Stok
Sorotan terbaru dari Tag # Stok
Operasional Minimarket Semakin Kompleks, Sistem POS Jadi Andalan Kelola Transaksi dan Stok
Jakarta, katakabar.com - Operasional minimarket yang serba cepat membutuhkan sistem POS untuk mengelola transaksi, stok, dan kas secara lebih akurat. Dengan pencatatan otomatis dan laporan real-time, bisnis dapat bekerja lebih efisien dan mengambil keputusan lebih cepat. Minimarket menghadapi tantangan operasional yang semakin kompleks seiring meningkatnya volume transaksi dan ragam produk yang dijual. Dengan ribuan SKU yang harus dikelola serta pelanggan yang mengharapkan proses checkout cepat, kesalahan kecil dalam pencatatan stok maupun transaksi dapat berdampak pada efisiensi operasional dan keuntungan bisnis. Kondisi tersebut mendorong semakin banyak pelaku usaha retail memanfaatkan sistem Point of Sale (POS) sebagai pusat pengelolaan operasional. Tidak hanya berfungsi sebagai aplikasi kasir, POS kini membantu bisnis mengelola stok, memantau penjualan, hingga menyusun laporan dalam satu sistem yang terintegrasi. Tantangan Operasional Minimarket Operasional minimarket memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan bisnis retail lainnya. Selain harus melayani transaksi dengan cepat, pemilik usaha juga dituntut menjaga akurasi stok, mengelola promosi, serta memastikan pencatatan kas harian tetap sesuai. Semakin banyak proses yang dilakukan secara manual, semakin besar pula risiko terjadinya selisih stok, kesalahan harga, maupun keterlambatan laporan yang dapat memengaruhi pengambilan keputusan bisnis. Digitalisasi Membantu Meningkatkan Efisiensi Sistem POS membantu menyederhanakan berbagai proses operasional melalui pencatatan transaksi otomatis, pemindaian barcode, serta pembaruan stok secara real-time. Dengan data yang tersinkronisasi, pemilik usaha dapat memantau ketersediaan produk, mengurangi risiko kehabisan stok, sekaligus mempercepat proses checkout saat jam operasional sedang ramai. Selain itu, laporan penjualan yang diperbarui secara otomatis memberikan gambaran mengenai produk terlaris, tren penjualan, hingga performa bisnis secara keseluruhan sehingga keputusan terkait restock maupun strategi promosi dapat dilakukan berdasarkan data. Data Operasional Mendukung Pengambilan Keputusan Selain meningkatkan efisiensi, digitalisasi juga membantu pelaku usaha memahami pola bisnis mereka. Informasi mengenai waktu transaksi tersibuk, produk dengan perputaran tercepat, hingga metode pembayaran yang paling banyak digunakan dapat menjadi dasar dalam menyusun strategi operasional maupun pemasaran. Pendekatan berbasis data ini semakin penting bagi minimarket yang ingin meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga pengalaman berbelanja pelanggan tetap konsisten. Solusi untuk Operasional Minimarket Modern Seiring berkembangnya bisnis retail, penggunaan sistem POS menjadi salah satu langkah yang dapat membantu menyederhanakan operasional sehari-hari. Mulai dari pencatatan transaksi, pengelolaan stok, hingga laporan penjualan, seluruh proses dapat dikelola melalui satu platform yang terintegrasi. Untuk mendukung kebutuhan tersebut, POST menghadirkan solusi POS berbasis cloud yang dirancang bagi bisnis retail dan minimarket. Melalui satu dashboard, pelaku usaha dapat memantau penjualan, mengelola ribuan produk, melihat stok secara real-time, serta mengakses laporan bisnis kapan saja sehingga operasional menjadi lebih efisien dan keputusan dapat diambil lebih cepat.
