Genangan Air di Petak Jalan Cianjur- Cibeber, KAI Daop 2 Bandung: Maaf Perjalanan KA Siliwangi Tertahan
Cianjur, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung sampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas terganggunya perjalanan KA Siliwangi (345) relasi Cipatat – Sukabumi pada hari ini, Minggu 5 April 2026. Gangguan tersebut disebabkan adanya genangan air di petak jalan antara Cianjur – Cibeber pada KM 87+8/9 akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Cianjur pada sore hari. Lantaran kondisi tersebut, untuk sementara perjalanan KA Siliwangi (345) tidak dapat dilanjutkan. Hingga saat ini, rangkaian kereta masih tertahan di Stasiun Cianjur sambil menunggu kondisi lintas kembali aman dan dapat dilalui oleh perjalanan kereta api. Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api menjadi prioritas utama perusahaan dalam setiap kondisi operasional. “KAI Daop 2 Bandung menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan KA Siliwangi (345). Keputusan untuk menahan perjalanan dilakukan semata-mata demi memastikan keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api tetap terjaga,” kata Kuswardojo. Kuswardojo menambahkan, genangan air yang terjadi di jalur rel tidak memungkinkan untuk dilalui oleh kereta api karena berpotensi membahayakan perjalanan. Oleh karena itu, petugas di lapangan saat ini terus melakukan pemantauan serta penanganan guna memastikan kondisi lintas kembali normal. “Kami terus berkoordinasi dengan petugas di lapangan untuk memantau perkembangan kondisi genangan air. Perjalanan akan segera dilanjutkan setelah dipastikan jalur aman untuk dilalui,” tambahnya. Sebagai bentuk pelayanan kepada pelanggan, KAI Daop 2 Bandung memberikan opsi pembatalan perjalanan bagi penumpang KA Siliwangi (345) yang tidak berkenan menunggu. Pelanggan dapat melakukan pembatalan tiket dengan kompensasi pengembalian bea sebesar 100 persen di luar biaya pemesanan. Selain itu, bagi pelanggan yang tetap menunggu keberangkatan di Stasiun Cianjur, KAI Daop 2 Bandung juga diberikan service recovery sebagai bentuk kompensasi dari pelayanan kepada para pelanggan yang terdampak. KAI Daop 2 Bandung juga mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk tetap mengikuti arahan petugas di stasiun serta memperhatikan informasi resmi yang disampaikan melalui kanal komunikasi KAI. “Kami ucapkan terima kasih atas kesabaran dan pengertian para pelanggan. KAI berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik serta mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan kereta api,” sebut Kuswardojo. KAI Daop 2 Bandung akan terus memberikan pembaruan informasi terkait perkembangan kondisi perjalanan KA Siliwangi (345) seiring dengan penanganan genangan air di lokasi terdampak.
KAI Daop 2 Bandung Siapkan 57.106 Tiket KA Jarak Jauh Okupansi Capai 86,3 Persen
Bandung, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung siapkan sebanyak 57.106 tiket kereta api jarak jauh guna mengakomodasi kebutuhan masyarakat pada periode libur panjang akhir pekan peringatan wafat Yesus Kristus yang berlangsung selama empat hari, mulai 3 hingga 6 April 2026. Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan penyediaan kapasitas ini bentuk komitmen KAI dalam memberikan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi masyarakat yang memanfaatkan momen libur panjang untuk bepergian. Selama periode tersebut, ulas Kuawardojo, KAI Daop 2 Bandung mengoperasikan total 27 perjalanan kereta api jarak jauh, yang terdiri dari 24 perjalanan KA reguler, 1 perjalanan KA fakultatif, serta 2 perjalanan KA tambahan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. "Adapun dua kereta api tambahan yang dioperasikan adalah KA Tambahan relasi Bandung – Solobalapan dan KA Kutojaya Selatan Tambahan relasi Kiaracondong – Kutoarjo. Penambahan ini diharapkan dapat memberikan alternatif pilihan jadwal dan rute bagi pelanggan," jelasnya. Kuswardojo menuturkan relasi favorit pada periode libur panjang umumnya didominasi oleh tujuan ke wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, seperti Yogyakarta, Solo, dan Surabaya. Berdasarkan pantauan update data, Sabtu (4/4) siang kemarin, rincinya, sebanyak 49.256 tiket telah terjual dari total kapasitas yang disediakan. Dengan capaian tersebut, tingkat okupansi KA jarak jauh di wilayah Daop 2 Bandung telah mencapai 86,3 persen, menunjukkan tingginya minat masyarakat dalam menggunakan moda transportasi kereta api. "Momen libur panjang seperti ini selalu diiringi dengan peningkatan mobilitas masyarakat, sehingga KAI melakukan berbagai langkah antisipatif, termasuk penambahan perjalanan dan kapasitas tempat duduk," terangnya. Selain penambahan kapasitas, KAI Daop 2 Bandung pastikan seluruh sarana dan prasarana dalam kondisi andal, termasuk kesiapan petugas di lapangan, guna memberikan pelayanan optimal kepada pelanggan selama masa angkutan libur panjang. KAI Daop 2 Bandung mengimbau kepada masyarakat untuk membeli tiket hanya melalui channel resmi guna menghindari penipuan, datang lebih awal ke stasiun agar proses boarding berjalan lancar, serta memperhatikan barang bawaan sesuai dengan ketentuan bagasi yang berlaku selama perjalanan. Dengan berbagai upaya tersebut, KAI Daop 2 Bandung berharap dapat memberikan pengalaman perjalanan yang aman dan menyenangkan bagi seluruh pelanggan serta mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama libur panjang peringatan wafat Yesus Kristus awal April 2026.
