Mengawal Anggaran Pendidikan, Komisi X Perjuangkan Kesejahteraan Guru dan Pendidikan Tanpa Biaya Politik
Politik
Sabtu, 05 September 2026 | 15:05 WIB

Mengawal Anggaran Pendidikan, Komisi X Perjuangkan Kesejahteraan Guru dan Pendidikan Tanpa Biaya

Jakarta, katakabar.com - Komisi X DPR RI setujui pagu anggaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam RAPBN Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp61,1 triliun. Pada persetujuan tersebut, Komisi X memberikan sejumlah catatan, terutama terkait peningkatan kesejahteraan guru, pemenuhan alokasi anggaran pendidikan, serta tindak lanjut putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pendidikan dasar tanpa memungut biaya. Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Kerja Komisi X DPR RI dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/9) lalu. Rapat membahas persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-K/L) Tahun Anggaran 2027, serta program yang akan didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) berdasarkan kriteria teknis Komisi X. Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani selaku pimpinan rapat, menyampaikan selain menerima pagu anggaran Kemendikdasmen sebesar Rp61,1 triliun, Komisi X juga menerima usulan tambahan anggaran sebesar Rp157,75 triliun. Adapun total kebutuhan anggaran yang diusulkan mencapai Rp306,51 triliun untuk menindaklanjuti putusan MK terkait pendidikan dasar. "Komisi X DPR RI menerima pagu anggaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp61.100.819.081.000," ujar Lalu saat membacakan kesimpulan rapat. Menurut Lalu, persetujuan tersebut disertai catatan dan masukan dari anggota Komisi X yang perlu menjadi perhatian Kemendikdasmen dalam penyusunan kebijakan dan pelaksanaan program tahun anggaran 2027. Salah satu perhatian utama ialah pemenuhan kebutuhan anggaran pendidikan dan kepastian kesejahteraan pendidik. Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Muhamad Nur Purnamasidi, dalam pandangan fraksi, menyoroti tindak lanjut Putusan MK Nomor 3/PUU-XXII/2024. Ia meminta pemerintah lebih optimistis dalam menyusun simulasi kebutuhan anggaran pendidikan, mengingat tambahan sekitar Rp5 triliun dinilai belum cukup untuk memenuhi porsi anggaran pendidikan sebesar 20 persen dalam sisa waktu dua tahun. Sedang, Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PKB Muhammad Kadafi menyoroti kesejahteraan guru dan tendik yang masih menghadapi ketidakpastian. Menurutnya, peningkatan anggaran pendidikan perlu diarahkan pula untuk memberikan kepastian bagi para pendidik yang telah mengabdi di berbagai daerah. “Yang utama adalah bagaimana kita bisa mendorong kesejahteraan para guru dan juga tendik yang terus mengabdi dalam ketidakpastian agar bisa nyaman dan mendapatkan kepastian,” ungkap Kadafi. Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PKS, Abdul Fikri Faqih, aminkan Kadafi. Ia meminta usulan tambahan anggaran dikawal secara ketat agar dapat mendukung keberlanjutan program prioritas nasional. Menurutnya, pengawalan tersebut juga penting untuk memastikan peningkatan mutu layanan pendidikan, kelancaran digitalisasi, serta pelaksanaan putusan MK dapat direalisasikan di lapangan. Lalu menegaskan, berbagai pandangan dan masukan tersebut menjadi bagian dari catatan resmi Komisi X yang harus diperhatikan Kemendikdasmen dalam menjalankan program pada 2027. “Komisi X DPR RI menekankan kepada Kemendikdasmen RI agar menjadikan pandangan dan masukan anggota Komisi X DPR RI yang disampaikan dalam laporan singkat pembahasan Pagu Indikatif hingga Pagu Anggaran RAPBN Tahun Anggaran 2027 sebagai rujukan dalam penyusunan kebijakan, program, dan kegiatan Kemendikdasmen RI Tahun Anggaran 2027,” tegas legislator dari Fraksi PKB itu. Selanjutnya, pagu anggaran tersebut akan disampaikan kepada Badan Anggaran (Banggar) DPR RI untuk dibahas sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Komisi X DPR RI akan mengawal pelaksanaan program dan anggaran tersebut agar berjalan sesuai dengan sasaran yang telah ditetapkan. Pemanfaatan anggaran diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan administratif, tetapi juga menghadirkan perbaikan nyata bagi layanan pendidikan serta kepastian dan kesejahteraan guru dan tendik di berbagai daerah.

