SpaceX

Sorotan terbaru dari Tag # SpaceX

SpaceX Melonjak Disusul Bitcoin Rebound: Lagi, Investor Indonesia Berburu Peluang di Aset Global! Ekonomi
Ekonomi
16 jam yang lalu

SpaceX Melonjak Disusul Bitcoin Rebound: Lagi, Investor Indonesia Berburu Peluang di Aset Global!

Jakarta, katakabar.com - Beberapa waktu belakangan setelah pencatatan perdananya, saham SpaceX (SPCX) melonjak lebih dari 20 persen (pada 19 Juni 2026) dan mendorong valuasi perusahaan mendekati US$2,7 triliun. Setelah bertahun-tahun hanya dapat diakses oleh investor institusional dan investor besar, SpaceX akhirnya dapat diakses oleh pasar ritel. Sebagian besar investor Indonesia tidak memiliki kesempatan untuk memiliki eksposur terhadap saham SpaceX, karena akses terhadap saham Amerika yang terbatas dan membutuhkan modal yang besar. Tetapi, dengan adanya tokenisasi aset, saham Amerika Serikat seperti SpaceX dapat diakses melalui aset kripto dengan sifat fraksional.Pada pasar lokal, Bittime, platform perdagangan aset kripto yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), telah menyediakan perdagangan SpaceX xStock (SPCXX). Penambahan aset ini menambah pilihan produk yang tersedia di platform bagi pengguna yang ingin mengakses eksposur terhadap tokenisasi saham Amerika Serikat sesuai dengan profil risiko. Bittime, platform perdagangan aset kripto yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), telah menyediakan perdagangan SpaceX xStock (SPCXX). Penambahan aset ini menambah pilihan produk yang tersedia di platform bagi pengguna yang ingin mengakses eksposur terhadap tokenisasi saham Amerika Serikat sesuai dengan profil risiko. Selain SpaceX, sentimen positif juga terlihat pada pasar aset kripto Bitcoin (BTC) yang berhasil rebound hingga 7,38% dalam seminggu dan menyentuh harga $65,766 berdasarkan graphic perdagangan pada Coinmarketcap per-hari ini, 17 Juni 2026. Fenomena penguatan SpaceX dan Bitcoin pada saat yang bersamaan menunjukkan tren yang semakin jelas di pasar keuangan global, yaitu meningkatnya minat terhadap aset-aset pertumbuhan (growth assets). Di tengah gejolak geopolitikal global dan tekanan terhadap nilai tukar Rupiah, investor mulai mempertimbangkan diversifikasi ke berbagai kelas aset sesuai profil risiko masing-masing. Tokenisasi Real World Assets (RWA) menjadi salah satu inovasi yang membuka akses investasi global yang lebih inklusif bagi masyarakat Indonesia. Menurut Direktur Bisnis Operasional Bittime, Ryan Lymn, melalui proses tokenisasi, berbagai aset yang sebelumnya sulit dijangkau oleh investor dapat diakses secara lebih mudah dan efisien. Dengan begitu, investor dapat memperoleh akses terhadap aset yang memiliki nilai nyata, dan fleksibilitas transaksi yang ditawarkan teknologi blockchain.  "Bittime melihat tokenisasi aset sebagai salah satu perkembangan penting yang akan membentuk masa depan industri investasi. Oleh karena itu, Bittime terus menghadirkan berbagai tokenisasi aset global agar investor Indonesia dapat memiliki lebih banyak pilihan dalam membangun portofolio yang terdiversifikasi,” jelas Ryan. Ia melanjutkan, sebagai bentuk dukungan bagi investor Indonesia untuk terus berinvestasi dan memperluas portfolio aset nya, Bittime meluncurkan program terbaru Bittime Mining Points, League of Traders. Melalui program ini, kata Ryan, pengguna dapat memperoleh points dari aktivitas trading dan referral dari berbagai aset yang tersedia di platform Bittime, termasuk Bitcoin (BTC), Emas (XAUT), USD (USDT), maupun aset global RWA seperti SpaceX xStock (SPCXX). Poin yang terkumpul nantinya dapat ditukarkan menjadi hadiah dalam bentuk USDT, sehingga memberikan nilai tambah bagi pengguna yang aktif bertransaksi. Menurut Ryan,  melalui Bittime Mining Points, pihaknya ingin memberikan kesempatan bagi pengguna untuk mengeksplorasi peluang tersebut sekaligus memperoleh reward tambahan yang dapat ditukarkan menjadi USDT. Bittime berkomitmen membantu investor Indonesia memanfaatkan peluang investasi global secara lebih mudah, aman, dan terjangkau. Di tengah meningkatnya integrasi pasar keuangan dunia, akses terhadap aset seperti Bitcoin dan SpaceX kini bukan lagi privilese segelintir investor, melainkan peluang yang dapat dijangkau oleh lebih banyak masyarakat Indonesia. Ingat, investor perlu memahami dinamika pasar memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap strategi portofolio masing-masing. Mengingat, kondisi volatilitas pasar yang dapat menciptakan peluang, sekaligus risiko lebih tinggi. Itu sebabnya, edukasi berkelanjutan mengenai manajemen risiko dan analisis fundamental makro ekonomi menjadi pondasi utama dalam membangun portofolio investasi yang sehat dan berkelanjutan di era digital ini. Apalagi, aset kripto mengandung risiko tinggi yang termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya.

Buka Akses Saham NVIDIA hingga SpaceX Lewat Kripto, Tokocrypto: Investor Indonesia Bisa Ikut Masuk! Ekonomi
Ekonomi
Kemarin

Buka Akses Saham NVIDIA hingga SpaceX Lewat Kripto, Tokocrypto: Investor Indonesia Bisa Ikut Masuk!

Jakarta, katakabar.com - Tokocrypto perluas pilihan aset digital bagi pengguna di Indonesia melalui peluncuran deretan aset kripto terbaru berupa Tokenized Stocks. Produk ini merepresentasikan saham perusahaan-perusahaan ternama dunia, seperti SpaceX, Tesla, Circle Internet Group, Micron Technology, SanDisk, hingga NVIDIA, dengan Proof-of-Collateral yang dapat diakses langsung secara onchain dan rasio 1:1 terhadap saham acuan. Kehadiran Tokenized Stocks menjadi langkah strategis Tokocrypto memperkenalkan pemanfaatan tokenisasi aset dunia nyata atau Real World Assets (RWA) kepada investor kripto Indonesia. Melalui produk ini, pengguna dapat memperoleh eksposur terhadap aset saham global dalam bentuk token kripto, sehingga akses terhadap perusahaan-perusahaan besar dunia menjadi lebih mudah, transparan, dan selaras dengan perkembangan teknologi blockchain. CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menuturkan Tokenized Stocks salah satu bentuk nyata dari evolusi industri kripto yang kini bergerak menuju fase utilitas yang lebih luas. “Tokenized Stocks membuka babak baru bagi investor kripto Indonesia untuk mengenal aset global melalui teknologi blockchain. Produk ini bukan hanya tentang menghadirkan pilihan aset baru, tetapi juga tentang bagaimana tokenisasi dapat menjembatani pasar keuangan tradisional dengan ekosistem aset digital,” jelasnya. Calvin menambahkan, hadirnya Tokenized Stocks juga mencerminkan arah perkembangan industri kripto global yang semakin dekat dengan aset dunia nyata. Menurutnya, tokenisasi dapat menjadi salah satu fondasi penting bagi masa depan industri keuangan digital, terutama ketika regulasi semakin matang dan adopsi investor semakin luas. Potensi Tokenized Stocks “Industri kripto sedang bergerak dari fase spekulatif menuju fase yang lebih produktif dan berbasis utilitas. Tokenisasi saham, obligasi, komoditas, hingga aset riil lainnya akan menjadi bagian penting dari transformasi ini. Kami ingin memastikan pengguna Indonesia dapat mengenal inovasi tersebut lebih awal, dengan tetap memperhatikan aspek kepatuhan, transparansi, dan edukasi,” ucap Calvin. Secara global, minat terhadap tokenized stocks terus meningkat. Laporan Allium Research mencatat bahwa tokenized equities telah mencapai sekitar US$1 miliar dalam supply sejak mulai berkembang pada pertengahan 2025. Sementara itu, Kraken menyebut produk xStocks telah melampaui US$25 miliar dalam total transaction volume per Februari 2026, menunjukkan tingginya minat investor terhadap aset saham yang direpresentasikan dalam bentuk token digital. Potensi jangka panjangnya juga dinilai besar. Citi Institute memperkirakan pasar tokenized assets dapat mencapai US$5,5 triliun pada 2030 dalam skenario dasar, dengan potensi