KAI Daop 2 Bandung Catat Tingginya Kepercayaan Pelanggan Tujuan Jakarta dan Jateng Dominasi
Bandung, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung catat kinerja positif di masa Angkutan Lebaran 2026, khususnya dari sisi penjualan tiket, tingkat okupansi, serta tingginya minat masyarakat terhadap sejumlah relasi favorit. Tingginya kepercayaan pelanggan terhadap moda transportasi kereta api kembali tercermin dalam capaian tahun ini. Selama masa Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung selama 22 hari, KAI Daop 2 Bandung mengoperasikan sebanyak 29 perjalanan Kereta Api Jarak Jauh yang berangkat dari seluruh wilayah Daop 2 Bandung. Jumlah tersebut mencakup 24 perjalanan KA reguler, 1 perjalanan KA Fakultatif, dan 4 perjalanan KA Tambahan yang dihadirkan guna mengakomodasi lonjakan kebutuhan masyarakat. Dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan sebanyak 345.840 kursi, dengan program angkutan sebesar 439.061 pelanggan. Sedang, dari program yang dicanangkan KAI Daop 2 Bandung berhasil mencatat penjualan tiket keberangkatan mencapai 441.610 tiket. Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan capaian ini hasil dari berbagai upaya peningkatan layanan serta penyesuaian kapasitas angkutan. “Tingginya tingkat okupansi hingga program angkutan menunjukkan bahwa kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat dalam melakukan perjalanan mudik dan balik pada momen Lebaran,” ucapnya. Secara keseluruhan, jumlah penumpang yang dilayani di wilayah Daop 2 Bandung pada Angkutan Lebaran 2026 tercatat sebanyak 441.610 pelanggan melebihi 1% dari target sebesar 439.061 pelanggan yang diprogramkan. Angka ini mengalami peningkatan sebesar 5 persen dibandingkan tahun 2025 yang mencatat sebanyak 420.468 pelanggan pada periode yang sama. Puncak penjualan tiket keberangkatan tertinggi selama masa Angkutan Lebaran 2026 terjadi pada tanggal 23 Maret dengan jumlah pelanggan mencapai 26.517 orang. Terus masa arus mudik, puncak keberangkatan tercatat pada tanggal 18 Maret dengan total 20.619 pelanggan yang diberangkatkan dari berbagai stasiun di wilayah Daop 2 Bandung. Menurut Kuswardojo, tingginya volume penumpang pada tanggal-tanggal tertentu telah diantisipasi melalui pengoperasian KA tambahan serta pengaturan pola perjalanan yang adaptif. “Kami terus memantau dinamika penjualan tiket dan melakukan langkah-langkah antisipatif agar seluruh pelanggan tetap mendapatkan layanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu,” bebernya. Adapun sejumlah relasi favorit pada Angkutan Lebaran 2026 didominasi oleh rute-rute menuju Jakarta dan wilayah Jawa Tengah serta Jawa Timur. Relasi Bandung – Gambir menjadi yang paling diminati, diikuti oleh Bandung – Yogyakarta, Kiaracondong – Kutoarjo, Kiaracondong – Gombong, Bandung – Solo Balapan, serta Bandung – Surabaya Gubeng. Tingginya minat pada relasi tersebut menunjukkan kuatnya mobilitas masyarakat antara Kota Bandung dengan kota-kota besar di Pulau Jawa, baik untuk keperluan mudik, silaturahmi, liburan, maupun aktivitas lainnya selama periode Lebaran. Kuswardojo apresiasi seluruh pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan mereka kepada kereta api. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah memilih kereta api sebagai moda transportasi selama Angkutan Lebaran 2026. Kepercayaan ini akan terus kami jaga dengan menghadirkan layanan yang semakin baik ke depannya,” tandasnya.
