Aset Digital

Sorotan terbaru dari Tag # Aset Digital

FLOQ Dukung Bulan Literasi Kripto 2026 dan Penguatan Literasi Aset Digital di Indonesia Ekonomi
Ekonomi
Selasa, 14 April 2026 | 11:03 WIB

FLOQ Dukung Bulan Literasi Kripto 2026 dan Penguatan Literasi Aset Digital di Indonesia

Jakarta, katakabar.com - Platform aset digital FLOQ turut berpartisipasi pada pembukaan Bulan Literasi Kripto 202. Kegiatan ini sebuah inisiatif yang digelar Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) bersama Otoritas Jasa Keuangan(OJK) untuk mendorong peningkatan literasi masyarakat mengenai teknologi blockchain, dan aset kripto di Indonesia. Kegiatan ini pertemukan regulator, pelaku industri, serta berbagai pemangkukepentingan dalam ekosistem aset digital untuk membahas perkembangan industri, sekaligus pentingnya edukasi publik dalam mendukung pertumbuhan pasar yang sehat, transparan, dan berkelanjutan. Rangkaian acara tersebut, Founder dan CEO FLOQ, Yudhono Rawis, turut menjadi pembicara dalam sesi panel bertajuk “Integrasi Inovasi Blockchain dan Kripto: Mendorong Transformasi Ekosistem Digital yang Inklusif” . Diskusi panel tersebut menghadirkan sejumlah tokoh industri dan regulator, yakni Lukas Lauw, Director  CFX (Indonesia Crypto Futures Exchange), Riadi Zulfan, Kepala Divisi Pengawasan Produk dan Aktivitas Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta Alby Matthew, investor. Diskusi dipandu Lona Olivia dari Investor Trust, jurnalis ekonomi yang telah meraih berbagai penghargaan. Pada diskusi tersebut, para panelis menyoroti berbagai isu strategis yang akan mempengaruhi masa depan industri aset digital di Indonesia, termasuk pentingnya menjaga aktivitas perdagangan dan inovasi tetap berkembang di dalam negeri, menciptakan persaingan yang sehat antara platform domestik dan global, serta memperkuat perlindungan pengguna dan integritas pasar. Yudhono Rawis mengatakan optimisme terhadap potensi Indonesia dalam industri aset digital regional. “Kita merayakan apa yang telah dicapai saat ini sekaligus antusiasme terhadap masa depan. Saya berharap Indonesia dapat menjadi hub kripto, dimulai dari kawasan Asia Tenggara. Kita memiliki peluang yang sangat besar di depan, dan untuk mewujudkan visi tersebut diperlukan dukungan dari seluruh pelaku industri serta ekosistem yang lebih luas,” jelasnya. Industri aset kripto di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jumlah pengguna aset kripto di Indonesia kini telah mencapai lebih dari 21 juta pengguna, menjadikannya salah satu pasar aset digital terbesar di kawasan. Pertumbuhan ini mencerminkan semakin luasnya adopsi teknologi keuangan digital, khususnya di kalangan generasi muda. Tetapi, para pelaku industri menekankan bahwa inovasi harus berjalan seiring dengan edukasi yang memadai, transparansi pasar, serta perlindungan penggun, guna menjaga kepercayaan publik terhadap ekosistem aset digital dalam jangka panjang. FLOQ juga menyambut kunjungan Adi Budiarso, Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang turut mengunjungi booth FLOQ selama acara berlangsung. Kunjungan tersebut mencerminkan pentingnya dialog berkelanjutan antara regulator dan pelaku industri dalam membangun ekosistem aset digital yang bertanggung jawab dan berkelanjutan di Indonesia. Sebagai anggota Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI), FLOQ menyatakan komitmennya untuk terus mendukung berbagai inisiatif yang bertujuan memperkuat literasi kripto dan pengembangan ekosistem aset digital nasional. Untuk memperluas jangkauan edukasi selama Bulan Literasi Kripto, FLOQ juga berencana berkolaborasi dengan berbagai channel komunitas dan platform edukasi guna menghadirkan rangkaian kegiatan literasi yang lebih dekat dengan masyarakat. Inisiatif ini akan mencakup diskusi komunitas, konten edukasi digital, serta berbagai aktivitas yang bertujuan membantu masyarakat memahami aset kripto secara lebih sederhana dan bertanggung jawab. Melalui kolaborasi antara regulator, pelaku industri, dan masyarakat, Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk memainkan peran yang semakin penting dalam perkembangan industri aset digital di kawasan Asia Tenggara. Kami menghimbau, para pembaca untuk mengikuti (Follow) akun resmi Social Media FLOQ di IG dan X @floq_id untuk mendapatkan informasi mengenai kegiatan komunitas, program edukasi, serta agenda literasi yang akan diselenggarakan sepanjang Bulan Literasi Keuangan. Tentang FLOQ FLOQ adalah platform perdagangan aset digital yang berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman investasi yang aman, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Dengan fokus pada inovasi, edukasi, serta kepatuhan terhadap regulasi, FLOQ bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekosistem aset digital di Indonesia. FLOQ memiki komunitas aktif dengan lebih dari 250,000 followers yang bergabung di 7 platform social media, 25,000 anggota komunitas aktif dan juga platform yang berkomitmen untuk meningkatkan edukasi bagi setiap pengguna dan publik dengan penyediaan FLOQ Akademi yang dapat diakses tanpa biaya. Hingga saat ini, FLOQ telah mencatat lebih dari 1,8 juta pengguna terdaftar and 2 juta App downloads dan mendukung 100+ aset digital. Dengan fokus pada pengembangan ekosistem dan kolaborasi strategis, FLOQ bertujuan menghadirkan manfaat nyata bagi penggunanya di era ekonomi digital.

