Bersinergi

Sorotan terbaru dari Tag # Bersinergi

Terima Mandat dari DPD, DPC GRANAT Bengkalis: Kami Siap Bersinergi dengan Forkopimda Bengkalis Riau
Riau
13 jam yang lalu

Terima Mandat dari DPD, DPC GRANAT Bengkalis: Kami Siap Bersinergi dengan Forkopimda Bengkalis

Duri, katakabar.com - Terima Surat Mandat (SM) Nomor 006/SM/DPD-GRANAT/IV/2026 dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Provinsi Riau, yang ditandatangani Ketua DPD GRANAT dan Sekretaris DPD GRANAT Provinsi Riau, Dr. Freddy Simanjuntak, S.H., M.H - Feri H.A Panggabean, S.T, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GRANAT Kabupaten Bengkalis, yang dinakhodai Derhana Irawati Nasution, yang disapa akrab Ira Scuto, siap bersinergi dan berkolaborasi dengan Forum Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bengkalis, dalam upaya memberantas Narkotika dan Obat-obatan (Nakoba) di wilayah Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Demikian disampaikan Ketua DPC GRANAT Kabupaten Bengkalis, penerima SM, Derhana Irawati Nasution (Ira Scuto) kepad sejumlah wartawan, di Duri, Kecamatan Mandau, Jumat (1/5) siang. Menurut Ira Scuto, dengan telah diterimanya Surat Mandat (SM) dari DPD GRANAT Provinsi Riau, ini menegaskan DPC GRANAT Kabupaten Bengkalis hadir bukan sekadar sebagai struktur organisasi, tetapi sebagai garda terdepan dalam memerangi melawan narkoba di daerah. "Mandat ini adalah kepercayaan sekaligus tanggung jawab moral untuk segera melakukan konsolidasi organisasi, memperkuat basis gerakan, dan memastikan pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) berjalan tepat waktu, demokratis, dan berintegritas," ujar Ira. Kami berkomitmen, tegas Ira, bahwa seluruh proses menuju Muscab tidak akan menjadi sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi momentum strategis untuk: - Melahirkan kepemimpinan yang bersih, berani, dan berkomitmen penuh terhadap gerakan anti narkoba - Memperkuat sinergi dengan Forkopimda, aparat penegak hukum, dan seluruh elemen masyarakat - Menghadirkan program kerja yang nyata, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat Bengkalis. "Hal ini sesuai arahan dari Pak Hendry Yosoninggrat, Ketua Umum DPP GRANAT," jelasnya. Silaturahmi Bersama Kapolsek Mandau Pasca menerima Surat Mandat (SM) dari DPD GRANAT Provinsi Riau, DPC GRANAT Kabupaten Bengkalis melakukan pertemuan sekaligus silaturahmi dengan Kapolsek Mandau, Kompol Primadona C, Rabu (29/4) lalu. "Kapolsek Mandau, Kompol Primadona langsung menyambut DPC GRANAT Kabupaten Bengkalis dengan ramah. Suasana pertemuan dan silaturahmi antara DPC GRANAT Kabupaten Bengkalis dengan Kapolsek Mandau berlangsung di ruang kerja dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan," ucap Ira Scuto. Kegiatan DPC GRANAT Kabupaten Bengkalis dengan Polsek Mandau ini baru permulaan. Ke depan DPC GRANAT Kabupaten Bengkalis akan lebih memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak terkait dalam memerangi dan memberantas bahaya latin narkoba saat ini sangat memprihatinkan dan mengkhawatirkan di tengah masyarakat 'Negeri Junjungan' nama lain dari Kabupaten

Bersinergi dengan Konsulat Jenderal Singapura, Binus @Medan Perluas Akses Binusian Sumut
Sumut
Selasa, 11 November 2025 | 19:00 WIB

Bersinergi dengan Konsulat Jenderal Singapura, Binus @Medan Perluas Akses Binusian

