Demi

Sorotan terbaru dari Tag # Demi

Tanam Pohon di 'Kota Sagu', Kapolda Riau: Ini Demi Masa Depan Peradaban Anak Cucu Kita Riau
Riau
Sabtu, 17 Mei 2025 | 15:53 WIB

Tanam Pohon di 'Kota Sagu', Kapolda Riau: Ini Demi Masa Depan Peradaban Anak Cucu Kita

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepala Kepolisian Daerah atau Kapolda Riau, Irjen Pol Dr. Hery Herjawan, S.I.K., M.H., M.Hum, kunjungan kerja (Kunker) ke wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti, di 'Kota Sagu' Selatpanjang, Sabtu (17/5) pagi. Kunjungan kerja tersebut untuk penguatan soliditas internal Polri, evaluasi kinerja Polres jajaran, serta memperkuat sinergi dengan pemangku kepentingan daerah, sekaligus penanaman bibit Pohon Kehidupan dan penandatanganan komitmen langsung oleh Kapolda Riau. Kapolda Riau, Irjen Pol Dr. Hery Herjawan menyatakan, kegiatan penanaman pohon yang dilakukan ini, di mana telah dilakukan selama hampir dua bulan terakhir, bukan sekadar rutinitas seremonial. Kegiatan ini memiliki nilai strategis, dan simbolis yang sangat tinggi. "Ketika kita menanam pohon, sesungguhnya kita sedang membangun peradaban baru. Kita sedang menanam harapan, menanam masa depan bagi anak cucu kita," tegasnya. Jika gerakan ini kita institusikan menjadi kebijakan Peraturan Daerah atau Perda, terang Kapolda Riau, Insya Allah akan menjadi warisan besar bagi daerah ini. Ini bukan hanya untuk lingkungan, tapi bisa membuka peluang kerja, meningkatkan indeks kualitas hidup, dan bahkan, ke depannya dapat memberikan nilai ekonomi melalui carbon trading atau perdagangan karbon yang sedang digalakkan secara global. "Bayangkan jika jumlah kita yang hadir di sini sekitar 200 orang. Kita komitmen menanam masing-masing satu pohon setiap minggu. Dalam sebulan, akan ada 800 pohon. Dalam setahun, kita akan menanam 16.000 pohon. Dan bila kita kalikan dengan empat anggota keluarga, itu menjadi 64.000 pohon dalam satu tahun," rincinya.

Demi Marwah Pemuda 'Negeri Sagu', Jefrizal Nyatakan Siap Pimpin KNPI Riau
Riau
Senin, 03 Februari 2025 | 20:28 WIB

Demi Marwah Pemuda 'Negeri Sagu', Jefrizal Nyatakan Siap Pimpin KNPI

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Komitmen dan tetap optimis membawa perubahan besar demi perbaikan kinerja KNPI ke depan, alasan Jefrizal nyatakan siap pimpin Komite Nasional Pemuda Negeri (KNPI) di 'Negeri Sagu' nama lain dari Kepulauan Meranti. Jefrizal melihat KNPI adalah sebuah wadah pemersatu, dan harus mampu melahirkan kaum muda yang lebih kreatif, inovatif dan solusif. Ide dan gagasan modal utama memajukan sebuah organisasi, apalagi berbicara organisasi sebagai mitra pemerintah, harus sejalan dengan tujuan kepemerintahan, baik bicara Unggul, Agamis dan sejahtera. Hal ini modal dasar dan pijakan menjalankan program-program keorganisasian ini. Jefrizal awalnya dibesarkan dari aktifis Kesatuan Aksi mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) dan selalu aktif diskusi bersama dengan pengurus organisasi HMI. Disekolahkan dari sekolah Muhammmadiyah dan aktif menjalankan organisasi NU sejak Kulyah, Pernah jadi pengurus Hima persis Riau serta LSM Lira bahkan organisasi kemahasiswaan daerah Riau dan Kepulauan Meranti.

