Bersama Disdik, SU Kukuhkan Diri PTS Terdepan Penguatan Kompetensi AI Guru se Sumsel Pendidikan
Pendidikan
Kamis, 30 April 2026 | 13:04 WIB

Bersama Disdik, SU Kukuhkan Diri PTS Terdepan Penguatan Kompetensi AI Guru se Sumsel

Palembang, katakabar.com - Dinas Pendidikan Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan gandeng Satu University Palembang dan platform edukasi GreatNusa sebagai upaya perkuat kompetensi guru di bidang teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Kolaborasi ini diwujudkan melalui pelatihan bertajuk “AI for Education” yang menyasar guru SMA dan SMK di seluruh wilayah Sumatera Selatan. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari audiensi yang telah dilakukan oleh Rektor Satu University, Bapak Win Ce, S.Kom,. M.M. dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumatera Selatan Februari 2026 lalu. Kegiatan yang digelar secara hybrid ini diikuti oleh 40 guru secara langsung di Satu University Palembang dan lebih dari 394 guru SMA/SMK kurang lebih dari 11 Kabupaten dan 3 Kota di Provinsi Sumatera Selatan secara daring. Program ini difokuskan pada peningkatan kapasitas tenaga pendidik dalam mengintegrasikan AI ke dalam proses pembelajaran yang lebih adaptif, efisien, dan relevan dengan kebutuhan era digital, sejalan dengan upaya Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan Bersama Satu University Palembang dalam mendorong transformasi pendidikan. Acara diawali dengan pembukaan secara daring oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Mondyaboni, S.E., S.Kom., M.Si., M.Pd.. Meskipun berhalangan hadir secara langsung, beliau tetap memberikan sambutan dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Pembukaan kegiatan secara langsung di Kampus Satu University Palembang dilaksanakan oleh Dr. Febriansyah, S.E., M.M. (Kasi PTK SMK) yang hadir langsung di Satu University Palembang mewakili Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, sekaligus menandai dimulainya kegiatan secara resmi. Hj. Mondyaboni, S.E., S.Kom., M.Si., M.Pd. menegaskan penguatan kompetensi guru dalam bidang teknologi menjadi langkah strategis meningkatkan kualitas pendidikan di daerah. “Penguatan kapasitas guru dalam memahami dan memanfaatkan teknologi, termasuk AI, menjadi kebutuhan yang tidak terelakkan. Kami sangat mendukung program-program positif seperti ini sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Sumatera Selatan,” ujarnya. Wakil Rektor II Satu University Palembang, Bapak Dr. Lodovicus Lasdi, S.E., M.M., A.k., CA., CPA., CAP., menyampaikan bahwa peran institusi pendidikan tinggi sangat penting dalam mendukung transformasi digital di sektor pendidikan.  “Pemanfaatan AI dalam pendidikan bukan lagi sekadar tren, tetapi sudah menjadi bagian dari ekosistem pembelajaran modern. Kami berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kompetensi guru agar siap menghadapi disrupsi teknologi,” jelasnya. Sebagai bentuk komitmen institusi dalam mengawal kualitas pelaksanaan kegiatan, jajaran akademik SATU University Palembang juga turut hadir secara langsung, di antaranya Dr. Febriyanti Panjaitan, S.Kom., M.Kom. (Head of Program Teknik Informatika) dan Hery Oktafiandi, S.T., M.Eng. (Head of Program Sistem Informasi). Keterlibatan langsung ini mencerminkan dedikasi kampus dalam memastikan program pengembangan kompetensi berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi para peserta. Dari sisi implementasi teknis, GreatNusa melalui expert di bidang AI, Marisca Revani Putri, yang membawakan materi prompting, menekankan bahwa kemampuan menyusun perintah (prompt) yang tepat menjadi fondasi utama dalam penggunaan AI secara efektif dalam pembelajaran. “Prompting adalah keterampilan dasar dalam menggunakan AI. Dengan prompt yang tepat, guru dapat menghasilkan materi ajar, soal, hingga konten pembelajaran yang lebih personal, dan efisien sesuai kebutuhan siswa,” ulasnya. Di pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi komprehensif mulai dari teknik dasar hingga lanjutan dalam prompting, pemanfaatan AI untuk penyusunan materi ajar, pengembangan metode pembelajaran interaktif, hingga optimalisasi evaluasi pembelajaran berbasis teknologi. Selain sesi pemaparan, kegiatan juga dilengkapi dengan praktik langsung dan diskusi interaktif guna memastikan para peserta mampu mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari. Salah satu peserta kegiatan AI for Education, Desra Triyunsari, M.Kom., guru Informatika SMA Negeri 19 Palembang, menyampaikan apresiasinya terhadap pelatihan yang diikuti. “Sebagai guru Informatika, saya mendapatkan banyak ilmu baru melalui kegiatan ini, khususnya pemanfaatan AI untuk mendukung proses pembelajaran. Pelatihan ini membantu kami dalam mengakses dan mengembangkan materi ajar yang lebih relevan dengan kebutuhan siswa. Saya berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi tenaga pengajar lainnya, sehingga kami dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh kepada siswa secara lebih optimal,” ucapnya. Kolaborasi antara Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Satu University Palembang, dan GreatNusa ini menjadi langkah pasti mendorong percepatan transformasi digital pendidikan khususnya di Sumatera Selatan. Dengan menjangkau lebih dari 400 tenaga pendidik dari berbagai kabupaten dan kota, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak berkelanjutan terhadap peningkatan kualitas pembelajaran, efisiensi kerja guru, serta menciptakan pengalaman belajar yang lebih adaptif dan relevan bagi siswa. Ke depan, Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan bersama Satu University Palembang berkomitmen untuk terus menghadirkan program pengembangan kompetensi bagi tenaga pendidik. Apabila terdapat kesempatan lanjutan, kolaborasi ini akan kembali diwujudkan melalui program-program yang inovatif dan berdampak.