Peluncuran Bursa ICEx, FLOQ Tegaskan Dukungan Masa Depan Ekosistem Aset Digital Indonesia Ekonomi
Ekonomi
Minggu, 05 April 2026 | 14:04 WIB

Peluncuran Bursa ICEx, FLOQ Tegaskan Dukungan Masa Depan Ekosistem Aset Digital Indonesia

Jakarta, katakabar.com - FLOQ tegaskan komitmen dukung perkembangan ekosistem aset digital Indonesia di acara industri yang digelar ICEx Group, yang pertemukan regulator, penyedia infrastruktur pasar, serta pelaku industri untuk membahas masa depan aset digital di Indonesia dalam kerangka regulasi yang semakin matang. Acara ini jadi momentum penting bagi industri aset digital nasional, seiring dengan transformasi sektor kripto menuju ekosistem keuangan yang lebih terstruktur melalui pembentukan bursa, lembaga kliring, dan kustodian aset kriptosebagai bagian dari arsitektur pasar yang baru. Salah satu sorotan utama dalam acara tersebut adalah keynote presentation yang disampaikan oleh Ibu Friderica Widyasari Dewi, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang memaparkan arah kebijakan serta kerangka pengawasan dalam pengembangan ekosistem aset digital Indonesia. Ketiaka presentasi, Friderica, menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur pasar yang kuat dan terintegrasi untuk memastikan pertumbuhan industri aset digital berjalan secara transparan, akuntabel, serta sejalan dengan stabilitas sistem keuangan nasional. Data yang dipaparkan di sesi tersebut menunjukkan besarnya potensi pasar Indonesia. Berdasarkan laporan yang disampaikan, Indonesia saat ini menempati posisi peringkat ke 7 dunia dalam Global Crypto Adoption Index menurut Chainalysis, dengan lebih dari 21 juta konsumen aset kripto dan 1.457 aset digital yang terdaftar dalam ekosistem. Nilai transaksi aset kripto secara year-to-date juga telah mencapai sekitar Rp75,83 triliun, mencerminkan pertumbuhan adopsi yang signifikan. Sebagai bagian dari rangkaian acara, Yudhono Rawis, CEO dan Founder FLOQ, turut menjadi pembicara dalam sesi panel bertajuk “Charting the Course: Indonesia's Crypto Future Under a New Regulatory Era.” Di kesempatan tersebut, Yudhono Rawis hadir mewakili Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) bersama regulator dan pemimpin industri lainnya. Diskusi panel angkat tema “Charting the Course: Indonesia's Crypto Future Under a New Regulatory Era” dipandu Pang Xue Kai, CEO ICEx Group, dan menghadirkan perwakilan regulator serta pelaku industri untuk membahas arah perkembangan ekosistem aset digital Indonesia di bawah kerangka regulasi yang baru. Panel ini menghadirkan Yogi Syamriadi, Kepala Divisi Pengawasan Pelaku dan SRO Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto OJK, bersama Yudhono Rawis, Chief Executive Officer & Founder FLOQ, serta Geoffrey James, Chief Product Officer Mobee. Diskusi menyoroti pentingnya penguatan