Supplier

Sorotan terbaru dari Tag # Supplier

Itulah Supplier MBG di Talang Muandau Masuk 'Hotel Prodeo'! Makanya Pakai Akal Jangan Pakai Otot Hukrim
Hukrim
Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Itulah Supplier MBG di Talang Muandau Masuk 'Hotel Prodeo'! Makanya Pakai Akal Jangan Pakai Otot

Pinggir, katakabar.com - Supplier ayam potong yang aniaya karyawan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Koto Pait Beringin, Kecamatan Talang Muandau, Bengkalis, Riau masuk 'Hotel Prodeo', Selasa (4/8) kemarin. Hal itu setelah tim Opsnal Polisi sektor (Polsek) Pinggir, Polisi resor (Polres) Bengkalis tidak sampai 24 jam berhasil ringkus dua pelaku penganiayaan karyawan dapur MBG. Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, menjelaskan peristiwa tersebut dilaporkan pada Selasa (4/8) dini hari, sedang kejadian terjadi Senin (3/8) sekira pukul 17.45 WIB. Korban Hafizat Hakim, karyawan dapur MBG, melaporkan dirinya menjadi korban penganiayaan yang dilakukan dua pria berinisial UP dan AS. Keduanya diketahui memiliki keterkaitan sebagai pemasok (supplier) ayam potong ke Dapu MBG, SPPG Koto Pait, Desa Beringin. Menurut laporan yang diterima, peristiwa bermula saat korban berada di dapur. Kedua pelaku datang menemui korban dan salah seorang diduga memukul wajah korban menggunakan tangan sebanyak satu kali. Peristiwa tersebut diduga dipicu disebabkan para terlapor merasa usaha mereka sebagai pemasok ayam potong tercemar setelah adanya laporan ayam yang dikirim ke dapur MBG dalam kondisi busuk. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami rasa sakit pada bagian wajah dan melaporkannya ke Polsek Pinggir untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Pinggir telah menerima laporan Polisi, menerbitkan surat visum, memeriksa pelapor, meminta keterangan para saksi dan terlapor, melakukan gelar perkara, serta melaksanakan proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Kapolres Bengkalis menegaskan, setiap laporan masyarakat akan ditangani secara profesional, transparan, dan sesuai prosedur hukum. Masyarakat juga diimbau untuk menyelesaikan setiap persoalan dengan cara yang baik serta tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum. Polres Bengkalis mengimbau masyarakat menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif, serta melaporkan setiap gangguan keamanan maupun tindak pidana lainnya melalui Call Center di nomor 110 bisa diakses selama 24 jam.

Alamak! Karyawan SPPG di Talang Muandau Dibogem Supplier Lantaran Ayam Potong Dipasok Bermasalah Hukrim
Hukrim
Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:57 WIB

Alamak! Karyawan SPPG di Talang Muandau Dibogem Supplier Lantaran Ayam Potong Dipasok Bermasalah

Talang Muandau, katakabar.com - Seorang karyawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mengalami perbuatan tidak menyenangkan kuat dugaan dianiaya oleh supplier di kawasan nun jauh puluhan kilometer di sebelah selatan pusat perkotaan Duri, persisnya di kawasan Kecamatan Talang Muandau, Bengkalis, Riau. Peristiwa dugaan penganiayaan terhadap karyawan SPPG tersebut ditengarai soal ayam potong yang dipasok bermasalah. Lantaran tidak terima SPPG menolak ayam potong bermasah, supplier emosi dan memukul karyawan SPPG bernama HafizatHakim aliasAdam, Senin (3/8) sekitar pukul 17.56 WIB merupakan karyawan SPPG pada Makan Bergizi Gratis (MBG) di Dapur Beringin, Kecamatan Talang Muandau. Hal tersebut terlihat dari rekaman CCTV berdurasi 53 detik yang diterima katakabar.com, Selasa (4/8) siang "Dalam Rekaman CCTV berdurasi 53 detik di lingkungan dapur terlihat dua pria dengan pakaian berwarna merah dan hitam mendatangi area SPPG Beringin. Situasi yang semula tenang, berubah tegang dalam hitungan detik. Berdasarkan rekaman CCTV, pria berbaju merah diduga lebih dulu mendorong dan menampar korban hingga tubuhnya tersandar ke dinding. Tak lama, pria berbaju hitam terlihat melayangkan pukulan ke arah wajah korban." Setelah insiden itu, kedua pria tersebut dengan santainya meninggalkan lokasi. Kepala SPPG Beringin, Kecamatan Talang Muandau, Ivan Wiliam Saragih mengatakan, dugaan penganiayaan itu dipicu persoalan pengembalian ayam yang sebelumnya dipesan untuk kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Talang Muandau. Dijelaskan Ivan, satu plastik ayam yang diterima pihak SPPG ditemukan dalam kondisi berubah warna sehingga tak layak konsumsi. Demi menjaga kualitas bahan pangan yang akan disajikan kepada para penerima manfaat program MBG, ayam tersebut kemudian dikembalikan kepada supplier. "Ayam yang dipesan untuk memenuhi kebutuhan pelayanan MBG di Kecamatan Talang Muandau, satu plastik sudah membiru sehingga diduga tidak layak dikonsumsi. Karena itu dikembalikan. Mungkin mereka tidak terima," terang Ivan, kepada wartawan Selasa (4/8). Ivan menyayangkan tindakan kekerasan yang terjadi. Menurutnya, apabila terdapat permasalahan, seharusnya dilakukan secara musyawarah, bukan dengan emosi dan kekerasan. Peristiwa tersebut telah dilaporkan ke Polsek Pinggir pada malam harinya agar diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Pinggir. Sedang, rekaman CCTV yang beredar menjadi salah satu barang bukti penting yang diharapkan dapat membantu proses penyelidikan guna mengungkap dugaan penganiayaan terhadap karyawan SPPG.

Pendapatan Naik, WSBP Keluarkan Rp2,02 Triliun Bayar Supplier dan Vendor Pada 2024 Ekonomi
Ekonomi
Minggu, 20 April 2025 | 11:57 WIB

Pendapatan Naik, WSBP Keluarkan Rp2,02 Triliun Bayar Supplier dan Vendor Pada 2024

Divisi Corporate Secretary. Sebagai komitmen pembayaran kepada supplier dan vendor, WSBP juga secara konsisten memenuhi kewajiban dalam skema Cash Flow Available for Debt Service (CFADS) sesuai Perjanjian Perdamaian yang telah disepakati. Masih sepanjang tahun 2024, perusahaan telah membayarkan CFADS tahap 3 dan 4 dengan total sebesar Rp169,31 miliar. Terbaru, pada 25 Maret 2025, WSBP juga telah merealisasikan pembayaran CFADS tahap 5 sebesar Rp106,36 miliar.