Krakatau IT Dukung Peningkatan Kompetensi Guru YPKS Lewat Pelatihan Pemanfaatan AI Nasional
Nasional
Selasa, 17 Maret 2026 | 14:25 WIB

Krakatau IT Dukung Peningkatan Kompetensi Guru YPKS Lewat Pelatihan Pemanfaatan AI

Cilegon, katakabar.com - PT Krakatau Information Technology (Krakatau IT) sebagai narasumber usung tema seputar pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) pada Pelatihan Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) di Pembelajaran yang ditaja Yayasan Pendidikan Krakatau Steel (YPKS). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang pendidikan teknologi informasi. Program yang telah dilaksanakan pada akhir 2025 merupakan bagian dari serangkain Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dan diharapkan dapat terus berlanjut. Pelatihan ini bertujuan membekali para tenaga pendidik dengan pemahaman dan keterampilan dasar dalam penerapan teknologi kecerdasan buatan di dunia pendidikan. Melalui pelatihan ini, para guru di lingkungan YPKS diharapkan dapat mengintegrasikan teknologi AI dalam proses belajar-mengajar, sehingga pembelajaran menjadi lebih interaktif, efektif, dan relevan dengan tuntutan era industri 4.0. Direktur Utama Krakatau IT, Sugeng Pangraksa, menuturkan kegiatan ini merupakan langkah nyata perusahaan dalam mendukung pengembangan kapasitas tenaga pendidik, khususnya dalam menghadapi era digital. Menurutnya, pelatihan ini bukan sekadar kegiatan satu kali, melainkan bagian dari upaya berkelanjutan Krakatau IT dalam membangun ekosistem literasi digital di lingkungan pendidikan. “Kami berharap program ini dapat menjadi langkah awal untuk membangun ekosistem pembelajaran berbasis teknologi di lingkungan YPKS. Ke depan, Krakatau IT juga membuka peluang kolaborasi lanjutan, baik dalam bentuk program pendampingan, pengembangan kurikulum digital, maupun implementasi platform pembelajaran berbasis teknologi,” ujar Sugeng. Sementara, Bendahara Yayasan Pendidikan Krakatau Steel (YPKS), Dian Bahtiar, mengapresiasi dukungan Krakatau IT dalam kegiatan ini. “Kami berterima kasih atas sinergi yang terjalin dengan Krakatau IT. Pelatihan ini menjadi langkah strategis bagi guru-guru kami untuk lebih siap menghadapi perubahan paradigma pembelajaran di era digital,” kata Dian. Sebagai bagian dari Krakatau Steel Group, Krakatau IT terus berperan aktif dukung penguatan literasi digital serta peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Kolaborasi dengan YPKS ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam menyiapkan generasi muda yang melek teknologi, kreatif, dan siap menjadi inovator dan pemimpin di era transformasi digital. Program tersebut bagian dari Asta Cita Presiden RI, H Prabowo Subianto untuk meningkatkan kemakmuran masyarakat. PT Krakatau Information Technology (Krakatau IT) anak perusahaan dari PT Krakatau Steel (Persero) Tbk yang dipimpin Dr. Akbar Djohan selaku Direktur Utama, sekaligus Chairman ALFI/ILFA (Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia) serta Chairman IISIA (Indonesia Iron dan Steel Industry Association).