infrastruktur pasar, kolaborasi antara regulator dan pelaku industri, serta inovasi produk dalam membangun ekosistem aset digital Indonesia yang semakin matang, transparan, dan berkelanjutan. “Indonesia memiliki salah satu komunitas kripto paling dinamis di dunia,” ujar Yudhono Rawis, CEO dan Founder FLOQ. “Seiring dengan semakin matangnya pasar, fokus industri kini bergeser dari sekadar membuka akses menuju pembangunan infrastruktur, tata kelola, dan kepercayaan yang kuat untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang," tambahnya. Yudhono juga menyoroti perubahan perilaku investor di Indonesia, di mana banyak pengguna pertama kali memasuki dunia investasi melalui aset kripto sebelum kemudian mencari peluang investasi yang lebih luas untuk diversifikasi portofolio mereka. Di FLOQ, tren ini tercermin dari meningkatnya minat terhadap aset tokenisasi yang dihadirkan melalui kolaborasi dengan xStocks, yang memungkinkan pengguna memperoleh eksposur terhadap perusahaan global dalam kelompok Magnificent 7 melalui format digital dan fractional ownership. FLOQ juga menyampaikan apresiasi kepada ICEx Group atas inisiatifnya dalam mempertemukan regulator dan pelaku industri dalam dialog konstruktif mengenai masa depan ekosistem aset digital di Indonesia. FLOQ turut memberikan selamat kepada Pang Xue Kai, CEO ICEx Group, atas kepemimpinannya dalam membangun fondasi infrastruktur pasar aset digital Indonesia serta mendorong kolaborasi lintas pemangku kepentingan. “Kami bersyukur dapat menjadi bagian dari ekosistem yang tengah berkembang menuju sistem keuangan digital yang lebih transparan, aman, dan terintegrasi,” kata Yudhono. Ke depan, kolaborasi erat antara regulator, penyedia infrastruktur pasar, serta pelaku industri diyakini akan menjadi kunci dalam memastikan Indonesia tetap berada di garis depan dalam adopsi aset digital secara global. Tentang FLOQ FLOQ adalah platform perdagangan aset digital yang berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman investasi yang aman, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Dengan fokus pada inovasi, edukasi, serta kepatuhan terhadap regulasi, FLOQ bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekosistem aset digital di Indonesia. FLOQ memiki komunitas aktif dengan lebih dari 250,000 followers yang bergabung di 7 platform social media, 25,000 anggota komunitas aktif dan juga platform yang berkomitmen untuk meningkatkan edukasi bagi setiap pengguna dan publik dengan penyediaan FLOQ Akademi yang dapat diakses tanpa biaya. Hingga saat ini, FLOQ telah mencatat lebih dari 1,8 juta pengguna terdaftar and 2 juta App downloads dan mendukung 100+ aset digital. Dengan fokus pada pengembangan ekosistem dan kolaborasi strategis, FLOQ bertujuan menghadirkan manfaat nyata bagi penggunanya di era ekonomi digital.

