Bahaya

Sorotan terbaru dari Tag # Bahaya

Bitcoin Turun di Bawah US$98.000 Kali Ketiga! Sinyal Bahaya? Ekonomi
Ekonomi
Minggu, 16 November 2025 | 15:00 WIB

Bitcoin Turun di Bawah US$98.000 Kali Ketiga! Sinyal Bahaya?

Jakarta, katakabar.com - Harga Bitcoin (BTC) kembali mengalami tekanan berat pada Jumat (14/11) pagi, setelah menembus level psikologis US$98.000 untuk ketiga kalinya sepanjang bulan ini. Koreksi tajam tersebut terjadi di tengah meningkatnya volatilitas pasar kripto dan memanasnya sentimen makro global. Menurut data CoinMarketCap, BTC sempat terkoreksi lebih dari 2 persen dari area US$104.000 hingga jatuh ke level terendah harian di bawah US$98.000 sebelum memantul ringan ke kisaran US$99.300. Meski harga menurun, aktivitas perdagangan justru melonjak signifikan. Volume transaksi harian Bitcoin naik 56 persen menjadi US$104,4 miliar, menunjukkan banyaknya aksi jual maupun pembelian agresif di titik-titik kritis. Sementara, kapitalisasi pasar Bitcoin tertekan turun ke US$1,98 triliun. Aset kripto besar lainnya ikut terkoreksi: Ethereum (ETH) anjlok 6 persen ke US$3.200, Solana (SOL) melemah sekitar 5 persen, sedang XRP (XRP) dan BNB (BNB) turun masing-masing 3 persen. Secara keseluruhan, kapitalisasi pasar kripto menyusut 3 persen menuju US$3,34 triliun. Tekanan jual di pasar spot segera merembet ke pasar derivatif. Dalam 24 jam terakhir, total likuidasi mencapai US$753 juta. Posisi long mereka yang bertaruh harga naik mencatat kerugian terbesar dengan nilai mencapai US$601 juta. Forselling semacam ini menandakan optimisme pasar sebelumnya terlalu tinggi sehingga banyak trader terjebak saat momentum harga berbalik cepat. Bitcoin dan Ethereum menjadi dua aset dengan nilai likuidasi terbesar. Data on-chain juga memperlihatkan tekanan tambahan dari investor jangka panjang. Lebih dari 815.000 BTC dilaporkan dilepas dalam 30 hari terakhir, memperbesar kerentanan harga terhadap pergerakan ke bawah. Peta likuiditas dari CoinGlass menunjukkan adanya klaster likuiditas besar di rentang US$98.000–US$100.000. Trader Daan Crypto menyebut bahwa area tersebut berada tepat di bawah serangkaian higher lows, sehingga rentan disapu oleh volatilitas jika tekanan jual meningkat. Menurutnya, resistance kuat terletak di US$108.000 dan US$112.000, meski saat ini level US$108.000 dianggap paling relevan. “Sampai harga menembus di atas US$107.000 atau di bawah US$98.000, Bitcoin kemungkinan akan bergerak sideways lebih lama,” jelasnya. Trader futures lainnya, Byzantine General, menambahkan bahwa konfigurasi harga saat ini mengindikasikan kecenderungan BTC untuk “menyapu likuiditas” di area US$98.000 sebelum menentukan arah baru. Data CoinGlass turut memperkuat pandangan tersebut: hampir US$1,3 miliar likuiditas long menumpuk tepat di level itu, meningkat drastis dibanding awal pekan. Selain tekanan teknikal, faktor makro ekonomi global memainkan peran besar dalam koreksi Bitcoin. Analis Coin Bureau, Nic Puckrin, menjelaskan bahwa ketidakpastian kondisi ekonomi Amerika Serikat menjadi salah satu penyebab utama. Laporan inflasi Oktober tertunda akibat government shutdown yang berkepanjangan, membuat aliran data federal terputus dan menghambat keputusan investor. “Shutdown menciptakan kekosongan data federal. Tidak heran ekspektasi pemangkasan suku bunga Desember turun drastis,” kata Puckrin. Menjelang rapat FOMC yang dianggap salah satu paling krusial tahun ini, banyak pelaku pasar mengalihkan dana ke aset defensif. Akibatnya, aset berisiko seperti saham teknologi dan kripto mengalami tekanan tambahan. Hal ini membuat Bitcoin berulang kali menguji area support US$102.000–US$100.000 sejak Mei 2025. Retest berulang biasanya menandakan melemahnya struktur pasar dan meningkatnya kemungkinan penembusan ke bawah. Dengan kombinasi tekanan teknikal dan makro ini, mayoritas analis sepakat bahwa skenario koreksi menuju area US$98.000 masih sangat mungkin terjadi dalam waktu dekat bahkan bisa lebih dalam jika volatilitas meningkat. Saat kondisi pasar seperti ini, memiliki strategi yang disiplin dan platform investasi yang aman menjadi hal yang sangat penting. Bagi investor Indonesia, salah satu aplikasi yang dapat membantu navigasi volatilitas pasar adalah Nanovest, sebuah platform investasi yang memungkinkan pengguna membeli Saham Amerika Serikat, Aset Kripto, dan Emas Digital dalam satu aplikasi. Jika kamu tertarik memulai atau menambah portofolio kripto, Nanovest dapat menjadi pilihan yang ideal. Di aplikasi ini, kamu bisa mengeksplor berbagai koin kripto populer hingga proyek baru dengan mudah. Keunggulan lainnya adalah faktor keamanan: asetmu terlindungi dari risiko cybercrime lewat perlindungan Asuransi Sinarmas, memberikan ketenangan ekstra bagi investor pemula maupun berpengalaman. Selain itu, tampilan aplikasi yang user-friendly memudahkan siapa pun membaca tren pasar dan mengambil keputusan dengan cepat hal yang krusial di tengah volatilitas seperti saat ini. Nanovest sudah tersedia di Play Store dan App Store, sehingga kamu bisa mulai berinvestasi kapan saja dengan cara yang aman dan terpercaya.