Bersama Disdik, SU Kukuhkan Diri PTS Terdepan Penguatan Kompetensi AI Guru se Sumsel Pendidikan
Pendidikan
Kamis, 30 April 2026 | 13:04 WIB

Bersama Disdik, SU Kukuhkan Diri PTS Terdepan Penguatan Kompetensi AI Guru se Sumsel

Palembang, katakabar.com - Dinas Pendidikan Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan gandeng Satu University Palembang dan platform edukasi GreatNusa sebagai upaya perkuat kompetensi guru di bidang teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Kolaborasi ini diwujudkan melalui pelatihan bertajuk “AI for Education” yang menyasar guru SMA dan SMK di seluruh wilayah Sumatera Selatan. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari audiensi yang telah dilakukan oleh Rektor Satu University, Bapak Win Ce, S.Kom,. M.M. dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumatera Selatan Februari 2026 lalu. Kegiatan yang digelar secara hybrid ini diikuti oleh 40 guru secara langsung di Satu University Palembang dan lebih dari 394 guru SMA/SMK kurang lebih dari 11 Kabupaten dan 3 Kota di Provinsi Sumatera Selatan secara daring. Program ini difokuskan pada peningkatan kapasitas tenaga pendidik dalam mengintegrasikan AI ke dalam proses pembelajaran yang lebih adaptif, efisien, dan relevan dengan kebutuhan era digital, sejalan dengan upaya Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan Bersama Satu University Palembang dalam mendorong transformasi pendidikan. Acara diawali dengan pembukaan secara daring oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Mondyaboni, S.E., S.Kom., M.Si., M.Pd.. Meskipun berhalangan hadir secara langsung, beliau tetap memberikan sambutan dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Pembukaan kegiatan secara langsung di Kampus Satu University Palembang dilaksanakan oleh Dr. Febriansyah, S.E., M.M. (Kasi PTK SMK) yang hadir langsung di Satu University Palembang mewakili Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, sekaligus menandai dimulainya kegiatan secara resmi. Hj. Mondyaboni, S.E., S.Kom., M.Si., M.Pd. menegaskan penguatan kompetensi guru dalam bidang teknologi menjadi langkah strategis meningkatkan kualitas pendidikan di daerah. “Penguatan kapasitas guru dalam memahami dan memanfaatkan teknologi, termasuk AI, menjadi kebutuhan yang tidak terelakkan. Kami sangat mendukung program-program positif seperti ini sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Sumatera Selatan,” ujarnya. Wakil Rektor II Satu University Palembang, Bapak Dr. Lodovicus Lasdi, S.E., M.M., A.k., CA., CPA., CAP., menyampaikan bahwa peran institusi pendidikan tinggi sangat penting dalam mendukung transformasi digital di sektor pendidikan.  “Pemanfaatan AI dalam pendidikan bukan lagi sekadar tren, tetapi sudah menjadi bagian dari ekosistem pembelajaran modern. Kami berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kompetensi guru agar siap menghadapi disrupsi teknologi,” jelasnya. Sebagai bentuk komitmen institusi dalam mengawal kualitas pelaksanaan kegiatan, jajaran akademik SATU University Palembang juga turut hadir secara langsung, di antaranya Dr. Febriyanti Panjaitan, S.Kom., M.Kom. (Head of Program Teknik Informatika) dan Hery Oktafiandi, S.T., M.Eng. (Head of Program Sistem Informasi). Keterlibatan langsung ini mencerminkan dedikasi kampus dalam memastikan program pengembangan kompetensi berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi para peserta. Dari sisi implementasi teknis, GreatNusa melalui expert di bidang AI, Marisca Revani Putri, yang membawakan materi prompting, menekankan bahwa kemampuan menyusun perintah (prompt) yang tepat menjadi fondasi utama dalam penggunaan AI secara efektif dalam pembelajaran. “Prompting adalah keterampilan dasar dalam menggunakan AI. Dengan prompt yang tepat, guru dapat menghasilkan materi ajar, soal, hingga konten pembelajaran yang lebih personal, dan efisien sesuai kebutuhan siswa,” ulasnya. Di pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi komprehensif mulai dari teknik dasar hingga lanjutan dalam prompting, pemanfaatan AI untuk penyusunan materi ajar, pengembangan metode pembelajaran interaktif, hingga optimalisasi evaluasi pembelajaran berbasis teknologi. Selain sesi pemaparan, kegiatan juga dilengkapi dengan praktik langsung dan diskusi interaktif guna memastikan para peserta mampu mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari. Salah satu peserta kegiatan AI for Education, Desra Triyunsari, M.Kom., guru Informatika SMA Negeri 19 Palembang, menyampaikan apresiasinya terhadap pelatihan yang diikuti. “Sebagai guru Informatika, saya mendapatkan banyak ilmu baru melalui kegiatan ini, khususnya pemanfaatan AI untuk mendukung proses pembelajaran. Pelatihan ini membantu kami dalam mengakses dan mengembangkan materi ajar yang lebih relevan dengan kebutuhan siswa. Saya berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi tenaga pengajar lainnya, sehingga kami dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh kepada siswa secara lebih optimal,” ucapnya. Kolaborasi antara Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Satu University Palembang, dan GreatNusa ini menjadi langkah pasti mendorong percepatan transformasi digital pendidikan khususnya di Sumatera Selatan. Dengan menjangkau lebih dari 400 tenaga pendidik dari berbagai kabupaten dan kota, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak berkelanjutan terhadap peningkatan kualitas pembelajaran, efisiensi kerja guru, serta menciptakan pengalaman belajar yang lebih adaptif dan relevan bagi siswa. Ke depan, Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan bersama Satu University Palembang berkomitmen untuk terus menghadirkan program pengembangan kompetensi bagi tenaga pendidik. Apabila terdapat kesempatan lanjutan, kolaborasi ini akan kembali diwujudkan melalui program-program yang inovatif dan berdampak.