POS Retail untuk Solusi Kelola Penjualan, Stok dan Multi-Outlet
Jakarta, katakabar.com - Sistem POS retail memudahkan pengelolaan multi-outlet melalui satu dasbor terpusat yang menyinkronkan data penjualan dan stok secara real-time, sehingga operasional lebih efisien dan keputusan bisnis dapat diambil lebih cepat. Pertumbuhan bisnis retail di Indonesia mendorong semakin banyak pelaku usaha untuk membuka cabang baru, memperluas penjualan ke marketplace, hingga memanfaatkan media sosial sebagai kanal penjualan. Tetapi di balik peluang tersebut, muncul tantangan operasional yang semakin kompleks, mulai dari sinkronisasi stok antar cabang, pengelolaan harga yang konsisten, hingga pemantauan performa penjualan secara real-time. Ketika bisnis masih beroperasi dalam satu toko, pencatatan manual mungkin masih dapat dilakukan. Namun, saat jumlah outlet bertambah dan transaksi berasal dari berbagai kanal, cara kerja tersebut sering kali tidak lagi memadai. Keterlambatan pembaruan stok, laporan penjualan yang tersebar, hingga perbedaan harga antar cabang dapat memengaruhi efisiensi operasional sekaligus pengalaman pelanggan. Tren Retail Dorong Digitalisasi Operasional Perubahan perilaku konsumen turut mendorong transformasi operasional bisnis retail. Pelanggan kini mengharapkan pengalaman belanja yang lebih fleksibel, baik melalui toko fisik, marketplace, website, maupun social commerce. Kondisi ini membuat pelaku usaha membutuhkan sistem yang mampu menghubungkan seluruh aktivitas penjualan dalam satu platform. Point of Sale (POS) modern kini tidak lagi berfungsi sebagai alat kasir semata, tetapi telah berkembang menjadi pusat pengelolaan operasional bisnis. Dengan sistem yang terintegrasi, pemilik usaha dapat memantau transaksi, stok, hingga performa setiap outlet dari satu dashboard tanpa harus menunggu rekap manual. Tantangan Semakin Kompleks Seiring Pertumbuhan Bisnis Semakin besar skala bisnis, semakin besar pula tantangan operasional yang harus dihadapi. Beberapa kendala yang paling umum dialami bisnis retail antara lain: - Data stok yang tidak sinkron antar cabang. - Kesulitan memantau penjualan secara real-time. - Perbedaan harga dan promosi di setiap outlet. - Risiko overselling akibat penjualan dari berbagai kanal. - Proses retur dan stock opname yang memakan waktu. - Sulitnya mengevaluasi performa setiap cabang berdasarkan data yang akurat. Tanpa sistem yang terintegrasi, berbagai proses tersebut biasanya masih dilakukan secara manual sehingga meningkatkan risiko kesalahan sekaligus memperlambat pengambilan keputusan bisnis. Sistem POS Bantu Satukan Operasional Bisnis Untuk menjawab tantangan tersebut, banyak bisnis retail mulai mengadopsi sistem POS yang mampu mengintegrasikan seluruh aktivitas operasional. Melalui sistem yang terhubung, setiap transaksi yang terjadi di cabang akan langsung memperbarui data stok secara otomatis. Pemilik usaha juga dapat memantau ketersediaan barang di seluruh outlet, melakukan transfer stok antar cabang, hingga mengelola harga dan promosi secara terpusat. Pendekatan ini membantu bisnis mengurangi risiko kehabisan stok di satu lokasi, sekaligus menghindari penumpukan barang di cabang lain. Omnichannel Menjadi Standar Baru Bisnis Retail Selain mengelola toko fisik, banyak bisnis kini juga menjual produk melalui marketplace, website, maupun media sosial. Kondisi ini membuat sinkronisasi data menjadi semakin penting. Dengan sistem POS yang mendukung omnichannel, transaksi dari seluruh kanal dapat tercatat dalam satu sistem yang sama. Stok akan diperbarui secara otomatis setiap kali terjadi transaksi