Experience

Sorotan terbaru dari Tag # Experience

Maharasa Gastronomy Experience Angkat Spiritualitas Pangan dan Tradisi Luhur Bali Wisata
Wisata
Kamis, 16 April 2026 | 08:16 WIB

Maharasa Gastronomy Experience Angkat Spiritualitas Pangan dan Tradisi Luhur Bali

Karangasem, katakabar.com - Program Maharasa Gastronomy Experience digelar di Desa Adat Geriana Kauh di pekan ke dua April 2026. Kegiatan ini kelanjutan dari rangkaian Maharasa sebelumnya yang digelar di Candi Ijo pada Desember 2025 lalu. Pergelaran kali ini, Maharasa angkat konsep eco-teologi Bali yang berakar pada praktik ritual Pantun Masa Padi Taun, yang menekankan hubungan harmonis antara manusia, alam, dan dimensi spiritual. Filosofi ini tercermin dalam kehidupan agraris masyarakat Bali, di mana petani memuliakan sawah sebagai ruang hidup, serta menghormati Dewi Sri sebagai simbol kesuburan dan kesejahteraan. Beras, pada konteks ini, dipandang bukan sekadar hasil pertanian, melainkan bagian dari proses sakral yang sarat nilai spiritual. Rangkaian kegiatan diawali dengan ritual Papag Segehan sebagai bentuk penyucian awal bagi peserta. Lepas itu, peserta menyaksikan atraksi Ngoncang yang dibawakan perempuan desa setempat. Atraksi ini merepresentasikan ungkapan syukur dan kebahagiaan petani perempuan pascapanen melalui gerak ritmis dan ekspresi komunal yang mencerminkan keterhubungan erat dengan alam. Peserta kemudian mengikuti prosesi Melukat, yakni ritual pembersihan diri secara spiritual menggunakan air suci. Ritual ini dimaknai sebagai upaya penyelarasan antara tubuh, pikiran, dan energi spiritual sebelum memasuki rangkaian pengalaman berikutnya. Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Museum Sang Hyang Dedari untuk memahami sejarah serta praktik ritual yang berkembang di desa tersebut. Peserta juga diajak menyusuri area persawahan sambil mengamati padi lokal jenis taun. Pada sesi ini, Nyoman Subrata selaku Jero Bandesa Adat Geriana Kauh memaparkan sembilan tahapan ritual pertanian yang masih dijalankan masyarakat, mulai dari sebelum masa tanam hingga pascapanen. Memasuki malam hari, sebanyak 26 peserta mengikuti Maharasa Dining Experience. Sesi ini mengedepankan praktik mindfulness dalam pengolahan dan penyajian makanan, termasuk tata cara makan dan minum secara berkesadaran sebagai bentuk penghormatan terhadap Tuhan, alam, dan sumber pangan. Di rangkaian ini, turut hadir perwakilan Bupati Karangasem, I Made Agus Budiyasa (Asisten II Pemkab. Karangasem) dan Ida Bagus Made Gunawan (Samsara Living Museum) yang memberikan pemaparan mengenai konsep Kanda Pat. Konsep ini merujuk pada empat saudara spiritual yang dipercaya menyertai manusia sejak dalam kandungan hingga akhir kehidupan. Dalam pemaparannya, dijelaskan Kanda Pat tidak hanya dimaknai secara simbolik, tetapi juga diimplementasikan dalam praktik keseharian, termasuk dalam etika makan. Aktivitas makan dipandang sebagai tindakan sakral yang melibatkan kesadaran penuh, di mana manusia tidak hanya memenuhi kebutuhan fisik, tetapi juga menghormati dimensi spiritual yang menyertainya melalui sikap hening, rasa syukur, dan persembahan. Setelah rangkaian santap malam, peserta menyaksikan ritual sakral Sang Hyang Jaran Gading. Ritual ini menampilkan kondisi trans sebagai media spiritual yang dipercaya memiliki fungsi perlindungan serta menjaga keseimbangan energi dalam kehidupan masyarakat. Maharasa dihadirkan sebagai upaya mereaktualisasi nilai-nilai leluhur Nusantara melalui pendekatan gastronomi. Program ini mendorong refleksi atas peran budaya dalam membangun hubungan yang lebih selaras antara manusia, Tuhan, dan alam. “Banyak sekali hal baru yang dipelajari. Di Maharasa dan desa ini, kita melihat Bali dari sisi yang berbeda. Ini sangat menyentuh. Alamnya, orang-orangnya, dan budayanya, inilah Bali yang sesungguhnya,” kata Winnie, peserta Maharasa asal Singapura. Ke depan, kegiatan serupa Maharasa direncanakan akan terus diselenggarakan di Desa Adat Geriana Kauh untuk memastikan budaya terus dilestarikan dan masyarakat luas dapat belajar dari kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun, mulai dari nilai spiritual, praktik hidup berkesadaran, hingga harmoni antara manusia, alam, dan tradisi sebagai inspirasi dalam membangun kehidupan yang lebih berkelanjutan, dan bermakna di masa kini.