Pemkab Langkat Dorong Penguatan PGRI dan Pembinaan Generasi Lewat Porsenijar 2026 Pendidikan
Pendidikan
Kamis, 23 April 2026 | 01:06 WIB

Pemkab Langkat Dorong Penguatan PGRI dan Pembinaan Generasi Lewat Porsenijar 2026

Langkat, Katakabar.com - Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. H. Rudi Kinandung, M.AP menghadiri sekaligus membuka kegiatan Pelantikan Pengurus Cabang (PC) dan PC Khusus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) se-Kabupaten Langkat yang dirangkai dengan pembukaan Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) PGRI Kabupaten Langkat. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Olahraga Stabat, Kamis (23/4/2026).

Krakatau IT Dukung Peningkatan Kompetensi Guru YPKS Lewat Pelatihan Pemanfaatan AI Nasional
Nasional
Selasa, 17 Maret 2026 | 14:25 WIB

Krakatau IT Dukung Peningkatan Kompetensi Guru YPKS Lewat Pelatihan Pemanfaatan AI

Cilegon, katakabar.com - PT Krakatau Information Technology (Krakatau IT) sebagai narasumber usung tema seputar pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) pada Pelatihan Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) di Pembelajaran yang ditaja Yayasan Pendidikan Krakatau Steel (YPKS). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang pendidikan teknologi informasi. Program yang telah dilaksanakan pada akhir 2025 merupakan bagian dari serangkain Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dan diharapkan dapat terus berlanjut. Pelatihan ini bertujuan membekali para tenaga pendidik dengan pemahaman dan keterampilan dasar dalam penerapan teknologi kecerdasan buatan di dunia pendidikan. Melalui pelatihan ini, para guru di lingkungan YPKS diharapkan dapat mengintegrasikan teknologi AI dalam proses belajar-mengajar, sehingga pembelajaran menjadi lebih interaktif, efektif, dan relevan dengan tuntutan era industri 4.0. Direktur Utama Krakatau IT, Sugeng Pangraksa, menuturkan kegiatan ini merupakan langkah nyata perusahaan dalam mendukung pengembangan kapasitas tenaga pendidik, khususnya dalam menghadapi era digital. Menurutnya, pelatihan ini bukan sekadar kegiatan satu kali, melainkan bagian dari upaya berkelanjutan Krakatau IT dalam membangun ekosistem literasi digital di lingkungan pendidikan. “Kami berharap program ini dapat menjadi langkah awal untuk membangun ekosistem pembelajaran berbasis teknologi di lingkungan YPKS. Ke depan, Krakatau IT juga membuka peluang kolaborasi lanjutan, baik dalam bentuk program pendampingan, pengembangan kurikulum digital, maupun implementasi platform pembelajaran berbasis teknologi,” ujar Sugeng. Sementara, Bendahara Yayasan Pendidikan Krakatau Steel (YPKS), Dian Bahtiar, mengapresiasi dukungan Krakatau IT dalam kegiatan ini. “Kami berterima kasih atas sinergi yang terjalin dengan Krakatau IT. Pelatihan ini menjadi langkah strategis bagi guru-guru kami untuk lebih siap menghadapi perubahan paradigma pembelajaran di era digital,” kata Dian. Sebagai bagian dari Krakatau Steel Group, Krakatau IT terus berperan aktif dukung penguatan literasi digital serta peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Kolaborasi dengan YPKS ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam menyiapkan generasi muda yang melek teknologi, kreatif, dan siap menjadi inovator dan pemimpin di era transformasi digital. Program tersebut bagian dari Asta Cita Presiden RI, H Prabowo Subianto untuk meningkatkan kemakmuran masyarakat. PT Krakatau Information Technology (Krakatau IT) anak perusahaan dari PT Krakatau Steel (Persero) Tbk yang dipimpin Dr. Akbar Djohan selaku Direktur Utama, sekaligus Chairman ALFI/ILFA (Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia) serta Chairman IISIA (Indonesia Iron dan Steel Industry Association).

