Awal

Sorotan terbaru dari Tag # Awal

Panduan Praktis Bikin Tanda Tangan Digital, Dari Awal Sampai Jadi! Tekno
Tekno
Minggu, 01 Juni 2025 | 14:16 WIB

Panduan Praktis Bikin Tanda Tangan Digital, Dari Awal Sampai Jadi!

katakabar.com - Pernahkah Anda merasa proses tanda tangan dokumen itu seperti rintangan yang perlambat langkah? Mencetak, menandatangani secara fisik, lalu memindai lagi rasanya kurang praktis di zaman yang menuntut kecepatan ini. Solusinya sudah ada: tanda tangan digital! Tapi, bagaimana persisnya cara membuat tanda tangan digital yang benar-benar sah di mata hukum dan aman dari pemalsuan, dari awal sampai benar-benar bisa digunakan? Artikel ini adalah panduan praktis Anda. Mungkin Anda berpikir, Apa susahnya? Tinggal tempel gambar tanda tangan saja, kan? Nah, di sinilah letak kesalahpahaman umum. Membuat tanda tangan digital yang asal-asalan (seperti menempel gambar) tidak memiliki kekuatan hukum yang cukup untuk dokumen-dokumen penting. Ibaratnya, itu seperti memberikan kunci rumah duplikat yang bisa dibuat siapa saja, tanpa jaminan keamanan. Kita membutuhkan tanda tangan digital tersertifikasi, di mana proses pembuatannya diatur oleh hukum (Undang Undang ITE & PP PSTE di Indonesia). Membuat tanda tangan digital dengan cara yang benar, melalui Penyelenggara Sertifikasi Elektronik atau PSrE terpercaya, memastikan: Keabsahan Hukum: Tanda tangan Anda setara dengan tanda tangan basah. Keamanan Identitas: Hanya Anda yang bisa menggunakannya. Integritas Dokumen: Dokumen tidak bisa diubah setelah ditandatangani. Mari kita mulai proses membuat tanda tangan digital Anda, dari awal sampai jadi: Langkah 1: Pilih Mitra Tepercaya (Penyelenggara Sertifikasi Elektronik - PSrE) Ini adalah fondasi utama. Jangan asal pilih! Carilah PSrE yang sudah terdaftar resmi, atau lebih baik lagi berstatus Berinduk, di Kementerian Komunikasi dan Informatika (KOMDIGI). PSrE ini bertindak sebagai pihak ketiga yang menjamin keaslian proses. Memilih PSrE seperti ezSign memastikan Anda berada di jalur yang benar sejak awal untuk membuat tanda tangan digital yang valid. Langkah 2: Buka Akun (Proses Registrasi) Kunjungi website PSrE pilihan Anda. Ikuti petunjuk untuk mendaftar. Anda akan diminta mengisi data diri sesuai KTP, serta email dan nomor telepon yang aktif dan dapat diverifikasi. Anggap ini sebagai proses membuka 'rekening identitas digital' Anda

Kisah Sukses Bubur Ayam Jakarta 46 Dari Awal Hingga Kini Lifestyle
Lifestyle
Jumat, 25 April 2025 | 09:05 WIB