Jakarta, katakabar.com - Binus @Medan menerima kunjungan dari Konsulat Jenderal Singapura di di kampus Binus @Medan, di penghujung September 2025 lalu. Pertemuan ini diharapkan dapat membuka banyak peluang dan kemungkinan kerja sama dengan perguruan tinggi ataupun industri di Singapura yang dapat direkomendasikan Konsulat Jenderal Singapura kepada Binus @Medan. Fokus pembahasan tertuju pada peluang digitalisasi destinasi wisata, hingga menjembatani kerjasama dengan perguruan tinggi di Singapura. Pada sesi diskusi, pihak Konsulat Jenderal Singapura yang dihadiri oleh Dr. Edmund Chia, selaku Konsul Jenderal, serta YAP Wee Ping Jerrica, selaku Consul (Administration and Consular) memberikan berbagai sudut pandang terkait peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan, terutama untuk menjadikan Binus @Medan sebagai kampus berdampak dalam bidang digitalisasi terutama pariwisata, dan tidak menutup kemungkinan ikut membantu penanganan sampah di kota Medan. Selain itu, Konsulat Jenderal Singapura menyoroti pentingnya kerja sama lintas sektor antara institusi pendidikan dan pelaku industri dalam membuka peluang bisnis baru di berbagai bidang di Kota Medan. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat proses digitalisasi sektor pariwisata sekaligus menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat lokal. Tri Juniarty, S.Kom., M.M. selaku Binus @Medan Campus Director, menyampaikan melalui kolaborasi ini Binus @Medan menegaskan perannya sebagai Global Digitalpreneur, kampus global yang berorientasi pada pengembangan kewirausahaan digital, sekaligus menjadi penggerak transformasi di bidang pariwisata, teknologi, dan bisnis kreatif. “Pertemuan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi internasional bukan hanya tentang pertukaran gagasan, tetapi tentang membangun masa depan yang terhubung secara digital dan berakar pada nilai dan kekayaan budaya kita,” ujar Tri. Pertemuan ini dihadiri oleh para Head of Program dari tiga program studi di Binus @Medan, yakni Dr. Evawaty Tanuar, S.Kom., M.Comp.Sc. (Head of Computer Science Department), Citra Fadillah, S.Sn., M.Ds. (Head of Visual Communication Design Program), dan Dr. Dimas Yudistira Nugraha, S.S., M.M. (Head of Digital Business Study Program). Ketiganya berperan aktif dalam memperdalam arah kolaborasi lintas bidang dengan pendekatan multidisiplin. Mulai dari pemanfaatan digitalisasi untuk mendukung pengelolaan kebersihan lingkungan kota, pengembangan strategi promosi pariwisata berbasis kreativitas dan digitalisasi, hingga wacana penguatan potensi wisata halal di beberapa lokasi pariwisata di Sumatera Utara. Kesimpulan utama dari pertemuan ini menegaskan bahwa Konsulat Jenderal Singapura menyambut baik kehadiran Binus @Medan dan melihat potensi besar dalam pengembangan kolaborasi ke depan. Pihak Konsulat memberikan berbagai arahan strategis terkait peluang pengembangan pariwisata di Medan, sekitarnya, serta wilayah Sumatera Utara pada umumnya, serta membuka kemungkinan kerjasama antarperguruan tinggi lintas negara. Sebagai tindak lanjut konkret, dalam waktu dekat Binus @Medan juga dijadwalkan untuk menerima kunjungan dari Nanyang Polytechnic (NYP) Singapore untuk melihat kemungkinan bidang kerjasama yang dapat dilakukan antara Nanyang Polytechnic dengan Binus @Medan, pertemuan ini dijembatani oleh Konsulat Jenderal Singapura.

Telkom Indonesia Dorong Studio Gim Lokal Bersinergi dan Berinovasi di Forum Devlog Nasional
Nasional
Senin, 09 Juni 2025 | 18:00 WIB

Telkom Indonesia Dorong Studio Gim Lokal Bersinergi dan Berinovasi di Forum Devlog

Interaksi antar peserta membuka ruang belajar bersama, memperkuat perspektif teknis, serta membantu memahami ekspektasi pemain dan tren industri sebagai bagian dari strategi jangka panjang. Telkom berharap forum seperti Devlog dapat terus menjadi katalis dalam penguatan ekosistem gim nasional. Melalui dukungan yang konsisten terhadap komunitas dan studio lokal, Program Indigo dari Telkom ingin menciptakan dampak nyata bagi masyarakat kreatif digital.

Hadiri Kenal Pamit Kapolda Riau, H Asmar: Pemkab Kepulauan Meranti Siap Bersinergi Riau
Riau
Rabu, 19 Maret 2025 | 19:44 WIB

Hadiri Kenal Pamit Kapolda Riau, H Asmar: Pemkab Kepulauan Meranti Siap Bersinergi

Pekanbaru, katakabar.com - Bupati Kepulauan Meranti, H. Asmar hadiri kenal pamit Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau yang baru Irjen Pol Dr. Herry Heryawan yang menggantikan Irjen Pol M. Iqbal, di Balai Serindit, Kota Pekanbaru, Rabu (19/3). Di kesempatan itu, H. Asmar ucapkan selamat bertugas di tempat yang baru kepada Irjen M. Iqbal. "Terima kasih atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas di Polda Riau. Semoga semakin sukses di medan tugas yang baru," ujarnya.