Bittime Tekankan Pentingnya Literasi Keuangan di Era Aset Digital Ekonomi
Ekonomi
Rabu, 07 Januari 2026 | 18:33 WIB

Bittime Tekankan Pentingnya Literasi Keuangan di Era Aset Digital

Jakarta, katakabar.com - Belakangan ini, aset kripto Bitcoin kembali menunjukkan performa yang sangat impresif dengan berhasil melewati angka $92.000 pada perdagangan hari Senin lalu. Bersamaan dengan ini Bittime tegaskan pentingnya literasi dan strategi investasi jangka panjang. Sebelumnya, kenaikan yang meyakinkan ini didorong oleh antusiasme beli yang kuat serta respons positif pasar terhadap berbagai perkembangan situasi global. Tren kenaikan ini memberikan energi positif bagi para investor yang melihat adanya potensi pertumbuhan berkelanjutan, terutama karena didukung oleh nilai transaksi dalam jumlah besar yang mencerminkan kepercayaan diri para investor terhadap prospek jangka panjang aset digital ini. Pernyataan terbaru dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump terkait kebijakan luar negerinya di kawasan Amerika Latin. Komentar tegas Trump mengenai potensi tindakan militer untuk mengatasi isu perdagangan narkoba di Kolombia dan Meksiko telah memicu aliran modal ke aset-aset yang memiliki potensi pertumbuhan tinggi seperti Bitcoin. Kondisi ini menunjukkan Bitcoin semakin diakui sebagai aset yang tangguh dan adaptif dalam merespons berbagai narasi besar dunia. Para pelaku pasar terlihat sangat antusias dalam menyesuaikan portofolio mereka, yang tercermin dari aktivitas pembelian kembali yang dilakukan secara konsisten saat harga stabil di level tertinggi. Melihat fluktuasi yang terjadi begitu cepat, Bittime menekankan bahwa pemahaman mendalam atau literasi keuangan merupakan kunci utama bagi setiap investor sebelum mengambil keputusan. Di tengah gempuran berita geopolitik dan pergerakan data ekonomi AS seperti laporan inflasi dan tenaga kerja, investor diharapkan tidak hanya terjebak pada euforia harga, tetapi juga memahami struktur pasar dan risiko yang menyertainya. Bittime berkomitmen untuk terus meningkatkan edukasi bagi masyarakat agar mampu memilah informasi secara bijak di tengah sinyal pasar yang beragam. Dengan literasi yang baik, para pengguna dapat mengelola portofolio mereka secara lebih strategis dan tetap tenang dalam menghadapi dinamika pasar yang sering kali tidak terduga. Salah satu solusi yang kini banyak dilirik oleh investor lokal adalah memanfaatkan fitur Flexible Staking yang tersedia di platform Bittime. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk menyimpan aset kripto mereka dan mendapatkan imbal hasil atau bunga harian secara otomatis, tetapi tetap memberikan kebebasan penuh untuk menarik aset tersebut kapan saja tanpa adanya periode penguncian. Diketahui, investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal tersebut termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya, salah satunya komunitas Bittime.

Bitcoin Melejit Cetak ATH $125.000, Perkuat Posisi Diversifikasi Aset Digital Ekonomi
Ekonomi
Kamis, 09 Oktober 2025 | 15:00 WIB