KAI Daop 2 Bandung: Terima Kasih ke 872 Ribu Pengguna Jasa KA Angkutan Lebaran 2026
Bandung, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung sampaikan apresiasi, dan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah percayakan kereta api sebagai moda transportasi pilihan selama masa Angkutan Lebaran 2026. Kepercayaan ini jadi bukti kuat bahwa kereta api tetap menjadi andalan masyarakat dalam melakukan perjalanan mudik maupun balik. Selama periode Angkutan Lebaran yang berlangsung selama 22 hari, mulai 11 Maret hingga 1 April 2026, KAI Daop 2 Bandung mencatat sebanyak 441.610 pelanggan berangkat dari berbagai stasiun di wilayah Daop 2 Bandung. Sedang, jumlah pelanggan yang datang mencapai 430.569 orang, mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat selama momen Lebaran. Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan capaian tersebut bentuk kepercayaan masyarakat terhadap layanan KAI yang terus berkomitmen menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu. “KAI Daop 2 Bandung mengucapkan terima kasih kepada 441.610 pelanggan berangkat dan 430.569 pelanggan datang yang telah memilih kereta api sebagai moda transportasi selama Angkutan Lebaran 2026. Kepercayaan ini menjadi semangat bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya. Kuswardojo menambahkan tingginya jumlah pelanggan ini juga menunjukkan kereta api menjadi salah satu moda transportasi favorit masyarakat karena menawarkan kenyamanan, keamanan, serta ketepatan waktu dalam perjalanan. KAI Daop 2 Bandung selama masa Angkutan Lebaran 2026 memastikan seluruh operasional perjalanan berjalan dengan lancar dan aman. Berbagai langkah antisipatif dilakukan, mulai dari peningkatan kesiapan petugas di lapangan, pemeriksaan sarana dan prasarana, hingga optimalisasi pelayanan di stasiun dan selama perjalanan. Selain itu, koordinasi dengan berbagai pihak juga terus dilakukan guna menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api, terutama dalam menghadapi potensi gangguan perjalanan selama periode dengan mobilitas tinggi tersebut. Kuswardojo menegaskan keberhasilan penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 tidak terlepas dari dukungan seluruh pihak, termasuk pelanggan yang turut menjaga ketertiban dan mengikuti aturan selama menggunakan layanan kereta api. “Kami mengapresiasi seluruh pelanggan yang telah tertib dan mengikuti aturan selama perjalanan. Hal ini sangat membantu dalam menciptakan perjalanan yang aman dan nyaman bagi semua,” tambahnya. KAI Daop 2 Bandung berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, baik dari sisi operasional maupun fasilitas, guna menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang terhadap layanan transportasi publik yang andal. Dengan berakhirnya masa Angkutan Lebaran tahun ini, KAI Daop 2 Bandung kembali mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan oleh masyarakat, serta mengajak seluruh pelanggan untuk terus menggunakan kereta api sebagai moda transportasi pilihan yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan.
