Beras SPHP

Sorotan terbaru dari Tag # Beras SPHP

Kopdes Merah Putih Maini Darul Aman Resmi Diluncurkan di Kepulauan Meranti Riau
Riau
Rabu, 19 November 2025 | 17:53 WIB

Kopdes Merah Putih Maini Darul Aman Resmi Diluncurkan di Kepulauan Meranti

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Sebagai upaya memperkuat ekonomi kerakyatan, Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Desa Maini Darul Aman, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kepulauan Meranti, Riau, resmi diluncurkan, dan langsung membuka gerai sembako yang menjadi penyalur resmi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari Bulog, Rabu (19/11). Peresmian berlangsung pada pukul 10.30 WIB dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Dukungan penuh dari pemerintah kecamatan serta unsur Forkopimcam menegaskan kuatnya komitmen bersama terhadap penguatan ekonomi desa melalui koperasi. Dihadiri Unsur UPIKA Tebing Tinggi Barat Peluncuran Koperasi Desa Merah Putih dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, meliputi Eko Priyono, Kabid Koperasi Dinas Koperasi Kabupaten Kepulauan Meranti Abdul Rahman, Kasi Pemerintahan mewakili Camat Tebing Tinggi Barat IPTU Iskandar Nopianto, Kapolsek Tebing Tinggi Barat, M Syafuan, Kepala Desa Maini Darul Aman Ismunandar, Ketua Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Acara berlangsung khidmat dan menjadi momentum penting bagi desa dalam membangun kemandirian ekonomi. Kabid Koperasi Kabupaten, Eko Priyono, menyampaikan apresiasi atas gerak cepat Pemerintah Desa Maini Darul Aman dalam membentuk koperasi yang langsung beroperasi melalui gerai sembako. “Koperasi Desa Merah Putih adalah ujung tombak dalam memotong rantai pasok yang selama ini terlalu panjang. Dengan adanya gerai yang menyalurkan beras SPHP secara langsung, kita berharap harga kebutuhan pokok di Maini Darul Aman dan sekitarnya menjadi lebih stabil dan terjangkau,” ujarnya. Gerai sembako tersebut menjadi unit usaha pertama koperasi, dengan fokus utama penyaluran beras SPHP sebagai bagian dari program Bulog untuk menjaga stabilitas harga pangan di masyarakat. Dukungan Kepolisian dan Pemerintah Desa Kapolsek Tebing Tinggi Barat, Iptu Iskandar Nopianto, mengapresiasi pembentukan koperasi yang dinilainya sebagai wadah pemberdayaan masyarakat. “Koperasi ini hadir untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Saya memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Ketua dan pengurus Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Semoga koperasi ini menjadi wadah yang kuat untuk meningkatkan kesejahteraan dan mempererat persatuan masyarakat,” tegasnya. Sementara, Kepala Desa Maini Darul Aman, M Syafuan, ucapkan rasa bangga dan optimisme terhadap keberadaan koperasi tersebut.

Polres Kepulauan Meranti Salurkan 98 Ton Beras SPHP Lewat GPM di Sembilan Kecamatan Riau
Riau
Sabtu, 25 Oktober 2025 | 20:39 WIB

Polres Kepulauan Meranti Salurkan 98 Ton Beras SPHP Lewat GPM di Sembilan Kecamatan