Bitcoin Melejit Cetak ATH $125.000, Perkuat Posisi Diversifikasi Aset Digital

Jakarta, katakabar.com - Pasar aset kripto kembali catatkan tonggak sejarah signifikan hari ini, di mana nilai Bitcoin tembus $125.000. Angka ini menunjukkan all time high selama sejarah harga aset Bitcoin, sekaligus membuktikan kekuatan Bitcoin sebagai salah satu aset diversifikasi digital. Kenaikan harga ini menegaskan posisi Bitcoin sebagai pemimpin tak terbantahkan dalam siklus bull market tahun 2025. Pergerakan ini didorong oleh peningkatan permintaan institusional dan arus dana ETF, yang secara langsung berdampak pada euforia di kalangan investor aset kripto. Kenaikan impresif Bitcoin ini bukan semata-mata didorong oleh spekulasi, melainkan data fundamental yang kuat, khususnya dari indikator on-chain. Beberapa analisis menunjukkan adanya akumulasi yang sangat kuat dari investor besar atau para whale terhadap adopsi aset kripto. Kondisi ini merujuk pada tingginya kebutuhan pasar dan semakin berkurangnya ketersediaan aset Bitcoin yang dapat diperjual-belikan. Didorong besarnya total akumulasi investor besar yang memilih menyimpan aset mereka guna keberlanjutan investasi jangka panjang. Dengan fondasi fundamental yang kuat dan sinyal akumulasi yang jelas, momentum Bitcoin di bulan Oktober ini diperkirakan akan menjadi penentu arah pasar aset kripto hingga akhir tahun. Di tengah pergerakan positif dari Bitcoin, pasar aset kripto juga turut mengalami apresiasi nilai yang signifikan. Seperti halnya Bitcoin, aset-aset diversifikasi lainnya, seperti $ETH, $XRP, $SOL, dan $BNB yang turut menghijau di garis pasar aset kripto. Bersamaan dengan momentum bullish di awal bulan Oktober, ini, Bittime, platform crypto exchange yang resmi dan berlisensi di Indonesia, resmi melisting 6 token baru pada platformnya, yaitu $ERA, $HEMI, $Q, $DEXE, $SAPIEN, dan $TOWNS. Dalam hal ini, Bittime, menargetkan perluasan kesempatan dan ketersediaan aset diversifikasi yang dapat diakses melalui platform aman, berizin, dan diawasi oleh lembaga Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bagi masyarakat Indonesia. Membuktikan bahwa Bittime terus berkomitmen untuk mengikuti perkembangan industri aset kripto global, dan menghadirkan aset-aset berkualitas yang memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang dan peran yang jelas dalam ekosistem aset digital. Tetapi, perlu dipahami seperti bentuk investasi lain, memilih aset kripto yang akan diinvestasikan, sebaiknya berdasarkan literasi dan pemahaman yang memadai, bukan sekadar euforia pasar.

Menggali Peran OKB dan DEEP, Aset Digital Strategis dan Fundamental Ekonomi
Ekonomi
Minggu, 14 September 2025 | 11:31 WIB

Menggali Peran OKB dan DEEP, Aset Digital Strategis dan Fundamental

Jakarta, katakabar.com - Pasar aset kripto dikejutkan dengan aset digital yang terus bergerak dan berinovasi, kemunculan token-token dengan fungsi spesifik semakin menarik perhatian. Di antara ribuan aset yang ada, OKB dan DEEP hadir bukan sekadar sebagai alat spekulasi, melainkan sebagai fondasi yang menopang ekosistem yang jauh lebih besar. Kekuatan utama OKB bersumber dari integrasinya yang mendalam dengan ekosistem OKX yang luas. Pada awalnya, token ini memberikan keuntungan praktis bagi penggunanya, seperti potongan biaya perdagangan hingga 40 persen, dan akses fitur premiumnya seperti OKX Earn dan Jumpstart. Tapi, perannya berevolusi setelah peluncuran X Layer, blockchain zkEVM milik OKX. Di X Layer, OKB tidak hanya menjadi aset untuk keuntungan pengguna, tetapi juga berfungsi sebagai gas token, memungkinkan transaksi dengan kecepatan hingga 5.000 TPS dan biaya yang hampir nol. Hal ini menjadikan OKB sebagai tulang punggung teknis yang memfasilitasi perkembangan Decentralized Applications (dApps) dan layanan finansial baru seperti Decentralized Finance (DeFi) dan tokenisasi aset nyata. Dengan demikian, OKB menegaskan posisinya sebagai aset yang tidak hanya memberikan manfaat finansial, namun juga memicu inovasi teknologi. Di sisi lain, DEEP mengandalkan kekuatan protokolnya yang inovatif, yaitu Central Limit Order Books (CLOB) yang sepenuhnya berjalan on chain di atas blockchain Sui. Hal ini memungkinkan seluruh proses perdagangan dari penempatan order, pencocokan, hingga penyelesaian transaksi berlangsung secara transparan dan efisien. Dengan memanfaatkan keunggulan unik Sui, seperti eksekusi paralel dan biaya transaksi yang sangat murah, protokol Deep mampu menyediakan likuiditas lebih dalam dan harga yang lebih efisien bagi para pelaku pasar. Meski berasal dari ekosistem yang berbeda, baik OKB dan DEEP memiliki beberapa kesamaan yang mencolok. Keduanya bukanlah sekadar aset spekulatif, melainkan token utilitas yang memiliki fungsi vital dalam menopang infrastruktur yang lebih besar.