Pilih Layani Pelanggan di KAI Daop 2 Relawan Komunitas Railfans dan Pramuka Tinggalkan Libur Lebaran
Bandung, katakabar.com - Momentum Angkutan Lebaran 2026, di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat yang menggunakan transportasi kereta api, terdapat sosok-sosok inspiratif yang memilih mengabdikan waktunya untuk membantu sesama. Total 165 relawan dari berbagai komunitas secara sukarela bergabung dalam posko pelayanan pelanggan di wilayah KAI Daop 2 Bandung. Para relawan tersebut berasal dari komunitas pecinta kereta api yakni Railfans Cimahi, Railfans Cianjur, Sahabat Kereta Api, dan Garut Railfans, serta Komunitas Pramuka. Mereka turut ambil bagian dalam mendukung kelancaran pelayanan kepada pelanggan selama masa Angkutan Lebaran 2026. Terhitung dari 13 Maret hingga 30 Maret 2026 nanti, para relawan ini aktif membantu pelayanan di sejumlah stasiun, yakni Stasiun Bandung, Kiaracondong, Cimahi, Cianjur, Cicalengka, dan Garut. Kehadiran mereka menjadi bagian penting dalam menciptakan pelayanan yang lebih optimal di tengah lonjakan jumlah penumpang yang melakukan perjalanan pada momen Libur Lebaran 2026 ini. Peran para relawan ini sangat beragam, mulai dari membantu memberikan informasi kepada pelanggan, mengarahkan alur penumpang di area stasiun, hingga membantu pelanggan lanjut usia, anak-anak, dan penumpang yang membutuhkan bantuan khusus. Dengan semangat kebersamaan, mereka turut menciptakan suasana perjalanan yang aman dan nyaman. Menariknya, sebagian besar relawan merupakan pelajar yang tengah menikmati masa libur sekolah saat Lebaran. Tetapi alih-alih menghabiskan waktu untuk berlibur atau berkumpul bersama keluarga, mereka memilih untuk mengabdikan diri membantu para pemudik dan pelanggan kereta api. Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi para relawan tersebut. Kuswardojo menilai kehadiran mereka memberikan nilai tambah yang sangat besar dalam pelayanan kepada pelanggan. “Kami sangat mengapresiasi para relawan dari komunitas pecinta kereta api dan Pramuka yang secara sukarela bergabung dalam posko pelayanan Angkutan Lebaran 2026. Mereka adalah sosok-sosok luar biasa yang memilih untuk tidak melaksanakan liburnya bersama keluarga, melainkan lebih memilih membantu pelanggan kereta api yang melakukan perjalanan mudik dan balik,” ucap Kuswardojo. Kuswardojo menjelaskan selama pelaksanaan kegiatan posko, para relawan ini mengikuti arahan dari Kepala Stasiun setempat dan berkoordinasi dengan managemen KAI Daop 2 Bandung. Kegiatan posko seperti ini selalu rutin dilaksanakan pada momen penting dengan jumlah mobilisasi yang tinggi seperti Angkutan Lebaran ini. Menurutnya, semangat yang ditunjukkan para relawan ini mencerminkan kepedulian sosial yang tinggi serta kecintaan terhadap dunia perkeretaapian. Hal ini juga menjadi contoh positif bagi generasi muda dalam mengisi waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat. KAI Daop 2 Bandung berharap kolaborasi bersama komunitas ini dapat terus terjalin di masa mendatang. Kehadiran relawan tidak hanya membantu operasional pelayanan, tetapi juga memperkuat hubungan antara KAI dan masyarakat dalam menciptakan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan berkesan. Melalui kontribusi para relawan ini, Angkutan Lebaran 2026 tidak hanya menjadi momen perpindahan masyarakat, tetapi juga menjadi cerminan nilai kemanusiaan, kepedulian, dan semangat melayani yang patut diapresiasi bersama.
Volume Penumpang KA di Daop 2 Bandung Masih Tinggi Dua Hari Pasca Idul Fitri 1447 H
Bandung, katakabar.com - Volume pengguna jasa kereta api di wilayah Daop 2 Bandung masih terpantau tinggi pasca dua hari Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, yakni Senin (23/3) dan Selasa (24/3), Arus pergerakan penumpang baik yang berangkat maupun datang menunjukkan angka yang signifikan, mencerminkan masih berlangsungnya arus mudik dan balik Lebaran. Data yang dihimpun hingga Selasa (24/3) siang menunjukkan, jumlah pengguna jasa kereta api yang berangkat Senin (23/3) tercatat sebanyak 27.290 pelanggan. Sementara, untuk keberangkatan pada Selasa (24/3), jumlah pengguna jasa kereta api telah mencapai 24.712 pelanggan dan diperkirakan masih akan terus bertambah hingga malam hari. Tidak hanya keberangkatan, jumlah pengguna jasa kereta api yang datang di wilayah Daop 2 Bandung juga masih tinggi. Pada Senin (23/3), tercatat sebanyak 27.031 pelanggan tiba di berbagai stasiun. Sedangkan pada Selasa (24/3) hingga siang hari, jumlah pengguna jasa kereta api yang datang telah mencapai 24.103 pelanggan. Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menjelaskan tingginya volume penumpang periode pasca Lebaran ini indikasi kuat kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat. “Kami melihat antusiasme masyarakat tetap tinggi pada masa arus balik ini. KAI Daop 2 Bandung terus berupaya memberikan layanan terbaik agar perjalanan pelanggan tetap aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujar Kuswardojo. Secara kumulatif, rinci Kuswardojo, tingginya minat masyarakat terhadap transportasi kereta api juga tercermin dari penjualan tiket Angkutan Lebaran 2026. Hingga saat ini, untuk periode 11 Maret 2026 s.d. 1 April 2026, tercatat sebanyak 351.252 tiket telah terjual dari total 345.840 tempat duduk yang disediakan, atau dengan tingkat okupansi mencapai 101,6 persen. "Tingkat okupansi yang melebihi 100 persen tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api, sekaligus adanya pola perjalanan dinamis seperti penumpang parsial (naik-turun di stasiun antara) yang memungkinkan optimalisasi kapasitas tempat duduk," ucapnya. Angka-angka tersebut menunjukkan mobilitas masyarakat pasca Lebaran masih cukup tinggi, terutama bagi para pemudik yang kembali ke kota asal untuk melanjutkan aktivitas sehari-hari. Kereta api masih menjadi moda transportasi andalan karena faktor kenyamanan, ketepatan waktu, dan keamanan perjalanan. Seluruh data tersebut merupakan akumulasi dari stasiun-stasiun yang melayani naik dan turun penumpang KA Jarak Jauh di wilayah Daop 2 Bandung, termasuk stasiun utama seperti Bandung dan Kiaracondong serta stasiun lainnya di wilayah Daop 2 Bandung. KAI Daop 2 Bandung terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan di masa arus balik ini. Berbagai langkah telah dilakukan, mulai dari optimalisasi sarana dan prasarana hingga penambahan petugas di lapangan guna memastikan kelancaran operasional perjalanan kereta api. Selain itu, aspek keselamatan dan keamanan perjalanan tetap menjadi prioritas utama. KAI memastikan seluruh perjalanan kereta api berjalan sesuai dengan standar operasional yang telah ditetapkan, sehingga pelanggan dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman. KAI Daop 2 Bandung juga mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk memperhatikan jadwal keberangkatan dan datang lebih awal ke stasiun, guna menghindari keterlambatan serta memastikan proses boarding berjalan dengan lancar, terutama di tengah tingginya volume penumpang.
KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih 94 Ribu Pelanggan Dua Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Bandung, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat tingginya mobilitas masyarakat menggunakan KA Jarak Jauh selama dua hari Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah Tahun 2026 Masehi. Tercatat sebanyak 47.807 pelanggan menggunakan layanan kereta api jarak jauh untuk keberangkatan dari seluruh stasiun di wilayah Daop 2 Bandung, sementara 46.663 pelanggan tercatat tiba di berbagai stasiun tujuan di wilayah yang sama. Di hari pertama Idul Fitri (21/3), jumlah pelanggan yang berangkat mencapai 20.743 orang, sedangkan pelanggan yang datang tercatat sebanyak 19.419 orang. Angka ini menunjukkan meskipun hari raya identik dengan momen berkumpul bersama keluarga, pergerakan masyarakat tetap tinggi, baik untuk perjalanan silaturahmi maupun arus balik awal. Memasuki hari kedua Idul Fitri Minggu (22/3), terjadi peningkatan signifikan pada jumlah pelanggan. Sebanyak 27.064 pelanggan tercatat berangkat menggunakan kereta api dari wilayah Daop 2 Bandung, sementara pelanggan yang datang mencapai 27.244 orang. Lonjakan ini mencerminkan mulai bergesernya mobilitas masyarakat, baik untuk melanjutkan perjalanan maupun kembali ke kota asal. Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menjelaskan tingginya angka pelanggan pada dua hari Lebaran ini merupakan indikasi kuat bahwa kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat dalam melakukan perjalanan selama masa libur Idul Fitri. “Kami melihat adanya peningkatan mobilitas yang cukup signifikan pada hari kedua Idul Fitri. Hal ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api yang aman, nyaman, dan tepat waktu, terutama di momen penting seperti Lebaran,” terang Kuswardojo. Dari update data KA Jarak Jauh per Senin, 23 Maret 2026 (update siang), jumlah pelanggan pada hari ini juga menunjukkan pergerakan yang tinggi. Untuk keberangkatan, tercatat sebanyak 24.253 pelanggan berangkat dari seluruh stasiun di wilayah Daop 2 Bandung, dengan rincian 6.725 pelanggan dari Stasiun Bandung dan 4.348 pelanggan dari Stasiun Kiaracondong. Sementara, untuk kedatangan, total pelanggan yang tiba mencapai 24.305 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 7.588 pelanggan tiba di Stasiun Bandung dan 4.514 pelanggan tiba di Stasiun Kiaracondong. Angka ini menunjukkan arus kedatangan yang mulai meningkat seiring dengan berlangsungnya masa arus balik Lebaran. Dari sisi penjualan tiket, KAI Daop 2 Bandung mencatat hingga