Buka Konferensi XXIII PGRI 2025, H Asmar: Dukung Peningkatan Kualitas Guru dan Pendidikan Riau
Riau
Selasa, 02 September 2025 | 11:35 WIB

Buka Konferensi XXIII PGRI 2025, H Asmar: Dukung Peningkatan Kualitas Guru dan Pendidikan

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, secara resmi membuka Konferensi XXIII Persatuan Guru Republik Indonesia atau PGRI Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2025, di Gedung Kuning, Kantor Bupati, Selasa (2/9). Konferensi ini usung tema "Guru Bermutu Indonesia Maju, Guru Hebat Indonesia Kuat." Kegiatan dihadiri Ketua PGRI Provinsi Riau,Prof. Dr. H. Adolf Bastian, M.Pd, Plt. Ketua PGRI Kepulauan Meranti, Zulfikar beserta jajaran, para guru, tenaga kependidikan dari sembilan kecamatan se Kabupaten Kepulauan Meranti, serta lainnya. PGRI Apresiasi dukungan Pemda Kepulauan Meranti. Zulfikar selaku Plt. Ketua PGRI Meranti menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Daerah terhadap kegiatan dan program PGRI. Ia berharap, melalui konferensi ini, PGRI Meranti dapat terus berkembang dan meningkatkan perannya dalam dunia pendidikan. Ketua PGRI Provinsi Riau, Prof. Dr. H. Adolf Bastian aminkan Ketua PGRI Kepulauan Meranti. Ia mengapresiasi komitmen Pemda Kepulauan Meranti terhadap pengembangan pendidikan. "PGRI memiliki peran strategis dalam mencerdaskan anak bangsa, khususnya di daerah-daerah seperti Kepulauan Meranti yang masih menghadapi berbagai tantangan pendidikan," ujarnya. Walaupun Indeks Pembangunan di Meranti masih perlu ditingkatkan, kupasnya, tapi prestasi guru-guru Kepulauan Meranti di tingkat nasional menunjukkan potensi besar yang dimiliki,” jelas Adolf. Ia mengusulkan agar Pemkab Kepulauan Meranti membangun gedung guru dan menyelenggarakan pelatihan berkala bagi para guru, apabila anggaran memungkinkan. Guru Adalah Kunci Kemajuan Bangsa Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar menegaskan tema konferensi sangat relevan dengan kondisi bangsa saat ini. Ia menyebut, guru yang bermutu merupakan kunci utama memajukan pendidikan dan membangun Indonesia yang kuat. “Tanpa guru yang berdedikasi, sulit bagi kita mencetak generasi unggul yang mampu menghadapi tantangan zaman,” ucapnya. Bupati Kepulauan Meranti memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para guru yang telah mengabdikan diri, baik di kota maupun di pelosok daerah. “Kami sadari peran besar guru, dan melalui konferensi ini, kami berharap PGRI Meranti dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas,” terangnya. Komitmen Pemerintah Daerah atau Pemda, lanjut H Asmar, Pemkab Kepulauan Meranti berkomitmen mendukung peningkatan kesejahteraan guru, pengembangan kompetensi, serta penyediaan sarana dan prasarana pendidikan. Menanggapi usulan Ketua PGRI Provinsi, Bupati Kepulauan Meranti menyatakan pembangunan gedung guru dan pelatihan akan diprioritaskan pada tahun 2026. “Untuk usulan Ketua PGRI, akan kami realisasikan tahun depan demi kesejahteraan dan peningkatan kompetensi guru-guru Meranti,” tegasnya. Ia menambahkan, pembangunan gudang Bulog juga menjadi prioritas, mengingat kebutuhan pokok masyarakat yang belum sepenuhnya terpenuhi.