Gejolak Pasar Aset Digital Indonesia Tantangan Besar Bagi Investor Ekonomi
Ekonomi
Rabu, 02 April 2025 | 19:29 WIB

Gejolak Pasar Aset Digital Indonesia Tantangan Besar Bagi Investor

Jakarta, katakabar.com - Sejak awal tahun, industri aset digital menghadapi kondisi dinamis yang penuh tantangan, termasuk aset kripto. Ketidakpastian kebijakan ekonomi global, dan perkembangan regulasi di berbagai negara turut memengaruhi kondisi pasar aset secara signifikan. Koreksi harga yang terbilang cukup drastis pengaruhi kondisi volatilitas nilai aset. Meski mengalami fluktuasi tajam, minat terhadap aset digital terutama kripto di Indonesia terpantau stabil. Mengimbangi minat adopsi, sebagai upaya penanggulangan dari gejolak dinamika pasar, para investor kemudian mencari solusi alternatif untuk mendapatkan keuntungan jangka panjang yang lebih stabil, sekaligus guna mempertahankan nilai aset. Salah satu strategi yang kini banyak diminati adalah fitur staking. Di mana, staking memungkinkan investor untuk memperoleh keuntungan dari imbal hasil tahunan (APY) pasif, dengan mengunci aset dalam jangka waktu tertentu dan menjaga nilai kepemilikan aset. Lebih lanjut, staking dinilai dapat memberikan stabilitas antara risiko dan potensi keuntungan terhadap aset kripto. Didukung dengan mekanisme yang transparan dan aman, pengguna dapat mengelola portofolio aset dengan lebih stabil, dan berkelanjutan. Seiring dengan hal tersebut, baru-baru ini, Bittime, crypto exchange Indonesia bersama token platform nya, Palapa, menghadirkan fitur staking token Palapa (PLPA). Staking PLPA merupakan bagian dari upaya memberikan solusi bagi investor yang ingin mengelola aset PLPA dengan pendekatan yang lebih stabil. Menawarkan imbal hasil hingga 7 persen APY, staking PLPA memberikan kesempatan bagi investor untuk mengelola portofolio aset PLPA dengan keuntungan pasif dan berkelanjutan. Apalagi, saat ini Bittime dan Palapa sedang menjalankan strategi jangka panjang burn token Palapa, guna memperkuat ekosistem dan meningkatkan nilai aset token. Hal tersebut, dinilai dapat memberi potensi keuntungan yang lebih besar bagi investor aset PLPA.

Semua Hal Penting tentang Stellar Investor Harus Tahu Ekonomi
Ekonomi
Sabtu, 07 Desember 2024 | 07:38 WIB

Semua Hal Penting tentang Stellar Investor Harus Tahu

Jakarta, katakabar.com - Stellar atau XLM salah satu aset digital semakin menarik perhatian dibdunia cryptocurrency. Dengan fokus pada transaksi lintas batas yang cepat, murah, dan aman, Stellar menawarkan solusi inovatif untuk memperbaiki sistem pembayaran global. Tidak hanya diminati oleh investor ritel, tetapi juga lembaga keuangan besar yang tertarik pada visinya yang inklusif dan revolusioner. Jadi, apa yang membuat Stellar atau XLM begitu istimewa?