Kisah Sukses Bubur Ayam Jakarta 46 Dari Awal Hingga Kini

Jakarta, katakabar.com - Bubur Ayam Jakarta 46 bukan hanya soal rasa, tapi perjalanan dari usaha kecil menjadi favorit banyak orang berkat cita rasa khas dan pengalaman makan yang membangkitkan kenangan. Pernahkah Anda mencicipi makanan yang begitu nikmat hingga membangkitkan kenangan masa lalu? Bubur Ayam Jakarta 46 hadir sebagai bukti bahwa kelezatan tidak hanya sekadar rasa, tetapi juga pengalaman yang menghangatkan hati. Dari sebuah usaha kecil, kini Bubur Ayam Jakarta 46 telah menjadi pilihan favorit banyak orang. Bagaimana perjalanan bisnis ini hingga bisa sebesar sekarang? Apa rahasia di balik cita rasa khas yang membuatnya begitu istimewa? Mari kita telusuri kisah di balik suksesnya Bubur Ayam Jakarta 46. Awal Mula Bubur Ayam Jakarta 46 Setiap bisnis kuliner besar selalu punya cerita awal yang sederhana, begitu pula dengan Bubur Ayam Jakarta 46. Semuanya bermula dari seseorang yang dulunya bekerja sebagai karyawan biasa. Dari pekerjaan itu, ia sempat menjadi steward, membersihkan dapur dan peralatan, hingga akhirnya naik menjadi cook helper yang mulai memegang urusan dapur. Dari situ, timbul kecintaan terhadap dunia masak, terutama makanan tradisional. Berbekal pengalaman dan rasa penasaran, ia pun iseng-iseng mulai berjualan bubur ayam di Surabaya dengan gerobak sederhana. Nggak disangka, rasanya yang autentik dan topping-nya yang komplit langsung menarik perhatian banyak orang. Dengan tekad besar, usaha ini perlahan berkembang. Bahan-bahan berkualitas dan racikan bumbu yang pas jadi kunci utama kelezatan Bubur Ayam Jakarta 46. Lewat cerita dari mulut ke mulut, bubur ini mulai dikenal luas dan kini jadi favorit banyak pecinta kuliner di berbagai kota. Rahasia cita rasa khas Bubur Ayam Jakarta 46 terletak pada komposisi bahan berkualitas dan cara penyajian yang diperhatikan dengan saksama. Buburnya dimasak dengan teknik khusus sehingga menghasilkan tekstur yang lembut, tidak terlalu cair maupun terlalu kental. Kaldu ayamnya dibuat melalui proses perebusan lama untuk menciptakan rasa gurih yang meresap sempurna. Topping-nya pun beragam dan menggugah selera, mulai dari ayam suwir, kacang kedelai, cakwe, daun bawang, hingga ati ampela dan telur setengah matang bagi yang ingin rasa lebih kaya. Tersedia juga pilihan menu seperti bubur ayam komplit bagi yang menyukai topping lengkap, dan bubur polos untuk yang lebih menyukai kesederhanaan. Dengan kualitas yang selalu terjaga, tidak heran jika Bubur Ayam Jakarta 46 terus menjadi favorit banyak orang.

Pemkab Rohul Gelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD 2026 Politik
Politik
Selasa, 11 Maret 2025 | 14:28 WIB

Pemkab Rohul Gelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD 2026

Pasir Pengaraian, katakabar.com - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Rokan Hulu gelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Rokan Hulu Tahun 2026 di Aula Bappeda Rohul, Senin (10/3). Rapat dihadiri Wakil Bupati Rokan Hulu, H. Syafaruddin Poti, SH, MM, Ketua DPRD Rokan Hulu, Hj. Sumiartini bersama pimpinan, dan anggota DPRD, Kepala Kemenag Rokan Hulu, Asisten, dan Kepala OPD di lingkungan Pemkab Rokan Hulu, Ketua BPS Rokan Hulu, Kepala Perbankan di Rokan Hulu, Direktur Perumda, Ketua BAZNAS Rohul, LAMR Rokan Hulu, dan Camat se Rokan Hulu, tokoh masyarakat, dan lainnya. Wakil Bupati Rokan Hulu, H. Syafaruddin Poti, SH, MM menyampaikan, RKPD Kabupaten Rokan Hulu Tahun 2026 dokumen yang sangat penting mengarahkan kegiatan pemerintahan daerah. "Kegiatan yang kita laksanakan saat ini rancangan awal RKPD yang dibahas bersama dengan kepala perangkat daerah dan pemangku kepentingan dalam forum konsultasi publik untuk menghimpun aspirasi masyarakat terhadap tujuan, sasaran dan program pembangunan daerah yang dituangkan dalam berita acara kesepakatan, acara ini kelanjutan dari musrenbang tingkat desa, kelurahan dan kecamatan yang telah dilaksanakan sebelumnya." ujarnya.

Biar Capek di Awal Tapi Aman di Kemudian Hari Sawit
Sawit
Rabu, 13 Maret 2024 | 14:49 WIB