sehingga risiko overselling maupun selisih inventaris dapat diminimalkan. Integrasi ini juga membuka peluang menghadirkan pengalaman belanja yang lebih fleksibel, seperti pembelian online dengan pengambilan barang di toko atau pengiriman dari cabang yang memiliki stok tersedia. Data Jadi Dasar Pengambilan Keputusan Selain mempermudah operasional harian, sistem POS juga menghasilkan data yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Pemilik usaha dapat melihat produk terlaris, performa setiap cabang, efektivitas promosi, hingga perilaku pelanggan berdasarkan riwayat transaksi. Informasi tersebut membantu bisnis mengambil keputusan yang lebih cepat dan terukur, mulai dari perencanaan stok hingga strategi ekspansi outlet berikutnya. Digitalisasi Operasional Mendukung Pertumbuhan Bisnis Seiring berkembangnya bisnis retail, digitalisasi operasional menjadi salah satu investasi yang semakin penting. Sistem yang mampu menghubungkan transaksi, inventaris, laporan penjualan, hingga pengelolaan banyak cabang dalam satu platform dapat membantu bisnis bekerja lebih efisien sekaligus memberikan pengalaman pelanggan yang lebih konsisten. Bagi pelaku usaha yang ingin mengelola bisnis retail dengan lebih praktis, POST menyediakan solusi POS berbasis cloud yang mendukung pengelolaan multi-outlet, sinkronisasi stok secara real-time, laporan penjualan terpusat, hingga pembayaran QRIS dalam satu aplikasi. Dengan operasional yang lebih terintegrasi, pemilik bisnis dapat lebih fokus mengembangkan usaha tanpa terbebani proses administrasi manual.
Antrean Kenderaan Isi BBM Mengular, Stok di Rohul Dijamin Aman!
Pasir Pengaraian, katakabar.com - Antrean panjang kendaraan mengisi BBM di sejumlah SPBU di Kabupaten Rokan Hulu belakangan ini menjadi pemandangan tak asing lagi beberapa hari belakangan ini. Tetapi, di balik kemacetan kendaraan untuk mendapatkan BBM yang terjadi, masyarakat tak perlu risau. Pemerintah daerah memberikan jaminan tegas bahwa pasokan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah ini dalam kondisi aman, tersedia cukup, dan distribusi tetap berjalan lancar. Bupati Rokan Hulu, Anton, ST., MM., menegaskan fenomena antrean tersebut bukanlah tanda kelangkaan, melainkan murni akibat perubahan perilaku konsumsi masyarakat. Terjadi pergeseran atau migrasi penggunaan jenis bahan bakar, di mana sebagian pengguna yang biasa mengisi Dex atau Dexlite kini beralih ke Bio Solar. Hal serupa juga terjadi pada pengguna Pertamax dan Pertamax Turbo yang beralih ke Pertalite. "Kondisi ini merupakan dampak dari migrasi pola konsumsi masyarakat. Lonjakan permintaan pada jenis BBM tertentu secara bersamaan inilah yang menyebabkan antrean, terutama di jam-jam sibuk," ujar Anton. Meski terjadi penumpukan permintaan pada jenis tertentu, Bupati memastikan rantai pasokan tetap berjalan normal dan terus dipantau secara intensif. Pemerintah Kabupaten bersama PT Pertamina dan Pemprov Riau terus berkoordinasi memastikan suplai ke seluruh wilayah tetap terkendali. Di tengah situasi ini, orang nomor satu di Rokan Hulu ini mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpancing isu yang belum tentu benar. Ia juga menekankan pentingnya sikap bijak dengan tidak melakukan panic buying atau membeli bahan bakar secara berlebihan. "Kami mengajak untuk tidak panik dan membeli secukupnya sesuai kebutuhan. Dengan begitu, distribusi dapat berlangsung merata dan adil bagi seluruh masyarakat," tegasnya. Pemerintah optimistis, dengan pemahaman dan kedewasaan masyarakat dalam menyikapi situasi ini, antrean di SPBU akan segera kembali normal dan suasana tetap kondusif.
