UNAIR

Sorotan terbaru dari Tag # UNAIR

Sinergi Dinkop dan UNAIR Perkuat Langkah Koppontren Menuju Koperasi Modern Nasional
Nasional
Selasa, 23 Juni 2026 | 10:05 WIB

Sinergi Dinkop dan UNAIR Perkuat Langkah Koppontren Menuju Koperasi Modern

Surabaya, katakabar.com - Dinas Koperasi dan UKM (Dinkop UKM) Provinsi Jawa Timur percepat implementasi transformasi teknologi pada jaringan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Langkah strategis ini memperkuat peran korporasi desa agar tetap relevan dan memiliki daya saing kompetitif di era digital. Kebijakan ini sekaligus mendukung perluasan Program Koperasi Merah Putih nasional yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai pilar kesejahteraan berbasis kerakyatan. Kepala Dinkop UKM Jatim, Endy Alim Abdi Nusa, memaparkan arah kebijakan ini dalam forum ekonomi Airlangga Support for Economic Collaboration (ASEC). Kegiatan ilmiah tersebut digelar Mahasiswa Program Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga Angkatan 65-66 di Plaza Universitas Airlangga Kampus C, Surabaya, Kamis (18/6) lalu. Kegiatan ini diikuti lebih dari 150 peserta yang terdiri dari pelaku koperasi dan mahasiswa. Endy menjelaskan bahwa kedatangan ekosistem digital dan teknologi kecerdasan buatan (AI) menciptakan peluang profesi baru, bukan sekadar memicu disrupsi lapangan kerja. "Pemerintah mendorong revitalisasi peran ekonomi institusi ini secara fundamental. Koperasi tidak lagi sekadar mengelola aktivitas simpan pinjam konvensional. Ekosistem ini harus bertindak sebagai agregator komoditas hasil tani dan produk UMKM guna meningkatkan nilai tambah ekonomi perdesaan," jelas Endy. Dinkop UKM Jatim merujuk kesuksesan pengelolaan aset skala besar pada entitas besar di Jawa Timur. Entitas percontohan tersebut meliputi Koperasi Sidogiri, Koperasi Pondok Pesantren Sunan Drajat, Koperasi Semen Indonesia, dan Koperasi Petrokimia (K3PG). Pemerintah mengaplikasikan standar manajemen serupa melalui penugasan manajer profesional lulusan perguruan tinggi (S1) dengan proses penyaringan ketat bersama BUMN. Koordinator Mata Kuliah Etika Bisnis dan Creating Shared Value Universitas Airlangga, Prof. Gancar Candra Premananto, menegaskan urgensi adopsi instruksi digital ini. Institusi ekonomi saat ini menghadapi fenomena polycrisis. Tantangan ini meliputi disrupsi teknologi masif, instabilitas ekonomi global, dan perubahan perilaku pasar. Koperasi wajib mengadopsi platform digital guna mencegah risiko kehilangan basis loyalitas anggota. Pada forum yang sama, Manajer Pengembangan K3PG, Dwi Anggraini Futurhesa, membagikan studi kasus empiris mengenai proses pembaruan tata kelola yang mereka rintis sejak tahun 2012. K3PG membuktikan keberhasilan pengubahan citra institusi tradisional menjadi korporasi modern yang adaptif. Keberhasilan transformasi sistem layanan digital K3PG bertumpu pada empat pilar strategi utama: 1. Modernisasi infrastruktur teknologi dan digitalisasi sistem operasional secara menyeluruh. 2. Penguatan kompetensi sumber daya manusia serta implementasi tata kelola organisasi yang akuntabel. 3. Diversifikasi lini bisnis komersial sesuai dengan fluktuasi kebutuhan pasar global. 4. Akselerasi rasa memiliki (sense of belonging) para anggota terhadap ekosistem usaha bersama. Integrasi sistemik ini memastikan seluruh operasional koperasi, mulai dari pengelolaan simpanan hingga pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU), dapat berjalan secara transparan. Sinergi berkelanjutan antara pemerintah daerah, akademisi, dan praktisi industri menjadi prasyarat mutlak dalam membangun ekosistem ekonomi perdesaan yang sehat.

Delegasi Magister Manajemen UNAIR Tingkatkan Kapasitas Riset di Summer School Polandia Internasional
Internasional
Senin, 20 Oktober 2025 | 13:00 WIB

Delegasi Magister Manajemen UNAIR Tingkatkan Kapasitas Riset di Summer School Polandia

Polandia, katakabar.com - Delegasi mahasiswa dari HIMA S2 Magister Manajemen FEB Universitas Airlangga mengikuti program internasional “Future in Research – International Summer School for Young Scientists” yang digelar Doctoral School of Krakow University of Economics, Polandia pada September hingga Desember tahun 2025. Kegiatan ini digelar untuk memperdalam metodologi riset ilmiah, mengembangkan kolaborasi lintas negara, dan membangun jejaring akademik global. Program ini diikuti dengan mengirimkan perwakilan UNAIR untuk berpartisipasi secara langsung dalam forum akademik yang mempertemukan mahasiswa doktoral dan magister dari berbagai negara. Empat mahasiswa Program Magister Manajemen Universitas Airlangga (UNAIR), yakni Rachmad Ari Fattah, Pujianto Noa Nugroho, Ike Marcelia, dan Aldo Lovely Suyoso, berpartisipasi aktif bersama Ketua Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga, Prof. Dr. Gancar Candra Premananto S.E., M.Si., dalam program akademik internasional Future in Research 2025. Program yang terstruktur dalam tiga fase ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi riset dan kolaborasi ilmiah mahasiswa di kancah global. Rangkaian kegiatan diawali dengan fase luring di Krakow (22–26 September 2025), yang memuat sesi pembukaan, seminar metodologi riset, pelatihan penulisan akademik, hingga diskusi budaya dan kerja sama kelompok lintas universitas. Fase kedua, yang berlangsung pada Oktober hingga awal Desember 2025, difokuskan pada pelaksanaan riset kolaboratif jarak jauh di bawah bimbingan akademisi dari universitas mitra berbagai negara. Program kemudian ditutup dengan konferensi ilmiah internasional pada pertengahan Desember 2025, dimana seluruh peserta mempresentasikan temuan penelitian mereka secara daring di hadapan panelis akademisi Eropa dan Asia. Menurut Ketua Delegasi UNAIR, Rachmad Ari Fattah, partisipasi dalam program ini memberikan manfaat multidimensional. “Future in Research mengasah kemampuan academic writing, memperdalam pemahaman metodologi riset dalam konteks lintas negara, dan membuka peluang kolaborasi riset internasional yang berpotensi menghasilkan joint publication,” jelasnya.