Holding PTPN Terus Perkuat Daya Saing Global, Ekspor Kopi Ijen PalmCo Tembus Benua Amerika dan Eropa Ekonomi
Ekonomi
Kemarin

Holding PTPN Terus Perkuat Daya Saing Global, Ekspor Kopi Ijen PalmCo Tembus Benua Amerika dan Eropa

Bondowoso, katakabar.com - Kinerja ekspor kopi Indonesia awal 2026 menunjukkan tren positif. Salah satunya ditunjukkan dengan pengiriman kopi Arabika dari kawasan Ijen, Bondowoso, Jawa Timur, yang sukses tembus pasar Amerika Serikat dan Inggris. Melalui PTPN IV PalmCo, salah satu subholding PTPN III (Persero), tercatat lebih dari 50 ton kopi Arabika yang diproduksi Java Coffee Estate (JCE) diekspor ke dua negara tersebut pada pengiriman awal tahun ini. Inggris menjadi tujuan utama dengan volume sekitar 36 ton, disusul Amerika Serikat sebesar 19,2 ton. Secara nilai, ekspor ke Inggris tercatat mencapai lebih dari 280.000 dollar AS, sementara ke Amerika Serikat sekitar 151.000 dollar AS. Total nilai transaksi dari kedua pasar tersebut melampaui Rp7 miliar. Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa, mengatakan capaian ini menjadi indikator meningkatnya daya saing kopi Jawa di pasar internasional, khususnya pada segmen specialty coffee. “Permintaan dari negara-negara maju menunjukkan bahwa kualitas kopi Arabika dari Ijen mampu memenuhi standar yang ketat, baik dari sisi rasa maupun konsistensi,” terang Jatmiko saat dihubungi dari Jakarta, di pekan kedua April 2026 lalu. Menurutnya, perusahaan kini tidak hanya berorientasi pada peningkatan volume ekspor, tetapi juga membangun ekosistem bisnis kopi yang berkelanjutan dan bernilai tambah. Upaya tersebut, lanjut Jatmiko, juga sejalan dengan penguatan identitas Bondowoso sebagai salah satu sentra kopi unggulan nasional. Pemerintah daerah setempat bahkan telah lama mengusung branding “Bondowoso Republik Kopi untuk memperluas pengakuan di pasar global. Di sisi lain, peningkatan kinerja ekspor tidak lepas dari pembenahan di sektor hulu. Manajer Java Coffee Estate, Hastudy Yunarko, menjelaskan perusahaan tengah menjalankan program peremajaan tanaman atau replanting untuk menjaga produktivitas kebun. “Sebagian tanaman sudah memasuki usia tidak produktif, sehingga perlu diganti dengan bibit unggul yang tersertifikasi. Ini penting untuk menjaga kualitas sekaligus meningkatkan hasil panen ke depan,” kata Hastudy saat ditemui di kawasan Ijen. Ia menambahkan, program tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga menjaga karakter rasa khas kopi Arabika Ijen-Bondowoso yang selama ini diminati pasar Eropa dan Amerika. Selain peremajaan tanaman, imbuhnya, perusahaan juga melakukan pembenahan praktik budidaya melalui penerapan *Good Agricultural Practices* (GAP), serta memperkuat sistem ketertelusuran produk (*traceability*). Hal ini menjadi tuntutan utama pasar global, terutama untuk segmen kopi premium. “Pembeli saat ini tidak hanya melihat kualitas rasa, tetapi juga aspek keberlanjutan dan transparansi proses produksi,” ujarnya. Modernisasi juga dilakukan pada tahap pascapanen, termasuk pengolahan dan penyimpanan biji kopi, guna menjaga mutu sebelum dikirim ke pasar ekspor. Hastudy menilai, pengiriman ke Inggris dan Amerika Serikat pada awal tahun ini menjadi langkah awal untuk memperluas penetrasi pasar. Dengan dukungan program replanting dan optimalisasi kebun, perusahaan optimistis dapat meningkatkan volume ekspor ke berbagai negara tujuan lain sepanjang 2026. “Kami melihat peluang pasar masih terbuka lebar, terutama untuk kopi dengan kualitas premium dan karakter rasa yang kuat,” sebutnya.