Stok BBM Cukup, Bupati Langkat Syah Afandin Himbau Masyarakat Tidak Panic Buying
Langkat, Katakabar.com - Pemerintah Kabupaten Langkat dibawah kepemimpinan Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH menghimbau masyarakat Langkat agar tetap tenang menyikapi isu potensi gangguan pasokan energi global.
Polres Kepulauan Meranti Bersama Disperindag dan DKPP Sinergi Sidak Stok dan Harga Beras
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti melalui Kasatreskrim bersama Dinas Perindustrian, dan Perdagangan (Disperindag), serta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Kepulauan Meranti melakukan inspeksi mendadak (Sidak) stok, dan harga beras di sejumlah distributor, dan ritel modern di wilayah setempat, Sabtu (15/11). Langkah ini dilakukan sebagai upaya memastikan ketersediaan beras tetap aman serta harga jual di pasaran masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah. Selain itu, Sidak bertujuan mencegah potensi kecurangan, seperti penimbunan dan pengoplosan beras yang dapat merugikan masyarakat. Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, SH SIK MH, melalui Kasat Reskrim Polres Kepulauan Meranti, AKP Roemin Putra SH MH pimpin kegiatan. Ia menyampaikan pihaknya bersama OPD terkait berkomitmen menjaga stabilitas pangan dan mengawasi distribusi beras di seluruh wilayah Kepulauan Meranti. “Kami ingin memastikan tidak ada permainan harga maupun penimbunan. Semua proses distribusi harus berjalan sesuai aturan agar masyarakat tidak dirugikan,” ujar AKP Roemin Putra Kata AKP Roemin, pada Sidak ini tim melakukan pengecekan langsung ke produsen dan pelaku usaha beras untuk memastikan takaran, kualitas, serta kemasan sesuai standar yang berlaku. Sejauh ini, sebut AKP Roemin, hasil monitoring menunjukkan harga bahan pokok, khususnya beras, masih kondisi stabil. Sedang, stok beras dan kebutuhan pangan lainnya di wilayah Selatpanjang dilaporkan cukup dan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Di Gudang Bulok Tandun Bupati Rohul Pastikan Stok Beras Selama Ramadhan
Pasir Pengaraian, katakabar.com - Di gudang bulok Tandun Bupati Rokan Hulu, Anton pastikan stok pangan terutama beras mencukupi untuk kebutuhan masyarakat selama bulan suci Ramadhan 1446 hijiriah tahun 2025 masehi, Kamis (6/3). Ketika bertandang ke Gudang Bulog di Kecamatan Tandun, Bupati Rokan Hulu Anton, ST, MM tak sendirian, tapi didampingi Asisten II, Drs.H. Ibnu Ulya, M.Si, Kadis DKPP, CH Agung Nugroho, S.TP, MM,Plt. Kadis PUPR Rohul, H. Zulfikri, ST, Plt. Kadis Perhubungan, Minarli Ismail, SP, Kadis DTPH Rohul, Fisman Hendri, Kabid IKP Diskominfo, Dr. Rudy Fadrial, S.Sos, M.Si, Camat dan beberapa Kades di Kecamatan Tandun, para staf, serta pihak terkait lainnya. Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM menjelaskan, kegiatan ini wujud komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu untuk memastikan tersedianya bahan pangan, khususnya beras, yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat terkhusus pada bulan ramadhan 1446 hijiriah.