Biar Capek di Awal Tapi Aman di Kemudian Hari

Medan, katakabar.com - Kepala Divisi Pengutipan Dana Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), Ahmad Munir menekankan, Ingat ya, bapak dan ibu semua. Tolong ingat ini, lebih baik kita capek di awal dalam urusan pemberkasan, administrasi, pekerjaan fisik PSR ini, agar beberapa tahun kemudian kita bebas masalah. Itu disampaikan Ahmad Munir di Cambridge Hotel, Jalan S Parman, Kecamatan Medan Petisah, Medan, beluma lama ini, saat penandatanganan kerja sama tiga pihak soal program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) antara pihak kelembagaan pekebun, sejumlah bank mitra dan BPDPKS Kementerian Keuangan (Kemenkeu), para ketua atau pimpinan kelompok tani (poktan), gabungan poktan (gapoktan), atau pun koperasi petani sawit dari berbagai daerah dihadirkan BPDPKS. Para Pembicara lainnya di pertemuan tersebut mengaminkan Ahmad Munir. Ketua Kelompok Budidaya Kelapa Sawit sebagai Ketua Tim PSR Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian, Togu Rudianto Saragih SH MH, dan Sunari selaku Direktur Penghimpunan Dana BPDPKS Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Lalu, apa bahayanya kalau proses pengerjaan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dilakukan dengan tidak runut, tidak sesuai kaidah, serta tidak transparan? "Bisa berujung ke pengadilan nanti. Jangan sampai kita di penjara. Tolong kerjakan program PSR ini denga benar, toh ini terkait masa depan bapak dan ibu petani sawit sendiri," ujar Sunari. Dilansir dari laman elaeis.co, pada Selasa Kemarin, Sunari menyatakan prinsip kehatian-kehatian yang dipegang BPDPKS sesuai dengan prinsip "Sawit Baik". "Baik dalam arti bersih, akuntabel, teliti, dan kesempurnaan. Ini kami terapkan dari hulu dan hilir dalam urusan Program PSR ini," tegas Sunari. Dari Hulu, ulas Sunari, berarti betul-betul dipastikan legalitas dari kelembagaan pekebun dan lahan kebun sawitnya. Jadi, persyaratan yang telah ada harus benar-benar diikuti petani sawit Peraturan itu, yakni Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 3 Tahun 2022 junto Permentan Nomor 19 Tahun 2023 tentang Pengembangan Sumber Daya Manusia, Penelitian dan Pengembangan, Peremajaan, serta Sarana dan Prasarana Perkebunan Kelapa Sawit. Untuk itu, Sunari meminta pihak dinas terkait di daerah, melalui tenaga pendamping dan verifikasi, harus benar-benar melakukan on desk dan on side. "On desk itu terkait dokumen-dokumen yang diperlukan terkait Program PSR berpedoman pada Permentan, dan itu harus dilengkapi dan harus dicek ke lapangan," jelas Sunari. Lantaran tutur Sunari lagi, kepala dinas yang terkait dengan Program PSR itu nanti yang menandatangani berkas calon petani calon lokasi (CPCL) sesuai berkas formal material. "Jadi, harus diperhatikan benar enggak ketemu dengan petaninya (yang akan ikut Program PSR -red), dengan lahan sawitnya," bebernya. Mesti diperhatiakn titik koordinatnya sudah benar, ucap Sunari, kebun sawit petani tidak berada di dalam kawasan hutan dan tidak tumpang tindih dengan kawasan HGU. Itu sebabnya, terang Sunari, jangan heran kalau semua unsur Pemerintah, dari mulai BPDPKS, aparat penegak hukum (APH), hingga Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) Kementerian Pertanian (Kementan) terus memastikan proses pelaksanaan Program PSR clear and clean demi masa depan petani kelapa sawit di Indonesia.

Dibayar Rp2.450,85 Per Kg, Harga Sawit Mitra Swadaya Turun Awal November 2023 di Riau Sawit
Sawit
Selasa, 31 Oktober 2023 | 17:29 WIB

Dibayar Rp2.450,85 Per Kg, Harga Sawit Mitra Swadaya Turun Awal November 2023 di Riau

