Cahyadi dan Faruq Alfattah mendatangi kantor Tribun Pekanbaru, di Pekanbaru, Jumat (7/8) lalu.
Silaturahmi dengan Wabup, Mahasiswa UGM yang KKN di Siak Perkenalkan Bibit Padi Gamagora 7
Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi dan sinergi dengan pemerintah daerah.
Baru Empat Bulan Menjabat, Kosmos Sudah Bikin Pelaku Kejahatan di Siak Ketar-ketir!
Dr Raja Kosmos Parmulais, Kasat Reskrim Polres Siak.
UPDATE Kasus Kekerasan Jurnalis, Tiga Saksi Diperiksa Intensif, Polres Siak Pastikan Penegakan Hukum Tegas Tanpa Pandang Bulu
Penyidik Unit Pidana Umum (Pidum) telah memeriksa tiga orang yang diduga mengetahui peristiwa tersebut, yakni Direktur PT Persi Muhammad Nasir, Sekretaris Partai Golkar Siak Robi Cahyadi, serta seorang anggota partai bernama Faruq.