DKPP Rohul Gagas Musyawarah Penertiban Air Irigasi Osaka Dukung Program SPN
Pasir Pengaraian, katakabar.com - Guna mendukung program Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto dan program Bupati Rokan Hulu, Anton, S.T, M.M, serta Wakil Bupati Rokan Hulu, H. Syafaruddin Poti, SH, MM yakni Swasembada Pangan, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan atau DKPP Rokan Hulu gagas Musyawarah Penertiban Pemakaian Air Irigasi Usaha Budidaya Perikanan, di MDTA Baitul Ulum, Desa Suka Maju Kecamatan Rambah, Rabu (4/6). Di kegiatan itu hadir PLT Kadis DKPP, Zulfikar, S.P, Dinas PUPR Rokan Hulu diwakili Kabid Pengairan, Rasqi Rades, Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura diwakili Kasi Bidang Pangan, Roni Gunawan, Balai Wilayah Sungai Sumatra III, Nurwahidayah, Danramil 02 Rambah, Kapten Armed Alza Septendi, Satpol PP dan 29 para budidaya ikan di aliran irigasi Okan Samo Kaiti atau Osaka. PLT Kadis DKPP, Zulfikar mengutarakan, diskusi ini berfokus pada pemanfaatan air irigasi Osaka yang mengalir di Kecamatan Rambah, dan Rambah Samo sepanjang 60 kilometer agar sampai ke ujung hilir irigasi untuk pengairan persawahan. "Sesuai dengan fungsi utama irigasi osaka ini adalah diutamakan untuk sawah, tapi seiring berjalanya waktu daerah hilir irigasi tidak teraliri air yang membuat aktifitas pertanian menjadi terganggu," ucap Zulfikar. Kata Zulfikar, air irigasi dimanfaatkan sebagai saluran irigasi untuk kepentingan budidaya perikanan yang dialiri oleh warga sekitar irigasi sehingga debit air berkurang membuat bagian hilir tidak mendapatkan aliran air. “Kita tidak melarang budidaya perikanan, tapi penggunaannya harus sesuai aturan. Irigasi utama untuk pertanian, khususnya tanaman pangan, diskusi ini untuk mencari solusi terbaik antara budidaya ikan dan pertanian.” tutur Zulfikri.