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan, dan membantu masyarakat memperoleh beras dengan harga terjangkau, Polres Kepulauan Meranti, Polda Riau, bersama Perum Bulog gelar Gerakan Pangan Murah (GPM) secara serentak di sembilan kecamatan, Sabtu (25/10). Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK MH, mengatakan kegiatan tersebut bentuk nyata kepedulian Polri bersama Bulog mendukung pemerintah menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat. "Melalui Gerakan Pangan Murah ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membantu masyarakat di bidang ekonomi, terutama dalam ketersediaan bahan pokok,” ujar AKBP Aldi. Kapolres Kepulauan menjelaskan, di Kecamatan Tebingtinggi Barat, kegiatan GPM dipimpin Kapolsek Iptu Iskandar Nopianto bersama personel Polsek. Totalnya 22 ton beras SPHP atau 4.400 karung disalurkan ke 11 desa, antara lain Tanjung Peranap, Maini, Mantiasa, Kundur, Tanjung Darul Takzim, Tanjung, Gogok Darussalam, Batang Malas, Alai, Alai Selatan, dan Mekong. "Seluruh stok beras habis terjual di hari yang sama, menandakan tingginya antusiasme masyarakat terhadap program pangan murah yang digagas Polres Kepulauan Meranti," ucapnya. Di Kecamatan Tebingtinggi, kata AKBP Aldi, kegiatan penjualan beras SPHP dipusatkan di Kantor Desa Alahair. Sebanyak 400 karung beras ukuran 5 kilogram dijual dengan harga Rp65.000 per karung, lebih rendah dari harga pasaran. "Hingga Sabtu siang, 340 karung sudah terjual, dan sisanya masih proses penyaluran ke warga," tuturnya. Sementara di wilayah Polsek Merbau, ulasnya, kegiatan GPM dipimpin Kapolsek AKP Jimmy Andre SH MH bersama personel dan Bhabinkamtibmas. Sebanyak 30 ton beras SPHP atau 6.000 karung disalurkan kepada masyarakat di dua kecamatan, yakni Merbau dan Tasik Putri Puyu. "Penyaluran dilakukan di sejumlah desa, seperti Meranti Bunting, Pelantai, Mekar Sari, Teluk Belitung, Bagan Melibur, Mengkopot, Mayang Sari, Mengkirau, Tanjung Kulim, dan Sungai Anak Kamal," imbuhnya. Di dua kecamatan lainnya, sambungnya, Rangsang dan Rangsang Pesisir, kegiatan GPM dipimpin Kapolsek Ipda D. Turnip SE. Sebanyak 31 ton beras SPHP atau 6.200 karung didistribusikan kepada warga dan seluruhnya habis terjual hingga kegiatan berakhir.

Gerakan Pangan Murah, Polres Kepulauan Meranti Salurkan 10 Ton Beras SPHP Riau
Riau
Selasa, 02 September 2025 | 21:30 WIB

Gerakan Pangan Murah, Polres Kepulauan Meranti Salurkan 10 Ton Beras SPHP

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepala Kepolisian Resor atau Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK perintahkan personelnya untuk terus mengawal pendistribusian pangan beras SPHP dalam Gerakan Pangan Murah, buah dari sinergitas Bulog dan Polri untuk Wilayah Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (2/9) pagi. Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi menekankan pentingnya peran Polri dalam mengawal ketersediaan dan pendistribusian beras di lapangan agar stabilitas harga tetap terjaga sesuai kebijakan pemerintah. Gerakan Pangan Murah yang digelar Polres Kepulauan Meranti bersama Bulog Cabang Meranti berhasil menyalurkan 10 ton atau setara 2.000 karung Beras SPHP untuk masyarakat di Kecamatan Tebing Tinggi. Lokasi Gerakan Pangan Murah yang dilakukan Polres Kepulauan Meranti bersama Bulog Cabang Kepulauan Meranti di dua lokasi tempat, yakni di seputaran Taman cik puan tepatnya di jalan Merdeka dan di Halaman Kantor Pelayanan SIM Sat Lantas Polres Kepulauan Meranti Jalan Merdeka Kelurahan Selatpanjang Kota Kecamatan Tebing Tinggi. "Alhamdulillah, distribusi berjalan tertib, tepat sasaran, dan tanpa kendala logistik, dengan pengamanan langsung dari personel Polres Kepualuan Meranti," ujarnya. Selain itu, AKBP Aldi Alfa Faroqi menuturkan, program ini mendapat respons positif masyarakat, karena mampu membantu mengurangi beban biaya kebutuhan pokok dan menjaga kestabilan harga beras di pasar lokal. "Kegiatan ini menjadi wujud sinergi nyata POLRI dan BULOG dalam mendukung program pemerintah terkait pengendalian inflasi pangan dan pemenuhan kebutuhan masyarakat," jelasnya. Kegiatan ini, ucapnya, sekaligus memperkuat image Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, bukan hanya dalam bidang keamanan tetapi juga dalam aspek pemenuhan kebutuhan dasar.

Bupati Kepulauan Meranti Sambut Baik Uji Coba Beras SPHP dari Bulog Riau
Riau
Selasa, 26 Agustus 2025 | 14:53 WIB

Bupati Kepulauan Meranti Sambut Baik Uji Coba Beras SPHP dari Bulog

Kepulauan Meranti, katakabar com - Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, sambut baik pelaksanaan uji coba konsumsi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan atau SPHP dari Perum Bulog, di Rumah Dinas Bupati pada Selasa (26/8). Uji coba ini bagian dari upaya pemerintah daerah bersama Bulog untuk memastikan kualitas, dan keterjangkauan harga beras SPHP bagi masyarakat. Di kegiatan itu digelar kegiatan makan bersama yang melibatkan Forkopimda, tokoh masyarakat, serta insan media. Kegiatan ini bertujuan agar masyarakat bisa merasakan langsung kualitas beras SPHP. “Beras ini telah melalui proses pengawasan mutu dan distribusi yang ketat dari Bulog, serta dijual dengan harga yang lebih terjangkau tanpa mengurangi kualitas gizi dan keamanannya,” ujar H Asmar seraya menyatakan hingga saat ini, sebanyak 67,75 ton beras SPHP telah disalurkan ke masyarakat. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aksi borong dan tidak ragu konsumsi beras SPHP karena kualitas dan keamanannya telah terjamin. Menurut H Asmar, pihaknya juga telah melaksanakan pasar murah sebanyak 3,5 ton beras dan menyalurkan total 98 ton beras ke sembilan kecamatan yang ada di Kepulauan Meranti. “Hari ini kita uji coba beras SPHP, rasanya sudah terjamin. Isu yang beredar bahwa beras ini oplosan itu tidak benar, ini murni beras asli. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, stok beras masih aman dan terkendali,” tegasnya. Terkait rencana pembangunan gudang beras di Kepulauan Meranti, Bupati menyampaikan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Bulog agar proses pembangunan bisa segera dilakukan. Ia juga telah mengusulkan hibah lahan milik pemerintah daerah yang berada di sebelah Kantor PWI untuk digunakan sebagai lokasi pembangunan gudang beras dengan kapasitas 1.000 ton. Sementara, Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Bengkalis, Zairi Yuriadi, menjelaskan, proses pembangunan gudang saat ini masih dalam tahap perencanaan.

PTPN Group Siap Distribusikan Beras SPHP di 300 Titik se Indonesia Nasional
Nasional
Minggu, 20 Juli 2025 | 19:04 WIB

PTPN Group Siap Distribusikan Beras SPHP di 300 Titik se Indonesia

Jakarta, katakabar.com - Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) mendukung penuh langkah Pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan nasional melalui partisipasinya dalam program Gerakan Pangan Murah atau GPM. Program ini sasar distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) langsung ke masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. Melalui koordinasi bersama Perum Bulog dan Kementerian Pertanian, PTPN dapat amanah untuk mendistribusikan beras SPHP di 300 titik, termasuk melalui Kantor Regional dan unit-unit usaha PTPN I, PTPN IV serta PT Sinergi Gula Nusantara atau SGN. Tahap pertama program rencananya dimulai pada 18 Juli 2025, dengan peluncuran di 20 titik awal yang tersebar di berbagai wilayah strategis, dan akan dilanjutkan secara bertahap hingga mencapai target nasional. Mekanisme distribusi yang diterapkan adalah PTPN mengambil langsung beras dari gudang Bulog yang sudah ditentukan dan selanjutnya menjualnya kepada masyarakat sesuai harga eceran yang ditetapkan pemerintah berdasarkan zonasi wilayah. Beras didistribusikan dalam kemasan 5 kilogram dan setiap pembeli dibatasi maksimal 2 pack per transaksi. Transaksi dilakukan secara digital, disertai pencatatan identitas pembeli guna menjamin akuntabilitas distribusi. Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Denaldy Mulino Mauna menyampaikan, PTPN siap memperkuat kontribusi nyata dalam menjaga ketahanan pangan nasional melalui sinergi BUMN. “Sebagai BUMN yang selama ini dikenal sebagai penghasil gula dan komoditas perkebunan, PTPN Group siap memperluas kontribusi nyata demi ketahanan pangan nasional,” ujarnya.