Bittime Exclusive VIP Experience, Layanan Premium Biaya Lebih Rendah Lifestyle
Lifestyle
Jumat, 03 April 2026 | 18:00 WIB

Bittime Exclusive VIP Experience, Layanan Premium Biaya Lebih Rendah

Jakarta, katakabar.com - Di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global, konflik regional, serta dinamika ekonomi yang semakin tidak menentu, biaya transaksi rendah jadi harapan para investor. Bertepatan dengan ini, Bittime hadirkan Bittime Exclusive VIP Experience, layanan eksklusif bagi investor yang dirancang bagi investor dengan nilai investasi lebih tinggi. Kondisi geopolitik dan ekonomi global yang dinamis mendorong semakin banyak investor mempertimbangkan diversifikasi portofolio ke berbagai kelas aset, termasuk aset digital seperti Bitcoin ($BTC) dan Tether ($USDT). Tetapi, selain akses terhadap diversifikasi aset, biaya transaksi yang lebih rendah juga turut menjadi faktor yang diperhatikan oleh investor di tengah kondisi volatilitas ekonomi global saat ini. Lebih lanjut, berdasarkan survei yang diadakan Bittime melalui platformnya, 71 persen investor memprioritaskan biaya transaksi lebih rendah dari sebuah program eksklusif. Hal ini, menjadi sangat penting bagi investor dengan nilai investasi dan aktivitas trading lebih tinggi. Menjawab kebutuhan tersebut, Bittime VIP program ini hadir dengan biaya transaksi lebih rendah, bahkan investor dapat menghemat 30 persen-80 persen dari biaya transaksi. Serta, didukung minimum transaksi mulai dari Rp1 miliar, guna memperluas kesempatan bagi investor untuk menikmati layanan eksklusif tanpa minimum transaksi tinggi. Menurut Presiden Direktur Bittime, Ronny Prasetya, kondisi pasar global yang penuh dinamika seperti saat ini dapat menjadi momentum bagi investor untuk mengelola portofolio dengan pendekatan yang lebih adaptif. “Program Bittime Exclusive VIP Experience ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan utama investor Indonesia yaitu biaya trading yang lebih murah, pendampingan dari Dedicated Relationship Manager, serta akses eksklusif ke berbagai kampanye khusus,” kata Ronny. Melalui Bittime Exclusive VIP Experience, Bittime berupaya menghadirkan layanan yang mendukung investor dalam memperluas diversifikasi aset secara lebih efisien, baik pada aset digital utama maupun aset seperti emas dan perak, dengan biaya transaksi yang relatif murah. Sehingga investor dapat dengan nyaman membangun portofolio yang lebih terdiversifikasi di tengah kondisi pasar yang menantang. Diharapkan ke depannya, program ini dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Bittime dalam mendorong penggunaan platform yang bertanggung jawab serta mendukung perkembangan industri aset kripto nasional. Diketahui, investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal tersebut termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya.

Transcosmos Indonesia Ungkap Arah Baru Customer Experience Berbasis AI di 2026 Nasional
Nasional
Kamis, 18 Desember 2025 | 17:42 WIB