Dorong Paradigma Sadar Risiko dan Inovasi Pengurangan Bahaya Indonesia 2045 Nasional
Nasional
Rabu, 12 November 2025 | 13:32 WIB

Dorong Paradigma Sadar Risiko dan Inovasi Pengurangan Bahaya Indonesia 2045

Dan yang paling penting, mudah-mudahan dari diskusi hari ini bisa menghasilkan sebuah parameter baru dalam membuat perencanaan kebijakan ke depan. Jadi harapannya, kebijakan-kebijakan yang diambil pemerintah, baik itu yang lingkup lebih kecil hingga yang sifatnya masif, juga bisa mempertimbangkan risiko harapannya,” terang Pemimpin Redaksi Tirto.id, Rachmadin Ismail, dalam pidato pembukaannya.

Jadi Pembina Upacara di SMAN 1 TTB, Ini Pesan Iptu Iskandar ke Siswa Riau
Riau
Senin, 22 September 2025 | 12:31 WIB

Jadi Pembina Upacara di SMAN 1 TTB, Ini Pesan Iptu Iskandar ke Siswa

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, S H ,S I K. MH, melalui Kapolsek Tebing Tinggi Barat atau TTB, Iptu Iskandar gelar Police Go To School, di SMAN 1 Tebing Tinggi Barat, Halaman Sekolah SMAN 1 Tebing Tinggi Barat Desa Mekong Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (22/9) pagi. Di sana, ia jadi pembina upacara bendera merah putih. Turut hadir Kepala Sekolah SMAN 1 Tebing Tinggi Barat Sari Dewi, S.Pd., M.M, Seluruh Majelis Guru SMAN 1 Tebing Tinggi Barat Di kegiatan ini Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, S H ,S I K,MH melalui Kapolsek Tebing Tinggi Barat,.Iptu Iskandar, sebagai pembina upacara membantu meruntuhkan stigma negatif atau kesan menakutkan tentang polisi. Para siswa melihat polisi tidak hanya sebagai penegak hukum yang tegas, tetapi juga sebagai sosok yang edukatif, humanis, dan peduli terhadap masa depan mereka. Interaksi ini menumbuhkan rasa percaya, dan hormat dari siswa, sehingga mereka tidak ragu untuk berkomunikasi atau meminta bantuan jika menghadapi masalah. Upacara bendera jadi media yang sangat efektif untuk menyampaikan pesan-pesan penting secara masif. Dalam amanatnya, Kapolsek dapat menyentuh berbagai isu krusial yang relevan dengan kehidupan remaja Kapolsek Tebing Tinggi Barat menyampaikan amanat yang menyentuh berbagai aspek penting bagi pelajar, termasuk masalah kesehatan yang sedang menjadi perhatian, seperti penyakit cacar monyet (monkeypox). "Sebagai pembina upacara, Kapolsek Tebing Tinggi Bara memberikan informasi dasar yang mudah dipahami tentang gejala cacar monyet," ujarnya. Hal Ini bertujuan agar para siswa bisa mengenali tanda-tanda penyakit pada diri sendiri atau orang di sekitar mereka. Poin-poin yang disampaikan meliputi demam, sakit kepala, nyeri otot, dan kelelahan. Munculnya ruam atau bintik-bintik berisi cairan pada kulit yang bisa berkembang menjadi luka. Kontak langsung dengan ruam atau cairan dari luka, serta kontak dengan barang yang terkontaminasi.