Kementan dan Ombudsman RI Sinergi Tangani Tantangan Sawit hingga Energi Baru Terbarukan Nusantara
Nusantara
Sabtu, 21 Oktober 2023 | 13:57 WIB

Kementan dan Ombudsman RI Sinergi Tangani Tantangan Sawit hingga Energi Baru Terbarukan

Jakarta, katakabar com - Kementerian Pertanian dan Ombudsman Republik Indonesia bersinergi hadapi tantangan kelapa sawit, Tebu hingga energi baru terbarukan. Lantaran itu, Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Pertanian, Arief Prasetyo Adi beserta jajaran lingkup Kementerian Pertanian berkoordinasi dengan Anggota Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika, soal pengawasan pelayanan publik di sektor pertanian dan pangan di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, pada (20/10) kemarin. “Penting koordinasi antar instansi pemerintah, dinas, pemerintah daerah, badan atau lembaga terkait, hingga ke kelompok taninya guna selaraskan kepentingan dan terciptanya pertanian yang transparan,” kata Yeka. Menurut Yeka, agenda ombudsman ini kita sinergikan, rencanakan dan fokus untuk memperbaiki aspek-aspek penting dalam pengembangan pembangunan pertanian demi meningkatkan pelayanan publik kepada petani maupun pekebun. "Kita bakal bahas bersama agar bisa temukan solusi tepat guna untuk kebijakan perkebunan, hortikultura, pakan, unggas, alsintan," jelasnya. Ada beberapa yang menjadi catatan penting terkait kelapa sawit, sebut Yeka, seperti pembinaan, pengawasan dan penyediaan data produksi sawit nasional yang akurat, transparan dan akuntabel. Selain itu, tantangan capaian kinerja PSR dan program biodiesel juga menjadi isu yang harus segera direalisasikan sesuai target, tambahnya. Plt Mentan RI, Arief Prasetyo Adi mengapresiasi langkah koordinasi ini dengan Ombudsman . “Terima kasih untuk Ombudsman sudah berkenan hadir untuk kita sama-sama koordinasi khususnya terkait pertanian. Intinya, mari kita bersinergi, supaya bisa lebih optimal dalam melayani petani maupun pekebun dan publik kita. Transparansi itu penting, dan kita ini pelayan publik,” seru Plt Mentan. Di momen ini, Plt Mentan RI meminta jajarannya untuk memaksimalkan program-program perubahan pertanian. Untuk itu, Arief berpesan kepada Direktur Jenderal Perkebunan, Andi Nur Alam Syah untuk segera membentuk program akselerasi PSR, pengembangan tebu dan sawit sebagai biodiesel, serta replanting teh dan kopi. “Sawitnya sudah bagus, kalau bisa kita buat pabrik minyak merah untuk pekebun sawit kita. Itu bisa jadi sumber penghasilan tambahan untuk pekebunnya. Untuk komoditas lain, seperti tebu kita jadikan energi terbarukan, dalam etanol bentuknya. Tidak hanya itu, harus bisa cadangkan gula untuk diekspor. Kemudian kita kan belum pernah replanting teh dan kopi, alokasi kan kesitu juga,” tutur Arief. Menjawab tantangan tersebut, Andi Nur menyatakan Ditjen Perkebunan siap untuk melakukan program-program lanjutan dan telah menyiapkan strategi untuk tata kelola kelapa sawit nasional dengan aplikasi Sistem Informasi Perizinan Perkebunan atau SIPERIBUN, Pengelolaan Perkebunan Sawit Berkelanjutan, Satgas Sawit dan Gugus Tugas Monitoring TBS, dan pengembangan Tebu serta strategi pencapaian swasembada gula konsumsi. Dirjen Perkebunan telah berkoordinasi dan bersinergi dengan berbagai pihak, seperti pemerintah daerah, kementerian atau lembaga serta pihak terkait untuk menemukan solusi dan strategi cepat dan tepat demi mencapai target program yang telah Ditjen Perkebunan bentuk. “Sawit berkelanjutan itu bisa menjadi program untuk kembali menggerakkan biodiesel kita. Sesuai arahan bapak, kita mengembangkan sawit dan tebu, sebab ke depan biodiesel bakal menjadi salah satu energi terbarukan yang bisa menggantikan bahan bakar fosil yang akan habis," bebernya. Untuk replanting teh dan kopi, tambah Andi Nur, kita bakal garap dulu datanya, terus koordinasikan dengan pihak terkait.