Transcosmos Indonesia Ungkap Arah Baru Customer Experience Berbasis AI di 2026

Jakarta, katakabar.com - Dalam lanskap layanan bisnis digital saat ini, customer experience (CX) menjadi elemen kunci yang menentukan keberhasilan interaksi antara perusahaan dan pelanggan, khususnya di area contact center dan digital marketing. Perusahaan dituntut untuk mampu mengelola volume interaksi yang tinggi, memberikan layanan real-time, serta menghadirkan pengalaman yang konsisten di berbagai kanal, sekaligus tetap menjaga efisiensi operasional. Menjelang berakhirnya 2025, transcosmos Indonesia (TCID), perusahaan penyedia layanan business process outsourcing (BPO), contact center, dan digital marketing, memaparkan sejumlah tren kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang diperkirakan akan mendominasi perkembangan CX dan operasional bisnis pada 2026. Tren ini bukan sekadar prediksi, melainkan bagian dari pergeseran nyata yang sudah berlangsung seiring meningkatnya peran AI dalam mendukung interaksi pelanggan dan proses bisnis secara end-to-end. Data yang dirangkum dari geniusaitech menunjukkan bahwa 92% kegiatan pemasaran kini menggunakan generative AI untuk produksi konten, 58 persen pelanggan lebih memilih chatbot untuk pertanyaan sederhana, dan 72% perusahaan mengandalkan AI untuk mengotomatisasi tugas berulang. Angka-angka ini menggambarkan AI tidak lagi sekadar eksperimen teknologi, tetapi telah berkembang menjadi infrastruktur kerja utama di berbagai lini interaksi pelanggan dan proses operasional. Perubahan ini tidak terlepas dari kebutuhan perusahaan untuk menghadapi volume interaksi pelanggan yang semakin besar, ekspektasi layanan real-time, serta tekanan untuk meningkatkan efisiensi operasional. Tetapi, sekalipun adopsi AI telah meluas, banyak organisasi masih menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan teknologi ini secara menyeluruh ke dalam proses inti mereka, sebuah tantangan yang diperkirakan menjadi fokus utama pada 2026. Dimas Aditama, General Manager CX TCID, menyatakan fokus industri contact center akan bergerak dari eksplorasi teknologi AI menuju penerapan yang lebih dalam dan terintegrasi. “Teknologi AI berkembang pesat, tetapi implementasi di lapangan menunjukkan bahwa manfaatnya hanya muncul bila integrasinya sejalan dengan proses operasional. Tantangan terbesar tetap sama, yaitu kesiapan data dan konektivitas antar sistem. Tahun depan, perusahaan akan lebih fokus memastikan dua hal ini sebelum mengejar aplikasi AI yang lebih kompleks,” ujar Dimas. TCID mengidentifikasi dua tren besar yang dinilai akan menjadi pendorong utama pengalaman pelanggan pada 2026. Pertama, peningkatan peran generative AI dalam CX. Interaksi pelanggan tidak lagi sebatas chat otomatis sederhana. Generative AI akan memainkan peran penting dalam menyediakan layanan yang responsif dan personal, mampu merepresentasikan kepribadian brand, sekaligus mengintegrasikan hasil interaksi ke dalam sistem CRM (customer relationship management). Analisis Voice of Customer yang didukung AI akan membantu perusahaan memahami sentimen, intensi, dan pola keluhan dalam skala besar, bukan hanya menyelesaikan kasus satu per satu secara manual. Model prediktif berbasis AI akan semakin sering digunakan untuk memproyeksikan kebutuhan pelanggan, memetakan risiko churn, dan menghitung nilai pelanggan sepanjang siklus hidupnya. Tetapi, efektivitas strategi ini sangat bergantung pada kualitas data perusahaan. TCID mencatat banyak organisasi saat ini masih berada pada tahap awal dalam memperbaiki fondasi data sebagai langkah awal sebelum mengadopsi otomasi pemasaran yang lebih canggih. Di tempat yang sama Barry Dieo Airlangga selaku Head of PM Digital Marketing TCID juga memaparkan bahwa kesuksesan strategi AI pada 2026 sangat dipengaruhi oleh kesiapan data dan desain operasional yang matang. “Hyper-personalization dan predictive modeling hanya akan bekerja optimal jika data telah disiapkan dengan tepat dan arsitektur teknologi mendukung. Investasi terbesar pada 2026 bukan hanya pada teknologi AI, tetapi pada kesiapan datanya,” tegasnya. TCID melihat bahwa beberapa sektor akan menjadi pengadopsi terdepan AI operasional pada tahun mendatang, terutama perbankan dan layanan keuangan, telekomunikasi, FMCG, serta manufaktur yang semakin terdorong oleh otomatisasi rantai pasok (supply chain). Kelompok industri ini memiliki volume interaksi pelanggan yang tinggi serta kebutuhan proses yang kompleks, menjadikannya sektor uji penerapan AI yang berkembang paling cepat. Dengan memahami tren tersebut, TCID menutup 2025 sebagai perusahaan yang tidak hanya menawarkan layanan contact center dan digital marketing, tetapi juga sebagai mitra transformasi bagi perusahaan yang memasuki fase baru pengalaman pelanggan berbasis AI. transcosmos Indonesia merupakan penyedia layanan customer experience dan bisnis digital yang merupakan anak perusahaan dari transcosmos Inc., perusahaan yang berpusat di Jepang dan berdiri sejak tahun 1966. transcosmos Indonesia menghadirkan layanan terpadu untuk mendukung berbagai aspek bisnis klien, termasuk teknologi CX. Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi website transcosmos Indonesia, Instagram transcosmos Indonesia, dan LinkedIn transcosmos Indonesia.