Memberikan Makanan Manusia Bahaya! Ini Pilihan Makanan Kucing Tepat Lingkungan
Lingkungan
Minggu, 25 Mei 2025 | 18:09 WIB

Memberikan Makanan Manusia Bahaya! Ini Pilihan Makanan Kucing Tepat

Untuk menjaga kesehatan dan kualitas hidup kucing, berikan mereka makanan kucing yang dirancang khusus dan diformulasikan sesuai dengan kebutuhan gizi mereka. 1. Deli-Joy Tasty Journey Snack Cita Rasa Dunia dari Unicharm Pet Indonesia

KAI Daop 1 Jakarta Gencarkan Sosialisasi Bahaya Aktivitas di Jalur Kereta Api Nasional
Nasional
Kamis, 22 Mei 2025 | 17:13 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Gencarkan Sosialisasi Bahaya Aktivitas di Jalur Kereta Api

Jakarta, katakabar.com - Kereta Api Indonesia atai KAI Daop 1 Jakarta taja sosialisasi kepada masyarakat sekitar jalur KA antara Stasiun Angke-Stasiun Kampung Bandan, sebagai upaya untuk menjaga keselamatan dan keamanan perjalanan KA. Masih banyaknya masyarakat yang belum memahami bahaya aktivitas di jalur kereta api atau KA mendorong PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta untuk terus menggencarkan kegiatan sosialisasi keselamatan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang membahayakan diri sendiri maupun mengganggu perjalanan KA di jalur aktif. Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko menjelaskan, masyarakat kerap terlihat berjalan kaki, bermain, bahkan menggunakan jalur KA sebagai jalan pintas. “Hal ini sangat berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kecelakaan fatal, baik bagi masyarakat maupun operasional perjalanan kereta api,” ujar Ixfan. Dalam sosialisasi tersebut, KAI Daop 1 memberikan edukasi mengenai larangan keras membuang sampah di jalur rel KA. Selain berdampak pada keselamatan operasional, sampah yang menumpuk di sekitar rel berpotensi menimbulkan kebakaran, terutama saat musim kemarau. “Tumpukan sampah kering yang tersangkut di bantalan rel atau sekitar prasarana sangat mudah terbakar, terutama jika terkena puntung rokok atau percikan api dari gesekan logam,” kata Ixfan.

Apa itu Training Sertifikasi Penanganan Bahaya Gas H2S Energy Academy? Lingkungan
Lingkungan
Selasa, 18 Maret 2025 | 13:02 WIB

Apa itu Training Sertifikasi Penanganan Bahaya Gas H2S Energy Academy?

untuk mengimplementasikan sistem pengendalian yang efektif dan melibatkan tenaga kerja yang telah memiliki kompetensi khusus. Dengan adanya pelatihan penanganan bahaya gas H₂S, para profesional dapat memahami karakteristik gas, mengoperasikan alat pengukur dengan tepat, serta menerapkan prosedur darurat secara efisien. Hal ini sangat penting untuk melindungi nyawa karyawan serta mencegah kerusakan fasilitas yang dapat mengakibatkan kerugian besar.