Pekanbaru, katakabar.com - Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau telah merilis harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit petani mitra swadaya di Provinsi Riau di periode per 1 hingga 7 November 2023. Dari hasil penetapan harga TBS kelapa sawit tersebut, terjadi penurunan harga tertinggi berada dikelompok umur 9 tahun sebesar Rp19,52 per kilogram setara 0,79 persen dari harga periode lalu. "Jadi, harga pembelian TBS petani periode sepekan ke depan dibandrol Rp2.450,85 per kilogram. Harga ini berlaku di periode sepekan ke depan," ucap Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Disbun Riau, Defris Hatmaja, dilansir dari laman website resmi Pemprov Riau, pada Selasa (31/10). Untuk harga cangkang, kata Defris, berlaku untuk sebulan ke depan sebesar Rp15,63 per kilogram. Di periode ini indeks K yang dipakai indeks K untuk sebulan ke depan, yakni 91,66 persen. Sedang, harga penjualan Crude Palm Oil (CPO) pekan ini turun sebesar Rp113,96 per kilogram dari pekan lalu dan harga penjualan kernel pekan ini naik sebesar Rp61,93 per kilogram dari pekan lalu. Menurut Defris, sda beberapa Pabrik Kelapa Sawit (PKS) tidak melakukan penjualan. Jadi, berdasarkan Permentan Nomor 01 tahun 2018 pasal 8 harga CPO dan kernel yang digunakan harga rata-rata tim. Bila harga CPO atau Kernel terkena validasi 2 digunakan harga rata-rata KPBN/PTPN V. "Harga rata-rata KPBN/PTPN V periode 23 hingga 29 Oktober2023 untuk CPO sebesar Rp11.020 per kilogram dan Kernel sebesar Rp4.373,50 per kilogram," jelasnya. Ini Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Mitra Swadaya Provinsi Riau periode 1 hingga 7 November 2023, yakni umur 3 tahun Rp1.878,04 per kilogram, umur 4 tahun Rp2.107,27 per kilogram, umur 5 tahun Rp2.274,38 per kilogram, umur 6 tahun Rp2.366,07 per kilogram, umur 7 tahun Rp2.418,20 per kilogram. Selanjutnya, umur 8 tahun Rp2.448,94 per kilogram, umur 9 tahun Rp2.450,85 per kilogram, umur 10 hingga 20 tahun Rp2.419,25 per kilogram, umur 21 tahun Rp2.372,60, umur 22 tahun Rp2.320,50 per kilogram, umur 23 tahun Rp2.261,31 per kilogram, umur 24 tahun Rp2.216,82 per kilogram, dan umur 25 tahun Rp2.179,89 per kilogram.

Merosot, Harga TBS Sawit Plasma Awal November 2023 Turun 2,44 Persen di Riau Sawit
Sawit
Selasa, 31 Oktober 2023 | 13:34 WIB

Merosot, Harga TBS Sawit Plasma Awal November 2023 Turun 2,44 Persen di Riau

Pekanbaru, katakabar.com - Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit mitra plasma ditetapkan merosot periode 1 hingga 7 November 2023. Padahal, periode sebelumnya harga TBS mitra plasma sempat ditetapkan mendaki pada pekan lalu. Merosotnya harga TBS kelapa sawit mitra plasma itu, dari hasil rapat yang dilakukan Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau, di mana penurunan terjadi seluruh kelompok umur tanam. Untuk penurunan harga tertinggi berada di kelompok umur 8 tahun, yakni sebesar Rp61,76 per kilogram setara 2,44 persen dari penetapan harga periode lalu. "Jadi, harga pembelian TBS kelapa sawit petani untuk periode sepekan ke depan ini turun menjadi Rp2.473,41 per kilogran," ujar Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Disbun Riau, Defris Hatmaja, dilansir dari laman weibsite resmi Pemprov Riau, pada Selasa (31/10). Menurut Defris, penurunan harga TBS kelapa sawit terjadi lantaran turun harga penjualan minyak sawit mentah (CPO) dan kernel yang dilakukan oleh perusahaan sawit yang menjadi sumber data di Riau. "Harga penjualan Crude Palm Oil (CPO) periode ini turun sebesar Rp163,72 dan kernel pekan ini turun sebesar Rp616,20 dari pekan lalu," jelasnya. Untuk harga cangkang pekan ini, kata Defris, ditetapkan sebesar Rp19,39 per kilogram, dan harga ini berlaku untuk satu bulan. Ini daftar harga TBS kelpaa sawit plasma di Riau periode 1 hingga 7 November 2023, yakni umur 3 tahun Rp1.880,68 per kilogram, umur 4 tahun Rp2.155,61 per kilogram, umur 5 tahun Rp 2.291,91 per kilogram, umur 6 tahun Rp 2.395,41 per kilogram, umur 7 tahun Rp2.444,21 per tahun, umur 8 tahun Rp2.473,41 per kilogram. Berikutnya, umur 9 tahun Rp2.473,26 per kilogram, umur 10 hingga 20 tahun Rp2.457,38 per kilogram, umur 21 tahun Rp2.415,12 per kilogram, umur 22 tahun Rp2.373,68 per kilogram, umur 23 tahun Rp2.330,42 per kilogram, umur 24 tahun RpRp2.282,53 per kilogram, dan umur 25 tahun Rp 2.229,20 per kilogram. Nah, untuk Indeks K 91,61 persen, BOTL 1,45 persen, harga CPO Rp10.983,27, harga Kernel Rp4.460,26, dan nilai Cangkang Rp19,39.