Holding PTPN Genjot Kesadaran Kesehatan Masyarakat Lewat Seminar RS Sri Pamela Torgamba Kesehatan
Kesehatan
Selasa, 14 April 2026 | 20:02 WIB

Holding PTPN Genjot Kesadaran Kesehatan Masyarakat Lewat Seminar RS Sri Pamela Torgamba

Labusel, katalabar.com - Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan reproduksi mesti terus digenjot atau ditingkatkan. Lantaran itu, RS Sri Pamela Torgamba, salah satu entitas Holding Perkebunan Nusantara, gelar Seminar Kesehatan angkat tema “Deteksi Dini Kanker Serviks” di Dlab 2. Kegiatan ini dihadiri Ibu Distrik Dlab 2 dan Ibu Desmayanti Arsam selaku Ketua IKBI Grup Labuhan Batu Selatan. Seminar ini menghadirkan narasumber dr. Daniel Sembiring, Spesialis Kandungan dari RS Sri Pamela Torgamba, yang memberikan edukasi komprehensif mengenai pentingnya deteksi dini kanker serviks, faktor risiko, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan sejak dini. Di kegiatan ini hadir pula Kepala RS Sri Pamela Torgamba, dr. Efni Mulkan Hasibuan, MKM, yang memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan edukasi kesehatan bagi masyarakat. Acara ini juga didampingi oleh dr. Septi bersama tim tenaga kesehatan yang turut berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan seminar. Dalam pemaparannya, dr. Daniel Sembiring, menekankan kanker serviks salah satu penyakit yang dapat dicegah apabila dilakukan deteksi dini secara rutin, seperti melalui pemeriksaan IVA maupun Pap Smear. "Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya kaum perempuan, untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri," ujarnya. Melalui kegiatan ini, kata dr. Daniel, RS Sri Pamela Torgamba berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam memberikan edukasi kesehatan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program promotif dan preventif.

Peringati HAS, Holding PTPN Lewat PalmCo Perluas Akses Air Bersih bagi Masyarakat Nasional
Nasional
Jumat, 03 April 2026 | 11:35 WIB

Peringati HAS, Holding PTPN Lewat PalmCo Perluas Akses Air Bersih bagi Masyarakat

Jakarta, katakabar.com - PTPN IV PalmCo, Subholding dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), terus perkuat komitmennya dalam menghadirkan akses air bersih yang layak bagi masyarakat di berbagai pelosok Indonesia. Menandai peringatan Hari Air Sedunia, PalmCo mencatatkan jejak kepeduliannya mulai dari penyediaan infrastruktur sanitasi di pelosok Sumatera dan Kalimantan, hingga penyaluran air bersih darurat di wilayah terdampak bencana. Langkah ini menjadi wujud dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta komitmen perusahaan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 6 tentang Air Bersih dan Sanitasi Layak. Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menegaskan inisiatif pengadaan air bersih ini merupakan pilar penting dalam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. Pembangunan fasilitas ini secara khusus menyasar daerah-daerah yang selama ini mengalami krisis air bersih, baik karena kondisi geografis yang sulit maupun infrastruktur yang belum memadai. "Akses terhadap air bersih bukan hanya kebutuhan dasar, tetapi juga hak setiap warga negara. Program sanitasi air bersih ini merupakan wujud keberlanjutan dan komitmen PalmCo untuk senantiasa hadir dan memberi dampak langsung kepada kemanusiaan, terutama bagi masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasional kami," ujar Jatmiko. Dalam implementasi jangka panjang, kata Jatmiko, PalmCo hingga saat ini telah berhasil membangun lebih dari 40 titik fasilitas sanitasi air bersih yang tersebar di berbagai wilayah, membentang dari Pulau Sumatera hingga Kalimantan. Lebih dari sekadar pemenuhan kebutuhan dasar, infrastruktur sanitasi air bersih yang dibangun PalmCo membawa misi kesehatan masyarakat yang esensial. Keberadaan puluhan titik sanitasi ini diharapkan dapat berkontribusi secara langsung dalam memprevalensi atau menekan angka stunting di daerah pelosok. Hal ini sejalan dengan temuan medis bahwa ketersediaan air bersih dan sanitasi yang layak sangat krusial untuk mencegah infeksi penyakit berulang pada balita, yang menjadi salah satu faktor utama penyebab stunting. Hadirkan 200 Ribu Liter Air Bersih Tidak hanya berfokus pada infrastruktur permanen, Jatmiko juga menyoroti peran responsif perusahaan saat krisis terjadi. "Di akhir tahun lalu, ketika bencana hidrologis berupa banjir bandang dan longsor melanda Sumatera dan Aceh, kami mendistribusikan lebih dari 200.000 liter air bersih. Langkah cepat ini krusial untuk memastikan kebutuhan minum, memasak, dan sanitasi di pengungsian tetap terpenuhi demi mencegah wabah penyakit pascabencana," tambahnya. Salah satu desa yang menjadi penerima manfaat adalah Desa Pondok Meja, Kecamatan Mestong di Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, yang masuk dalam wilayah kerja PTPN IV PalmCo. Daerah ini dikenal sebagai wilayah yang menghadapi ketersediaan air bersih yang sulit. Warga setempat selama ini menggantungkan kebutuhan air ke sumur tradisional dan air tadah hujan yang kerap mengering saat musim kemarau tiba. Kepala Desa Pondok Meja, Martoyo, menyatakan apresiasinya atas inisiatif yang dilakukan oleh perusahaan. Ia mengatakan bahwa pembangunan sumur bor dan tangki air dari PalmCo menjadi solusi bagi warganya yang telah lama hidup dalam keterbatasan akses air bersih. “Kami sangat berterima kasih kepada PTPN IV karena telah peduli dengan kesulitan yang dialami warga. Dengan adanya sumur bor dan tangki air ini, diharapkan kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi, terutama di saat musim kering tiba,” cerita Martoyo. Senada dengan Martoyo, Wati, seorang warga setempat, juga mengungkapkan rasa syukurnya. Ia menuturkan bahwa sebelumnya masyarakat harus bergantung pada air tadah hujan maupun sumur tradisional yang kerap tidak mencukupi kebutuhan keluarga. “Daerah kami ini termasuk tinggi. Jadi, saat musim kemarau, sumur-sumur tradisional sering mengalami kekeringan. Alhamdulillah, Insyaallah ke depannya persoalan ini bisa teratasi,” timpal Wati. Kisah serupa datang dari Desa Gunung Ulin di Kalimantan Selatan, yang menjadi salah satu lokasi sasaran pembangunan sanitasi dalam wilayah kerja PTPN IV Regional V. Desa ini dikenal sebagai daerah yang setiap tahunnya selalu terkendala dalam pemenuhan kebutuhan air bersih. Selain berada di dekat dataran tinggi, pasokan air dari pegunungan juga beberapa kali tidak layak konsumsi. Kepala Desa Gunung Ulin, Sunarto, menyambut baik pembangunan sanitasi air bersih yang dilakukan PalmCo. Ia mengungkapkan bahwa inisiatif ini sangat tepat sasaran, sebab lokasinya memang selalu mengalami kesulitan air, terlebih saat musim kemarau berkepanjangan. “Kami sangat berterima kasih karena desa kami telah dipilih sebagai lokasi pembangunan. Pihak PTPN sangat memperhatikan daerah yang benar-benar membutuhkan. Bahkan, bantuan ini sejalan dengan program desa kami yang juga sedang mengembangkan air bersih,” ucap Sunarto. Melalui komitmen berkelanjutan ini, PalmCo berharap dapat terus memperkuat inisiatif penyediaan air bersih dan pelestarian lingkungan hidup di Indonesia.

Holding PTPN Perkuat Tata Kelola Berbasis Data, Akurasi Produksi Sawit PTPN IV Regional III Tembus 96,77 Persen Sawit
Sawit
Minggu, 29 Maret 2026 | 16:06 WIB

Holding PTPN Perkuat Tata Kelola Berbasis Data, Akurasi Produksi Sawit PTPN IV Regional III Tembus 96,77 Persen

Pekanbaru, katakabar.com - Holding Perkebunan Nusantara terus dorong penguatan tata kelola operasional berbasis data di seluruh entitasnya. Di antaranya Salah wujudkan melalui transformasi on-farm yang dijalankan oleh PTPN IV Regional III dengan mengedepankan implementasi trossen telling atau perhitungan bunga buah sebagai fondasi estimasi produksi. Kurun dua tahun terakhir, pendekatan tersebut menjadi instrumen utama dalam meningkatkan akurasi perencanaan dan realisasi produksi tandan buah segar (TBS). Sepanjang 2025, dari total produksi sebesar 1,6 juta ton TBS, tingkat akurasi perhitungan bunga buah tercatat mencapai 96,77 persen. Bahkan, dibandingkan dengan prognosa pada periode yang sama, realisasi produksi mencapai 100,46 persen dengan deviasi hanya 0,46 persen. Capaian ini mencerminkan selisih yang sangat tipis antara estimasi dan realisasi di lapangan, sekaligus menegaskan tingkat presisi yang tinggi dalam pengelolaan produksi. Region Head PTPN IV Regional III, Bambang Budi Santoso, menegaskan capaian tersebut merupakan hasil konsistensi dalam membangun budaya kerja berbasis presisi. “Di PTPN IV Regional III, kami memastikan bahwa produksi tidak berjalan berdasarkan asumsi, tetapi berdasarkan data yang terukur. Sepanjang 2025, akurasi trossen telling kami mencapai 96,77 persen. Bahkan realisasi terhadap prognosa menyentuh 100,46 persen dengan deviasi hanya 0,46 persen. Ini menunjukkan validitas data yang kami bangun benar-benar presisi,” katanya melalui keterangan tertulisnya di Pekanbaru, Selasa (24/2) lalu. Menurut Bambang, trossen telling bukan sekadar metode penghitungan bunga buah, melainkan parameter utama dalam memproyeksikan produksi TBS selama satu tahun penuh. Data tersebut menjadi dasar penyusunan kebutuhan operasional dari hulu ke hilir, mencakup tenaga kerja, material, transportasi, hingga aspek pendukung lainnya atau labor, material, transport, and others (LMTO). “Dengan forecast yang akurat, kami dapat menghindari kehilangan momentum saat panen puncak terjadi. Tidak ada keterlambatan tenaga, tidak ada kekurangan armada, dan tidak ada keputusan yang diambil tanpa dasar,” ucapnya. Secara teknis, evaluasi akurasi dilakukan dalam dua periode, yakni Semester I dan Semester II 2025, dengan pembobotan mengacu pada kontribusi masing-masing kebun terhadap target RKAP. Tiga indikator utama menjadi dasar penghitungan, yakni jumlah tandan berbobot 80 persen, berat tandan rata-rata (BTR) sebesar 10 persen, serta volume TBS sebesar 10 persen. Data realisasi produksi diperoleh dari sistem SAP berdasarkan jumlah tandan dan volume TBS yang diterima di pabrik kelapa sawit. Pengukuran akurasi dilakukan menggunakan metode deviasi absolut antara hasil estimasi dan realisasi produksi, dengan patokan terbaik berada pada deviasi 0 persen. Sepanjang 2025, manajemen menetapkan tiga kebun dan 12 afdeling dengan tingkat akurasi terbaik. Sementara itu, unit dengan deviasi absolut di atas 10 persen menjadi perhatian khusus untuk perbaikan metode pada 2026. Menurut Bambang, capaian tersebut sejalan dengan arahan Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko Santosa, yang menekankan pentingnya validitas data, kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP), serta integritas dalam setiap lini operasional. “Arahan beliau tentang validitas data, kepatuhan pada SOP, dan integritas seluruhnya tercermin dalam capaian ini. Inilah transformasi yang kami jalankan, presisi sebagai budaya kerja, data sebagai fondasi keputusan, dan produksi yang dikelola secara terukur, akuntabel, serta berkelanjutan,” jelasnya. Di tengah tantangan fluktuasi produksi dan tuntutan efisiensi, pendekatan berbasis data tersebut menjadi strategi kunci dalam menjaga stabilitas pasokan sekaligus mengendalikan potensi deviasi perencanaan. Dengan akurasi yang mendekati 97 persen dan deviasi yang nyaris nol terhadap prognosa, PTPN IV Regional III menegaskan langkah transformasi tata kelola on-farm yang semakin solid. Melalui penguatan ini, PTPN Group terus menempatkan data sebagai kompas utama dalam mengelola operasional perkebunan secara presisi, akuntabel, dan berkelanjutan di Bumi Lancang Kuning.

Peringati HGD, Holding PTPN Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Ginjal Lewat RS Sri Pamela Tebing Tinggi Kesehatan
Kesehatan
Minggu, 29 Maret 2026 | 12:37 WIB

Peringati HGD, Holding PTPN Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Ginjal Lewat RS Sri Pamela Tebing Tinggi

Tebing Tinggi, katakabar.com - Sempena memperingati Hari Ginjal Dunia, Rumah Sakit Sri Pamela Tebing Tinggi bagian dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) gelar kegiatan edukasi kesehatan yang berlangsung di Ruang Hemodialisa, Sabtu (14/3) lalu. Kegiatan ini bagian dari komitmen rumah sakit dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan ginjal serta mencegah terjadinya penyakit ginjal sejak dini melalui pendekatan promotif dan preventif. Acara tersebut menghadirkan narasumber dr. Banguntua Siregar, Sp.PD yang memberikan pemaparan komprehensif terkait fungsi ginjal, faktor risiko penyakit ginjal, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan oleh masyarakat. Dalam penyampaiannya, ia menekankan penyakit ginjal kronis seringkali tidak menunjukkan gejala pada tahap awal, sehingga banyak kasus baru terdeteksi ketika telah memasuki stadium lanjut. Turut hadir di kegiatan tersebut jajaran manajemen Rumah Sakit Sri Pamela Tebing Tinggi yang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan edukasi kesehatan ini. Kehadiran manajemen mencerminkan komitmen institusi dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang tidak hanya berfokus pada aspek kuratif, tetapi juga promotif dan preventif. Pada sesi edukasi, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya penerapan pola hidup sehat, antara lain dengan menjaga pola makan bergizi seimbang, membatasi konsumsi garam dan gula, mencukupi kebutuhan cairan harian, rutin berolahraga, serta menghindari kebiasaan merokok dan konsumsi obat-obatan tanpa pengawasan medis. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala guna mendeteksi dini gangguan fungsi ginjal. Kegiatan ini juga menjadi sarana interaksi langsung antara tenaga medis dan peserta. Dalam sesi diskusi, peserta diberikan kesempatan untuk bertanya dan berkonsultasi terkait berbagai permasalahan kesehatan ginjal yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam sesi tanya jawab. Melalui peringatan Hari Ginjal Dunia ini, Rumah Sakit Sri Pamela Tebing Tinggi berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan ginjal sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup. Ke depan, Rumah Sakit Sri Pamela Tebing Tinggi berkomitmen untuk terus melaksanakan berbagai kegiatan edukatif dan promotif sebagai bagian dari peran aktif dalam mendukung program kesehatan masyarakat, sejalan dengan komitmen Holding Perkebunan Nusantara memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Lewat Baksos IKBI PT KPBN, Holding PTPN Perkuat Kepedulian Sosial Nasional
Nasional
Kamis, 26 Maret 2026 | 19:10 WIB

Lewat Baksos IKBI PT KPBN, Holding PTPN Perkuat Kepedulian Sosial

Jakarta, katakabar.com - Ikatan Keluarga Besar Istri (IKBI) PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (PT KPBN) bagian dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) gelar kegiatan bakti sosial di Kantor Pusat PT KPBN Jakarta, di pekan pertama Maret 2026 lalu. Kegiatan tersebut ditujukan kepada para penerima manfaat yang bekerja di lingkungan PT KPBN sebagai bentuk kepedulian serta apresiasi kepada mereka yang selama ini turut mendukung kelancaran operasional perusahaan. Pelaksanaan kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kebersamaan dan rasa kekeluargaan di lingkungan perusahaan, khususnya dalam momentum bulan suci Ramadan yang sarat dengan nilai kebersamaan dan kepedulian sosial. Melalui kegiatan berbagi tersebut, diharapkan dapat menumbuhkan semangat saling peduli serta mempererat hubungan antar sesama di lingkungan PT KPBN. Selain memberikan manfaat bagi para penerima, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi pengingat bahwa berbagi kebaikan, sekecil apa pun, dapat memberikan dampak positif bagi banyak pihak. Sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara, PT KPBN bersama IKBI terus mendorong berbagai kegiatan sosial yang memperkuat nilai kepedulian, kebersamaan, serta kontribusi positif bagi lingkungan kerja dan masyarakat.

Holding PTPN Dorong Pendidikan dan Ekonomi Rohul Lewat Program TJSL PTPN IV Regional III Riau
Riau
Kamis, 26 Maret 2026 | 17:20 WIB

Holding PTPN Dorong Pendidikan dan Ekonomi Rohul Lewat Program TJSL PTPN IV Regional III

Rokan Hulu, katakabar.com - PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) Regional III salah satu entitas dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui Subholding PalmCo, secara konsisten perkuat kontribusi terhadap pembangunan masyarakat di Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR), perusahaan telah menyalurkan bantuan dengan total mencapai Rp2,4 miliar. Program tersebut difokuskan pada penguatan sektor ekonomi masyarakat, peningkatan kualitas pendidikan, serta pembangunan infrastruktur sosial di wilayah sekitar operasional perusahaan. "Program TJSL kami dirancang untuk menyentuh kebutuhan mendasar dan mendukung potensi yang ada di masyarakat Rokan Hulu, khususnya di sekitar wilayah operasional kami. Fokusnya adalah pada pemberdayaan ekonomi, peningkatan kualitas pendidikan, dan pembangunan infrastruktur sosial," ujar Kepala Bagian Sekretariat dan Hukum PTPN IV Regional III, Andiansyah Hamdani dalam keterangannya, di penghujung Januari 2026 lalu. Data realisasi penyaluran dana TJSL menunjukkan, total bantuan tersebut merupakan akumulasi dari ratusan program yang dijalankan secara berkelanjutan selama satu dekade terakhir. Pada 2025 saja, tercatat 66 jenis program bantuan telah direalisasikan di berbagai kecamatan di Kabupaten Rokan Hulu. Sektor pendidikan menjadi salah satu fokus utama, di antaranya melalui pembangunan dan renovasi sekolah, pengadaan perangkat komputer yang dilengkapi akses internet gratis selama satu tahun untuk sejumlah sekolah dasar dan menengah pertama, serta dukungan bagi peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik. "Kami melihat pendidikan sebagai fondasi utama. Bantuan pengadaan komputer dan Mifi gratis selama setahun untuk lima sekolah, seperti SMPN 1 Kunto Darussalam dan SDN 003 Pagaran Tapah, adalah upaya kami memutus mata rantai ketertinggalan dalam mengakses teknologi digital bagi pelajar di daerah," paparnya. Selain sektor pendidikan, ulasnya, penguatan ekonomi masyarakat juga menjadi pilar penting dalam program TJSL perusahaan. Berbagai program pemberdayaan dilakukan melalui bantuan budidaya ternak, bantuan usaha berupa bibit dan pakan ikan, pengadaan armada angkutan sampah untuk desa, hingga penyaluran paket sembako dalam skala besar guna mendukung ketahanan ekonomi keluarga. PTPN IV Regional III juga memberikan perhatian pada pembangunan infrastruktur sosial, antara lain melalui pembangunan dan revitalisasi fasilitas umum seperti sekolah, masjid, mushalla, ruang guru, lapangan olahraga, hingga perbaikan akses jalan. "Infrastruktur yang memadai adalah tulang punggung bagi aktivitas sosial ekonomi masyarakat. Kami berupaya berkontribusi sesuai dengan kebutuhan yang diusung oleh masyarakat dan pemerintah setempat," ceritanya. Secara keseluruhan, sejak dimulai pada tahun 2015, program CSR/TJSL PTPN IV Regional III di Kabupaten Rokan Hulu telah melalui berbagai fase pengembangan. Pada tahap awal, bantuan lebih banyak difokuskan pada dukungan langsung kepada lembaga pendidikan dan keagamaan. Seiring waktu, program tersebut berkembang menjadi lebih beragam dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. Data menunjukkan pada 2018 menjadi salah satu puncak penyaluran bantuan dengan total Rp255 juta untuk 24 program, yang didominasi bantuan bagi rumah ibadah, PAUD, TK, serta posyandu. Hal ini menunjukkan perhatian perusahaan terhadap pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini dan penguatan layanan kesehatan dasar. Di periode berikutnya, seperti tahun 2022 dan 2023, program bantuan semakin berkembang dengan menjangkau aspek yang lebih luas, mulai dari bantuan bagi korban bencana, dukungan usaha masyarakat, penyaluran hewan kurban dalam jumlah besar, hingga penyelenggaraan pasar murah paket sembako dalam rangka peringatan HUT BUMN. Penyaluran bantuan pada tahun 2024 dan 2025 juga semakin masif dan terstruktur dengan total nilai mencapai miliaran rupiah. Selain jumlah program yang meningkat, bantuan juga diarahkan untuk menjawab berbagai isu strategis, seperti konservasi lingkungan melalui gerakan penanaman pohon, bantuan bagi korban banjir, serta revitalisasi infrastruktur publik yang memiliki fungsi vital bagi masyarakat. Andiansyah Hamdani menjelaskan seluruh program TJSL disalurkan melalui koordinasi yang erat dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta berbagai lembaga terkait. "Kami tidak bekerja sendiri. Semua program dirumuskan bersama para pemangku kepentingan untuk memastikan tepat sasaran, tepat guna, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku," terangnya. Ia menambahkan keberlanjutan program menjadi prinsip utama dalam pelaksanaan TJSL perusahaan. Program-program seperti budidaya ikan dan kambing, penanaman pohon, serta bantuan peralatan usaha diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang sekaligus mendorong kemandirian masyarakat. Dengan total akumulasi dana yang disalurkan sejak 2015 hingga 2025 mencapai miliaran rupiah, PTPN IV Regional III berharap kontribusi tersebut dapat menjadi katalisator bagi kemajuan Kabupaten Rokan Hulu serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah sekitar operasional perusahaan. "Masyarakat yang sejahtera dan lingkungan yang terjaga adalah mitra terbaik bagi perusahaan kami. Investasi sosial ini adalah bentuk tanggung jawab kami dan keyakinan akan masa depan Rokan Hulu yang lebih baik," sebut Andiansyah Hamdani.

Holding PTPN Perkuat Kebersamaan Insan Perusahaan Lewat Ekspedisi Ramadhan PTPN IV Regional VII Nasional
Nasional
Rabu, 25 Maret 2026 | 23:10 WIB

Holding PTPN Perkuat Kebersamaan Insan Perusahaan Lewat Ekspedisi Ramadhan PTPN IV Regional VII

Bandar Lampung, katakabar.com - Guna perkuat kebersamaan dan nilai-nilai spiritual di lingkungan perusahaan, PTPN IV Regional VII bagian dari Holding Perkebunan Nusantara, menyelenggarakan kegiatan Ekspedisi Ramadan angkat tema “Makna dalam Setiap Langkah". Direktur Strategi dan Sustainability PTPN IV PalmCo, Ugun Untaryo, bersama jajaran manajemen serta karyawan PTPN IV Regional VII, hadir di kegiatan itu. Ekspedisi Ramadhan ini bagian dari rangkaian agenda Ekspedisi Safari Ramadan PTPN IV PalmCo yang dilaksanakan di berbagai wilayah operasional perusahaan. Rangkaian kegiatan tersebut menjangkau tujuh titik operasional utama perusahaan. Kegiatan dimulai di Jambi, Kamis (26/2) lalu, dan secara maraton dilanjutkan ke sejumlah wilayah operasional lainnya, yakni Medan, Pontianak, Lampung, dan Pekanbaru, serta akan ditutup secara paralel di Medan dan DJABA pada 13 Maret 2026. Region Head PTPN IV Regional VII, Denny Ramadhan, sampaikan apresiasi atas kehadiran Direktur Strategi dan Sustainability PalmCo beserta rombongan dalam kegiatan tersebut. Ia menekankan momentum Ramadhan menjadi kesempatan bagi seluruh insan perusahaan untuk memperkuat nilai spiritual, meningkatkan kepedulian sosial, serta mempererat silaturahmi di antara karyawan. Menurutnya, keberhasilan sebuah organisasi tidak hanya ditentukan oleh capaian kinerja semata, tetapi juga oleh kebersamaan, keharmonisan, dan dukungan satu sama lain di antara seluruh insan perusahaan. Denny berharap kegiatan silaturahmi tersebut dapat semakin mempererat hubungan antara manajemen dan karyawan serta memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun PTPN IV Regional VII yang semakin maju, harmonis, dan berkelanjutan. Direktur Strategi dan Sustainability PTPN IV PalmCo, Ugun Untaryo, menimpali kegiatan Ekspedisi Ramadan ini bertujuan untuk memperkuat nilai spiritual, meningkatkan kepedulian sosial, serta mempererat hubungan antar insan perusahaan. Momentum Ramadhan, ujarnya, menjadi pengingat keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari pencapaian kinerja, tetapi juga dari kebersamaan dan keharmonisan yang terbangun di dalamnya. Ugun juga menekankan pentingnya bekerja secara optimal dan tidak melakukan pekerjaan secara asal-asalan. Ia mengingatkan dalam bekerja, setiap insan perusahaan harus menjunjung tinggi keikhlasan dan kualitas kerja yang baik. Terus, Ugun juga menegaskan agar standar lingkungan tetap dijaga serta potensi kebocoran atau losses dalam operasional dapat diminimalkan. Ia mengajak seluruh insan perusahaan untuk terus menjaga komunikasi, memperkuat silaturahmi, serta saling memberikan dukungan dalam menyelesaikan berbagai tantangan yang dihadapi di unit kerja masing-masing. "Jangan biarkan standar lingkungan terabaikan, mari kita jadikan sisa Ramadan ini sebagai kesempatan untuk meningkatkan kinerja dan mencapai tujuan bersama," jelasnya. Di momen tersebut, Ugun Untaryo juga menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim dan kaum dhuafa dari Yayasan Raudatul Aitam Lampung dan Harapan Karomah. Melalui kegiatan Ekspedisi Ramadhan ini, diharapkan terbangun kebersamaan yang semakin kuat di antara seluruh insan perusahaan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Holding PTPN Dorong Integrasi Pemasaran Gula Nasional Nasional
Nasional
Jumat, 13 Maret 2026 | 14:10 WIB

Holding PTPN Dorong Integrasi Pemasaran Gula Nasional

Jakarta, katakabar.com - Guna perkuat strategi pemasaran komoditas gula nasional, PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) gelar pertemuan koordinasi bersama PT Perkebunan Nusantara III (Persero), PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), dan PT KPBN Niaga pada Selasa (3/3) lalu. Pertemuan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya penguatan sinergi antar entitas dalam lingkup PTPN Group guna merumuskan strategi pemasaran gula yang lebih terintegrasi, adaptif, dan berdaya saing. Fokus pembahasan mencakup evaluasi kinerja pemasaran periode sebelumnya, proyeksi pasar gula domestik, skema distribusi, optimalisasi pola penjualan, serta langkah-langkah tindak lanjut untuk meningkatkan efektivitas penyerapan pasar. Pada diskusi tersebut, para peserta juga menekankan pentingnya penyelarasan kebijakan antara holding, subholding gula, dan entitas pemasaran guna memastikan tata kelola niaga yang transparan, akuntabel, serta responsif terhadap dinamika pasar. Strategi penguatan komunikasi pasar dan pengelolaan risiko fluktuasi harga turut menjadi agenda penting dalam pembahasan. Lewat pertemuan ini, diharapkan terbangun komitmen bersama dalam mendorong optimalisasi pemasaran gula secara berkelanjutan, sehingga mampu mendukung peningkatan kinerja perusahaan sekaligus memperkuat peran PTPN Group dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga gula nasional.

Holding PTPN Perkuat Budaya ONE PTPN Lewat Implementasi 3ON3 di PT IKN Sumut
Sumut
Kamis, 12 Maret 2026 | 09:16 WIB

Holding PTPN Perkuat Budaya ONE PTPN Lewat Implementasi 3ON3 di PT IKN

Medan, katakabar.com - Holding Perkebunan Nusantara melalui anak perusahaannya, PT Industri Karet Nusantara, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat transformasi dan peningkatan kinerja berkelanjutan melalui program Internalisasi dan Implementasi 3ON3 di seluruh unit kerja. Program ini menjadi bagian penting dalam penguatan budaya ONE PTPN sekaligus pembentukan karakter Nusantara EntrePlanters yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil. Program 3ON3 juga diarahkan untuk memperkuat sinergi antar perusahaan di lingkungan PTPN Group serta mendorong terciptanya budaya kerja yang lebih fleksibel dan responsif terhadap dinamika industri perkebunan. Dengan implementasi yang konsisten, 3ON3 diharapkan mampu memperkuat tata kelola perusahaan, meningkatkan daya saing, serta menciptakan nilai tambah bagi perusahaan maupun masyarakat. Sebagai bentuk komitmen bersama, setiap unit kerja diwajibkan melakukan monitoring dan evaluasi berkala terhadap implementasi 3ON3, serta melaporkan progresnya melalui sistem yang telah ditetapkan perusahaan. Dengan mekanisme tersebut, penguatan budaya perusahaan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga terukur dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kinerja organisasi. Komitmen tersebut turut tercermin dari capaian perusahaan dalam pelaporan Agro Culture Monitoring System (ACMS) pada tahun 2025. PT Industri Karet Nusantara berhasil meraih peringkat pertama untuk kategori Anak Perusahaan Non-PTPN (Anper Non PTPN), sekaligus menempati peringkat ke-17 dari lebih dari 500 unit kerja di lingkungan PTPN Group. Pencapaian ini menjadi indikator bahwa implementasi budaya perusahaan melalui program 3ON3 berjalan secara konsisten dan memberikan kontribusi nyata dalam mendukung transformasi Holding Perkebunan Nusantara menuju organisasi yang semakin adaptif, berdaya saing, dan berkelanjutan.