Stok Minyak Sawit Indonesia Meningkat Tapi Konsumsi Dalam Negeri dan Ekspor Turun
Jakarta, katakabar.com - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) mencatat produksi minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) November 2024 mencapai 4.333 ribu ton, turun 2,03 perseb dibandingkan produksi bulan Oktober sebesar 4.423 ribu ton. Demikian pula produksi minyak inti sawit atau PKO, turun menjadi 412 ribu ton dari 420 ribu ton pada Oktober 2024. Hingga November, produksi tahun 2024 adalah 3,87 persen lebih rendah dari periode yang sama tahun 2023, yakni dari 46.073 ribu ton menjadi 44.288 ribu ton. Selain itu, GAPKI mencatat total konsumsi dalam negeri turun 53 ribu ton, dari 2.083 ribu ton pada bulan Oktober menjadi 2.030 ribu ton pada bulan November 2024 (turun 2,54 persen). "Untuk keperluan biodiesel turun dari 1.052 ribu ton menjadi 994 ribu ton, dan oleokimia turun 19 ribu ton dari 186 ribu ton menjadi 167 ribu ton. Sedangkan untuk konsumsi pangan naik 24 ribu ton, dari 845 ribu ton pada bulan Oktober menjadi 869 ribu ton," terang Direktur Eksekutif GAPKI, Mukti Sardjono dalam siaran pers, dilansir dari lamana EMG, Senin (27/1). Secara YoY hingga November, konsumsi dalam negeri tahun 2024 mencapai 21.672 ribu ton atau 2,14 persen lebih tinggi dari tahun 2023 sebesar 21.218 ribu ton. Rinciannya, konsumsi untuk pangan mencapai 9.244 ribu ton atau 2,76 persen lebih rendah dari tahun lalu, oleokimia 2.027 atau lebih rendah 2,36 persen dari tahun sebelumnya, sedangkan biodiesel 10.401 ribu ton atau 7,71 persen lebih tinggi dari tahun sebelumnya. "Total ekspor mengalami penurunan menjadi 2.637 ribu ton pada bulan November 2024 dari 2.888 ribu ton pada bulan Oktober atau turun sebesar 251 ribu ton (turun 8,69 persen). Penurunan terbesar terjadi pada produk olahan PKO yang turun sebesar 197 ribu ton, dari 2.071 ribu ton pada bulan Oktober menjadi 1.874 ribu ton pada bulan November. Diikuti CPO yang turun sebesar 112 ribu ton menjadi 233 ribu ton," bebernya. Penurunan volume ekspor menyebabkan penurunan nilai ekspor menjadi US$ 2.904 juta dari US$ 2.943 juta pada bulan Oktober, meskipun harga rata-rata naik dari US$ 1.203/ton di bulan Oktober menjadi US$ 1.308/ton cif Roterdam di bulan November. Menurut negara tujuannya, penurunan ekspor terbesar terjadi untuk tujuan India yang turun 310 ribu ton menjadi 420 ribu ton, diikuti oleh Belanda yang turun 72 ribu ton menjadi 59 ribu ton, Mesir turun 52 ribu ton menjadi 75 ribu ton. Sedangkan kenaikan volume ekspor pada bulan November dari bulan Oktober terjadi di beberapa negara seperti, Pakistan sebesar 132 ribu ton menjadi 370 ribu ton dan China naik 70 ribu ton menjadi 510 ribu ton. "Dengan produksi yang turun 2,03 persen, konsumsi dalam negeri yang turun 2,54 persen, dan ekspor yang turun 8,69 persen, maka stok akhir November mengalami sedikit kenaikan menjadi 2.583 ribu ton dari 2.502 ribu ton pada akhir Oktober," tandasnya
Cegah Kelangkaan, Polres Kepulauan Meranti Monitoring Harga dan Stok Bapokting
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Polres Kepulauan Meranti melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal atau Satreskrim Polres Kepulauan Meranti cek ketersediaan dan harga pangan (Bapokting) di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti dipelaksanaan Tahapan Kampanye Pilkada 2024, Selasa (5/11) kemarin pagi. Monitoring yang dipimpin Kasatreskrim Polres Kepulauan Meranti Iptu Yohn Mabel, bertujuan untuk mengetahui ketersediaan bahan pokok, fluktuasi harga, serta mengidentifikasi barangkali ada penimbunan stok barang pangan Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Kurnia Setyawan melalui Kasat Reskrim Iptu Yohn Mabel mengatakan, kegiatan dilakukan di pasar modern, dan distributor yang berada di wilayah Kabupaten Kepuluan Meranti untuk pastikan harga dan stok pangan aman.
