Digemari

Sorotan terbaru dari Tag # Digemari

Ini Alasan Mengapa Jembatan Apung Semakin Digemari di Kawasan Wisata Lingkungan
Lingkungan
Selasa, 22 Juli 2025 | 10:13 WIB

Ini Alasan Mengapa Jembatan Apung Semakin Digemari di Kawasan Wisata

Apung Hildan menggunakan High-Density Polyethylene atau HDPE berkualitas premium yang dirancang khusus untuk menghadapi tantangan lingkungan perairan. 1. Instalasi Super Cepat Lupakan proses konstruksi berbulan-bulan! Jembatan apung dapat dirakit dan dipasang hanya dalam hitungan hari, bahkan jam, tergantung panjang dan kompleksitasnya. Ini berarti destinasi Anda bisa lebih cepat beroperasi dan menerima pengunjung. 2. Desain Adaptif dan Estetis Apakah Anda membutuhkan jembatan lurus, berkelok mengikuti garis pantai, atau bahkan membentuk percabangan? Semua bisa diwujudkan. Fleksibilitas desainnya memungkinkan jembatan menyatu harmonis dengan kontur alam, bukan merusaknya. 3. Aman dan Tahan Banting Keselamatan adalah prioritas. Setiap kubus memiliki permukaan anti-slip dan mampu menahan beban yang signifikan. Material kubus apung HDPE juga terbukti tahan terhadap korosi air asin, paparan sinar UV, dan benturan, menjadikannya investasi jangka panjang dengan perawatan minimal. 4. Minim Dampak Lingkungan Ini adalah keunggulan terbesar untuk pariwisata berbasis alam. Karena tidak memerlukan tiang pancang yang menancap ke dasar air, jembatan apung tidak merusak ekosistem terumbu karang, padang lamun, atau dasar danau. Sebuah solusi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Dengan jembatan apung, pengelola wisata dapat membuka akses ke spot-spot yang sebelumnya sulit dijangkau. Menghubungkan daratan utama ke restoran terapung, vila di atas air, atau spot memancing eksklusif kini menjadi jauh lebih mudah dan efisien. Teknologi modular ini tidak terbatas pada jembatan saja. Ia juga merupakan fondasi sempurna untuk membangun dermaga apung untuk perahu wisata, jet ski, atau platform serbaguna lainnya. Fleksibilitasnya benar-benar membuka potensi baru bagi pengembangan kawasan perairan.

Di Bengkulu, Gula Merah Dari Kelapa Sawit Digemari Harga Terjangkau Ekonomi
Ekonomi
Jumat, 07 Juli 2023 | 20:50 WIB

Di Bengkulu, Gula Merah Dari Kelapa Sawit Digemari Harga Terjangkau

Bengkulu, katakabar.com - Gula merah dari kelapa sawit sangat digemari di Provinsi Bengkulu. Permintaan gula merah dari kelapa sawit ini tinggi, sebab harga terjangkau, memiliki rasa dan aroma yang khas Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bengkulu, Rosmala Dewi meniturkan, kebutuhan masyarakat akan gula merah terus meningkat. Ini lantaran banyak sajian kuliner asli daerah yang membutuhkan bahan baku gula merah. "Permintaan gula merah dari tanaman kelapa sawit cukup tinggi di Bengkulu, sebab banyak kuliner membutuhkan gula merah," ujar Rosmala, pada Kamis (6/7) kemarin. Faktor utama yang mempengaruhi kenaikan permintaan gula merah dari kelapa sawit adalah rasanya yang unik, lebih kaya dan aromanya yang lebih kuat. "Gula merah sawit itu memiliki rasa yang unik dan sangat sedap," jelasnya. Salah seorang petani kelapa sawit, Siti Rohani mengakui telah meningkatkan produksi gula merah untuk memenuhi permintaan. "Kami sangat senang permintaan gula merah kelapa sawit meningkat. Kami terus memproduksi gula merah dengan kualitas terbaik untuk memenuhi permintaan pasar," katanya semangat. Pedagang di pasar tradisional Bengkulu, Ahmad Dahlan merasakan dampak meningkatnya permintaan gula merah dari kelapa sawit. Saat ini harga gula merah telah mencapai Rp20 ribu per kilogram. Padahal sebelumnya hanya mencapai Rp18 ribu per kilogram. "Kami senang meningkat permintaan gula merah dari kelapa sawit otomatis meningkatkan omzet. Tapi harga gula merah naik dapat mempengaruhi menentukan harga jual kepada konsumen," sebutnya.