Training Penanganan Bahaya Gas H2S Inisiatif Baru Energy Academy Lindungi Naker Nasional
Nasional
Minggu, 16 Maret 2025 | 06:06 WIB

Training Penanganan Bahaya Gas H2S Inisiatif Baru Energy Academy Lindungi Naker

Jakarta, katakabar.com - Industri minyak dan gas (migas) di antara sektor yang memiliki risiko tinggi, terutama terkait dengan paparan gas berbahaya. Di antara gas-gas tersebut, Hidrogen Sulfida (H₂S) dikenal sebagai “silent killer” lantaran sifatnya yang sangat beracun, mudah terbakar, dan dapat menyebabkan kecelakaan fatal dalam hitungan detik. Untuk menghadapi tantangan ini, Energy Academy menghadirkan Training Penanganan Bahaya Gas H₂S, sebuah program pelatihan bersertifikasi BNSP yang dirancang khusus untuk membekali para profesional di sektor migas dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam mengelola risiko H₂S secara efektif. Keselamatan kerja aspek yang tidak bisa diabaikan di lingkungan industri dengan potensi bahaya tinggi. Gas H₂S, yang sering muncul pada proses eksplorasi, produksi, dan pengolahan migas, dapat menyebabkan keracunan serius dan bahkan kematian jika tidak segera ditangani. Lantaran itu, pelatihan penanganan bahaya gas H₂S sangat penting untuk memastikan bahwa setiap pekerja di lapangan mengetahui prosedur penanggulangan darurat dan mampu bekerja dalam batas keselamatan yang ditetapkan. Gas H₂S gas yang secara alami dapat terbentuk selama proses pengeboran dan produksi minyak dan gas. Kondisi ruang terbatas di area produksi meningkatkan risiko akumulasi H₂S yang dapat mencapai konsentrasi tinggi dengan waktu yang singkat. Hal ini menjadikan penanganan dan pengendalian gas H₂S sebagai prioritas utama dalam sistem keselamatan kerja. Perusahaan di sektor migas dituntut untuk selalu mengutamakan keselamatan pekerja melalui implementasi sistem K3 yang komprehensif. Ketiadaan sistem pengendalian yang efektif dapat menyebabkan kecelakaan besar, kerugian finansial, dan bahkan menimbulkan kerugian reputasi yang berkepanjangan. Dengan demikian, pelatihan khusus yang fokus pada penanganan H₂S sangat diperlukan untuk menurunkan risiko dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman. Pelatihan ini dilaksanakan dengan mengacu pada Peraturan Menteri Nomor 20 Tahun 2008 yang menetapkan standar kompetensi kerja nasional di bidang minyak dan gas bumi. Regulasi ini menjadi dasar hukum penting dalam memastikan setiap tenaga kerja yang terlibat dalam penanganan gas berbahaya, khususnya H₂S, memiliki kualifikasi dan keterampilan yang sesuai dengan standar yang telah ditetapkan pemerintah.

Resnarkoba Polres Kepulauan Meranti Kenalkan Bahaya Narkoba ke Santri Kesehatan
Kesehatan
Senin, 21 Oktober 2024 | 22:29 WIB

Resnarkoba Polres Kepulauan Meranti Kenalkan Bahaya Narkoba ke Santri

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kasat Narkoba Polres Kepulauan Meranti, Iptu Suryawan menjadi pembina upacara di Pondok Pesantren Darul Fikri Jalan Rintis Ujung, Kota Selatpanjang, Senin (21/10) pagi. Sebagai Kasat Narkoba, Iptu Suryawan menyampaikan bahaya narkoba bagi generasi muda, dan pentingnya melakukan Pencegahan Pemberatasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) sejak dini.

Keluar Flek Coklat Berhari-Hari, Apakah Bahaya? Kesehatan
Kesehatan
Senin, 14 Oktober 2024 | 08:04 WIB

Keluar Flek Coklat Berhari-Hari, Apakah Bahaya?

Jakarta, katakabar.com - Apakah akhir-akhir ini mengalami bercak coklat, padahal belum waktunya haid? Bercak coklat yang keluar dari vagina secara tiba-tiba sering kali membuat wanita merasa bingung, apakah ini normal atau tanda bahaya? Apalagi jika kondisi ini berhari-hari. Nah, ternyata ada beberapa penyebab keluar flek dalam jangka waktu tertentu dan cara mengatasinya. Simak penjelasan selengkapnya di artikel ini.