meningkat hingga US$8,2 triliun dalam skenario bullish. Citi menilai public market securities dan aset likuid seperti saham AS serta treasury berpeluang menjadi pendorong awal adopsi tokenisasi secara global. Keunggulan Tokenized Stocks Keunggulan utama Tokenized Stocks di Tokocrypto terletak pada kemudahan akses bagi investor kripto di Indonesia untuk mendapatkan eksposur terhadap saham perusahaan global tanpa harus melewati proses yang kompleks seperti pembukaan rekening sekuritas luar negeri. Selain itu, keberadaan Proof-of-Collateral secara onchain memberikan lapisan transparansi tambahan karena pengguna dapat melihat bukti jaminan aset yang mendasari token tersebut. Produk Tokenized Stocks yang tersedia di Tokocrypto juga telah diatur secara compliance di Uni Emirat Arab atau UAE. Hal ini menjadi salah satu aspek penting karena tokenisasi aset memerlukan struktur kepatuhan yang jelas agar dapat berkembang secara berkelanjutan dan diterima oleh pasar yang lebih luas. Dari sisi industri nasional, peluncuran Tokenized Stocks juga sejalan dengan arah pengembangan regulasi aset digital di Indonesia. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) saat ini tengah menyiapkan Peraturan OJK terkait tokenisasi aset dunia nyata atau Real World Assets yang ditargetkan terbit paling lambat pada Kuartal III-2026. Regulasi ini diproyeksikan menjadi langkah penting untuk memperluas pemanfaatan teknologi blockchain di sektor keuangan Indonesia. OJK Melirik Proyek RWA Tokocrypto menyambut positif langkah OJK tersebut. Menurut Calvin, regulasi yang jelas akan menjadi katalis penting bagi inovasi tokenisasi aset di Indonesia, sekaligus memberikan kepastian bagi pelaku industri dan perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat. “Kami melihat roadmap OJK terhadap RWA sebagai sinyal positif bagi masa depan industri aset digital Indonesia. Ketika regulasi semakin jelas, inovasi seperti tokenisasi saham dan aset dunia nyata lainnya dapat berkembang dengan lebih sehat. Kami mendukung penuh upaya regulator dalam membangun ekosistem yang aman, transparan, dan kompetitif,” imbuh Calvin. Dengan peluncuran Tokenized Stocks, Calvin berharap investor kripto Indonesia dapat mulai memahami peluang besar dari tokenisasi aset global. Inovasi ini tidak hanya memperluas pilihan aset di platform Tokocrypto, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk mengenal bagaimana blockchain dapat digunakan sebagai infrastruktur baru dalam kepemilikan, perdagangan, dan transparansi aset keuangan. “Ke depan, tokenisasi diperkirakan akan menjadi salah satu tren utama dalam industri keuangan digital. Dengan dukungan regulasi, infrastruktur teknologi, serta edukasi yang berkelanjutan, pasar kripto Indonesia berpeluang memasuki fase baru yang lebih matang, di mana aset digital tidak lagi hanya dipandang sebagai instrumen perdagangan, tetapi juga sebagai teknologi yang mampu menghadirkan akses keuangan yang lebih inklusif dan global,” tandas Calvin.