Nusantara
Jumat, 01 September 2023 | 21:26 WIB
Mamuju, katakabar.com - Palm Kernell kelapa sawit dari Sulawesi Barat berlayar ke Tiongkok. Ekspor pertama Bungkil kata lain dari Palm Kernell expelerr kelapa sawit banyaknya 5.500 ton dari pelabuhan Belang-Belang Mamuju.
Karantina Pertanian Mamuju telah menerbitkan sertifikat kesehatan tumbuhan (Phytosanitary Certifikate) atas komoditas bungkil kelapa sawit asal Sulawesi Barat ini.
Kepala Karantina Pertanian Mamuju, Agus Karyono menuturkan, sertifikat phytosanitary menjadi persyaratan wajib agar bungkil sawit senilai Rp13,4 miliar diterima negara tujuan.
“Sebelum sertifikat diterbitkan, pejabat karantina melakukan pengawasan proses fumigasi dengan phospine dan pengambilan sampel yang selanjutnya dilakukan pemeriksaan untuk memastikan bungkil sawit terbebas dari Organisme Penyakit Tumbuhan Karantina (OPTK) yang dapat mempengaruhi kualitas dan nilai jualnya,” ujar Agus, dilansir dari laman elaeis.co, pada Jumat (1/9).
Data Karantina Pertanian Mamuju menunjukkan, dari Januari hingga Agustus 2023 Sulawesi Barat telah dua kali melakukan ekspor bungkil kelapa sawit. Pada 21 Januari 2023 telah diekspor 3.800 ton PKE dengan tujuan Thailand, dan kedua ekspor ke Tiongkok ini.
“Dari data sistem otomasi kami, nilai ekspor pertanian sepanjang tahun 2023 di Sulawesi Barat sudah mencapai Rp2,5 triliun dan masih didominasi komoditas sawit dan turunannya. Tren positif ini diharapkan terus berlanjut hingga akhir tahun,” jelasnya.
Untuk capaian ekspor mengalami peningkatan signifikan di bulan Agustus 2023 dibandingkan bulan yang sama tahun 2022 (secara month to month/mtm) mencapai sebesar 95 persen.
“Capaian ekspor Agustus 2023 sebesar Rp615 miliar signifikan peningkatannya dibanding Agustus 2022 sebesar Rp 315 miliar. Peningkatan tersebut dipengaruhi oleh volume, permintaan negara tujuan, dan harga komoditas yang terus naik," bebernya.
Menurutnya, capaian ini tak lepas dari kerja sama dan sinergisitas antara Karantina Pertanian dan stakeholder terkait seperti Dinas Perkebunan, Dinas Perdagangan, Bea Cukai dan otoritas pelabuhan.
"Saya optimis melalui peningkatan layanan perkarantinaan, Karantina Pertanian Mamuju mampu mendorong ekspor komoditas pertanian dan sukseskan program Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor Pertanian (Gratieks) yang digagas Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia.