Hasil
Sorotan terbaru dari Tag # Hasil
Bittime Hadirkan Flexible Staking $XAUT dan $SLVON dengan Imbal Hasil Hingga 10 Persen APY
Jakarta, katakabar.com- Gejolak kondisi pasar ekonomi global masih mengalami tekanan menyusul konflik yang terjadi antara Amerika dan Timur Tengah. Hal ini, turut berdampak pada aset-aset Real World Assets (RWA) seperti emas, silver dan minyak bumi. Bertepatan dengan kondisi ini Bittime, menyediakan fitur flexible staking bagi Tether Gold ($XAUT) dan Silver Token ($SLVON) dengan Annual Percentage Yield (APY) hingga 10 persen bagi pengguna baru. Sebelumnya, berdasarkan laporan dari Kompas.TV, harga emas tercatat mengalami tekanan cukup signifikan dengan penurunan sekitar 17% jika dibandingkan dengan posisi pada pertengahan Maret 2026 lalu. Kondisi ini turut berdampak pada harga jual kembali atau buyback logam mulia Antam yang mengalami penurunan sebesar Rp80.000 per gram, sehingga menciptakan celah harga yang cukup lebar antara harga beli dan harga jual di pasar fisik. Meski demikian, momentum ini seringkali dimanfaatkan sebagai langkah untuk menambah akumulasi aset di harga yang lebih terjangkau. Apalagi, di tengah ketidakpastian ekonomi saat ini, aset-aset seperti emas dan silver masih dipandang sebagai aset lindung nilai guna menjaga volatilitas harga pasar. Seiring dengan kemajuan teknologi finansial, investor kini memiliki alternatif aset berbasis RWA dalam bentu aset digital, seperti Tether Gold ($XAUT) dan Silver iShares Silver Trust Tokenized ETF (Ondo) ($SLVON). Lebih lanjut, Tether Gold (XAUT) dipandang sebagai inovasi digital yang memungkinkan investor untuk berinvestasi emas dalam jumlah kecil sesuai preferensi pribadi tanpa hambatan biaya tinggi. Dengan format digital, investor tidak perlu mengkhawatirkan penyimpanan fisik, atau biaya keamanan yang biasanya menyertai aset fisik. Begitu pula dengan $SLVON yang memberikan akses serupa pada komoditas perak, memungkinkan investor untuk mendiversifikasi portofolio logam mulia mereka dengan fleksibilitas tinggi tanpa batasan geografis maupun kerumitan logistik fisik. Bersama ini, sebagai platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bittime berkomitmen untuk terus menyediakan ekosistem perdagangan yang aman, transparan, dan mudah diakses bagi para investor di Indonesia. Kehadiran fleksibel staking terhadap ase $XAUT dan $SLVON diharapkan dapat membuka akses, serta kesempatan bagi investor untuk memperluas diversifikasi aset investasi di tengah gejolak kondisi ekonomi dunia saat ini. Dengan imbal hasil tahunan hingga 10 persen APY bagi pengguna baru, investor dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan nilai aset pada instrumen investasi RWA berbasis digital. Tetapi, investasi sebaiknya tidak berdasar pada tren, melainkan pemahaman dan fundamental di baliknya. Perlu dipahami bahwa aset kripto mengandung risiko tinggi, termasuk fluktuasi harga dan risiko likuiditas yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Lantaran itu, sangat penting bagi setiap investor untuk terus melakukan riset mandiri dan berdiskusi dengan komunitas terpercaya sebelum mengambil keputusan investasi.
Strategi Imbal Hasil Pasif Kripto Mulai Gantikan Perdagangan Aktif di Tengah Pasar Lebih Hati-hati
Jakarta, katakabar.com - Strategi imbal hasil pasif kripto semakin diminati investor Indonesia seiring pasar yang bergerak lebih hati-hati, dan volatilitas yang menurun. Dibanding perdagangan aktif yang menuntut waktu, dan toleransi risiko tinggi, pendekatan pasif menawarkan konsistensi dan efisiensi dalam pengelolaan aset. Perubahan ini mencerminkan pendewasaan cara pandang investor yang mulai menempatkan kripto sebagai bagian dari strategi jangka menengah hingga panjang. Dalam konteks tersebut, Bybit Indonesia diposisikan sebagai platform kripto tepercaya yang menyediakan solusi passive income dengan fokus pada keamanan, stabilitas sistem, dan perlindungan aset pengguna. Pasar kripto memasuki fase yang berbeda dibanding siklus sebelumnya. Data volatilitas global menunjukkan pergerakan harga aset kripto utama cenderung lebih stabil dibanding periode ekstrem beberapa tahun lalu. Bagi sebagian investor, kondisi ini justru menjadi sinyal untuk mengevaluasi ulang pendekatan investasi. Di Indonesia, semakin banyak pelaku pasar yang mulai meninggalkan perdagangan aktif berbasis spekulasi jangka pendek dan beralih ke strategi imbal hasil pasif yang dinilai lebih konsisten dan terukur. Perubahan ini tidak terjadi secara tiba-tiba. Ketidakpastian makroekonomi, pengetatan likuiditas global, serta meningkatnya literasi risiko membuat banyak investor lebih berhati-hati. Perdagangan aktif kini dipahami sebagai strategi yang menuntut waktu, disiplin tinggi, serta toleransi terhadap tekanan psikologis. Di pasar yang bergerak lebih sideways, kesalahan timing sekecil apa pun dapat menggerus imbal hasil secara signifikan. Pada konteks tersebut, strategi imbal hasil pasif mulai mendapatkan tempat. Pendekatan ini memungkinkan investor memperoleh potensi penghasilan dari aset kripto yang dimiliki tanpa harus terlibat langsung dalam aktivitas trading harian. Fokusnya bergeser dari mengejar pergerakan harga jangka pendek menuju optimalisasi aset yang sudah ada, dengan ekspektasi hasil yang lebih stabil. Bagi investor yang semakin risk-aware, imbal hasil pasif menawarkan efisiensi yang sulit diabaikan. Strategi ini mengurangi kebutuhan untuk memantau pasar secara terus-menerus, sekaligus membantu menjaga disiplin investasi. Pada portofolio modern, pendekatan pasif sering dipandang sebagai pelengkap yang seimbang terhadap eksposur aset berisiko, terutama saat kondisi pasar tidak lagi mendukung volatilitas tinggi. Di Indonesia, minat terhadap strategi imbal hasil pasif juga mencerminkan pendewasaan cara pandang terhadap aset kripto. Investor mulai menempatkan kripto sebagai bagian dari perencanaan keuangan jangka menengah hingga panjang, bukan semata instrumen spekulatif. Hal ini mendorong permintaan terhadap produk dan platform yang mampu menyediakan akses passive income dengan tingkat keamanan yang memadai. Tetapi, strategi pasif tidak lepas dari tantangan. Risiko utama justru terletak pada kualitas platform yang digunakan. Tanpa infrastruktur yang kuat, produk imbal hasil pasif berpotensi menimbulkan risiko operasional yang tidak disadari investor. Itu sebabnya, faktor keamanan sistem, transparansi mekanisme, serta stabilitas teknologi menjadi penentu utama dalam memilih platform passive income kripto. Di tengah meningkatnya kebutuhan tersebut, Bybit Indonesia memposisikan diri sebagai platform kripto yang mendukung strategi imbal hasil pasif dengan pendekatan yang berfokus pada keamanan dan keandalan. Infrastruktur yang stabil dan sistem keamanan berlapis menjadi fondasi dalam menyediakan layanan passive income kripto, sehingga investor dapat mengelola aset dengan tingkat kenyamanan yang lebih tinggi. Pendekatan ini sejalan dengan perubahan ekspektasi investor saat ini. Alih-alih mengejar imbal hasil agresif, banyak investor lebih memilih konsistensi dan perlindungan aset. Platform dengan reputasi kuat dan sistem yang teruji cenderung lebih dipercaya untuk mendukung strategi pasif, terutama bagi investor yang ingin mengurangi eksposur terhadap risiko yang tidak perlu. Strategi imbal hasil pasif juga dipandang sebagai cara untuk menjaga keseimbangan portofolio di tengah pasar yang lebih hati-hati. Dengan mengkombinasikan kepemilikan aset kripto dan pendekatan pasif, investor dapat tetap terlibat dalam ekosistem kripto tanpa harus bergantung sepenuhnya pada fluktuasi harga harian. Hal ini memberikan ruang bagi pengambilan keputusan yang lebih rasional dan berjangka panjang. Ke depan, tren pergeseran dari perdagangan aktif ke strategi imbal hasil pasif diperkirakan akan terus berlanjut. Seiring meningkatnya kesadaran akan manajemen risiko dan pentingnya infrastruktur yang kuat, investor akan semakin selektif dalam memilih platform dan produk. Dalam lanskap ini, strategi pasif tidak lagi dipandang sebagai opsi sekunder, melainkan bagian integral dari evolusi investasi kripto di Indonesia. Pendewasaan pasar kripto membawa perubahan pada cara investor membangun portofolio. Fokus tidak lagi semata pada kecepatan dan agresivitas, tetapi pada keberlanjutan dan ketahanan strategi. Dengan dukungan platform yang aman dan andal, strategi imbal hasil pasif berpotensi menjadi salah satu pilar utama dalam fase baru ekosistem kripto Indonesia.
Pemdes Seuneubok Tuha Serahkan PAD Hasil Kebun Sawit Bagi 166 KK Fakir Miskin
Aceh Timur, katakabar.com - Pemerintah Gampong atau Pemerintah Desa Seuneubok Tuha, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, serahkan dana dari hasil kebun sawit milik desa (Pendapatan Asli Desa/PAD) tahun anggaran 2025 kepada masyarakat kurang mampu. Total 116 Kepala Keluarga (KK) yang tergolong fakir miskin menerima manfaat bantuan tersebut, di mana masing-masing KK menerima Rp450 ribu yang dibagikan dua kali setahun, yakni di bulan ramadhan dan bulan maulid. Keuchik Gampong (Kepala Desa) Seuneubok Tuha, Nasrul, sekaligus Ketua Forum Keuchik Kecamatan Pante Bidari, mengatakan pembagian PAD ini bentuk komitmen pemerintah desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan hasil kebun sawit milik desa. “Ini bentuk perhatian pemerintah gampong terhadap warga fakir miskin. Dana yang dibagikan bersumber dari hasil kebun sawit milik desa, dan kita salurkan dua kali setahun agar manfaatnya lebih terasa, kata Keuchik Nasrul, dilansir dari laman mitramabes.com, Sabtu (11/10). Salah seorang penerima manfaat, M. Jamil 45 tahun, warga Dusun Alue Dua, mengaku sangat bersyukur atas bantuan tersebut. “Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kami, apalagi menjelang Maulid Nabi. Uang ini bisa kami gunakan untuk kebutuhan rumah tangga dan anak-anak, ceritanya. Keuchik Nasrul, menimpali keberadaan kebun sawit desa menjadi salah satu sumber PAD yang sangat membantu mendukung berbagai kegiatan sosial, dan pembangunan di tingkat gampong.
Wow! Hasil Panen Jagung Petani Binaan Polres Inhu Membludak
Indragiri Hulu, katakabar.com - Petani binaan Kepolisian Resor atau Polres Indragiri Hulu, Riau di sektor holtikultura membuahkan hasil. Panen jagung pipil yang digelar, Kamis (19/6), terbilang menjulang. Dari luas lahan sekitar 1,6 hektar mampu menghasilkan jagung kurang lebih 4 ton. Produktivitas Ini terkuak saat pihak Polres, Pemda, dan korporasi bidang kelapa sawit melakukan panen raya di Dusun Kemang Manis, Desa Pematang Jaya, Kecamatan Rengat Barat. “Semangat gotong royong tak mengingkari hasil, dari pelosok desa wujudkan swasembada pangan nasional,” tutur Aiptu Misran, Kasi Humas Polres Indragiri Hulu. Di kegiatan ini, kata Misran, hadir Wakapolres Indragiri Hulu, Kompol Manapar Situmeang, mewakili Kapolres Indragiri Hulu, Wabup Indragiri Hulu, Ir. Hendrizal, serta pihak management pabrik kelapa sawit, PT Persada Agro Sawita. Wakapolres Indragiri Hulu,Kompol Manapar Situmeang menegaskan, pihaknya mendukung program ketahanan pangan nasional. Ia mengajak generasi muda pekerja sebagai petani harus bangga. "Jangan minder jadi petani, kalian itu pejuang pangan, ujung tombak ketahanan negara. Polri siap mengawal setiap langkah program pemerintah mewujudkan Indonesia tangguh dan berdaulat," tegasnya. Ia menyampaikan apresiasi kepada PT PAS yang telah menyediakan lahan serta mendukung penuh kegiatan pertanian ini. Menurutnya, bertani memiliki prospek bisnis yang tidak pernah surut karena kebutuhan akan pangan selalu ada sepanjang masa. Wakil Bupati Indragiri Hulu, Ir. Hendrizal, M.Si ungkapkan rasa terima kasih kepada PT PAS. Ia berharap program ini dapat terus dilanjutkan dengan pengembangan penanaman yang lebih luas, serta mengajak masyarakat setempat ikut andil. “Kami minta Kadis Pertanian untuk meneruskan kegiatan ini. Bila perlu, kolaborasi dengan sektor peternakan bisa dilakukan, sebab jagung dapat digunakan sebagai pakan ternak. Mari bersama manfaatkan lahan ini demi kesejahteraan masyarakat,” serunya. Direktur PT PAS, Tulus Osin Bagariang menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor mendukung ketahanan pangan. “Hasil panen ini adalah kerja keras bersama. Semoga ini menjadi awal dari semangat baru membangun pertanian di daerah,” jelasnya. Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan pemanenan jagung secara simbolis oleh para tamu undangan, disusul dengan sesi foto bersama dalam suasana penuh semangat dan kebersamaan. Panen Raya Jagung Pipil ini menjadi bukti kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, sektor swasta, dan masyarakat bisa menghasilkan capaian nyata dalam mendukung kemandirian pangan.
Expo Education K3 Politeknik Kampar Tampilkan Hasil Pembelajaran Berbasis Proyek
Bangkinang, katakabar.com - Sempena Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional yang diperingati 12 Januari setiap tahun, mahasiswa Program Studi D3 Teknik Pengolahan Sawit (TPS) Tingkat 1 Politeknik Kampar gelar Expo Education K3. "Kegiatan ini bertujuan untuk menampilkan hasil pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning/PJBL K3) serta meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya penerapan K3 di berbagai sektor," begitu dilansir dari laman EMG, Jumat (31/1). Tidak hanya ajang edukasi, expo ini menghadirkan kompetisi antar kelas yang memperebutkan piala bergilir dari Direktur Politeknik Kampar. Harapannya kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan. Produk yang ditampilkan di Expo Education K3 meliputi Laporan IBPR (Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko), Buku MSDS (Material Safety Data Sheet), Poster K3, dan Video K3.
BPDP Kelapa Sawit Umumkan Hasil Seleksi Rekomendasi Penunjukan KAP
Jakarta, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan atau BPDP kelapa sawit umumkan hasil seleksi dan rekomendasi penunjukan Kantor Akuntan Publik atau KAP kegiatan Jasa Audit Laporan Keuangan BLU BPDP Kelapa Sawit Tahun 2024 Berdasarkan Standar Akuntansi Pemerintah atau SAP, Nomor : PENG-237.1/UKPBJ/Dit.I/2024, Senin (30/12). Berikut hasil penilaian evaluasi seleksi dan rekomendasi penunjukan KAP, yakni: 1. Pokja pemilihan UKPBJ telah melakukan Pengumuman Seleksi Pra Pemilihan Penyedia Dalam Rangka Penunjukan Kantor Akuntan Publik (KAP) untuk paket pekerjaan Pengadaan Jasa Audit Laporan Keuangan BLU BPDP Kelapa Sawit Tahun 2024 Berdasarkan Standar Akuntansi Pemerintah (SAP) melalui website BPDP Kelapa Sawit (www.bpdp.or.id);
Hasil Pleno KPU Kepulauan Meranti tiba di KPU Riau, Ini Jadwal Pleno Tingkat Provinsi
Kepulauan Meranti, katakabar com - Hasil Pleno Komisi Pemilihan Umum atau KPU Kepulauan Meranti sudah berada di KPU Provinsi Riau, Proses pengiriman logistik ini berjalan lancar dengan pengawalan ketat pihak berwenang. Bila tidak ada aral melintang, Jumat (6/12) bakal digelar Pleno perhitungan suara Pilkada Serentak tahun 2024 di kantor KPU Riau. Kegiatan ini dihadiri sejumlah pejabat terkait, di antaranya Ketua KPU Katmuji, S.HI, M. Si., Ketua Bawaslu Meranti, Syamsurizal, S.IP., M.IP., Kasi Intel Kejaksaan Negeri Meranti, Dodiyansah Putra, S.H., M.H, Kabag Ops, Kompol Syahrizal, S.H. M.H., M.Si, Kasat Lantas, AKP Fajri Sentosa, S.H., M.H.
Polisi Kawal Ketat Hasil Rapat Pleno KPU Kepulauan Meranti ke KPU Provinsi Riau
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Rapat Pleno tingkat Kabupaten Kepulauan Meranti hasil Pemilukada Serentak tahun pada 27 November 2024 lalu sudah kelar. Dengan selesainya rekapitulasi atau perhitungan tersebut, Polres Kepulauan Meranti kawal ketat hasil rapat pleno tingkat Kabupaten Kepulauan Meranti, pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur dari Gudang Logistik KPU Kepulauan Meranti ke gudang logistik KPU Provinsi yang dijadwalkan pada Rabu (4/12) siang pukul 12:00 WIB. Pelepasan pergeseran logistik hasil rapat pleno tingkat kabupaten itu dipimpin Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Kurnia Setyawan dari KPU ke Pelabuhan Tanjung Harapan bakal diberangkatkan mengunakan kapal Reguler Meranti Ekspres ke Pelabuhan Buton gudang logistik KPU Provinsi Riau.
Ini 5 Kripto yang Layak Pantau Efek Hasil Rapat FOMC
Jakarta, katakabar.com - Hasil rapat FOMC yang memutuskan untuk menurunkan suku bunga memberikan dampak besar pada pasar kripto. Ada setidaknya lima proyek kripto yang patut untuk diwaspadai imbas putusan tersebut. Rapat Federal Open Market Committee (FOMC) baru-baru ini menghasilkan keputusan penting dengan pemangkasan suku bunga sebesar 50 basis poin (bps). Langkah ini dilakukan oleh Federal Reserve untuk menstimulasi ekonomi di tengah ketidakpastian global.
Kata Rosmala Susah Berkebun Sawit Cuma Tiga Tahun Nikmati Hasil Jangka Panjang
Bengkulu, katakabar.com - Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bengkulu, Rosmala Dewi ungkap fakta menarik tentang kehidupan para petani kelapa sawit di daerahnya. Dari data yang dikumpulkan menunjukkan, menjadi seorang petani kelapa sawit tidak cuma memerlukan kerja keras saat proses penanaman, tapi menawarkan imbalan jangka panjang yang mengesankan. "Seorang petani kelapa sawit di Bengkulu mesti bersabar 3 tahun lamanya sebelum benih kelapa sawit yang ditanam mulai menghasilkan. Proses ini memerlukan perawatan dan dedikasi yang tinggi agar tanaman dapat tumbuh subur dan sehat," ujar Rosmala dilansir dari laman elaeis.co, pada Minggu (3/9). Kata Rosmala lagi, memang sebelum tanaman kelapa sawit menghasilkan, petani harus kerja keras dan bersabar merawat tanaman kelapa sawit 3 tahun lamanya. Setelah bertahun-tahun bekerja keras merawat kebun kelapa sawit tuturnya, petani kelapa sawit akhirnya memperoleh hasilnya. Tapi, kisah ini semakin menarik adalah setelah mencapai tahap ini, para petani bisa menikmati hasil TBS (Tandan Buah Segar) kelapa sawit selama 25 tahun ke depan. "Dengan masa panen selama 25 tahun, para petani kelapa sawit memiliki stabilitas ekonomi yang kuat untuk masa depan," cetus Rosmala. Sejalan dengan Rosmala para petani kelapa sawit di Bengkulu merespon positif. Menurut seorang petani sawit berpengalaman, Slamet, merawat tanaman sawit hanya butuh waktu 3 tahun. Setelahnya tinggal menikmati hasil panen tanaman kelapa sawit. "Kita semangat untuk bekerja 3 tahun lamanya, setelah itu kita menghasilkan TBS kelapa sawit," terangnya. Meski menguntungkan, para petani sawit di Bengkulu menyadari pentingnya untuk tidak telat memberikan pupuk. Keterlambatan memberikan pupuk akan berpengaruh terhadap produksi TBS kelapa sawit. "Walaupun tanaman kelapa sawit telah berbuah tapi untuk meningkatkan produktivitas, petani tetap harus menjaga pupuk dan jangan sampai terlambat," pesannya.