saat ini sebanyak 335.658 tiket telah terjual untuk periode Angkutan Lebaran yang berlangsung mulai 11 Maret 2026 hingga 1 April 2026. Jumlah tersebut setara dengan tingkat okupansi sebesar 97 persen dari total 345.840 tempat duduk yang disediakan. KAI Daop 2 Bandung memastikan seluruh operasional perjalanan kereta api selama masa Lebaran berjalan dengan lancar. Berbagai upaya telah dilakukan untuk menjaga kelancaran tersebut, mulai dari kesiapan sarana dan prasarana, kesiapan petugas, hingga pengawasan intensif terhadap perjalanan kereta api. Selain itu, KAI juga menghadirkan petugas tambahan baik di stasiun maupun di dalam kereta untuk memastikan pelayanan kepada pelanggan tetap optimal. Kehadiran petugas ini diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pelanggan yang melakukan perjalanan. Dari sisi keselamatan, KAI Daop 2 Bandung terus mengedepankan aspek keamanan perjalanan dengan melakukan pemeriksaan rutin terhadap jalur rel, jembatan, serta perangkat operasional lainnya. Hal ini menjadi prioritas utama guna memastikan perjalanan kereta api tetap selamat hingga tujuan. KAI Daop 2 Bandung juga mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk tetap memperhatikan jadwal keberangkatan dan datang lebih awal ke stasiun guna menghindari antrean, terutama di masa arus balik yang diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan. Dengan tingginya angka mobilitas selama dua hari Idul Fitri serta update pergerakan pelanggan pada hari ini, KAI Daop 2 Bandung berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan, serta mendukung kelancaran transportasi masyarakat selama masa Angkutan Lebaran 1447 Hijriah.
KAI Daop 2 Bandung Layani Hampir 415 Ribu Pelanggan Masa Angkutan Lebaran 2026
Bandung, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat tingginya mobilitas masyarakat selama masa Angkutan Lebaran 2026. Dalam kurun waktu 12 hari pelaksanaan, KAI Daop 2 Bandung telah melayani hampir 415 ribu pelanggan kereta api di seluruh stasiun pelayanan penumpang KA Jarak Jauh di wilayah Daop 2 Bandung. Secara rinci, jumlah pelanggan yang diberangkatkan dari berbagai stasiun di wilayah Daop 2 Bandung mencapai 213.359 pelanggan. Sementara, pelanggan yang datang tercatat sebanyak 201.560 pelanggan. Angka ini menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api sebagai pilihan utama selama periode mudik Lebaran. Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan tingginya jumlah pelanggan ini mencerminkan meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat yang dilayani secara optimal oleh KAI. “Selama 12 hari Angkutan Lebaran ini, kami melihat antusiasme masyarakat yang sangat tinggi dalam menggunakan transportasi kereta api. Hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik,” ucap Kuswardojo. Kuswardojo menambahkan KAI Daop 2 Bandung terus berkomitmen untuk menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi seluruh pelanggan. Berbagai upaya telah dilakukan untuk memastikan kelancaran operasional selama masa Angkutan Lebaran berlangsung. Upaya tersebut di antaranya meliputi pemeriksaan menyeluruh terhadap kesiapan sarana dan prasarana, mulai dari kondisi rangkaian kereta, jalur rel yang dilalui, hingga personil yang bertugas. Terus, KAI juga memastikan seluruh fasilitas operasional perjalanan kereta api dan fasilitas pelayanan pelanggan di stasiun dalam kondisi optimal untuk melayani seluruh pengguna jasa kereta api. Selain itu, KAI Daop 2 Bandung juga menghadirkan petugas tambahan di berbagai titik layanan, baik di stasiun maupun di dalam perjalanan kereta api. Kehadiran petugas ini bertujuan untuk memberikan pelayanan maksimal sekaligus membantu pelanggan selama masa arus mudik dan balik Lebaran. Dari sisi keselamatan dan keamanan, KAI terus meningkatkan pengawasan serta koordinasi dengan berbagai pihak terkait. Seluruh petugas selalu siap 24 jam penuh untuk memastikan perjalanan kereta api berjalan dengan aman dan lancar, serta memberikan rasa tenang bagi para pelanggan. KAI Daop 2 Bandung juga senantiasa mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan menggunakan kereta api untuk datang lebih awal ke stasiun, mematuhi aturan yang berlaku, serta menjaga barang bawaan masing-masing selama perjalanan. “KAI Daop 2 Bandung mengingatkan bahwa barang bawaan yang diperbolehkan ke dalam kabin kereta yaitu berukuran maksimal 70 cm x 48 cm x 30 cm (100 dm³), dengan berat maksimal 20 kilogram, serta jumlah maksimal 4 koli per penumpang,” ulas Kuswardojo. Dengan capaian kinerja selama 12 hari Angkutan Lebaran ini, KAI Daop 2 Bandung optimistis dapat terus memberikan pelayanan terbaik hingga akhir masa angkutan Lebaran. KAI juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan mereka kepada kereta api sebagai moda transportasi pilihan.