Ada Stok 100 Ekor Sapi Kurban, Dirut BUMD PT BM: Kita Sediakan Jangan Khawatir
Selatpanjang, katakabar.com - Direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bumi Meranti, Budiman imbau masyarakat khususnya umat muslim di Kabupaten Kepulauan Meranti yang hendak tunaikan ibadah kurban diberitahukan BUMD kabupaten Kepulauan Meranti telah sediakan hewan kurban bersertifikat sehat dengan harga yang terjangkau, minimal Rp16.500.00 per ekor. "Sapi kurban sudah lulus surat kesehatan, karantina, cek kesehatan, cek cacing sapi legal sapi bersertifikat," ujar Budiman saat dikonfirmasi wartawan, di tempat penggemukan sapi Jalan SMEA Selatpanjang, pada Jumat (17/5). Sapi untuk dikorbankan ini, terangnya, semua sapi Peranakan Ongol (PO) jantan berumur 2 tahun dan tidak cacat, dan masih stok tersedia sebanyak 100 ekor. "Bagi masyarakat yang berminat bisa menghubungi no kontak 081371863295 (Elbi) 081378887008 ([email protected]," serunya. Direktur BUMD Kabupaten Kepulauan Meranti ini menuturkan, penyediaan hewan kurban ini bertujuan untuk menstabilkan harga hewan kurban, dan memilih sapi kurban yang benar-benar layak, yakni sapi yang sesuai dengan ketentuan korban seperti yang kita datangkan. Bisa di cek semuanya bersertifikat. "Penting memberikan pemahaman bagi masyarakat tentang vaksinasi sapi karena bertujuan meningkatkan kekebalan sekaligus memperkecil peluang tertular Penyakit Mulut dan Kuku atau PMK," ucapnya. Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan, ulas Budiman, meminta para peternak tidak menolak vaksinasi sapi-sapi mereka. Hal ini untuk menghindari pemahaman vaksin sapi bukannya sapi sakit divaksin, itu tidak benar.
Stok BBM Aman, Masyarakat Kepulauan Meranti Diminta Tidak Khawatir
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti pastikan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite aman. Jadi, masyarakat diminta untuk enggak khawatir apalagi menimbulkan antrean panjang di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). "Saya sudah pastikan kepada instansi terkait untuk menindaklanjuti permasalahan ini," ujar Kepulauan Meranti, H Asmar, pada Selasa (16/4) kemarin. Diakui Asmar, memang ada lonjakan permintaan BBM lantaran kebutuhan transportasi masyarakat selama lebaran. "Tapi, saat ini stok pertalite yang ada di dua SPBU di Selatpanjang kondisi aman. Untuk itu, saya minta masyarakat untuk tidak khawatir," imbaunya. Ditegaskan Asmar, kepada SPBU untuk fungsikan semua mesin pompa yang ada, sehingga pelayanan kepada masyarakat berjalan lancar. "Tolong layani masyarakat, fungsikan semua pompa yang ada dan distribusikan semua stok yang ada. Jangan ditahan-tahan," jelasnya. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kepulauan Meranti, Marwan menimpali, saat ini stok BBM di SPBU Jalan Imam Bonjol masih tersedia 75 kiloliter (kl) dan 40 kl di SPBU Alahair. "Pada prinsipnya itu sudah memenuhi kebutuhan masyarakat untuk satu minggu kedepan. Insya Allah lima atau enam hari ke depan bakal masuk lagi," terangnya. Soal ketersediaan pertalite di kios-kios kecil milik masyarakat, dijelaskan Marwan, memang sesuai aturan titik serah terakhir kepada masyarakat hanya sampai SPBU atau APMS. "Kalau nanti disalurkan ke kios-kios, takutnya SPBU malah kehabisan stok, maka bisa mendapatkan sanksi dan izin mereka bisa dicabut," jelasnya. Kemudian untuk ketersedian gas LPG, Marwan menyampaikan tidak ada kelangkaan. "Hanya saja memang ada kendala, beberapa agen penyalur dan kios-kios tidak buka lantaran lebaran. Saat ini sudah stabil," bebernya.