Kolaborasi Semua Pihak Dibutuhkan Demi Wujudkan Keberlanjutan Sawit Nusantara Nusantara
Nusantara
Jumat, 01 September 2023 | 15:03 WIB

Kolaborasi Semua Pihak Dibutuhkan Demi Wujudkan Keberlanjutan Sawit Nusantara

Jakarta, katakabar.com - Kolaborasi dan kesepahaman yang sama bangun kemitraan strategis dari semua pihak dibutuhkan untuk mewujudkan keberlanjutan sawit nusantara. Itu ditekankan Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), Eddy Abdurrachman saat memberikan sambutan di Workshop Rembug Tani Nasional III tahun 2023 gelaran Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) di Jakarta, pada Kamis (31/8) kemarin. Kelapa sawit komoditas strategis telah menyumbang kebutuhan minyak nabati dunia hingga mencapai 22 persen. Tapi, Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi penyedia bahan mentah minyak nabati dunia agar kelapa sawit punya nilai ekonomi yang lebih tinggi, salah satunya lewat hilirisasi, jelasnya dilansir dari laman globalplanet, pada Jumat (1/9). Mengutip BPDPKS, saat ini pemeritah telah menerbitkan berbagai kebijakan dengan tujuan untuk mendorong hilirisasi industri kelapa sawit yang dapat memberikan nilai tambah kepada petani dan masyarakat Indonesia. "Sekitar setengah perkebunan kelapa sawit Indonesia merupakan sawit yang dikembangkan secara swadaya oleh masyarakat yang tersebar dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawei, Malulu hingga Papua. Dinamika itu memberikan tantangan tersendiri dalam mendorong hilirisasi kelapa sawit," ulasnya. Petani kelapa sawit swadaya punya banyak tantangan menjalankan perkebunan kelapa sawit mereka. Beberapa masalah yang muncul, yakni masalah rantai pasok dari perkebunan hingga ke pabrik, infrastruktur yang kurang memadai, produktivitas yang relatif rendah dan kurangnya pengetahun petani swadaya terhadap praktek pertanian yang baik serta akses yang terbatas terhadap teknologi maupun sertifikasi. Masalah itu, sangat penting untuk diatasi dengan solusi yang efektif dan strategis, salah satunya melalui strategi industri integrasi dari hulu hingga hilir, salah satunya melalui mandatori biodiesel. Asisten Deputi II Kantor Menko Perekonomian, Adi Yusuf menuturkan, Indonesia memiliki potensi sumber energi terbarukan yang sangat besar dan perlu dioptmalkan untuk meningkatkan perekonomian di berbagai sektor serta mengurangi ketergantungan energi fosil. Mantadotori biodiesel menunjukkan hal yang sangat baik, salah satunya dapat mewujudkan penghematan devisa negara. Pada tahun 2022, akibat program biodiesel, terjadi penghematan devisa negara sebesar Rp122,65 triliun, dan memberikan nilai tambah terhadap Crude Palm Oil (CPO) sebesar Rp12,2 triliun. Setelah B-35, maka akan dilanjutkan menjadi B-40 sehingga hal ini bakal semakin mengukuhkan Indonesia sebagai produsen utama biodiesel dunia. “Ini suatu prestasi Indonesia yang patut untuk kita apresiasi. Dengan mandatori B-35, kebutuhan CPO semakin meningkat serta mampu menyerap CPO Indonesia sehingga mendongrak harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di tingkat petani,” bebernya. SPKS yang diketuai Darto Wojtyla tersebut melaksanakan Rembug Tani Nasional III dengan sejumlah rangkaian kegiatan, salah satunya Workshop Pemanfaatan TBS Petani Sawit Swadaya Melalui Kemitraan dalam Mendukung Program Biodiesel sebagai Sumber Energi Transisi Berkelanjutan di Indonesia.