Hadir Sepenuh Hati Melayani di Hari Lebaran, KAI Daop 2 Bandung: Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Bandung, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh pelanggan dan masyarakat. Di momen penuh kebahagiaan ini, KAI Daop 2 Bandung juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin. Perayaan Idul Fitri momen spesial bagi masyarakat untuk bersilaturahmi bersama keluarga. KAI Daop 2 Bandung berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang andal guna mendukung mobilitas pelanggan selama periode Angkutan Lebaran. Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan seluruh pegawai KAI Daop 2 Bandung tetap bertugas dan tidak mengambil cuti demi memastikan pelayanan kepada pelanggan tetap optimal. “Kami ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin. Di momen ini, seluruh pegawai KAI Daop 2 Bandung hadir dan siaga untuk melayani pelanggan dengan sepenuh hati,” ujarnya. Kuswardojo menambahkan komitmen ini bentuk dedikasi KAI dalam memberikan pelayanan terbaik, khususnya di masa puncak mobilitas masyarakat saat Lebaran. Kehadiran petugas di berbagai lini operasional menjadi kunci dalam menjaga kelancaran perjalanan kereta api. Menurut data teranyar hari pertana lebaran, volume penumpang menunjukkan pergerakan yang masih tinggi. Untuk penumpang berangkat hari ini, tercatat dari Stasiun Bandung sebanyak 5.204 pelanggan dan Stasiun Kiaracondong sebanyak 5.047 pelanggan, dengan total keberangkatan dari seluruh stasiun di wilayah Daop 2 Bandung mencapai 17.890 pelanggan. Sementara, untuk penumpang datang hari ini, Stasiun Bandung mencatat 4.847 pelanggan dan Stasiun Kiaracondong sebanyak 2.772 pelanggan. Secara keseluruhan, total kedatangan penumpang di wilayah Daop 2 Bandung hari ini mencapai 16.518 pelanggan. Dari sisi penjualan tiket, secara kumulatif per hari ini untuk periode 11 Maret 2026 hingga 1 April 2026, tercatat sebanyak 315.576 tiket telah terjual. Angka tersebut menunjukkan tingkat okupansi sebesar 91,2 persen dari total 345.840 tempat duduk yang disediakan. KAI Daop 2 Bandung memastikan seluruh aspek operasional, baik sarana maupun prasarana, dalam kondisi selalu siap digunakan. Selain itu, petugas pelayanan di stasiun dan di dalam kereta juga terus disiagakan untuk membantu pelanggan selama perjalanan berlangsung. Tidak hanya itu, KAI juga terus mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan perjalanan. Pengawasan operasional dilakukan secara ketat agar seluruh perjalanan kereta api dapat berjalan dengan lancar dan tepat waktu. KAI Daop 2 Bandung juga mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk mematuhi aturan yang berlaku serta menjaga ketertiban selama berada di area stasiun maupun di dalam kereta. Kerja sama antara petugas dan pelanggan sangat penting untuk menciptakan perjalanan yang aman dan nyaman. Melalui momentum Idul Fitri ini, KAI Daop 2 Bandung berharap dapat terus memberikan pengalaman perjalanan yang berkesan bagi seluruh pelanggan. “Selamat menikmati perjalanan bersama kereta api. Semoga perjalanan Anda aman, nyaman, dan penuh kesan,” sebut Kuswardojo. Dengan semangat melayani tanpa henti, KAI Daop 2 Bandung hadir sebagai sahabat perjalanan masyarakat, mengantarkan kebahagiaan hingga ke kampung halaman di hari yang fitri.
Stasiun Tasikmalaya Stasiun Tersibuk Tiga Setelah Bandung dan Kiaracondong Lima Hari Angleb 2026
Bandung, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung catat tingginya mobilitas masyarakat selama lima hari masa Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung pada 11 hingga 15 Maret 2026. Dari data pelayanan penumpang di wilayah Daop 2 Bandung, Stasiun Tasikmalaya tercatat menjadi stasiun tersibuk ketiga setelah Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong. Selama periode tersebut, Stasiun Bandung menjadi stasiun dengan jumlah pelanggan berangkat tertinggi dengan total 23.252 pelanggan. Disusul Stasiun Kiaracondong yang melayani 20.054 pelanggan berangkat, sementara Stasiun Tasikmalaya berada di posisi ketiga dengan jumlah 5.165 pelanggan yang melakukan perjalanan menggunakan kereta api. Tingginya angka tersebut menunjukkan adanya pertumbuhan mobilitas masyarakat yang cukup signifikan di wilayah Priangan Timur, khususnya di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya. Kereta api menjadi salah satu moda transportasi pilihan masyarakat karena menawarkan perjalanan yang aman, nyaman, serta tepat waktu. Selain keberangkatan penumpang, data kedatangan pelanggan di stasiun wilayah Daop 2 Bandung juga menunjukkan tingginya arus perjalanan menuju daerah tersebut. Stasiun Bandung tercatat melayani 17.281 pelanggan turun, diikuti Stasiun Kiaracondong sebanyak 8.950 pelanggan. Sementara, Stasiun Tasikmalaya menjadi stasiun kedatangan tersibuk ketiga dengan jumlah pelanggan turun mencapai 7.879 orang selama lima hari masa Angkutan Lebaran 2026. Hal ini semakin memperlihatkan bahwa wilayah Tasikmalaya menjadi salah satu tujuan perjalanan masyarakat selama periode mudik Lebaran. Selain ketiga stasiun tersebut, beberapa stasiun lain juga mencatat angka pelayanan penumpang yang cukup tinggi. Untuk pelanggan yang berangkat, Stasiun Cimahi tercata ada 2.979 pelanggan dan Stasiun Purwakarta ada 2.949 pelanggan. Sedang, untuk pelanggan yang datang, tercatat di Stasiun Banjar ada 5.222 pelanggan turun dan Stasiun Garut ada 3.160 pelanggan turun. Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan tingginya mobilitas masyarakat di wilayah Tasikmalaya menjadi perhatian KAI untuk terus meningkatkan pelayanan transportasi kereta api bagi masyarakat di wilayah tersebut. “Kami melihat adanya peningkatan mobilitas masyarakat yang cukup signifikan di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya selama periode Angkutan Lebaran tahun ini. Hal ini menunjukkan kereta api semakin dipercaya sebagai moda transportasi pilihan masyarakat untuk melakukan perjalanan jarak jauh dengan aman, nyaman, dan tepat waktu,” kata Kuswardojo. Kuswardojo menambahkan KAI Daop 2 Bandung terus berupaya merespons kebutuhan masyarakat dengan meningkatkan aksesibilitas layanan kereta api, khususnya di wilayah yang menunjukkan pertumbuhan mobilitas yang tinggi. “Salah satu langkah yang kami lakukan adalah dengan memberikan kemudahan akses perjalanan bagi masyarakat Kabupaten Tasikmalaya dengan memberhentikan KA Serayu di Stasiun Rajapolah untuk melayani naik dan turun penumpang mulai 14 Maret 2026. Dengan adanya layanan ini, masyarakat di wilayah Rajapolah dan sekitarnya dapat lebih mudah mengakses transportasi kereta api tanpa harus menuju stasiun yang lebih jauh,” jelas Kuswardojo. KAI Daop 2 Bandung terus berkomitmen meningkatkan pelayanan kepada pelanggan serta memperluas akses transportasi kereta api bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang menunjukkan pertumbuhan mobilitas tinggi, sehingga perjalanan masyarakat selama masa Angkutan Lebaran dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan nyaman.