Buka Konferensi XXIII PGRI 2025, H Asmar: Dukung Peningkatan Kualitas Guru dan Pendidikan Riau
Riau
Selasa, 02 September 2025 | 11:35 WIB

Buka Konferensi XXIII PGRI 2025, H Asmar: Dukung Peningkatan Kualitas Guru dan Pendidikan

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, secara resmi membuka Konferensi XXIII Persatuan Guru Republik Indonesia atau PGRI Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2025, di Gedung Kuning, Kantor Bupati, Selasa (2/9). Konferensi ini usung tema "Guru Bermutu Indonesia Maju, Guru Hebat Indonesia Kuat." Kegiatan dihadiri Ketua PGRI Provinsi Riau,Prof. Dr. H. Adolf Bastian, M.Pd, Plt. Ketua PGRI Kepulauan Meranti, Zulfikar beserta jajaran, para guru, tenaga kependidikan dari sembilan kecamatan se Kabupaten Kepulauan Meranti, serta lainnya. PGRI Apresiasi dukungan Pemda Kepulauan Meranti. Zulfikar selaku Plt. Ketua PGRI Meranti menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Daerah terhadap kegiatan dan program PGRI. Ia berharap, melalui konferensi ini, PGRI Meranti dapat terus berkembang dan meningkatkan perannya dalam dunia pendidikan. Ketua PGRI Provinsi Riau, Prof. Dr. H. Adolf Bastian aminkan Ketua PGRI Kepulauan Meranti. Ia mengapresiasi komitmen Pemda Kepulauan Meranti terhadap pengembangan pendidikan. "PGRI memiliki peran strategis dalam mencerdaskan anak bangsa, khususnya di daerah-daerah seperti Kepulauan Meranti yang masih menghadapi berbagai tantangan pendidikan," ujarnya. Walaupun Indeks Pembangunan di Meranti masih perlu ditingkatkan, kupasnya, tapi prestasi guru-guru Kepulauan Meranti di tingkat nasional menunjukkan potensi besar yang dimiliki,” jelas Adolf. Ia mengusulkan agar Pemkab Kepulauan Meranti membangun gedung guru dan menyelenggarakan pelatihan berkala bagi para guru, apabila anggaran memungkinkan. Guru Adalah Kunci Kemajuan Bangsa Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar menegaskan tema konferensi sangat relevan dengan kondisi bangsa saat ini. Ia menyebut, guru yang bermutu merupakan kunci utama memajukan pendidikan dan membangun Indonesia yang kuat. “Tanpa guru yang berdedikasi, sulit bagi kita mencetak generasi unggul yang mampu menghadapi tantangan zaman,” ucapnya. Bupati Kepulauan Meranti memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para guru yang telah mengabdikan diri, baik di kota maupun di pelosok daerah. “Kami sadari peran besar guru, dan melalui konferensi ini, kami berharap PGRI Meranti dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas,” terangnya. Komitmen Pemerintah Daerah atau Pemda, lanjut H Asmar, Pemkab Kepulauan Meranti berkomitmen mendukung peningkatan kesejahteraan guru, pengembangan kompetensi, serta penyediaan sarana dan prasarana pendidikan. Menanggapi usulan Ketua PGRI Provinsi, Bupati Kepulauan Meranti menyatakan pembangunan gedung guru dan pelatihan akan diprioritaskan pada tahun 2026. “Untuk usulan Ketua PGRI, akan kami realisasikan tahun depan demi kesejahteraan dan peningkatan kompetensi guru-guru Meranti,” tegasnya. Ia menambahkan, pembangunan gudang Bulog juga menjadi prioritas, mengingat kebutuhan pokok masyarakat yang belum sepenuhnya terpenuhi.